Profile cover photo
Profile photo
Imam Rahmanto
226 followers -
Jurnalis Harian FAJAR
Jurnalis Harian FAJAR

226 followers
About
Communities and Collections
View all
Posts

Post has attachment
Masih Disini...
"Aku sayang, karena kamu menulis," lirih seseorang dari ujung telepon.  Saya benar-benar lupa hakikat menulis. Sebagaimana lupa untuk pulang ke rumah ini. Saya baru saja dalam keadaan terjaga. Membuka-buka media sosial dan berlabuh di Instagram. Geser kesan...
Add a comment...

Nyatanya, tempat ini masih menjadi pelarian segala sampah di kepala.
*fiuhh
Add a comment...

Diantara orang-orang yang pernah dekat dan menjalin hubungan dengan saya, hanya satu orang yang tak bisa terlupakan (baca: ikhlas). Dan lagi, perempuan itu sebentar lagi menjadi milik orang lain dan benar-benar tak terjangkau lagi. Kehidupannya akan menjadi baru, dan semoga.....lebih indah. Selamat.
Add a comment...

Post has attachment
Tangis Rindu Masa Lalu
Air matanya tak tertahankan. Tak tahu sebabnya, perasaan itu hanya ingin mendesak dan membanjiri pipi. Matanya basah dan semakin sesak. Membuat orang-orang di sekitarnya sedikit khawatir. "Kamu tah kenapa menangis gitu?" tanya iparnya. Ia hanya menjawabnya ...
Add a comment...

Post has attachment
Melenyapkan Kesibukan
"Mau ki mudik?" tanya seorang petugas SPBU yang sedang mengisi Pertamax di tangki motor saya. "Ya begitulah," jawab saya sekenanya. Aneh, saya baru mendapati petugas SPBU yang cukup "kepo" berkomunikasi di luar sapaan - dimulai dari nol ya, Pak. "Mudik kema...
Add a comment...

Post has attachment
Kesia-sia(ng)an
Kamu pernah bingung dengan dirimu sendiri? Banyak hal yang kemudian membuat saya tidak tahu mau ngapain . Waktu saya terlampau luang untuk dihabiskan sekadar tidur senyenyak-nyenyaknya. Sepanjang puasa ini, waktu saya lebih banyak dihabiskan untuk tidur. Ke...
Add a comment...

Rindu juga curhat colongan disini...
Add a comment...

Post has attachment
Malaikat atau Iblis?
Purnama sudah rutin menambangi saya. Ini kali keduanya kami berjumpa di kota beradat. Purnama selalu terlihat lebih bulat dan raksasa di kota ini. Sayangnya, kami tidak bisa berbincang lama. lampu-lampu kota dan deru mesin kendaraan memisahkan romantisme it...
Add a comment...

Post has attachment
Begadanglah
Selamat dini hari... (Imam Rahmanto) Mari sahur dengan sebatang es krim. Sebuah minimarket dekat kosan buka nonstop 24 jam. Saya menyempatkan diri membungkus sebatang rasa cokelat. Sesekali, tak perlu membatasi diri untuk hal-hal yang diinginkan. Yah, sedik...
Add a comment...

Post has attachment
Welcome Ramadan!
Sudah tiga tarawih kota ini dirundung hujan. Derasnya bisa membuat ujung sajadah terkena tempias dari teras masjid. Namun, seperti biasa, tak pernah menghabiskan satu lagu galau judul apa pun.  Tahun ini, saya menjalani puasa di tempat yang berbeda. Kalau t...
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded