Profile

Cover photo
arip nurahman
Works at Manbaul Ullum University & Forsalim Bank
Attends Indonesia University of Education
Lives in Bandung (Paris Van Java)
1,276,238 views
AboutPostsPhotosYouTube

Stream

arip nurahman

Shared publicly  - 
 
Bissmilahirrohmanirrohim, Semangat!
 ·  Translate
1
Surya Rianto's profile photoarip nurahman's profile photo
2 comments
 
wslm, silahkan sahabat.
 ·  Translate
Add a comment...

arip nurahman

Shared publicly  - 
 
Renungan Sederhana

“Orang bilang ada kekuatan-kekuatan dahsyat yang tak terduga yang bisa timbul pada Matahari...
pada Samudera..
pada Angin.,.
pada gunung-gunung berapi...
pada seluruh alam
dan pada pribadi yang tahu benar akan tujuan hidupnya".

~Arip Nurahman~
 ·  Translate
1
Sandi Rifana's profile photoarip nurahman's profile photo
2 comments
 
waalaikumsalam
Add a comment...

arip nurahman

Shared publicly  - 
 
Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di Dunia bisakah menjadi Negara Super Power yang Bijaksana?

Indonesia 2045 Vision and Beyond

"Kita bekerja dengan sungguh-sungguh. Kita berdoa dengan sungguh-sungguh.

Selanjutnya, biarlah Tuhan yang menentukan.

(Sekarang katakan dalam hati dengan rasa keyakinan yang kuat)

BENDERA SUDAH DIKIBARKAN.

(lebih perkuat lagi rasa keyakinan Kita)

MAKA KIBARKANLAH SETINGGI MUNGKIN.

(tingkatkan rasa keyakinan Kita sekuat-kuatnya)

KIBARKANLAH BENDERA KEMENANGAN KEPADA KEHIDUPAN.

KEHIDUPAN YANG BERHIKMAH.

Tuhan Bersama para Pemberani!

Asumsi

Untuk mencapai cita-cita dan impian ini, beberapa asumsi harus dapat tercapai, yaitu:

Pertumbuhan ekonomi riil rata-rata harus di atas dua digit lebih besar dari 10,01 % /tahun, laju inflasi 4,95 % /tahun selama 30 tahun berturut-turut.

Jika seluruh komponen bangsa bekerja sama dengan bersinergi untuk mengelola berbagai keunggulannya seperti sumber daya alam serta menyelesaikan persoalan-persoalan di dalam negeri, maka impian ini pasti akan berhasil.

Beberapa persoalan tersebut di antaranya adalah:

Mewujudkan masyarakat yang beradab dan berkualitas, menciptakan kehidupan masyarakat demokratis, mewujudkan keamanan/kesatuan dan kedamaian, dan pembangunan yang adil dan berkelanjutan.

Mengharuskan pemerintah bersama-sama masyarakat untuk mempersiapkan sumber daya manusia bermutu, lewat bidang pendidikan dan pelatihan selama 15 tahun pertama.

Cita-cita ini hanya akan bisa terwujud jika kita semua komit memberi perhatian dan prioritas yang tinggi terhadap bidang pendidikan, terutama di bidang ilmu murni dan terapan, Iptek yg berhubungan dengan Potensi Bangsa, life science, ilmu komputer dan elektronika, selain juga pendidikan budi pekerti dan pengetahuan global.


 
1
1
arip nurahman's profile photomae maemunah's profile photo
Add a comment...

arip nurahman

Shared publicly  - 
 
Mempelajari Sepak Terjang Sang Naga

China's Megatrends : 8 Pilar yang Membuat Dahsyat China

Karya: John Naisbitt, Ph.D. & Doris Naisbitt

John Naisbitt studied at Harvard, Cornell and Utah Universities. He gained business experience working for IBM and Eastman Kodak. In the world of politics he was assistant to the Commissioner of Education under President John F. Kennedy and served as special assistant to HEW Secretary John Gardner during the Johnson administration.

 He left Washington in 1966 and joined Science Research Associates. In 1968 he founded his own company, the Urban Research Corporation. Naisbitt founded the Naisbitt China Institute, a non-profit, independent research institution studying the social, cultural and economic transformation of China located at Tianjin University.

In 2009, Naisbitt published China's Megatrends, a book analyzing China's rise. Adviser on Agricultural development to the royal government of Thailand, former visiting fellow at Harvard University, visiting professor at Moscow State University, faculty member at the Nanjing University in China, distinguished International Fellow, Institute of Strategic and International Studies (ISIS), Malaysia -- the first non-Asian to hold this appointment, professor at Nankai University, Tianjin University of Finance and Economics, member of the advisory Board of the Asia Business School, Tianjin, recipient of 15 honorary doctorates in the humanities, technology and science. John Naisbitt and his wife Doris are based in Vienna and Tianjin/China.

John dan Doris Naisbitt, pengamat kawakan China, memberikan pemaparan mendalam mengenai perubahan fundamental dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi China, serta dampaknya terhadap negara-negara Barat.

Resensi:

Dengan akses luar biasa dan teknik yang sama dengan yang digunakan dalam buku bestseller Megatrends, John dan Doris Naisbitt menjelajahi seluruh pelosok China, mewawancarai jurnalis, wirausaha, akademisi, politisi, seniman, kelompok oposisi, dan para ekspatriat.

Dengan bantuan 28 staf Naisbitt China Institute di Tianjin, mereka memonitor surat kabar lokal di semua provinsi China untuk mengidentifikasi perspektif yang terlibat dan kekuatan yang mendasari transformasi China.

Riset mereka mengungkapkan bahwa China bukan hanya mengalami perubahan fundamental, tapi juga menciptakan model ekonomi dan sosial baru-yang mereka sebut sebagai "demokrasi vertical"-yang mengubah aturan perdagangan global dan menantang demokrasi Barat sebagai satu-satunya bentuk pemerintahan yang bisa diterima.

John dan Doris Naisbitt menemukan 8 pilar yang menjadi fondasi masyarakat baru China--suatu kekuatan ekonomi yang mengguncang dunia:
" Emansipasi Pikiran
" Penyeimbangan Top-Down dan Bottom-Up
" Membingkai Hutan dan Membiarkan Pepohonan Tumbuh
" Menyeberangi Sungai dengan Merasakan Bebatuan
" Persemaian Artistik dan Intelektual
" Bergabung dengan Dunia
" Kebebasan dan Keadilan
" Dari Medali Emas Olimpiade Menuju Hadiah Nobel
Dengan pembahasan mendetail atas kedelapan pilar tersebut, China's Megatrends menggambarkan China baru, menawarkan pandangan yang segar dan provokatif serta pelajaran untuk diteladani.
1
arip nurahman's profile photo
2 comments
Add a comment...

arip nurahman

Shared publicly  - 
 
History
1
Add a comment...

arip nurahman

Shared publicly  - 
 
LASER

"It's not technology itself that's bad, it's what we do with it. You know, you can use a telephone to call someone and say good things, or you can use it to call an enemy and say ugly things. Does that make the telephone good or bad?"
 
~Prof. Charles H. Townes, LASER Founder, Physicist and Nobel laureate,  Berkeley, California~
 
Laser adalah suatu divais yang memancarkan gelombang elektromagnetik melewati suatu proses yang dinamakan emisi spontan. Istilah laser merupakan singkatan dari light amplification by stimulated emission of radiation. Berkas laser umumnya sangat koheren, yang mengandung arti bahwa cahaya yang dipancarkan tidak menyebar dan rentang frekuensinya sempit (monochromatic light).

Laser merupakan bagian khusus dari sumber cahaya. Sebagian besar sumber cahaya, emisinya tidak koheren, spektrum frekuensinya lebar, dan phasenya bervariasi terhadap waktu dan posisi. Daerah kerja divais laser tidak terbatas pada spektrum cahaya tampak saja tetapi dapat bekerja pada daerah frekuensi yang luas, Oleh karena itu, divais tersebut dapat berupa laser infa red, laser ultra violet, laser X-ray, atau laser visible.
 
Laser dikatakan baik jika frekuensi atau panjang gelombang yang dipancarkannya bersifat tunggal. Daya laser dapat dibuat bervariasi dari mulai nano watt untuk laser kontinyu sampai triliunan watt untuk laser pulsa. Laser merupakan komponen utama pada sistem komunikasi modern saat ini. Selain itu, laser juga dimanfaatkan sebagai probe untuk pembacaan data CD atau DVD, sebagai sumber cahaya pada alat pembaca barcode, alat bantu navigasi pada bidang militer, alat bantu operasi pada bidang kedokteran, dan masih banyak lagi aplikasi lainnya.
 
Sejak diperkenalkannya laser pada tahun 1960, sebagai sebuah penyelesaian suatu masalah, maka dalam perkembangan berikutnya laser telah digunakan secara meluas, dalam bermacam-macam aplikasi modern, termasuk dalam bidang optik, elektronik, optoelektronik, teknologi informasi, sains, kedokteran, industri, dan militer. Secara umum, laser dianggap suatu pencapaian teknologi yang paling berpengaruh dalam abad ke-20.
 
Umumnya laser beroperasi dalam spektrum tampak pada frekuensi sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro. Pada awalnya peralatan penghasil sinar laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Sinar laser yang dihasilkan belum terpancar lurus. Pada kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya gampang meliuk-liuk mengikuti kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan meter.
 
Beberapa kelebihan laser diantaranya adalah kekuatan daya keluarannya yang amat tinggi sangat diminati untuk beberapa applikasinya. Namun demikian laser dengan daya yang rendah sekalipun (beberapa miliwatt) yang digunakan dalam pemancaran, masih dapat membahayakan penglihatan manusia, karena pancaran cahaya laser dapat mengakibatkan mata seseorang yang terkena mengalami kebutaan dalam sesaat atau tetap.
 
Laser untuk senjata militer
 
Ada beberapa jenis laser yang digunakan dalam industri militer, tapi yang sangat dikembangkan adalah free electron laser (FEL) yang terdiri dari electron injector, a particle accelerator and a magnetic undulator or wiggler. Cara kerja senjata laser tipe ini adalah:

Electron injector menginjeksikan elektron bebas ke partcle accelerator
Particle accelerator akan mengakselirasi elektron samapi kecepatan cahaya (300.000 km/detik)

Elektron akan berpindah ke undulator dengan serangkain magnet
didalam wiggler elektron akan berosilasi maju mundur, Saat membelok elektron akan memancarkan cahaya dengan panjang gelombang yang spesifik

Penempatan magnet didalam wiggler akan mengontrol panjang gelombang yang dipancarkan. Laser jenis ini dapat diatur dengan cara mengatur jarak magnetnya.

Nah begitulah kira-kira cara kerja senjata laser, kalau mau tahu lebih banyak tentang jenis-jenis laser dan jenis-jenis senjata laser silahkan sobat kunjungi situs berikut ini .
 
 
Visit it:
 
1. http://nobelprize.org/educational/physics/laser/facts/history.html
2. http://en.wikipedia.org/wiki/Laser
3. http://repairfaq.ece.drexel.edu/sam/laserfaq.htm 
4. http://www.nationallaser.com/
5. http://home.rclph.spbu.ru/ (LASER Research Institute)
6. http://www.ncrr.nih.gov/biomedical_technology/biomedical_technology_research_centers/optical_and_laser_technology/laser_biomedical_research_center.asp
7. http://www.iitk.ac.in/celt/main/DLS/about.html
8. http://science.howstuffworks.com/laser-weapon.htm/printable (How Laser Weapons Work)
 
Sumber:
1. Laser dan Aplikasinya
2. Wikipedia
3. Nobel Prize in Physics
4. Berita IPTEK
 
Semoga bermanfaat
 
Mari kita gunakan IPTEK untuk Kemaslahatan umat manusia.
 ·  Translate
1
Add a comment...

arip nurahman

Shared publicly  - 
 
Vision: Target 10 Milyar

Manajemen Bumi

Atas Limpahan Kasih Sayang Pencipta Alam Raya

Saat ini pada tahun 2012 penduduk Bumi berjumlah lebih dari 7.028.000.000. Jiwa. Diprediksi pada tahun 2050 - 2060 jumlah penduduk Bumi mencapai 10.000.000.000 - 11.000.000.000, bagaimana memanajemen jumlah populasi yang begitu besar ini?

Visi Bumi: 2015-2020

Seluruh Umat Manusia berhasil menanggulangi:

1. Menanggulangi Kemiskinan dan Kelaparan,
2. Mencapai Pendidikan Dasar untuk semua,
3. Mendorong Kesetaraan Gender, dan Pemberdayaan Perempuan,
4. Menurunkan Angka Kematian Anak,
5. Meningkatkan Kesehatan Ibu,
6. Memerangi HIV/AIDs, Malaria dan Penyakit Menular Lainnya,
7. Memastikan Kelestarian Lingkungan Hidup, dan
8. Membangun Kemitraan Global untuk Pembangunan.   

Visi Bumi 2030-2040

Proyek Pembangunan Desa dan Kota yang Ramah Lingkungan

1. The 'Other' Half of Mankind

a. The Changing World and Its Connectedness
b. Bridging the Gap Between Yesterday's Methods and the Problems of the Future
c. The Disparity is Global
d. The Rise of the New Village
e. Afrika, China, India, Indonesia as a Focal Example

2. Sustaining the Growth Trajectory

a. A Vision of Earth in 2030
b. Integrated Action for a Developed Earth
c. Earth in 2030
d. What is Needed
e. A Review of 'Urbanization'
f. The Path Ahead
g. Rural of Earth: Opportunity and Challenge

3. Sustainable Development Systems and PURA

a. Sustainable Development
b. Sustainable Development and Peaceful Societies
c. Constituents of Sustainable Development
d. The Evolution of a Sustainable Development System in Afrika, India, Indonesia and China.
e. What is PURA (Providing Urban Amenities in Rural Areas)
f. Classification of PURA
g. Moving Ahead on PURA


4. Agriculture and PURA (Providing Urban Amenities in Rural Areas)

a. The Relevance of Agriculture
b. The Earth Agriculture Sector: The Farm
c. Interaction With Farmers at All Develope Country
d. What Targets Should Sustainable PURA Have?
e. Taking Technology to the Fields
f.  Bangunharja  PURA (Providing Urban Amenities in Rural Areas)
g. Live Demonstration Farms in Bangunharja PURA
h. Seeds Clubs at Bangunharja PURA
i.  Warana Cooperative Sugar Factory
j. The First Green Revolution
k. Agriculture Reforms in the State of Gujrat India
l. Low Water Efficiency in Agriculture
m. Advanced Research and Development and Market Management in Agriculture
n. National Milk Vision of India
o. Processing and Marketing
p. World Trade
q. Launch of National Milk Vision
r. The Fishing Industry in the Indonesian Country
s. Challenges for the Indonesia Fisheries Sector
t. Towards Indonesia's Second Green Revolution
u. The Low Vision Trap

5. Effecting a Social Transformation

a. A Need for Societal Focus
b. The Gap in Rural-Urban Amenities
c. The Linkage Between Economic and Social Assets
d. China's & India's Current Ambience: Creating Societal Amenities
e. Creating a Society Based on Knowledge and Skills
f.  Challenges in Health Care at the Rural Level
g. Creating an Outcome-Oriented Approach and an Integrated Problem-Solving Outlook
h. A New Generation of Social Enrepreneurs
i. Creating a Value-Based Society
j. Achieving an Integrated Health Mission for the Loni PURA Complex
k. Bringing Quality Goods to PURA Through Cooperative Supermarkets
l. Advant of New Socio-Economic Tools
m. Afrika, China, India, and Indonesia Mission PURA


Visi Bumi 2050-2060

Bumi yang Damai, Indah, Hijau, Segar dan Manusia hidup berdampingan saling mengasihi satu sama lain.


Let me give a wish list of my dream world that I would like to see emerge by 2050-2060. These are my dreams, but I hope that many of my dreams will coincide with yours. I am sure I would love many of the dreams on your list so much that I would make them my dreams too.

Globalized hope

There will be no poor people, no beggars, no homeless people 

High-quality healthcare will be available to everyone — infant mortality and maternal mortality will be things of the past.

and no street children anywhere in the world. Every country will have its own poverty museum. The global poverty museum will be located in the country that is the last to come out of poverty.

There will be no passports and no visas for anybody anywhere in the world. All people will be truly global citizens of equal status.

There will be no war, no war preparations and no military establishment to fight wars. There will be no nuclear weapons or any other weapons of mass destruction.

A brighter future

There will be no more incurable diseases, from cancer to AIDS, anywhere in the world. Disease will become a very rare phenomenon subject to immediate and effective treatment. High-quality healthcare will be available to everyone. Infant mortality and maternal mortality will be things of the past.

There will be a global education system accessible to all from anywhere in the world. All children will experience fun and excitement in learning and growing up. All children will grow up as caring and sharing persons, believing that their own development should be consistent with the development of others in the world.

Encouraging entrepreneurship

The global economic system will encourage individuals, businesses 

All cultures, ethnic groups and religions will flourish to their full beauty, contributing to the magnificent unified orchestra of human society.

and institutions to share their prosperity and participate actively in bringing prosperity to others, making income inequality an irrelevant issue. “Unemployment” and “welfare” will be unheard of.

Social business will be a substantial part of the business world.

There will be only one global currency. Coins and paper currency will be gone.

The future of banking

Technology will be available with which all secret bank accounts and transactions of politicians, government officials, business people, intelligence agencies, underworld organizations and terrorist groups can be easily detected and monitored.

State-of-the art financial services of every kind will be available to every person in the world.

Sustainable lifestyles

All people will be committed to maintaining a sustainable lifestyle 

The global economic system will encourage individuals and businesses to share their prosperity and participate in bringing prosperity to others.

based on appropriate technologies. Sun, water and wind will be the main sources of power.

Humans will be able to forecast earthquakes, cyclones, tsunamis and other natural disasters precisely and in plenty of time to minimize damage and loss of life.

There will be no discrimination of any kind, whether based on race, color, religion, gender, sexual orientation, political belief, language, culture or any other factor.

Universal communication

There will be no need of paper and therefore no need to cut down trees. There will be biodegradable reusable synthetic papers, in cases where “paper” is absolutely needed.

Basic connectivity will be wireless and nearly costless.

Preserving cultural identities

Everybody will read and hear everything in his own language. Technology will make it

All people will be truly global citizens of equal status.

possible for a person to speak, read and write in his own language while the listener will hear and the reader will read the message in his own language. Software and gadgets will translate simultaneously as one speaks or downloads any text. One will be able to watch any TV channel from anywhere and hear the words in his own language.

All cultures, ethnic groups and religions will flourish to their full beauty and creativity, contributing to the magnificent unified orchestra of human society.

All people will enjoy an environment of continuous innovation, restructuring of institutions and revisiting of concepts and ideas.

Unlimited human potential

All peoples will share a world of peace, harmony and friendship devoted to expanding the frontiers of human potential.

These are all achievable goals if we work at them. I believe that, as we proceed through the future, it will be easier and easier to get closer to our dreams. The difficult part is making up our minds now. As more of us can agree on what we want to achieve, the quicker we can reach our goals.

Making dreams into realities

We tend to be so busy with our everyday work and

All children will grow up as caring and sharing persons, believing that their own development should be consistent with the development of others in the world.

enjoying our lives that we forget to look through the windows of our lives to find out where we are right now in our journey, and take time off to reflect where we wish to go ultimately. Once we know where we want to go, getting there will be so much easier.

Each of us should draw up a wish list of our own — to reflect on what kind of world we would like to see when we retire. Once it is done, we should hang it on our walls to remind us daily whether we are getting closer to the destination.

Visi Bumi: 2070 - 2100 and Beyond:

Umat manusia sudah bisa membuat masyarakat dan Kota di Luar Angkasa dengan Hidup damai dan sejahtera.

Sumber:
1. Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia
2. Prof. Muhammad Yunus, Ph.D.
3. Prof. Dr. A. P. J. Abdul Kalam
4. Prof. John Naisbitt, Ph.D

Wallohualambissawab

Allhamdulilah.
 ·  Translate
1
1
arip nurahman's profile photomae maemunah's profile photo
4 comments
 
Mengembangkan segenap potensi manusia:

Semua bangsa akan berbagi dunia yang damai, harmoni dan persahabatan yang ditujukan untuk memperluas batas-batas potensi manusia.

Ini semua adalah tujuan yang akan dicapai jika kita bekerja bersama-sama dengan segenap ke-ikhlasan.

Saya percaya bahwa, kita akan menjalani masa depan yang lebih baik, lebih mudah dan lebih cepat serta lebih dekat dengan impian kita jika kita semua berusaha.

Yang sulit adalah membuat pikiran kita sekarang berfikir bahwa kita bisa mewujudkan itu semua.

Apabila kita tahu yang ingin kita capai, semakin cepat kita bisa mencapai tujuan kita.

Membuat mimpi menjadi kenyataan

Kita cenderung sangat sibuk dengan pekerjaan kita sehari-hari dan menikmati hidup kita sehingga kita lupa untuk melihat melalui jendela hidup kita untuk mencari tahu di mana kita berada sekarang dalam perjalanan kita, dan bersitirahat untuk mencerminkan di mana kita ingin pergi akhirnya.

Setelah kita tahu ke mana kita ingin pergi, kita ke sana akan jauh lebih mudah. Setiap dari kita harus membuat daftar keinginan kita sendiri untuk merefleksikan dunia seperti apa yang ingin kita lihat ketika kita pensiun.

Setelah itu selesai, kita harus menggantungnya ditembok untuk mengingatkan kita setiap hari apakah kita semakin dekat ke tujuan tersebut.

Semoga!

Bissmilahirrohmanirrohim
 ·  Translate
Add a comment...

arip nurahman

Shared publicly  - 
 
BUKU 300 ILMUWAN DAN TEKNOLOG INDONESIA

Bayangkan jika 300 Doktor ini menyebarkan ilmunya dari berbagai disiplin kepada 100 orang anak muda dan anak muda itu memperoleh kehebatan yang sama atau lebih dari mereka, juga anak-anak muda itu pun menyebarkan ilmunya masing-masing ke 100 orang hingga kompetensinya sama atau lebih hebat dari pendahulunya.

Maka kemungkinan akan lahir lebih dari 3.000.000 orang ilmuwan berkualitas dunia yang hebat dan super.

Masyarakat Indonesia akan mengalami "Lompatan Kuantum" pencerahan besar-besaran untuk memakmurkan seluruh isi dunia.

Rahmatanlil alamin.

5 Pilar Dasar

1. Masyarakat yang Berketuhanan, berkeadaban, memiliki civility, civilized society, yang ditandai dengan perilaku masyarakatnya yang baik. "Penuh dengan etika, moralitas, budi pekerti, dan tata krama.

2. Masyarakat yang berpengetahuan(Knowledge Society), karena tanpa itu bangsa Indonesia tidak akan maju.


3. Masyarakat terbuka yang bebas mengekspresikan pikiran-pikirannya.

4. Masyarakat yang tertib, patuh pada norma dan pranata.

5. Yang tak kalah pentingnya bagi sebuah bangsa yang majemuk, adalah masyarakat yang rukun, tidak berambisi menjajah bangsa lain, yang harmonis, dan yang toleran.

http://miti.or.id/
 ·  Translate
1
mae maemunah's profile photo
 
that so awesome :)
Add a comment...

arip nurahman

Shared publicly  - 
 
Memahami Impian Negeri Shah Rukh Khan:

India 2020: A Vision For The New Millennium  
By: Prof. Dr. A. P. J. Abdul Kalam
(Mantan Presiden India)

“Transforming the nation into a developed country, 5 areas in combination have been identified based on India's core competence, natural resources and talented manpower for integrated action to double the growth rate of GDP and realize the Vision of Developed India. 

These are: 

1. Agriculture and food processing -- with a target of doubling the present production of food and agricultural products by 2020. Agro food processing industry would lead to the prosperity of rural people, food security and speed up the economic growth;

2. Infrastructure with reliable and quality electric power including solar farming for all parts of the country, providing urban amenities in rural areas and interlinking of rivers;

3. Education and Healthcare: To provide social security and eradication of illiteracy and health for all;

4. Information and Communication Technology: This is one of our core competencies and wealth generator. ICT can be used for tele-education, tele-medicine and e-governance to promote education in remote areas, healthcare and also transparency in the administration; and

5. Critical technologies and strategic industries witnessed the growth in nuclear technology, space technology and defence technology”
1
arip nurahman's profile photo
Add a comment...

arip nurahman

Shared publicly  - 
 
Mamahami Visi Ekonomi Amerika

Oleh: Barack Hussein Obama

Bagaimana ekonomi sebuah negara superpower dikelola?

Kalau anda mendengarkan pidato Obama ini, anda akan tahu seperti apa visi ekonomi dari negara-negara dengan ekonomi terkuat di dunia.

Obama juga membahas permasalahan klasik peran pemerintah dalam ekonomi, pasar bebas, moralitas, krisis yang selalu terulang, dan bagaimana solusinya untuk keunggulan ekonomi Amerika masa depan. Selamat menikmati.

(Kalau anda klik tombol "cc", akan ada subtitlenya dalam bahasa Inggris, akan sedikit lebih mudah menyimaknya).

President Obama Speaks on the Economy
 ·  Translate
1
Add a comment...

arip nurahman

Shared publicly  - 
 

Ide Orang-orang Besar Dunia Tentang Ilmu Pembelajaran dan Peradaban

"Carilah ilmu sampai ke negeri Cina"
Nabi Muhammad Saw. (570-632)
 
 
"Jika ingin kemakmuran 1 tahun, tumbuhkanlah benih.
Jika ingin kemakmuran 10 tahun, tumbuhkanlah pohon.
Jika ingin kemakmuran 100 tahun, tumbuhkanlah (didiklah) manusia."
Konfusius ( 551 SM-479 SM ), Cina.
 
"Yang memungkinkan penguasa yang bijak serta jenderal yang baik untuk menyerang dan menguasai serta mencapai semua hal di luar kemampuan orang biasa,
adalah mengetahui lebih banyak."
Sun Tzu (abad 6 SM), The Art of War.
 
"Knowledge is Power."
Francis Bacon (1561-1626), Inggris.
 
"The difference between the most dissimilar characters, between a philosopher and a common street porter, for example, seems to arise not so much from nature,
as from habit, custom, and education."
Adam Smith, "The Wealth of Nations", Buku I, Bab 2
 
"Jika sebuah bangsa terbelakang ilmunya, tapi memimpikan kebebasan,maka ia mengharapkan apa yang tidak pernah ada,dan tidak akan pernah ada."
Thomas Jefferson (1743-1826), Amerika
 
"Pengetahuan akan dicari ke seluruh penjuru dunia dan dasar-dasar
kekuasaan kekaisaran akan diperkuat."
Meiji Charter Oath (1868), Meiji, Jepang.
 
"In its broad sense, civilization means not only comfort in daily necessities but also the refining of knowledge and the cultivation of virtue so as to elevate human life to a higher plane. [...] [Thus] it refers to the attainment of both material well-being and the elevation of the human spirit, [but] since what produces man’s well-being and refinement is knowledge and virtue, civilization ultimately means the progress of man’s knowledge and virtue"
Yukichi Fukuzawa, salah satu tokoh terpenting dalam Restorasi Meiji
yang membangkitkan Jepang.
 
"Human history becomes more and more a race,
between education, and catastrophe"
H. G. Wells, 'Outline of History'
 
 
"An organization’s ability to learn, and translate that learning into action rapidly,
is the ultimate competitive advantage."
Jack Welch, The Manager of the Century,(1935- ), Amerika.
 
"Pendidikan, sekali lagi pendidikan oleh Kartini dianggap paling penting sebagai
jalan keluar dari semua masalah dan kesengsaraan bangsa. Kartini menyadari Belanda memang sengaja menelantarkan pendidikan rakyat agar rakyat tetap mau menggarap sawah dan tetap mau bilang ‘nun inggih’ pada setiap perintah yang diberikan kepadanya. Pemerintah Hindia Belanda hanya bertindak sesuai dengan watak setiap kolonialis, yaitu membiarkan rakyat jajahannya berdegenerasi menjadi bodoh dan melarat supaya bisa dijajah selama-lamanya. Lebih baik jangan dibuat pandai!
 
Bangsa yang bodoh dan melarat dapat lebih mudah dikuasai daripada bangsa yang terdidik
dan berpengetahuan tinggi."

R.A Kartini,
dikutip dari karya Sitisoemandari Soeroto, "Kartini Sebuah Biografi"
 
"… maka rakyat kami (oleh kaum imperialis) dibikin rakyat yang ‘hidup kecil’ dan ‘nrima’, rendah pengetahuannya, lembek kemauannya, sedikit nafsu-nafsunya, padam kegagahannya, rakyat ‘kambing’ yang bodoh dan mati energinya.Kami, kaum PNI, kami mencoba memberantas penyakit ini dengan mengadakan lebih banyak pendidikan rakyat, menyokong sekolah-sekolah rakyat, mengurangi buta huruf di kalangan rakyat.

Kami mencoba membangkit-bangkitkan dan membesar-besarkan kemauan rakyat akan nasib yang lebih memper-nasib manusia, menyalakan lebih banyak nafsu-nafsu di dalam kalbu rakyat. Kami berusaha menghidup-hidupkan lagi kegagahan rakyat, tenaga kemauan rakyat, energi rakyat sebagai sediakala, -rakyat yang kini ‘sudah mati kutunya itu’ …Energi rakyat inilah salah satu urat saraf pembentukan kekuasaan kami, -salah satu urat saraf penolak daya imperialisme, tetapi terutama sekali ialah urat saraf pendorong rakyat ke depan."
Sukarno, Bapak Bangsa Indonesia
 
 
"Indonesia Menggugat", Kontra Kemunduran, yakni Kontra Dekadensi Akal Budi.
 
Sumber Oleh: Eko laksono
 ·  Translate
1
Salbiyah salsabil's profile photoarip nurahman's profile photo
2 comments
 
betul ibu
 ·  Translate
Add a comment...

arip nurahman

Shared publicly  - 
 
Dari Kembang Api Hingga IPTEK Antariksa

"We choose to go to the moon in this decade and do the other things, not because they are easy, but because they are hard, because that goal will serve to organize and measure the best of our energies and skills, because that challenge is one that we are willing to accept, one we are unwilling to postpone, and one which we intend to win, and the others, too."

~John F. Kennedy at Rice University, Houston, Texas, Sept 12, 1962 ~
 
Mungkin sahabat-sahabat tadi malam melihat begitu indahnya gemerlap cahaya kembang api di angkasa, namun ingin kah kita tahu sains dan teknologi di balik keindahan pertunjukannya serta prospeknya di masa depan?
 
Timbul beberapa pertanyaan:
 
Apa sih Kembang Api itu?
Dimana Kembang Api Pertama dikembangkan?
Bagaimana kembang api di buat?
Mengapa Suara Ledakan Kembang Api terdengar lebih lambat ketimbang datangnya Cahaya kembanga api?
Apa sih Manfaat kembang api?
 
 
Apa sih kembang api?
 
Kembang api adalah bahan peledak berdaya ledak rendah piroteknik yang digunakan umumnya untuk estetika dan hiburan. Salah satu bentuk kembang api yang umum adalah dalam pertunjukan kembang api. Kembang api menghasilkan empat efek primer: suara, cahaya, asap, dan bahan terbang (contohnya confetti).
 
Kembang api dirancang agar dapat meletus sedemikian rupa dan menghasilkan cahaya yang berwarna-warni seperti merah, oranye, kuning, hijau, biru, ungu, dan perak. Pertunjukan kembang api umum di seluruh dunia dan merupakan titik pertemuan banyak pesta kultural dan religius.
 
Kembang api ditemukan di Cina untuk menakut-nakuti roh jahat, sebagai perkembangan dari penemuan lainnya yaitu bubuk mesiu. Perayaan dan festival seperti Tahun Baru Imlek dan Festival Bulan pada pertengahan musim gugur masih dilengkapi dengan kembang api.
 
Cina adalah penghasil dan pengekspor kembang api terbesar di dunia.
 
Kembang Api dan Fisika-Kimia

Seperti telah diteliti dan dikembangkan sebelumnya bahwa setiap elemen unsur dasar kimiawi memliki keunikan atau ke-khasannya masing-masing begitu pula ini dicirikan dengan beragamnya warna-warna tiap unsur kmiawi tersebut ketika di bakar, maka sebenarnya hal inilah yang menjadi fondasi pembuatan kembang api denga "Poliwarna" yang begitu beragam dan indah.
 
di bawah ini disajkan beberapa unsur dan warna-warnanya;
 
Color        Metal                                 Example compounds
 
Red         Strontium (intense red)    SrCO3 (strontium carbonate)
                Lithium (medium red)         Li2CO3 (lithium carbonate) LiCl (lithium chloride)
 
Orange     Calcium                             CaCl2 (calcium chloride)
 
Yellow      Sodium                             NaNO3 (sodium nitrate)
 
Green       Barium                             BaCl2 (barium chloride)
 
Blue           Copper halides                 CuCl2 (copper chloride), at low temperature
 
Indigo       Cesium                             CsNO3   (cesium nitrate)
 
Violet        Potassium                          KNO3 (potassium nitrate)
                 Rubidium (violet-red)        RbNO3 (rubidium nitrate)
 
Gold         Charcoal, iron, or lampblack
 
 
White       Titanium, aluminium, beryllium, or magnesium powders
 
 
Bila kita perhatikan dengan seksama saat ledakan kembang api di angkasa akan timbul sebuah pertanyaan:
 
Mengapa Suara Ledakan Kembang Api terdengar lebih lambat ketimbang datangnya Cahaya kembanga api kepada pengamat?
 
Ternyata hal ini adalah sifat dasar alamiah antara Kecepatan Cahaya dan Suara, dimana Kecepatan Cahaya akan selalu lebih tinggi dengan kecepatan suara atau bunyi;
 
dimana kecepatan cahaya di udara adalah: Sekitar kurang lebih 300.000 Km/detik
 
dan kecepatan suara/bunyi di udara adalah: 1.224 km/jam
 
Sungguh rentang yang sangat jauh.
 
Inillah awal mula perkembangan IPTEK ELEKTROMAGNETISME, TRANSMISI GELOMABANG, OPTIKA QUANTUM, OPTOELEKTRONIK, QUANTUM LIGHT DEVICE, dan IPTEK-IPTEK berdasar kecepatan cahaya dan suara lainnya yang mengantarkan manusia ke Era-Informasi ini.
 
Pembuatan kembang api:
 
But there’s more to making a basic firework than putting the ingredients together. Good visual effects come from a slower reaction. Pyrotechnic chemists, who are trying to create bedazzle instead of bang, don’t want their work to explode.They want it to burn for a bit so it gives a good visual show. To achieve the desired effect, the size of the particles of each ingredient have to be just right, and the ingredients have to be blended together just right.
 
To slow down the burning, chemists use big grains of chemicals, in the range of 250 to 300 microns (the size of a small grain of sand), and they don’t blend the ingredients together very well. That makes it harder for the fuel and oxidizer to combine and burn, and produces a longer and brighter effect.
 
For the really sparkly parts of fireworks, they use even bigger grains, roughly 1,000 microns in size, which are ignited by the black powder fire around them and combine with the air to burn with a spark effect.
 
A good example of the fuel/oxidizer/sparkle combination is - duh - the sparkler. It’s made of medium-sized grains of fuel and oxidizer to get the fire going, mixed with even bigger grains of aluminum.
 
When ignited, those grains burn in combination with the oxygen in the air, giving off the sparks. Aluminum burning at 2,700 degrees Fahrenheit (1,500 degrees Celsius) produces golden sparklers. At hotter temperatures, up to 5,400 degrees F (3,000 degrees C), the aluminum produces white sparks. (David Ropeik)
 
 
Kembang Api dan Penjelajahan Antariksa
 
IPTEK tinggi masa kini adalah rangkaian penemuan sepanjang sejarah manusia IPTEK-IPTEK terdahulu, penjelajahan manusia terhadap luasnya luar angkasa Kosmos tidak terlepas dari serangkaian IPTEK masa lalu yang terus diperbaharui dan diperbaiki sepanjang zaman.
 
Seperti apa yang telah diungkapkan oleh Presiden J.F. Kennedy pada tahun 1962, bahwa pendaratan manusia di  bulan itu adalah bukan hal atau perkara yang mudah, namun suatu perkara yang sulit, membutuhkan KERJA KERAS dari JUTAAN Masyarakat, dari penemuan-penemuan ilmiah sebelumnya yang menyatukan energi mereka dalam kebersamaan suatu VISI besar umat MANUSIA, Menjelajahi luasnya SAMUDRA KOSMOS.
 
Tidak bisa di pungkiri bahwa keberhasilan pendaratan manusia di bulan ini adalah sebuah rangkaian keberhasilan penemuan-peneuman ilmiah sebelumnya selama beberapa abad bahkan MILENIA, saat pertama kali KEMBANG API dinyalakan dan meluncur ke udara hingga Neil Armstrong berhasil menginjakan kakinya di bulan, butuh upaya dan KERJA OPTIMAL DARI SELURUH UMAT MANUSIA;
 
PENEMUAN, PERBAIKAN TERUS-MENERUS, UPAYA TIADA HENTI, INOVASI, RISET& DEVELOPMENT, HARAPAN-IMPIAN dan KERJA SAMA SELURUH UMAT MANUSIAlah yang akan menentukan sebaik apa masa depan Manusia di abad-abad mendatang dalam meraih dan menuju
 
ABAD ANTARIKSA
 
ERA KEBANGKITAN UMAT MANUSIA MENJELAJAHI JAGAT KOSMOS yang LUAS ini
 
dalam upayanya mentafakuri KEAGUNGAN SANG MAHA KUASA the Creator of Universe,
 
Subhannallah.
 
Wallohualam bissawab!
 
Sumber:
 
1. Wikipedia
2. The scientific flash behind the fireworks; How pyrotechnicians use physics and chemistry with flair
3. http://astrophysicsblogs.blogspot.com/  
Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih
 ·  Translate
1
Salbiyah salsabil's profile photoarip nurahman's profile photo
2 comments
 
very beutiful
Add a comment...
Work
Occupation
Student, Researcher, Scientist
Employment
  • Manbaul Ullum University & Forsalim Bank
    Student, Researcher, Scientist, present
  • Power Ranger Group Corp.
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
Bandung (Paris Van Java)
Previously
Cisaga (Chicago)-Ciamis
Story
Tagline
Semangat Kita Bisa
Introduction
Saya Senang Belajar dan Mengajar
Bragging rights
Seorang Manusia
Education
  • Indonesia University of Education
    Physics Education, 2007 - present
  • Indonesia University of Education, Open Course Ware at MIT-Harvard University, Cambridge. M.A. U.S.A., Advanced Super Human University, Manbaul Ullum University and University of Life
    2007 - present
Basic Information
Gender
Male
Other names
Ai.