Profile cover photo
Profile photo
Bonita Ismiranti Syahidah
8,774 followers -
Positif Thinking
Positif Thinking

8,774 followers
About
Bonita's posts

Post has attachment
(KUDU LIAT VIDEONYA) Video Dangdut Hot Duo Srigala Mengguncang Youtube!


(Besar-Besar Khusus Pria Dewasa) Video Dangdut Hot Duo Srigala Mengoyang Goyang Youtube!

Video Dangdut Hot Duo SrigalaStop! Lupakan kontroversi persalinan live Anang-Ashanti, Lupakan soal depresiasi nilai tukar rupiah karena kenaikan ekonomi Amerika Serikat, Lupakan konspirasi cocoklogi siapa yang melakukan penyanderaan di Sydney Australia. Lupakan, lupakan, lupakan! Itu semua cuma berita kurang penting yang mengganggu fokus. Sebab kini sudah hadir berita yang menggoyang goyang diri kamu dan menciptakan keresahan di mana-mana. Sebuah (ah!!) (Ah!!!),... sebuah video penuh keterguncangan yang membahana maju mundur cantik, maju mundur cantik muncul lagi di Youtube.

Video kali ini bukan soal artis ngartis yang menunjukkan pakaian mirip ketupat atau tiduran di padang rumput ciao. Lebih, lebih dari itu! Ini sebuah video yang... yang... benar benar menantang incumbent Ganteng-Ganteng Serigala. Yap sekarang bukan jamannya lagi melawan vampir, Ganteng-Ganteng Serigala harus bersiap menerima serangan video dangdut hot Duo Srigala yang menerawang ke awang awang.

Ditenggarai, berdasarkan data Mossad, dicurigai kedua orang inilah yang menyebabkan keresahan di belahan dunia barat dan memancing ekstremisme ISIS yang kill sana kill sini. Bukan soal belah membelah, tapi ini soal penting, soal tahan menahan. Konon katanya, pegawai tetap atau kontrak ISIS pada tidak tahan melihat Video Dangdut Hot Duo Srigala ini sehingga harus menyerang membabi buta untuk menahan-nahan. Udah ah, sekarang buktikan sendiri apa pendapat Anda!

http://dia-lo-gue.com/2014/12/video-dangdut-hot-duo-srigala-mengguncang-youtube/

Post has attachment
Menyoal Surat Gus Mul Soal Persalinan Live Kelahiran Anak Ashanti Anang

persalinan live kelahiran anak ashanti anangSebelum menyesalkan surat bernada satir yang ditulis Gus Mul, penulis terlebih dahulu ingin menggarisbawahi bahwa saya bukanlah fans Anang maupun Ashanti. Apalagi kalau menyangka saya adalah fans Aurel, atau Krisdayanti, atau Raul Lemos, atau bahkan calon putri Anang yang segera akan dilahirkan. Terlalu jauh. Saya adalah masyarakat biasa yang merasakan kontroversi hati mas Anang dan mbak Ashanti dalam menanti sang buah hati.

Saya secara pribadi menganggap bahwa tulisan Gus Mul terlalu keras (tulisan Gus Mul) dan tidak pada tempatnya. Sebenarnya ingin seperti mas Anang dalam menanggapi surat tidak penting milik Gus Mul dengan bilang: "Yang terganggu tinggal pindah channel lain saja." Tapi kalau membalas tulisan satir dengan bilang begitu rasanya agak ndablek dan tidak berbobot. Maka itu lebih baik saya membuat tulisan argumentatif ini.

Edukasi, edukasi, edukasi. Itulah spirit dasar dari Persalinan Live kelahiran Anak Ashanti Anang. Persalinan itu sendiri adalah asal mula kristalisasi kehidupan manusia yang mempercerah harmonisasi generasi X maupun Y. Dari sana terlihat jelas bahwa soko guru keluarga adalah persalinan. Tanpa persalinan tidak ada namanya anak, ibu, bahkan bapak. Karena tingkat pentingnya itu, diperlukan keseriusan semua pihak untuk mencermati sebuah proses kelahiran sekaligus secara berjamaah ikut menemani mas Anang yang mungkin sedang mempertakut dirinya sendiri.

Dengan menyiarkan secara live, bisa meningkatkan pengetahuan rakyat mengenai momen super penting ini. Apalagi kalau kita mengingat posisi mas Anang yang kini sebagai anggota DPR yang tentu perlu memberikan contoh kepada masyarakat tentang bagaimana mengekspresikan dengan baik cemasnya suami menunggui istri bersalin. Tentu konstituen Anang akan bersorak sorai berderai derai menunggu siaran live ini. Apalah arti sehari dua hari frekuensi publik kita diberikan eksklusif ke pasangan romantis ini. Toh masyarakat kita waktunya tidak penting, tidak ada live persalinan ini pun yang ditonton pun (Ganteng-Ganteng Serigala) GGS kan? Tidak ada bedanya lah. Terkecuali kalau karena ada acara live ini, masyarakat jadi bolos kerja, baru bahaya. Wong, kita ini banyak pengangguran kok.

Penulis merasa tayangan live realiti seperti ini harusnya ditambah banyak jangan cuma terbatas soal persalinan dan pernikahan saja. Tapi coba ditambah acara live SBY Bikin Lagu, acara live Prabowo Memandikan Kuda, acara live Habib Rizieb Malam Minggu Ngapain Aja?, acara live Anis Matta Hadiri KKR Gereja, yah kalau mau agak lucu mungkin seperti yang Gus Mul bilang, Sunatan Soni Wakwaw pun bagus dijadikan live tuh. Lumayan bisa menambah wawasan dan bahan bicara.

Sebab itu sudahilah penolakan kita ini, toh percuma saja tidak ada yang dengar. Mari kita paksa saja diri ini melihat hal hal positif dari Persalinan Live Kelahiran Anak Ashanti Anang ini. Tambahan satu acara ndablek pun tidak bikin rugi-rugi amat sebab memang kalau acara ndablek ini diganti pasti akan diganti acara berkualitas? Enggak keles.

Lebih baik kita sadar diri sajalah, mas Anang itu artis besar Indonesia, mari kita tepo seliro dan besar hati mengorbankan sedikit frekuensi publik kita untuk anggota DPR. Harus diingat, Mas Anang begitu begitu sudah memberikan kontribusi besar bagi bangsa ini dengan menjadi juri serius di Indonesian Idol. Mari merenung sebagai masyarakat: Jangan tanyakan apa yang sudah anggota DPR berikan kepada rakyat, tanyakan kepada diri sendiri, apa yang sudah kita berikan untuk anggota DPR.

Melawan Gus Mul: Persalinan Live Kelahiran Anak Ashanti Anang Penting!

http://dia-lo-gue.com/2014/12/melawan-gus-mul-persalinan-live-kelahiran-anak-ashanti-anang-penting/

Post has attachment
BELAJAR DARI ANIS MATTA: APA BOLEH MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL KEPADA KAFIR?

Begini, sepanjang tahun kerap muncul kisruh soal ini: soal haram halol nya memberikan ucapan Natal dan Tahun Baru. Ada yang bilang boleh, ada yang bilang harom. Ada yang bilang "gue gak ngucapin, toh gw juga gak berharap dapet ucapan dari loe", ada juga yang bilang "karena kita berteman sama-sama anak Adam, saya ucapkan selamat Natal, tidak mengapa toh tak goyah iman karena sebuah ucapan". Bingung kan?

Kebingungan makin menjadi-jadi karena ini terjadi di Indonesia sebuah negara yang sedianya berkarakter plural. Kejadian yang sama mungkin tidak terjadi di negara macam Suriah, apalagi kini ada ISIS (kayaknya sekarang berubah namanya jadi ISIL atau ITIL gitu, lupa pake nama lama aja). Kalau di sana, wah serem lah untuk berani ngucapin selamat natal. Wong sesama Muslim Sunni aja bisa ditembak hanya karena beda pandang, apalagi kalau mau berpikir bakalan ada halal bihalal tematik christmas gitu. Mana mungkin.

Ustad Yusuf Mansyur Larang Jokowi Menghadiri Perayaan Natal Bersama di Papua

Oke balik ke Indo. Jadi gimana nih? Apa boleh mengucapkan selamat Natal atau enggak? Baru saja heboh di berbagai media apa boleh mengucapkan selamat natalonline berita hari ini di mana Ustad Yusuf Mansyur menyarankan Jokowi tidak menghadiri perayaan Natal bersama. Kutipan yang didapat dari merdeka.com mengenai tweet Ustad Yusuf Mansyur:

"Saya cinta beliau. Saya sayang beliau. Beliau harus ada bagi semua agama. Tapi tidak untuk Natal bersama. Sebab beliau muslim. Tetap ada batas-batas tertentu,"

Wah, wah, wah. Hm.... Bagaimana pun tweet ustad Yusuf Mansyur harus ditanggapi positif. Mungkin sang Ustad masih melihat presiden Jokowi memiliki iman ke-Islam-an yang lemah dan tidak teruji. Yang ditakutkan sang ustad kalau presiden Jokowi hadir, keluar keluar dari acara malah murtad. Kan nantinya aneh juga ya gubernur dan presiden malah kok jadi orang Kristen.

Itu Kata Ustad YM, Tapi Mari Mencontoh Anis Matta PKS soal Apa Boleh Mengucapkan Selamat Natal

Kata-kata mah enteng. Tapi mari lihat langsung pada praktek perbuatan. Kalau Ustad Yusuf Mansyur perayaannya saja tidak boleh, eits sebaliknya Anis Matta sang dedengkot PKS justru gak tanggung-tanggung, beliau menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan Peringatan Isa Almasih bersama banyaknya jemaat pengikut setia Kristus. Nah, ini apa gak lebih hardcore pluralismenya. Soal menghadiri perayaan natal mah biasa. Seperti menghadiri perayaan ultah, perayaan promosi jabatan, perayaan perkawinan. Tapi apa kurang die hard tuh kalau sampe menghadiri K-E-B-A-K-T-I-A-N K-K-R L-A-G-I, padahal kurang Islami apa sebagai bosnya PKS.

Jadi kalau masih pusing mau dan berani mengucapkan selamat natal atau tidak, lebih baik evaluasi lagi siapa referensi kamu. Kalau kamu condong ke Yusuf Mansyur, ya simple Usaha Patungan OK, Ucapan Natal No. Kalau condong ke Anis Matta, ya hadir di Kebaktian KKR pernah, tapi partainya menang pemilu Gak bakalan pernah.

Pilih mana hayo?

Belajar dari Anis Matta: Apa Boleh Mengucapkan Selamat Natal?

http://dia-lo-gue.com/2014/12/belajar-dari-anis-matta-apa-boleh-mengucapkan-selamat-natal/

Post has attachment
Siapa pun musti setuju yang liar-liar diberangus. Seperti rumput, yang peliharaan dipupuk, yang liar dicabut sampai akar-akarnya. Ada yang namanya PKLgubernur liar kw 2 Fahrurrozi Ishaq liar, pemukim liar, sampai binatang liar. Akhir-akhir ini ada bahkan yang disebut gereja liar. Kata liar per definisi menurut KBBI bervariasi. Mulai dari "tidak ada yang memelihara", "tidak menaati aturan", "tidak jinak", sampai "belum beradab". Rumput liar mungkin lebih cocok dengan arti "tidak ada yang memelihara". Lalu kalau binatang liar mungkin cocok dengan "tidak jinak". Gereja liar mungkin "tidak menaati aturan". Nah kalau gubernur liar, apa definisi yang paling cocok menurut anda?

Siapa sih yang suka melihat yang liar liar? Termasuk gereja liar pun harus disepakati untuk segera dicarikan solusinya supaya bisa berubah dari liar menjadi tertib aturan bukan? FPI paling aktual, paling terdepanlah soal aturan gereja yang liar-liar itu. Gereja yang tertib itu menaati beberapa aturan:

Pertama, harus ada warga dengan bukti Kartu Tanda Penduduk (KTP) pengguna rumah ibadah paling sedikit 90 orang yang disahkan oleh pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah kelurahan/desa.
Kedua, harus ada dukungan masyarakat setempat paling sedikit 60 orang yang disahkan oleh lurah/kepala desa;
Ketiga, memiliki rekomendasi tertulis kepala kantor departemen agama kabupaten/kota; dan
Dan yang keempat, harus rekomendasi tertulis Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten/kota.
Nah berita hari ini yang lagi hot justru terkait yang liar-liar juga. Kalau di atas soal gereja, ini ada yang lebih ndablek namanya gubernur liar. Di Jakarta ibarat orang yang kepalanya ketiban durian karena ada yang seenaknya mengklaim diri jadi gubernur. Mendadak gubernur istilahnya.

Kasihan warga Jakarta saat ini. Sudah pusing karena banyak premannya yang suka mengaku malaikat, eh ini ada lagi orang pede jadi gubernur jadi-jadian. Serasa DKI ini milik bapak moyangnya. Terkenal juga tidak, punya sumbangsih juga tidak, kok asik mendadak merasa gubernur.

Selain Gereja Liar, FPI Diharapkan Memberangus Gubernur Liar Juga

FPI pimpinan Habib Rizieq kini dituntut untuk konsisten membasmi yang liar-liar. Jangan cuma cewek liar dan gereja liar saja yang diurusin, keplak juga itu gubernur liar. FPI selama ini kan paling anti yang liar liar bukan? BTW FPI anti parkir liar gak ciihhh? Mosok mau sih FPI dipimpin sama gubernur jadi-jadian, kan musyrik tuh.

Apalagi prestasi sang gubernur KW ini juga tidak ada. Yang ada malah nada sumbang. Menurut warga tempat tinggal sang Gubernur KW ini, Fahrurrozi Ishaq masih menunggak iuran warga selama 6 bulan! Hm... dasar gak punya malu. Kalau memang FPI gak sanggup dan cuma bisa bacot doang, lebih baik deh kita minta pak Ahok untuk membawa buldozernya dan satpol PP untuk membongkar gubernur liar.

http://dia-lo-gue.com/2014/12/parodi-fahrurrozi-ishaq-gereja-liar-vs-gubernur-liar/

Post has attachment
Stop Penghakiman Media: Menyoal Kasus Tabrak Lari di Cipularang

Simpati dan rasa salut perlu disampaikan atas niat baik korban tabrak lari Fathkun Nadjib di KM 97 tol Cipularang. Minggu dini hari, ia berusaha menolong seorang supir yang tergencet di badan mobil Elf akibat kecelakaan yang berbeda. Namun, sayang seribu sayang, justru Fathkun Nadjib yang kemudian ditabrak oleh mobil serupa sedan yang melaju kencang di tol. Fathkun tertabrak dan terpental hingga tewas. Pengemudi sedan, tidak berhenti dan melarikan diri.

Rekaman mengenai kecelakaan pun beredar. Publik marah atas pengemudi mobil sedan yang lari seperti pengecut tidak mau tanggung jawab, padahal jelas-jelas Fathkun Nadjib adalah orang baik yang sedang berniat menolong orang. Sang pengemudi yang kabur adalah penjahat pecundang dan pembunuh.

Sudut Yang Lain Berbeda...

Kini media sudah terlanjur "memvonis" pengemudi sedan. Namun beranikah kita melihat dari sudut yang berbeda? Sekadar untuk
melihat lebih jauh. Begini, kejadian terjadi pada minggu dini hari. Dalam situasi demikian, kondisi supir di mana pun cenderung tidak optimal, mungkin mengantuk. Lalu apakah lampu penerangan di tol Cipularang KM 97 menyala dengan baik? Terang benderang kah? Saya sendiri kalau menyetir di Cipularang seringkali tidak nyaman karena kurang penerangan.

Hal di atas tentu membikin sulit bagi seorang pengemudi untuk melihat jelas ratusan meter yang ada di depannya. Apalagi melihat rekaman video, kecelakaan yang dialami Elf sendiri sepertinya masih baru. Kemacetan pun belum terbentuk. Dimungkinkan ada persepsi bagi pengemudi dari kejauhan menganggap pelambatan mobil-mobil di depannya karena hal yang tidak signifikan, sebab itu ia terus melaju.

Yang perlu disesalkan juga adalah niat baik yang mungkin dilakukan kurang persiapan. Mungkin ada yang bisa verifikasi: apakah korban tabrak lari sudah memasang segitiga tanda darurat di belakang Elf? Apakah lampu belakang Elf menyala sehingga mobil lain dari jauh bisa melihat bahwa ada mobil berhenti di situ? Apakah korban berdiri terlalu menjorok ke ruas jalan? Apakah di jalan tol kita diperbolehkan turun?

Stop Penghakiman Media Pada Kasus Tabrak Lari di Cipularang

Penabrak yang lari sehabis menabrak itu satu hal, penabrak salah atau tidak itu hal lain lagi. Bukan karena ia kabur setelah menabrak ia serta merta bersalah. Kabur adalah sebuah kesalahan tersendiri yang terpisah dari salah tidaknya ia dalam tabrakan tersebut. Tentu sangat diharapkan untuk sang penabrak untuk berani memunculkan diri setelah kejadian yang tentunya ia tidak inginkan ini.

Penulis sendiri pernah terseret pada situasi yang sama beberapa tahun lalu, hanya saja saya tidak kabur. Sebuah motor bergerak 80 km jam di mana 20 meter di belakangnya saya mengendarai mobil. Kebetulan waktu itu melewati sebuah fly over yang agak melengkung. Tak disangka, tepat sehabis puncak fly over ada blind spot di mana motor sang pengendara berhenti tiba-tiba (seperti ada masalah dengan remnya), saya tidak bisa menghindar dalam waktu sekian detik tersebut. Saya banting kiri kena hantam truk, banting kanan ada mobil kencang. Berhenti mendadak saya pastikan akan ada sekian banyak motor yang beruntun menabrak. 

Yang saya bisa lakukan adalah mengerem dengan sedemikian rupa supaya memberi peluang saya meminimalisir korban yang saya mungkin tabrak di depan, begitu pula yang mungkin menabrak saya dari belakang. Hasilnya? Saya benar menabrak motor tersebut hingga patah tulang. Walau tentu bukan salah saya, saya bertanggung jawab memberikan pengobatan. Hasil akhirnya, sang pengendara motor dengan welas asih mengatakan kepada polisi bahwa itu salah dia sendiri. Kita semua akhirnya baik-baik saja. Tanpa uang damai, tanpa sengketa.

Kembali pada tabrak lari di Cipularang, tentu saja adalah kesalahan, tapi sekali lagi belum tentu ia bersalah untuk tabrakan tersebut. Mungkin ia ada pada waktu dan situasi yang salah. Tidak mungkin penabrak tersebut harus tahu siapa yang akan ditabrak ratusan meter di depan. Tidak mungkin berharap si penabrak tahu bahwa yang akan ditabrak adalah orang yang sedang mau menolong orang lain, kan?

Oleh karena itu, hikmah lain pada kasus tabrak lari di Cipularang adalah bahwa kita juga harus mempersiapkan diri saat menolong orang lain. Oleh sebab itulah ada pengumuman di tiap pesawat: pakailah masker oksigen pada diri Anda terlebih dahulu, baru bantu kenakanlah pada anak-anak Anda pada saat darurat. Semoga kasus ini berakhir baik.

http://dia-lo-gue.com/2014/12/stop-penghakiman-media-menyoal-kasus-tabrak-lari-di-cipularang/

Post has attachment
Antara Jokowi dan Illegal Fishing: Picu Perang Indonesia vs Malaysia?

Jokowi Memberangus Ilegal Fishing Malaysia Memicu Perang Indonesia vs Malaysia? Siapa Menang? Horor. Kedua pemerintahan memasang posisi agak agresif menyoal keberanian Jokowi untuk memberangus Ilegal Fishing terutama yang berasal dari negeri Malaysia. Terutama setelah 200 nelayan dari Malaysia ditangkapi aparat, kedua pihak makin panas. Saking panasnya dua negara bertetangga, pada bulan lalu, Panglima Angkatan Laut Malaysia Admiral Tan Sri Abdul Aziz Jaafar telah meminta pemerintahnya memberi izin buat sistem 'tembak di tempat'.

Walau data armada perang Malaysia tercatat makin kuat dalam 1 dekade terakhir, namun dapat perang indonesia vs malaysiadikatakan kaum Melayu bukanlah lawan sepadan Indonesia. Dapat dipastikan perang Indonesia vs Malaysia akan berakhir tragis bagi Malaysia. Indonesia terlalu kuat dalam kekuatan maritim yang bahkan masih unggul dibandingkan Australia sekali pun. Indonesia akan menang mudah melawan para melayu, namun tentu tetap akan ada korban bagi kedua belah pihak.

Perang Indonesia vs Malaysia Kita Menang, Ketegasan Menang, Jokowi Juga Menang

Mungkin pencurian ikan Indonesia adalah salah satu contoh nyata yang sering dikoar koarkan oleh ksataria berkuda Mr Prabowo saat bilang bocor, bocor, bocor. Namun untungnya ada Jokowi yang sekarang berani pasang body untuk memberangus pencurian dari nelayan melayu itu. Selama 10 tahun pemerintahan SBY mana ada tindakan tegas dan berani seperti ini? Yang ada lembek seperti tahu.

Isu ini tentu jauh dari rekayasa politik karena taruhannya yang terlampau besar. Justru isu ini ada karena memang Presiden Jokowiperang indonesia vs malaysia ingin membenahi bangsa Indonesia luar dan dalam supaya disegani dunia internasional juga. Jangan sampai para maling maling sial klepto harta bangsa ini. Namun, lewat isu ini Jokowi juga dapat bonus.

Skenario pertama, andaikata Malaysia diam saja dan hanya berujung pada protes
diplomatik, pemberangusan illegal fishing akan menuai simpatik dan pujian karena Jokowi berani tegas. Sudah gitu, Indonesia bisa menegakkan harga diri dan sumber daya alamnya di depan muka internaisonal. Dibandingkan dengan SBY? Jauhlah.

Skenario kedua, andaikata terjadi konfrontasi, akan balik ke prediksi tadi, Malaysia akan bertekuk lutut. Di sisi Jokowi, keuntungan juga. Jokowi bisa mendapatkan kesempatan untuk merapatkan barisan karena adanya musuh bersama. Dijamin popularitas Jokowi akan tinggi sekali. Kalau bisa menang vs Malaysia terus menang, Jokowi bisa setenar Bung Karno.

Antara Jokowi dan Illegal Fishing: Picu Perang Indonesia vs Malaysia?

http://dia-lo-gue.com/2014/11/antara-jokowi-dan-illegal-fishing-picu-perang-indonesia-vs-malaysia/

Post has attachment
Mana Lebih Sexy: Cewek Semok Berlekuk atau Kurus Seperti Model?

Buat pria mana lebih menarik cewek semok berlekuk atau yang langsing kurus seperti model? Mengapa pertanyaan ini penting: kurus langsing sexykarena perempuan jaman sekarang berlomba lomba menjadi langsing dan kurus seperti model di majalah-majalah. Tapi masalahnya, apakah benar para pria menyukainya?

Berangkat dari bacaan di sebuah artikel empiris, ternyata ada fakta dari Journal Perception dari University of St Andrews di barat sana untuk menguji mana yang lebih disukai pria, apakah yang kurus langsing atau yang berisi namun semok dan berlekuk? Ternyata hasilnya rada mengejutkan. Di tengah gempuran model-model fashion terbaru yang kurus, tinggi, dan langsing, pria lebih memilih perempuan yang semok dan berisi lebih menarik. Secara biologis, dijelaskan bahwa hal itu natural dan sesuai dengan insting otak laki-laki di mana akan tertarik dengan lawan jenis yang lebih berisi karena menggambarkan kesuburan.

Penulis termasuk yang setuju, yang berisi memang lebih OK. Tapi, ah masak sih. Saya pun mencoba observasi kecil di mall. ketek cewek gendungDuduk di sebuah food court dan memperhatikan beberapa kelompok pemuda yang juga sedang duduk di sana. Seperti biasa, di mall pasti akan sering lewat wanita-wanita modis dan cantik. Jadi saya ambil pulpen dan berusaha mencatat, berapa kali mata para pemuda tersebut "memperhatikan dengan seksama" (istilah gampangnya melototin) untuk masing-masing tipe cewek yang langsing atau yang semok.

Cowok Suka Cewek Semok Berlekuk!

Ternyata hasilnya bikin shock. Dari 43 wanita muda yang lewat, 19 di antaranya terhitung semok dan menarik, 24 langsing dan Sefti Sanustikamenarik, 10 sisanya tidak menarik. Saya ambil hitungan, dari 33 yang valid, ternyata 17 dari 19 wanita semok dipelototin oleh para pria-pria tersebut. Bahkan ada yang sampai repot-repotnya nengok untuk melihat para semokersmaharani sucionoo gembrot semok gendut sexy tersebut. Sedangkan untuk yang langsing hanya 13 dari 24 yang sampai dipelototin oleh para lelaki. Ini menunjukkan ternyata yang berisi dan semok lebih disukai daripada yang langsing. Semok seperti apa? Semok mungkin bisa digambarkan seperti Sefti Sanustika atau Maharani Suciyono. Sedangkan kalau yang kurus profile badannya seperti Widi Viera.

Nah ini menjadi pengingat untuk para wanita bahwa cowok prefer cewek semok berlekuk. Menjadi kegemukan tentu menjadi sebuah masalah besar.Cewek Semok Berlekuk bikini cewek semok sexy gak pakai bajuObesitas itu tidak perlu. Namun, terlalu kurus langsing seperti papan penggilesan juga gak keren juga kali ya. Jatuhnya seperti kurang makan atau kebanyakan nge-drugs. Toh para pria justru lebih menyukai yang lebih "berdaging". Jangan mau kemakan majalah-majalah. Toh body seperti Kate Winslet lebih OK dibandingkan artis-artis Hollywood lain yang super kurus.

Gak percaya? Di kaskus juga ada polling serupa yang menunjukkan hasil bahwa 70% dari responden menyukai yang lebih semok dibandingkan yang kurus-kurus.

Sekarang pilihan balik lagi ke diri masing-masing. Toh kita semua sebagai lelaki kan punya selera pribadi ya kan ada yang suka cewek semok berlekuk ada yang suka yang kurus tinggal tulang. Ini ada gambar di bawah, untuk kamu pribadi kamu lebih suka cewek yang A, B, atau C?

Mana Lebih Sexy: Cewek Semok Berlekuk atau Kurus Seperti Model?

http://dia-lo-gue.com/2014/11/mana-lebih-sexy-cewek-semok-berlekuk-atau-kurus-seperti-model/

Post has attachment
Gegayaan Nge-Tweet SBY Sindir Jokowi atau Diri Sendiri?

SBY Sindir JokowiApa kabar SBY sekarang ini? Ternyata mantan presiden kita itu masih melanjutkan kebiasaan bermain-main twitter. Masih ingat tulisan SBY dong? Nah kali ini mantan presiden keenam Indonesia juga ngetweet lagi soal kepemimpinan. Seolah pernah memimpin dalam kesuksesan, mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan gaya Mario Teguh Golden Ways asyik menceramahi entah siapa. Seperti pekerja yang habis pensiun, tentu SBY juga mengalami shock. Apalagi dia dulunya presiden kaisar Indonesia, tentu post power syndrome begitu dahsyat menyesakkan dada. Mungkin kaget dan sulit memahami mengapa orang orang tidak lagi memperhatikan dirinya.

Sebagian masyarakat Twitter Indonesia jadi bertanya-tanya. Apa maksud tweet Mr. SBY ini? Apa benar twit SBY sindir Jokowi? Sebagian jadi spekulasi jangan jangan twit ini ditujukan kepada Jokowi?

Masuk Akal Gak Twit SBY Sindir Jokowi?

Menurut penulis T-I-D-A-K. Tidak mungkin SBY menyindir Jokowi, sebab walau twitter sby kritik jokowiJokowi tidak sempurna sempurna amat, namun kepemimpinan Jokowi masih jauh jauh lebih bagus dibanding kualitas kepemimpinan SBY yang, setidaknya bagi penulis, banyak sekali diselimuti pencitraan.

Melihat twit SBY yang berbicara soal "pemimpin yang sukanya pencitraan" mana cocok dengan Jokowi. Presiden Jokowi memang penulis anggap keliru saat memilih Jaksa Agung, namun Joko Widodo memang benar-benar tulus dalam berbicara dan merakyat. Dia tidak mendempul "muka" pemerintahannya dengan bedak palsu pencitraan dan gincu kepura-puraan. Pemerintahan baru Jokowi memang tampak tertekan oleh koalisi pendukungnya, namun ia tidak lembek kemayu ragu-ragu dalam memutuskan sesuatu.

So, jadi tujuan SBY apa? Bagi penulis, twit SBY merefleksikan kesepian sosok politis dirinya yang terlupakan. Post power syndrome nampak sekali. Isi twitter juga merupakan kritik dirinya sendiri terhadap dirinya sendiri saat memimpin di masa lalu.

Menurut Anda, "tong kosong nyaring bunyinya" lebih mirip ke SBY atau Jokowi menurut Anda?

Post Power Syndrome: Twitter SBY Sindir Jokowi atau Diri Sendiri?

http://dia-lo-gue.com/2014/11/post-power-syndrome-twitter-sby-sindir-jokowi-atau-diri-sendiri/

Post has attachment
Kamu tinggal di Bontang? Kamu lulusan SMU? Kamu pingin kerja? Yuk segera masuk ke artikel info kerja Kalteng di bawah yang sedang buka banyak posisi!

http://dlowongankerja.com/info-kerja-kalteng-lowongan-kerja-di-bontang-2014-untuk-lulusan-smu/

Post has attachment
LOWONGAN KERJA UNTUK KAMU DI PURWOKERTO. Untuk kamu yang tinggal di area Purwokerto, silakan apply loker di Heinz ABC yang pastinya gaji tinggi. Masuk ke Artikel!

http://dlowongankerja.com/lowongan-kerja-purwokerto-desember-2014-terbaru-tidak-perlu-sarjana/
Wait while more posts are being loaded