Profile cover photo
Profile photo
Fauzaan Aan
3 followers -
Ayo sholat
Ayo sholat

3 followers
About
Communities and Collections
View all
Posts

Post has shared content
Cara Alami Mengusir Serangga dan Tikus dari Rumah

Apakah rumahmu banyak kecoa, semut, nyamuk, dan tikus? Bila iya maka tips berikut ini akan sangat membantumu untuk menjauhkan hewan-hewan pengganggu itu dari rumahmu.

Cara alami ini menggunakan sesuatu yang memang tidak disukai oleh hewan-hewan pengganggu seperti di atas. Semua bahannya relatif mudah untuk dicari.

Bahan-bahan yang perlu disiapkan:

1. Merica Butir
2. Minyak Serai
3. Jeruk Nipis
4. Buah Mengkudu
5. Kain Kasa
6. Kain Lap
7. Karet Gelang

Cara Membasmi Kecoa

1. Haluskan merica butir
2. Tempatkan dalam kain kasa
3. Ikat dengan karet gelang dan buat beberapa buah
4. Letakkan di tempat-tempat yang menjadi sarang atau tempat lalu-lintas kecoa.

Cara Membasmi Nyamuk

    Sekarang mulai banyak dijual sari pati serai atau biasa disebut minyak serai.
    Gunakan minyak serai sebagai pengusir nyamuk.
    Caranya, teteskan sekitar 10 tetes minyak serai ke dalam 1 liter air untuk ngepel lantai.
    Aroma serai akan mengusir nyamuk.
    Lakukan secara teratur setiap hari agar nyamuk tidak berani mendekat.

Cara Membasmi Semut

    Gunakan perasan air jeruk nipis untuk menghilangan semut.
    Caranya, peras jeruk nipis dan campur airnya ke dalam 50cc air.
    Celupkan kain lap, dan gunakan kain itu untuk membersihkan tempat berkumpulnya semut atau jalur yang biasa dilewati semut.

Cara Membasmi Tikus

    Gunakan buah mengkudu yang sudah masak.
    Kenakan sarung tangan, lalu potong-potong buah tersebut.
    Sarung tangan diperlukan untuk menghindari getah buah mengkudu, sebab jika terkena tangan getahnya dapat menimbulkan rasa gatal.
    Letakkan potongan buah di dalam beberapa wadah lalu tempatkan wadah-wadah tersebut di sudut-sudut yang sering dilalui tikus atau pada tempat-tempat di mana tikus bersarang.
    Bau buah mengkudu akan membuat tikus kabur dan kapok datang lagi.

#tips  
Photo
Add a comment...

Post has shared content
JANGAN MENANGIS SETELAH MEMBACA STATUS INI

Seorang pemuda duduk di hadapan laptopnya. Login facebook. Pertama kali yang dicek adalah inbox.
Hari ini dia melihat sesuatu yang tidak pernah dia pedulikan selama ini. Ada 2 dua pesan yang selama ini ia abaikan. Pesan pertama, spam. Pesan kedua…..dia membukanya.
Ternyata ada sebuah pesan beberapa bulan yang lalu.

Diapun mulai membaca isinya:

“Assalamu’alaikum. Ini kali pertama Bapak mencoba menggunakan facebook. Bapak mencoba menambah kamu sebagai teman sekalipun Bapak tidak terlalu paham dengan itu. Lalu bapak mencoba mengirim pesan ini kepadamu. Maaf, Bapak tidak pandai mengetik. Ini pun kawan Bapak yang mengajarkan.

Bapak hanya sekedar ingin mengenang. Bacalah !

Saat kamu kecil dulu, Bapak masih ingat pertama kali kamu bisa ngomong. Kamu asyik memanggil : Bapak, Bapak, Bapak. Bapak Bahagia sekali rasanya anak lelaki Bapak sudah bisa me-manggil2 Bapak, sudah bisa me-manggil2 Ibunya”.

Bapak sangat senang bisa berbicara dengan kamu walaupun kamu mungkin tidak ingat dan tidak paham apa yang Bapak ucapkan ketika umurmu 4 atau 5 tahun. Tapi, percayalah. Bapak dan Ibumu bicara dengan kamu sangat banyak sekali. Kamulah penghibur kami setiap saat.walaupun hanya dengan mendengar gelak tawamu.

Saat kamu masuk SD, bapak masih ingat kamu selalu bercerita dengan Bapak ketika membonceng motor tentang apapun yang kamu lihat di kiri kananmu dalam perjalanan.

Ayah mana yang tidak gembira melihat anaknya telah mengetahui banyak hal di luar rumahnya.

Bapak jadi makin bersemangat bekerja keras mencari uang untuk biaya kamu ke sekolah. Sebab kamu lucu sekali. Menyenangkan. Bapak sangat mengiginkan kamu menjadi anak yang pandai dan taat beribadah.

Masih ingat jugakah kamu, saat pertama kali kamu punya HP? Diam2 waktu itu Bapak menabung karena kasihan melihatmu belum punya HP sementara kawan2mu sudah memiliki.

Ketika kamu masuk SMP kamu sudah mulai punya banyak kawan-kawan baru. Ketika pulang dari sekolah kamu langsung masuk kamar. Mungkin kamu lelah setelah mengayuh sepeda, begitu pikir Bapak. Kamu keluar kamar hanya pada waktu makan saja setelah itu masuk lagi, dan keluarnya lagi ketika akan pergi bersama kawan-kawanmu.

Kamu sudah mulai jarang bercerita dengan Bapak. Tahu2 kamu sudah mulai melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi lagi. Kamu mencari kami saat perlu2 saja serta membiarkan kami saat kamu tidak perlu.

Ketika mulai kuliah di luar kotapun sikap kamu sama saja dengan sebelumnya. Jarang menghubungi kami kecuali disaat mendapatkan kesulitan. Sewaktu pulang liburanpun kamu sibuk dengan HP kamu, dengan laptop kamu, dengan internet kamu, dengan dunia kamu.

Bapak bertanya-tanya sendiri dalam hati. Adakah kawan2mu itu lebih penting dari Bapak dan Ibumu? Adakah Bapak dan Ibumu ini cuma diperlukan saat nanti kamu mau nikah saja sebagai pemberi restu? Adakah kami ibarat tabungan kamu saja?

Kamu semakin jarang berbicara dengan Bapak lagi. Kalau pun bicara, dengan jari-jemari saja lewat sms. Berjumpa tapi tak berkata-kata. Berbicara tapi seperti tak bersuara. Bertegur cuma waktu hari raya. Tanya sepatah kata, dijawab sepatah kata. Ditegur, kamu buang muka. Dimarahi, malah menjadi-jadi.

Malam ini, Bapak sebenarnya rindu sekali pada kamu.

Bukan mau marah atau mengungkit-ungkit masa lalu. Cuma Bapak sudah merasa terlalu tua. Usia Bapak sudah diatas 60 an. Kekuatan Bapak tidak sekuat dulu lagi.

Bapak tidak minta banyak…

Kadang-kadang, Bapak cuma mau kamu berada di sisi bapak. Berbicara tentang hidup kamu. Meluapkan apa saja yang terpendam dalam hati kamu. Menangis pada Bapak. Mengadu pada Bapak.Bercerita pada Bapak seperti saat kamu kecil dulu.

Andaipun kamu sudah tidak punya waktu samasekali berbicara dengan Bapak, jangan sampai kamu tidak punya waktu berbicara dengan Alloh.
Jangan letakkan cintamu pada seseorang didalam hati melebihi cintamu kepada Alloh.
Mungkin kamu mengabaikan Bapak, namun jangan kamu sekali2 mengabaikan Allah.

Maafkan Bapak atas segalanya. Maafkan Bapak atas curhat Bapak ini. Jagalah solat. Jagalah hati. Jagalah iman. ”

Pemuda itu meneteskan air mata, terisak. Dalam hati terasa perih tidak terkira...................
Bagaimana tidak ?
Sebab tulisan ayahandanya itu dibaca setelah 3 bulan beliau pergi untuk selama-lamanya...

LIKE vote +1 & SHARE ya, Insya Allah Bermanfaat 



#Muslim #Quran #Allah #Islamic #Alhamdulillah #SubhanAllah #Hadith #Motivasi
#Inspirasi #Muhammad #Dua #Renungan #Prophet #Religion #AllahuAkbar #Sunnah
#muslimpro #Islamicapps #ProphetMuhammadpbuh #Doa
Photo
Add a comment...

Post has shared content
:: KESAKSIAN ORANG MATI SURI ::::

" Kisah nyata ini sungguh dapat di jadikan
pelajaran bagi Kita yang masih hidup "
" Cerita ini sungguh membuat kita MERINDING"
kita akan menangis setelah membaca kisah ini,
kita akan di bawa merenung
"Kesaksian Orang Mati Suri"

Begitulah judul kisah nyata kali ini, dia adalah :

Ella Az-Zahra Aslina adalah warga pekan baru
yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis
berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian
saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan
ruhnya saat mati suri. Sebelum Aslina memberi
kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan
penjelasan pembuka. Aslina berasal dari keluarga
sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil cobaan telah
datang pada dirinya. Pada umur tujuh tahun
tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani
dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan
racun. Tersebab itu ia menderita selama tiga
tahun. Pada umur 20 tahun ia terkena gondok
(hipertiroid) . Gondok tersebut menyebabkan
beberapa kerusakan pada jantung dan matanya.
Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24
Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas
gondoknya di Rumah Sakit di jakarta. Setelah itu,
Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di
ambang batas sehingga belum bisa dioperasi..

”Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,’ ‘
jelas Rustam. Oleh karena itu Aslina hanya diberi
obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya
Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya
membawa Aslina kembali ke jakarta sekitar pukul
12 malam itu. Ia dimasukkan ke unit gawat
darurat (UGD), saat itu detak jantungnya dan
napasnya sesak. Lalu ia dibawa ke luar UGD
masuk ke ruang perawatan. ”Aslina seperti orang
ombak (menjelang sakratulmaut). Lalu saya
ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah
itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan
nafas terakhir, ” ungkapnya. Usai Rustam
memberi pengantar, lalu Aslina memberikan
kesaksiaanya.
”Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat,
calon penghuni kubur,” begitu ia mengawali
kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin
yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara
Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan
shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa
ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan
iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang.
”Saya telah merasakan mati,” ujar anak yatim itu.
Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu.
Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu.
Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu
seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging,
dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. ”Terasa malaikat
mencabut (nyawa) dari kaki kanan saya,”
tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh
pamannya kalimat thoyibah. ”Saat di ujung napas,
saya berzikir,” ujarnya. ”Sungguh sakitnya, Pak,
Bu,” ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni
ESQ Pekanbaru. Diungkapkan, ketika ruhnya telah
tercabut dari jasad, ia menyaksikan di
sekelilingnya ada dokter, pamannya dan ia juga
melihat jasadnya yang terbujur. Setelah itu datang
dua malaikat serba putih mengucapkan
Assalammualaikum kepada ruh Aslina. ”Malaikat
itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau
copot, gemetar,” ujar Aslina mencerita
pengalaman matinya. Lalu malaikat itu bertanya:
‘’siapa Tuhanmu, apa agamamu, dimana kiblatmu
dan siapa nama orangtuamu.. “ Ruh Aslina
menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar.
Lalu ia dibawa ke alam barzah. ”Tak ada teman
kecuali amal,” tambah Aslina yang Ahad malam
itu berpakaian serba hijau. Seperti pengakuan
pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi
malam itu ia tampil memberikan kesaksian
bagaikan seorang muballighah. Di alam barzah ia
melihat seseorang ditemani oleh sosok yang
mukanya berkudis,badan berbulu dan
mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah
adalah amal buruk dari orang tersebut. Kemudian
Aslina melanjutkan. ”Bapak, Ibu, ingatlah mati,”
sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat
dan beramal sebelum ajal menjemput. Di alam
barzah, ia melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina
dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu ia ingin
sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu ia
memanggil malaikat itu dengan ”Ayah”. ”Wahai
ayah bisakah saya bertemu dengan ayah saya,”
tanyanya. Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina
tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20
tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia
65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda
itu adalah ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan
salam ke ayahnya dan berkata: ”Wahai ayah, janji
saya telah sampai.” Mendengar itu ayah saya
saya menangis. Lalu ayahnya berkata kepada
Aslina. ”Pulanglah ke rumah, kasihan adik-
adikmu. ” ruh Aslina pun menjawab. ”Saya tak
bisa pulang, karena janji telah sampai”. Usai
menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan
kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan
akhirat itu benar-benar ada. ”Alam barzah,
akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat
adalah kekal,” ujarnya bak seorang pendakwah.
Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya.
Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat
memimpinnya kembali, ia bertemu dengan
perempuan yang beramal shaleh yang mukanya
bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa
kursi yang empuk dan didudukkan di kursi
tersebut, disebelahnya terdapat seorang
perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik.
Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu. ”Siapa
kamu?” lalu perempuan itu menjawab.”Akula h
(amal) kamu.” Selanjutnya ia dibawa bersama dua
malaikat dan amalnya berjalan menelurusi lorong
waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa.
Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul
besi yang sangat berat, tangannya dirantai ke
bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya
menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya.
”Siapa manusia ini?” Amal Aslina menjawab orang
tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang.
Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan
dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke
amalnya tentang orang tersebut. Amalnya
mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah
shalat. Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina
manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya.
Ternyata orang itu adalah manusia yang suka
berzina. Tampak juga orang saling bunuh,
manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan
mengancam orang lain. Dilihatkan juga pada ruh
Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan,
setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang
tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang
tersebut menjerit dan tidak ada yang
menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya.
Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga
suka membunuh. Ada pula orang yang
dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang
tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau
memelihara orang tuanya ketika di dunia.
Perjalanan menelusuri lorong waktu terus
berlanjut. Sampailah ruh Aslina di malam yang
gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua
malaikat dan amalnya yang ada disisinya tak
tampak. Tiba-tiba muncul suara orang
mengucap : Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahu
Akbar. Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu
di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang
memiliki biji 99 butir. Perjalanan berlanjut. Ia
nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya
mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu
terdapat gambar kakbah. Di dalam tepak terdapat
batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada
amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab
tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul
khatimah secara literlek berarti akhir yang baik.
Yakni keadaan dimana manusia pada akhir
hayatnya dalam keadaan (berbuat) baik,red).
Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan adzan
seperti adzan di Mekkah. Ia pun mengatakan
kepada amalnya.”Saya mau shalat.” Lalu dua
malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan
ruh Aslina. ”Saya pun bertayamum, saya shalat
seperti orang-orang di dunia shalat,” ungkap
Aslina. Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk
melihat Masjid Nabawi. Lalu diperlihatkan pula
kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW.
Dimakam tersebut batangan-batang an emas di
dalam tepak ”husnul khatimah” itu mengeluarkan
cahaya terang. Berikutnya ia melihat cahaya
seperti matahari tapi agak kecil. Cahaya itu pun
bicara kepada ruh Aslina. ”Tolong kau sampaikan
kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah.”
Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran
manusia dari berbagai abad berkumpul di satu
lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya
berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia
itu. Kumpulan manusia itu berkata. ”Cepatlah
kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah.”
Manusia-manusia itu juga memohon.”Tolong
kembalikan aku ke dunia, aku mau beramal.”
Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa
yang dilihat ruhnya saat ia mati suri. Dalam
kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin
yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu
untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak
melanggar aturan Allah. ”Apa yang disampaikan
Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah
kepada kita semua, ” ujarnya.
Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-
orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan
ingin beramal serta penelitian Raymond yang
menyebutkan ”aku ingin agar aku dapat kembali
dan membatalkan semuanya,” Legisan mengutip
ayat Al-Quran Surat Al-Mu’muninun (23) ayat
99-100: Hingga apabila datang kematian kepada
seseorang dari mereka, dia berkata:”Ya, Tuhanku
kembalikanlah aku (ke dunia).”(99) . Agar aku
berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku
tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu
adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di
hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka
dibangkitkan. (100). Sebagai penguat dalil agar
manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat
Az-Zumar ayat 39: ”Dan kembalilah kamu kepada
Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya
sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu
tidak dapat ditolong (lagi).” Setelah berpidato,
aslina mendapatkan tepukan meriah dari penonton
tapi bila di facebook, ia dapatkanjempol sekarang.
Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari
kesaksiaan tersebut.
untuk member : Bagikan cerita ini kepada semua
orang, agar mereka mendapat hikmahnya dari
cerita ini. Dan Ternyata hidup ini hanya
sementara, serta hanya amal juga hati yang
bersihlah yang mampu menuntun kita menuju
jalan kehadapan Illahi...
Jika kisah nyata ini dapat membuat kita lebih
sadar dan merenung jangan lupa bantu SHARE /
bagikan ya ke dinding kita agar teman-teman dan
saudara kita tahu...

Semoga Bermanfaat..
Photo
Add a comment...

Post has shared content
HATI-HATI KETIKA BERDOA

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg cuma dgn kipas² saja uang mendatangiku!
Cliiiing...!!!..........3th kemudian ia jd penjual sate

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg hanya dgn duduk goyang²kan kaki bisa dapat rejeki!
Cliiiing...!!!..........4th kemudian ia jd penjahit !

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg hanya dgn duduk diam uang mendatangiku!
Cliiiing...!!!..........2th kemudian ia jd penjaga toilet umum di terminal!

Ya Tuhan, jadikan aku yg memerintah org kaya! Jadikan aku hambaMu yg mengatur mrk dengan leluasa & kuasa!
Cliiiing...!!!..........4th kemudian ia jd tukang parkir!

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg berwibawa, tatapanku disegani orang, setiap yg bertemu merasa sungkan!
Cliiiing...!!!..........2th kemudian ia jadi debt collector!

Ya Tuhan, jadikan hambaMu ini seorang yg punya banyak pengikut. Kemana hambaMu ini melangkah, pengikutku selalu mentaatiku...
Cliiiing...!!!........3th kemudian ia angon bebek

Ya Tuhan, jadikan hambaMu ini seorang yg senantiasa dikelilingi wanita...
Cliiiing...!!!........3jam kemudian ia jadi tukang sayur kelilingHati-hatilah ketika berdo'a:

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg cuma dgn kipas² saja uang mendatangiku!
Cliiiing...!!!..........3th kemudian ia jd penjual sate

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg hanya dgn duduk goyang²kan kaki bisa dapat rejeki!
Cliiiing...!!!..........4th kemudian ia jd penjahit !

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg hanya dgn duduk diam uang mendatangiku!
Cliiiing...!!!..........2th kemudian ia jd penjaga toilet umum di terminal!

Ya Tuhan, jadikan aku yg memerintah org kaya! Jadikan aku hambaMu yg mengatur mrk dengan leluasa & kuasa!
Cliiiing...!!!..........4th kemudian ia jd tukang parkir!

Ya Tuhan, jadikan aku orang yg berwibawa, tatapanku disegani orang, setiap yg bertemu merasa sungkan!
Cliiiing...!!!..........2th kemudian ia jadi debt collector!

Ya Tuhan, jadikan hambaMu ini seorang yg punya banyak pengikut. Kemana hambaMu ini melangkah, pengikutku selalu mentaatiku...
Cliiiing...!!!........3th kemudian ia angon bebek

Ya Tuhan, jadikan hambaMu ini seorang yg senantiasa dikelilingi wanita...
Cliiiing...!!!........3jam kemudian ia jadi tukang sayur keliling
Photo
Add a comment...

Post has attachment

Post has attachment
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded