Profile cover photo
Profile photo
portal surabaya
3 followers
3 followers
About
Communities and Collections
Posts

Post has attachment
Manajer Tepis Keretakan Hubungan Iannone dan Belen Rodriguez: Surabaya - Pembalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, dikabarkan sudah putus hubungan cinta dengan sang kekasih, Belen Rodriguez. Namun, isu tersebut ditentang manajer Iannone, Carlo Pernat. "Iannone tengah menjalani musim yang berat dan tidak sedikit orang yang hendak memanfaatkan urusan ini guna semakin memojokkan dirinya," ujar Pernat dilansir dari Tuttomotoriweb, Kamis (14/12/2017). "Karena tersebut mereka mulai memainkan isu mengenai hubungan dengan Belen. Namun, tersebut semua salah sebab mereka berdua ketika ini baik-baik saja," ucapnya. Salah satu media di Italia memberitakan hubungan Iannone dan Belen sudah kandas. Rumor yang beredar, Belen meninggalkan Iannone sebab lebih memilih sang anak. Hubungan Belen dan Iannone memang sering menjadi pembicaraan di MotoGP. Model asal Argentina itu dituding menjadi penyebab menurunnya performa Iannone. Andrea Iannone dan Belen mulai menjalin hubungan ketika pembalap asal Italia tersebut masih membela Ducati pada 2016. Belen kerap hadir di paddock Ducati guna memberikan sokongan kepada Iannone. http://dlvr.it/Q5tXKZ
Add a comment...

Post has attachment
Kerap Alami Hal Aneh, Bianca Hello Tidak Kapok Main Film Horor: Malang - Artis peran Bianca Hello menyatakan tidak kapok bermain film horor walau kerap menikmati hal-hal yang aneh. Remaja berusia 16 tahun tersebut mengaku pernah merasakan hal mengherankan di sela menjalani shooting film Mata Batin. "Waktu di Gua Belanda. Masuk ke dalam lubang, yang lokasi sesajen itu. Tiba - mendarat nyalain senter, aku lihat terdapat yang duduk. Terus aku teriak. Tuh apaan terdapat tengkorak. Soalnya memang wujudnya kayak tengkorak," kata Bianca dalam acara jumpa peminat Mata Batin di Dinoyo Movimax, Kota Malang pada Rabu (13/12/2017). Sejauh ini ia sudah memerankan tiga film horor. Ia pun mengalami hal-hal mengherankan saat menjalani shooting. "Sebelumnya belum pernah lihat, hanya aku pernah dengar aja suara nangis," katanya. Meskipun demikian, Bianca menyatakan tidak kapok main film bergenre horor. Baginya, film tidak disaksikan dari genrenya, tetapi dari alur ceritanya. "Tergantung ceritanya saja. Bagus atau tidak," katanya. Bianca menuturkan orangtuanya juga memberi dukungan. Untuk mereka, yang urgen Bianca merasa nyaman. Ia pun menyatakan selalu bercerita untuk orangtuanya andai mengalami hal mengherankan saat syuting. "Aku tentu cerita. Mama sangat bilang, udah tidak terdapat apa-apa asalkan yang penting anda tidak apa-apa," jelasnya. http://dlvr.it/Q5tX62
Add a comment...

Post has attachment
Jalur Motor Jembatan Suramadu Arah Madura Ditutup: Portalsurabaya.com Jalur sepeda motor di Jembatan Suramadu dipindahkan ke bahu jalan jalur mobil, Kamis (14/12/2017) mulai pukul 10.00 WIB. AKP Didik Kanit PJR Jatim 8 Surabaya mengatakan, pengalihan arus dilaksanakan karena terdapat pengujian kabel bekas terbakar sejumlah waktu lalu. "Jalur motor dari arah Surabaya mengarah ke Madura diblokir total dipindahkan ke bahu jalan jalur mobil," kata Didik  Kata Didik, proses pengerjaan dilaksanakan oleh Balai Besar. "Ini anggota PJR dan Jasa Marga telah di tempat untuk mengerjakan pengamanan," ujarnya. Di sepanjang jalan tempat pengujian kabel, telah dipasang traffic cone. Di lokasi pun sudah terdapat mobil crane. "Penutupan hingga nanti siang dan arus kemudian lintas pagi ini masih terpantau lancar," katanya. http://dlvr.it/Q5tMmv
Add a comment...

Post has attachment
Cek-cok, Istri Disabet Kabel Televisi: Mojokerto - Anwar (35) penduduk Dusun Bulu Payung RT 001 RW 005, Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto diselamatkan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto. Pasalnya, pelaku menyabet istrinya memakai kabel televisi. Kasubbag Humas Polres Mojokerto, Kompol Sutarto mengatakan, pelaku telah mengerjakan penganiayaan terhadap istrinya, Musning (34). "KDRT itu terjadi pada tanggal 26 Oktober 2017 lalu, sekira pukul 22.30 WIB di ruang tengah rumah," ungkapnya, Kamis (14/12/2017). Saat itu, korban berkeinginan memindahkan televisi dari kamar ke ruang tengah lantas korban dan pelaku tercebur cek-cok mulut. Pelaku yang memegang kabel antena televisi lantas memecutkan kabel itu ke arah punggung korban sebelah kiri sejumlah satu kali.  "Sementara kakak ipar pelaku melerai, malah mengusirnya dari rumah. Termasuk istrinya pun diusir sesudah kejadian itu, kemarin pelaku menjalani pengecekan dan hari ini langsung ditahan. Pelaku dijerat Pasal 44 ayat (1), (4) UU RI No 23 tahun 2004 mengenai Kekerasaan Dalam Rumah Tangga," jelasnya. http://dlvr.it/Q5tMYx
Add a comment...

Post has attachment
Dua Jambret yang Tewaskan Korbannya Dibekuk Tim Anti Bandit: Surabaya - Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya sukses membekuk dua jambret. Penjahat jalanan ini menjambret sampai mengakibatkan korbannya jatuh dan meninggal dunia. Dua pelaku tersebut Danung Yuwono (19) asal Lamongan dan Agus Herianto (27) asal Nganjuk. Mereka tiap hari bermukim di Jalan Sedayu, Surabaya. "Salah satu pelaku sempat melarikan diri ke Nganjuk usai memahami korbannya meninggal. Dan terpaksa kami lumpuhkan karena berjuang melarikan diri saat diciduk di persembunyiannya," kata Kapolrestabes Kombes Pol Rudi Setiawan di Mapolrestabes Surabaya untuk wartawan, Kamis (14/12/2107). Rudi mengungkapkan dua-duanya sama-sama residivis permasalahan sama. "Para pelaku ini telah 8 kali mengerjakan aksi penjambretan sebelum ditangkap. Terakhir, korbannya meninggal sebab terjatuh di jalan dengan luka di kepala usai tasnya dijambret oleh pelaku," ungkapnya. Sebelum beraksi, Agus bareng Danung terlebih dulu minum-minuman keras dan baru menggali sasaran di area Indrapura. Mereka bertindak dengan mengemudikan Suzuki Satria yang dipinjam dari tetangganya.  "Setelah berputar-putar lalu mengejar korban mengemudikan sendirian langsung dipepet dan merebut tas sampai korban terjatuh dan kemudian meninggalkannya. Korban yang terjatuh, kesudahannya meninggal karena dampak luka kepala," tambah Rudi. Sementara Agus, di antara pelaku memahami korbannya meninggal sesudah keesokannya saat menyimak media cetak. "Setelah tahu saya langsung pergi ke Nganjuk dan saya tidak terdapat niatan sampai mengakibatkan korban meninggal," katanya seraya menangis sesunggukan ketika ditanya Kapolrestabes Rudi. Agus menyatakan sudah 8 kali mengerjakan aksinya usai terbebas dari penjara. "Kalau saya bareng Danung baru sebulan dan 5 kali mengerjakan aksi," tandasnya. Korban mempunyai nama Aminah (46) penduduk Jalan Pesapen 3 Surabaya, ditemukan terjatuh bersimbah darah di Jalan Indrapura. Diduga perempuan tersebut menjadi korban jambret. Korban ditemukan penduduk dalam posisi terjatuh di sekitar motor Yamaha Mio nopol L 4370 QL, Kamis (16/11) selama pukul 22.15 WIB di Jalan Indrapura, depan Bank Mandiri. Ada banyak luka berdarah di sekujur tubuhnya yang ditemukan mulai dari wajah sampai kaki. Diduga luka tersebut terjadi sebab gerusan badan pada aspal. http://dlvr.it/Q5tBg9
Add a comment...

Post has attachment
Usai Celebration Game Persebaya Menyisakan Masalah: Surabaya - Gegap gempita pesta perayaan Persebaya Surabaya dalam Celebration Game menyisakan persoalan yang belum terselesaikan. Hal ini dikarenakan tidak sedikit penonton yang datang, tetapi tidak dapat masuk ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (9/12/2017) lalu. Akibatnya, jalan akses masuk ke stadion berkapasitas 50 ribu pemirsa itu diisi oleh semua penonton yang akan menonton laga Persebaya melawan PSS Sleman. Sebelumnya, insiden laksana ini terjadi dalam laga homecoming game antara Persebaya melawan PSIS Semarang pada 19 Maret lalu. Ketika itu, tidak sedikit penonton yang pun tidak dapat masuk ke dalam Stadion GBT. Ironisnya, kali ini tidak sedikit di antara mereka yang sudah melakukan pembelian tiket namun terjebak di jalan depan stadion. Mereka tidak dapat masuk, kembali pun pun terjebak di tengah kerumunan. “Saya telah beli tiket sah titip teman-teman, namun ternyata tidak dapat masuk ke stadion. Mau pulang pun tidak dapat karena jalanan tutup semua,” kata Dzani, Bonek asal Menanggal, Surabaya, yang pun terjebak di jalan depan stadion bareng teman-temannya. Berdasarkan monitoring Portalsurabaya.com, sejumlah Bonek bahkan terdapat yang memaksa masuk dengan berenang melalui tambak atau kolam yang ada di sekitar Stadion GBT, satu-satunya akses yang dapat dilalui untuk dapat mencapai stadion. Meski sukses melampauinya, mereka pada akhirnya pun tidak dapat menonton pertandingan sebab sudah berakhir. Penumpukan kendaraan di jalan depan stadion menjadi penyebab tidak sedikit penonton yang tidak berhasil  masuk. Namun, ada hal lain yang mengakibatkan urusan tersebut terjadi, salah satunya yakni lintasan drag race yang terletak di belakang Stadion GBT tidak dimulai oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya. Hal tersebut lantas membuat pemirsa yang hendak menyaksikan laga Persebaya memarkir motor secara sembarangan. Padahal, selema ini lintasan tersebut digunakan sebagai lahan parkir. Pihak Persebaya juga mengumumkan sejumlah titik yang dipakai sebagai lokasi parkir, tergolong lintasan drag race itu. “Masalahnya, tersebut tidak diinformasikan lebih dulu dalam rapat koordinasi di Mapolrestabes Surabaya (8/12/2017). Perwakilan Dispora tidak menuliskan** apa pun mengenai hal itu. Seharusnya bila** tidak dibolehkan diberi tahu ketika rakor. Kami dapat cari solusi,” ungkap Patriot Mariefulsyah, ketua panpel Celebration Game. http://dlvr.it/Q5XPw9
Add a comment...

Post has attachment
Pabrik Produksi Miras di Malang Digerebek, 1 Orang Jadi Tersangka: Malang - Polisi menggerebek sebuah lokasi tinggal yang dipakai untuk memproduksi trobas (minuman keras asal Malang). Selain menangkap pembuatnya, polisi pun menemukan bahan dan perlengkapan yang dipakai untuk menciptakan minuman memabukkan tersebut. Polisi bergerak dari laporan masyarakat. Hasil investigasi dilanjutkan dengan menggerebek tempat buatan pelaku. Pabrik miras di distrik Gedangan, Kabupaten Malang, itu dipunyai Tukiaji (52). Pabrik tersebut telah beroperasi selama nyaris enam tahun. Ini adalah pengungkapan terbesar dalam pemusnahan minuman keras di Kabupaten Malang. Terbukti dari penemuan barang bukti yang disita oleh petugas. Barang bukti tersebut ialah puluhan jeriken mengandung arak, 34 ton bahan fermentasi, 24 tong hasil fermentasi, peralatan mengubah bahan baku, 7 karung gula pasir setiap seberat 50 kg, sejumlah bahan yang diperkirakan untuk menciptakan trobas, dan satu unit mobil Mitsubishi T120 Nopol N 8586 DF. "Saat penangkapan, situasi rumah terduga memang kosong tidak terdapat aktivitas. Tapi kami sukses mengamankan sekian banyak  barang bukti buatan trobas di belakang lokasi tinggal pelaku," ujar Kepala Bagian Operasi (KBO) Satreskrim Polres Malang Iptu Hari Eko Utomo untuk wartawan di Mapolres Jalan Ahmad Yani, Selasa (12/12/2017). Selama beroperasi, kata Hari, pelaku mengedarkan trobas di tiga wilayah. Yaitu, Gedangan, Pagelaran, dan Sumbermanjing Wetan. Dalam masa-masa bersamaan, polisi pun menggerebek dua penduduk penerima hasil buatan miras pelaku. Di sana, trobas siap jual turut disita. Tersangka mengaku, dalam masing-masing hari dapat memproduksi 40 hingga 50 liter trobas. Untuk masing-masing liternya trobas dipasarkan dengan harga Rp 15-Rp 20 ribu.  Pembeli, kata tersangka, mesti memesan terlebih dahulu sebab permintaan pun banyak. Pembeli Kemudian datang untuk memungut trobas yang sudah dipesan. "Mereka (pembeli) datang langsung ke rumah," ujar tersangka ketika dihadirkan dalam rilis tersebut. Bagi terduga sangat gampang untuk memproduksi trobas, bahan-bahan laksana beras ketan, gula, ragi dibaur dengan sejumlah bahan lain. "Hanya perlu waktu seminggu atau hingga 10 hari telah jadi," katanya. Tersangka dijerat pasal berlapis. Dari Pasal 204 ayat (1) KUHP, Pasal 62 jo Pasal 8 ayat (1a) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 mengenai Perlindungan Konsumen dan Pangan dan Pasal pasal 140 dan 142 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan. "Hukumannya kurungan maksimal hingga 15 tahun dan denda maksimal 4 miliar rupiah," tandas Hari. http://dlvr.it/Q5XFbw
Add a comment...

Post has attachment
KA Penataran Terhindar dari Kecelakaan, Berkat Aksi Heroik Warga: Malang - Aksi spontan penduduk Ciptomulyo, Kota Malang, sungguh luar biasa. Mereka dengan berani menghentikan laju KA Penataran yang bakal melintas, untuk menangkal terjadinya kecelakaan. Langkah heroik penduduk ini terjadi setelah memahami adanya di antara bagian rel di KM 52 yang putus, Selasa (12/12/2017) pukul 08.00 WIB. Jika dibiarkan, warga cemas kereta dapat merasakan kecelakaan. Agar berhasil menghentikan laju kereta, penduduk nekat mengenakan kaos warna merah, dan mengibarkan bendera, supaya masinis yang tengah melajukan kereta dari arah (Blitar) berhenti Tak melulu itu, penduduk lainnya juga turut mengekor dengan melambaikan tangan dan berteriak supaya dapat disaksikan oleh masinis. "Kami tadinya dengar suara rel kereta tak wajar. Setelah disaksikan ternyata kondisinya putus. Daripada nanti terdapat masalah, kereta inginkan lewat kami hentikan," ujar Sutiono (50), di antara warga untuk wartawan di lokasi. Kekhawatiran warga tidak saja pada keselamatan KA Penataran Doho yang membawa** 7 susunan gerbong sarat penumpang. Melainkan juga, eksistensi rumah penduduk yang berdampingan dengan rel. "Relnya putus, kan bahaya. Terus juga tidak sedikit rumah di kanan kiri. Kami memilih guna menyetop kereta yang inginkan lewat supaya tidak terjadi masalah," beber Suparman (51), penduduk lain. Upaya penduduk menghentikan laju kereta juga berhasil. Kereta yang saat tersebut melaju sukses dihentikan sebelum di tempat rel yang merasakan putus. Insiden kemalangan pun sukses dihentikan warga. Petugas dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Stasiun Besar Malang yang mendapat kabar adanya rel putus juga segera mendatangi tempat untuk mengerjakan penggantian dan perbaikan. Setelah dilaksanakan penggantian selama nyaris 1 jam, rel yang putus pun sukses diperbaiki pulang oleh petugas KAI. Kini jalur juga kembali normal http://dlvr.it/Q5XFP5
Add a comment...

Post has attachment
Pulang Sekolah Pakai Motor Knalpot Bising, Pelajar Ini Kena Tilang: Gresik - Jajaran Satlantas Polres Gresik melangsungkan razia kendaraan roda dua dan empat di Terminal Bunder, Gresik, Selasa (12/12/2017). Sasaran razia kali ini pengendara motor yang memakai knalpot bising. Sedangkan pengendara roda empat atau lebih, menitikberatkan pada kelengkapan surat kendaraan. Saat merazia, sebanyak pengendara roda dua yang melintas dengan menggunakan knalpot bising langsung diberhentikan. Salah satunya ialah Alex Yunani (17), salah seorang pelajar asal sekolah SMK Darut Taqwa, Suci Gresik.  Pelajar tersebut, bareng rekannya yang dibonceng tidak memahami ada polisi melangsungkan razia. Saat melintas, Alex Yunani yang mengemudikan motor Yamaha Jupiter nopol W 6242 JB, kaget saat dihentikan di antara anggota Satlantas Polres Gresik. Dengan rasa malu-malu, Alex diminta mengindikasikan kelengkapan surat kendaraannya. "Ayo turun jajaki di-starter motornya. Waduh bunyinya paling keras sekali menciptakan telinga jadi bising," ujar anggota polisi Iptu Zainuddin.  Di samping motor kepunyaan Alex, polisi pun menghentikan motor lainnya yang memakai knalpot bising. Sedikitnya, terdapat lima motor yang dirasakan polisi memakai knalpot tidak cocok aslinya.  "Knalpot motor saya memang bukan aslinya. Yang asli ditabung di lokasi tinggal kebetulan lagi kembali kerja. Kalau diajak mengambil saya siap saja mengubah yang asli," tutur Agus penduduk asal Benjeng, Gresik yang pun pemilik motor Yamaha Bison nopol W 3575 JQ. Kanit Patroli Satlantas Polres Gresik, Ipda Suryono mengatakan, razia yang dilangsungkan ini dalam rangka menindak pengendara roda dua yang memakai knalpot bising menjelang Natal dan peralihan tahun baru. "Razia kali ini pun untuk shock terapi untuk pengendara roda dua yang tidak memakai knalpot cocok aslinya. Melalui razia tersebut pun untuk menciptakan kenyamanan masyarakat menjelang persiapan Natal, dan peralihan tahun baru," tandasnya.f http://dlvr.it/Q5X4jq
Add a comment...

Post has attachment
Pohon Natal yang Terbuat dari Botol Air Mineral: Surabaya - Perayaan Hari Natal ialah hal yang paling dirindukan untuk mewujudkan harapan. Di sekian banyak  tempat tak jarang menyerahkan tampilan pohon natal yang pelbagai dan unik. Tidak inginkan ketinggalan, Hotel Fairfield by Marriott Surabaya turut bersolek dengan pernak-pernik natal di lokasi lobi hotel.  Daun garlan warna hijau diatur melingkari meja resepsionis menyeluruh dengan lampu kelap-kelip dan dekorasi khas natal. Bukan melulu itu, di sisi kanan lobi nampak suatu pohon natal yang cantik dan unik. Setinggi 4 meter, pohon natal di Fairfield by Marriott Surabaya tampil lain dari pohon natal kebanyakan.  Pohon natal yang tersusun rapih dari 160 botol air mineral kemasan 1,5 liter dan 360 mili liter ini berkolaborasi dengan di antara penyuplai air mineral.  "Hiasan kado-kado yang tersebar di unsur bawah juga mempercantik penampilan pohon natal botol air mineral. Konsep ini memang guna ramah lingkungan memanfaatkan bahan bekas guna hal yang bermanfaat," ungkap Kus Andi, Marcomm Manajer Hotel. Bukan melulu pohol natal dari botol air mineral yang terpampang menarik di Lobby Hotel, pihak manajemen pun menyelenggarakan perayaan Lighting Ceremony dalam menyambut datangnya Hari Natal. Dimana terdapat penampilan paduan suara dari adik-adik panti asuhan AGAPE Surabaya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Lagu-lagu natal bakal dinyanyikan dengan khidmat di lokasi lobi. Prosesi simbolik penyalaan lilin dalam menyambut Natal diiringi dengan lagu O Holly Night. http://dlvr.it/Q5Wx2R
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded