Profile cover photo
Profile photo
Rudi Kuswanto
312 followers -
enjoy with your self
enjoy with your self

312 followers
About
Posts

Post has attachment

Post has attachment
Awas! Terlalu Lama ‘Nempel’ Gadget Bikin Tidak Percaya Diri

Terlalu lama ‘nempel’ dengan smartphone ataupun gadget dapat memberikan banyak dampak buruk bagi seseorang. Mulai dari kurangnya waktu otak untuk beristirahat sampai memperburuk relasi dengan orang sekitar. Namun tahukah Anda bahwa terlalu ‘nempel’ dengan smartphone ataupun gadget ternyata bisa menghancurkan karir Anda. Bagaimana bisa?

Terlalu ‘nempel’ dengan smartphone atau gadget yang dimaksud di sini bukan terlalu asyik sibuk dengan gadget saat meeting. Namun karena postur tubuh yang memburuk karena terlalu sering menatap gadget. Bayangkan, berapa lama Anda menunduk setiap harinya saat menggunakan gadget? Pasti berjam-jam lamanya.
Terlalu sering menatap gadget di tangan, pangkuan, ataupun di sebelah monitor Anda ternyata membuat punggung seseorang menjadi bungkuk dan leher seseorang menjadi pegal. Pegalnya leher seseorang karena menggunakan gadget disebabkan karena leher menerima beban yang cukup berat.

Menurut Vivian Giang dalam artikelnya yang berjudul, “The Surprising Link Between Your iPhone Use and How Assertive You Are,” jika leher seseorang melengkung pada sudut 60 derajat artinya leher menerima beban sebesar 60 pounds atau sekitar 27 kilogram. Bayangkan berapa lama Anda menahan beban seberat 27 kilogram setiap harinya. Membayangkannya saja sudah cukup membuat pegal.

Postur tubuh yang buruk tidak hanya berdampak pada fisik saja, namun juga pada psikologis seseorang. Postur tubuh yang buruk akan memberikan dampak pada hormon yang merefleksikan rasa percaya diri. Terlalu asyik dengan smartphone ataupun gadget dapat membuat seseorang kehilangan kepercayaan diri mereka.
Hal ini diungkapkan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Amy Cuddy, psikolog dan juga penulis di TED. Berdasarkan hasil penelitian Cuddy, semakin kecil gadget yang dipergunakan maka semakin sulit seseorang melepaskan diri dari gadget tersebut. Namun bukan berarti duduk menatap monitor pun membuat orang lebih mudah melepaskan diri.

Untuk melepaskan diri dari smartphone ataupun gadget sepertinya memang bukan hal yang mudah. Hal ini dikarenakan setiap orang menggunakannya dalam setiap kesempatan. Saat menunggu makanan matang di microwave, mengantri untuk mendapatkan kopi favorit, bahkan sampai menunggu meeting mulai.

Padahal saat-saat itulah yang bisa Anda manfaatkan untuk berbincang dengan orang lain. Terlalu melekat dengan smartphone ataupun gadget membuat Anda kehilangan kepercayaan diri untuk berhadapan dengan orang lain secara langsung. 

Mulai saat ini angkatlah kepala Anda dan jauhkah gadget Anda. Daripada mengirim email untuk bertanya bagaimana progress pekerjaan yang dilakukan rekan Anda, akan lebih baik jika Anda bangun dan mendekatinya. Selain Anda membuat diri Anda lebih sehat, karena mengurangi waktu duduk Anda, Anda juga bisa menyegarkan pikiran melalui perbincangan Anda dengan rekan kerja Anda. 

Dapatkan Tips-Tips Kerja di SINI -> www.portalhr.com
PortalHR.com
PortalHR.com
portalhr.com

Post has attachment
Bagi sebagian orang, kalimat “Saya telah diterima di perusahaan lain”, menjadi kalimat pertama yang membuat bos mereka tahu bahwa mereka telah mencari peluang baru di luar perusahaan. Dan hanya karena hal ini lazim terjadi, bukan berarti bahwa cara ini adalah cara yang paling tepat untuk dilakukan. Pada beberapa situasi, mengatakan bahwa kita sedang mencari pekerjaan lain bisa jadi lebih bijak daripada sekedar diam-diam saja.

http://portalhr.com/people-management/communication/kapan-saat-tepat-menyampaikan-saya-sedang-mencari-pekerjaan-baru-pada-bos/

Post has attachment
Apa Saja 5 Hal yang Paling Penting dan 5 Hal Kurang Penting dalam Resume?

Ternyata tidak semua rekruter menyetujui bahwa resume maksimal hanya dua halaman. Hal ini diungkapkan berdasarkan survey yang dilakukan oleh Mortar London.

Ada beberapa perbedaan pendapat antara apa yang dianggap para rekruter penting dan apa yang dianggap para jobseeker penting, seperti misalnya personal interests. Hanya 41% rekruter yang menganggap bagian tersebut penting untuk diletakkan dalam resume, sedangkan 72% jobseeker menganggap hal tersebut penting.

Berikut ini adalah 5 (lima) hal yang dianggap elemen paling penting dalam resume menurut para rekruter, yaitu:

1) Menghindari kesalahan pengejaan dan kesalahan pengetikan

Elemen ini disetujui oleh para rekruter ataupun jobseeker bahwa kesalahan pengejaan dan pengetikan harus diperhatikan. Namun ternyata masih banyak jobseeker yang melakukannya. Cobalah untuk meminta orang lain mereview resume Anda sebelum Anda kirimkan ke perusahaan impian.

2) Menghindari kesalahan tata bahasa

Sama halnya dengan kesalahan pengejaan dan pengetikan, Anda perlu mengecek ulang tata bahasa yang Anda pergunakan dalam resume. Mintalah bantuan orang lain untuk mereviewnya.

3) Menuliskan secara detail pencapaian yang pernah Anda raih

Bagian ini perlu Anda berikan perhatian lebih agar Anda terlihat berbeda dibandingkan dengan kandidat lainnya. Jelaskan bagaimana cara Anda berkontribusi untuk mencapai hal tersebut.

4) Mempergunakan bahasa yang professional

Menggunakan bahasa yang professional dalam resume hukumnya adalah wajib. Anda akan direkrut sebagai professional sehingga Anda harus menunjukkan profesionalitas Anda.

5) Menuliskan secara detail tanggung jawab yang pernah Anda pegang sebelumnya

Tuliskan secara detail dan spesifik tanggung jawab Anda pada bagian experiences. Terkadang job titles yang sama dapat dimaknai secara berbeda di perusahaan lain.

Selain yang dianggap paling penting, terdapat 5 (lima) hal pula yang dianggap tidak terlalu penting dalam resume menurut para rekruter. Namun bukan berarti hal tersebut dapat menghancurkan resume Anda. Hanya saja jika tidak Anda masukkan dalam resume tidak akan jadi masalah.

Apa saja 5 elemen yang dianggap tidak terlalu penting menurut para rekruter, cekidot : http://bit.ly/1T84bY8

Post has attachment
Program Talent Management yang Sukses itu Kriterianya Apa Saja?

Post has attachment

Post has attachment
Ada 9 Kepribadian yang Menghancurkan Produktivitas. Apa saja?

http://bit.ly/1JNL7bN
Photo

Post has attachment
Merah Putih di atas Gunung Bromo #wow  

Post has attachment
Ada pameran foto 'jadul' di Lobby Gedung BNI Pusat, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta. 

http://wartapena.com/pameran-foto-bagimu-bni-jiwa-raga-kami/
Photo

Post has attachment
Wait while more posts are being loaded