Profile cover photo
Profile photo
rafah syihab
cerdas adalah saat kalian menyiapkan bekal ke akhirat
cerdas adalah saat kalian menyiapkan bekal ke akhirat
About
Posts

Post has attachment
Segala sesuatu mungkin berubah, seperti kita yang belum bisa konsisten dalam menjalankan perintahNya. Diriwayatkan dalam hadis sahih, ada anak manusia yang menjalankan kebaikan seumur hidupnya, tp allah mengujinya. Kmudian jadilah ia orang yang kafir. Adalagi anak manusia yang berbuat seperti perbuatan ahli neraka sepanjang hidupnya, tapi allah mengujinya sehingga diakhir hayatnya ia mengabdi kepada tauhid. Hidup bukan teka teki, hidup itu ujian. Bila kita paham akan hal itu, insyaallah Allah azza wajalla menuntun kita ke jalan syurga, dari kita hidup, menuju kematian dan di akherat. Amin (RSA. 692016)
Photo

Sebut namamu saja ku tak sanggup
Bagaimana aku berterus terang
halimun di hati ini berarak-arak
Menutup semua harapanku pada hidup
Namun cintaku hanya kamu....

Post has attachment
klo aku dianggap merusak hubungan, coba tunjukan kepadaku sikap mana yang aku lakukan tanpa alasan??? :)

disaat semua orang menyalahkan aku, aku hanya perlu diam. karena saat aku berteriak, mereka tidak akan mendengarkan :)

tapi disaat mereka bertanya, aku akan menjelaskan. karena saat itu mereka aku mencoba mengerti dan mencoba merasakan apa yang terjadi :)

saat semua orang berkata, aku ingin meninggalkanmu. saat itu sebenarnya aku merasa bahwa kamulah yang mengingikan aku pergi :)
iyaaa, sikap dan perilakumu yang menyuruhku pergi jauh :)
Photo

semuanya berawal dari perlakuanmu kepadaku :)
aku tak tahu bagaimana cara kamu memperlakukanku, cara kamu mengenal aku,
cara kamu memposisikan aku :)

disaat aku merasa kamulah satu-satunya manusia yang terdekat dengan ragaku dibumi ini,
disaat itu aku malahan mendapatkan perlakuaan yang mengejutkan :)
diusir dari rumah yang aku kira aku akan diperlakukan dengan baik didalamnya :)
didiskriminasikan ketika ingin mengetahui apa yang ada pada dirimu :)

aku tak tau kenapa, ragaku mungkin tak tak terbesit pisau :)
fikiran ku juga tidak goyah karenanya :)
tetapi hatiku meronta, menangis, seolah terlubang dalam :)

aku mencoba untuk tidak memikirkannya :)
tapi jika kembali mengingatnya, air mata jatuh dengan sendirinya :)
bukan hanya air mata, hatiku terasa tak karuan karenanya :)

manusia yang selalu aku tempatkan dihatiku paling depan, memperlakukanku dengan elok :)
manusia yang selalu aku anggap bagian dari tubuhku ini memperlakukanku seperti ini :)
tuhan, aku salah????
jangan sakiti aku lewat dia tuhan, sakiti aku dengan cara yang lain :)

mungkin hal kecil yang kamu anggap biasa itu tak berarti :)
tapi perlakuanmu dari yang kecil sampai besar selalu aku lihat untuk mengerti apa yang kamu mau :)

aku juga tidak tau bagaimana kamu mudah mengucap janji, dan mudah untuk membatalkannya :)
aku pingin mengerti, tapi aku tidak ingin disepelekan :)

setahun lebih juga bukan waktu yang sebentar :)
semua tentangmu aku hargai :)
selalu aku sisakan waktuku untuk kamu :)
bukan saatnya bertanya boleh ini??? boleh itu????
tapi seharusnya mengerti mana yang tidak menyakiti hati :)
aku selalu berpedoman pada prinsip yang pernah kamu tulis :)
"ketika yang yang dimiliki telah lepas dari genngaman,
disaat itulah kau akan mersa sangat kehilangan, untuk itu jagalah yang kau miliki" :)

dari situ aku belajar menghargai kamu :)
membahagiakan kamu :)
tidak mengecewakan kamu :)

tapi sekarang aku takuuuut :)
takut untuk dekat denganmu :)
takut mendapatkan perlakuan yang sama menyakitkannya :)
takut hatiku kembali tertatih :)

kamu yang bisa mengembalikanku seperti dulu :)
yang mau menjamin hatiku utuh saat kamu bawa :)
yang mau menjaga hatiku menuju suatu kebahagiaan :)

aku tak mengerti, perasaan apa yang kau punya. apakah sekedar cinta, ataukah rasa kagum yang kau namai cinta??? atau klo tidak, apakah rasa nyaman yang kau namai cinta??? atau sebuah kebiasaan yang kau namai cinta??? :)

segala bentuk tingkah lakumu selalu tak mencerminkan ada cinta dihatimu itu, bahagiamu hanya untukmu sendiri, senyummu kau nikmati sendiri, rasa nyamanmu juga kau rasakan sendiri. seiring waktu berjalan, aku menunggu sampai kau benar-benar mengerti. biarkan remukku, sakitku, tangisku untukku sendiri. aku tak ingin kau tau, membuatmu merasa senang itu lebih penting dari pada ku ceritakan goresan lukaku :)

akupun tau, semua rasamu hanya untukmu sendiri. saat kau menangis, bukan aku yang kau tangisi, melainkan ambisimu. saat kau merasa kehilangan, bukan aku yang kau cari, tapi kenyamananmu yang kau cari. saat kau sendiri, kebiasaanlah yang kau cari :)

saat kau mengatakan cinta kepadaku, itu hanya ucapan dari mulut. hatimu seperti berkata lain :)
saat kau mengatakan sayang, sikapmu pun tidak pernah mencerminkannya :)

apakah kau tak mau mengerti hati ini??? ataukah memang tidak bisa mengerti??? atau memang kau acuhkan???

kadang kesempatan yang hanya sekali itu disia-siakan dan ditangisi saat kehilangan :)
itu bait-bait dari kata-katamu sendiri :)
aku tak tau, mungkin kau memang tidak bisa untuk mengerti :)

MUAMALAT, COME TO ME, PLEASEEE....

Post has attachment

#rafahsyihab

Post has attachment
lets knowing, that we are waiting for this :)

Post has attachment
Wait while more posts are being loaded