Profile

Cover photo
MTs Salafiyah Wonoyoso Kebumen
Attends MTs Salafiyah Wonoyoso
22 followers|1,079 views
AboutPostsPhotosVideos

Stream

 
SEJARAH BERDIRINYA........., Secara Singkat !!!

A. Pembangunan Berdirinya
Pesantren “Salafiyah “ ini dibangun kembali pada akhir bulan Syawal 1370 H atau Agustus 1951, setelah mengalami beberapa kali fatroh atau facum, antara lain

1. Fatroh karena wafatnya pembangunan pertama ialah kyai Muhamad Arfiyah bin Sunan Mursyid ( Bupati Panjer ) dalam masa berpuluh- puluh tahun.
2. Fatroh karena wafatnya pembangunan kedua kyai Haji Isma’il.
3. Fatroh karena hal- hal sekitar clas- clas dengan Belanda, dimana para santrinya pulang kedesa-desa untuk menggabungkan diri sebagai gerilyawan- gerilyawan, antara lain: KH. Saefudin Zuhri, Brigjen Burhani Cokro Handoko, Drs. Manan Rukyat (Dekan Fak. Usuludin), dan lain- lain.

B. Masa setelah dibangun kembali
Setelah mengalami fatroh bertahun- tahun, maka pada tahun 1951 pesantren “Salafiyah” dibangun kembali oleh Almarhum KH. Ahmad Nasichah yang dibantu oleh menantunya KH. Fathurrohman serta pembantu- pembantu yang lain. KH. Hasyim Abdillah, KH. Nurchamid, KH. Affandi , KH. Ali Siddiq, K. Nasichin, K. Basiran, dan lain- lain.
Keserasian kerja dan kemauan yang keras dari kedua beliau dengan pembantu-pembantunya, menjadikan besarnya kepercayaan masyarakat yang dengan ikhlas memberikan dukungannya sehingga terbentuklah suatu pesantren yang tergolong dimasa itu dan dalam jangka pendek dapat dibangun suatu gedung madrasah bertingkat serta tanah- tanah waqaf secara gotong royong.
Santri- santri kemudian berdatangan dari luar daerah, diantaranya dari Banyuwangi, Jember, serta daerah-daerah Jawa Timur lainnya dari Banjar, Ciamis, Banten, dan daerah Jawa Barat lainnya, Sumatra, bahkan ada yang datang dari Singapura. Dengan perkembangan yang begitu pesat dan baik, akhirnya pemerintah memberikan subsidi dimasa itu dan guru- guru pemerintah untuk Madrasah Salafiyah yang berjalan sampai kini.
Kemajuan- kemajuan disegala bidang ditingkatkan, demikian juga dalam bidang olah raga terutama dalam bola kaki, sehingga mempunyai kesebelasan yang tangguh dengan nama AL AS’AAD yang pernah meraih sebagai juara kabupaten.
Setelah kedua beliau wafat, kepemimpinan untuk sementara dipegang oleh Bapak KH. Hasyim Abdillah dengan dibantu para penerusnya yaitu para alumni atau santri dari Almarhumain, dan kemudian diserahkan kepada KH. Sulton (menantu KH. Achmad Nasichah).
Dibawah asuhan Bapak KH. Sulton perkembangan tampak mulai tambah maju setapak demi setapak.
Pengajian atau kuliah umum setiap hari selasa dan sabtu yang dulu dirintis dan diasuh oleh Almarhum Bapak KH. Achmad Nasichah sendiri. Sekarang tambah ramai yang diikuti oleh kyai- kyai dari desa- desa, dan kemadrasahan pun berkembang terus dibawah pimpinan KH. Hasyim Abdillah dengan para penerusnya.

Pepatah mengatakan : “patah tumbuh, hilang berganti”. (dokumen sejarah salafiyah dari masa ke masa , masih akan ada pembaruan)
 ·  Translate
4
Add a comment...
 
Dewan Penggalang Tahun 2010 / 2011
MTs Salafiyah Wonoyoso Kebumen
 ·  Translate
3
Add a comment...
In their circles
3 people
Have them in circles
22 people
Mts Cinyurup's profile photo
Aio Boyz's profile photo
 
Dewan Penggalang Tahun 2011 / 2012
MTs Salafiyah Wonoyoso Kebumen
 ·  Translate
3
Add a comment...
 
Dewan Penggalang Tahun 2009 / 2010
 ·  Translate
3
Add a comment...
People
In their circles
3 people
Have them in circles
22 people
Mts Cinyurup's profile photo
Aio Boyz's profile photo
Education
  • MTs Salafiyah Wonoyoso
    present
Story
Tagline
SEKOLAH KARO NGAJI
Basic Information
Gender
Other or Decline to State