Profile cover photo
Profile photo
Majalah Panorama
400,606 followers -
Seeing the World Differently
Seeing the World Differently

400,606 followers
About
Posts

Post has attachment
Belajar sejarah paling efektif adalah dengan melakukan perjalanan ke berbagai situs yang telah berdiri jauh sebelum kita terlahir. Cukup tahu bagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi agar dapat lebih menghargai masa kini dan penuh harap untuk masa depan.

1. Dieng, Jawa Tengah
Kompleks candi Hindu di kaki pegunungan Dieng ini berada di ketinggian 2.000 meter. Sempat ditinggalkan oleh penduduk setempat, candi ini akhirnya ditemukan oleh tentara Inggris pada 1814 ketika mengunjungi Dieng.

2. Museum Kereta Api Ambarawa, Jawa Tengah
Museum ini memiliki salah satu kereta uap yang pernah berjaya di zamannya. Kereta uap bergerigi ini sangat unik dan merupakan salah satu dari sedikit yang tersisa, kereta lainnya terdapat di Swiss dan India.

3. Hotel Majapahit, Surabaya
Bangunan bergaya art deco ini dibangun tahun 1910 ini awalnya bernama Hotel Oranje. Pada masa penjajahan Jepang hotel ini berganti nama menjadi Yamato Hotel serta berubah fungsi menjadi penjara dan markas tentara.

4. Istana Maimun, Medan
Sultan Mahmud Al Rasyid, putra sulung pendiri kota Medan, yang membangun Istana Maimun bersama arsitek asal Italia. Pintu dan jendela yang lebar dan tinggi merupakan ciri khas Belanda. Pengaruh Islam tampak dari bentuk atapnya. 

5. Taman Sari, Yogyakarta
Istana yang terletak di tengah danau dan pulau buatan ini kemudian dinamai Taman Sari. Seluas lebih dari sepuluh hektar dan terdiri lebih dari 50 bangunan, kompleks istana ini membentang hingga ke tenggara kompleks Magangan.

6. Hotel Indonesia, Kempinski, Jakarta
Adalah hotel berbintang pertama di Indonesia yang dibangun dengan standar internasional. Soekarno meresmikannya tahun 1962 dan menggunakan hotel ini untuk menyambut para atlet dan tamu mancanegara. 

7. Fort Rotterdam, Makassar
Benteng ini telah menyaksikan berbagai peristiwa penting dalam sejarah. Didirikan pada 1545 oleh Raja Gowa kesepuluh bernama Imanrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung, bangunan yang awalnya bernama Benteng Jumpandang (Ujung Pandang) ini hanya berbahan dasar tanah liat dengan mengadaptasi ciri arsitektur Portugis dengan bentuk perseginya. 

Liburan sambil belajar sejarah? Nantikan 7 Heritage Sites to Learn History di Majalah Panorama edisi terbaru!

#indonesiaonly   #wonderfulindonesia  
PhotoPhotoPhotoPhotoPhoto
2014-12-29
8 Photos - View album
Add a comment...

Post has attachment
Majalah Panorama mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2015. Selamat berlibur!
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Dengan pesona alamnya yang berlimpah, Sabah ingin menunjukkan bahwa menikmati wisata alam tidaklah sesukar yang dibayangkan. Wilayah Malaysia di utara Borneo ini siap merengkuh wisatawan yang ingin kembali mengenal alam dengan cara yang mudah dan menyenangkan. 

1. Menaklukkan Kinabalu
Walau merupakan salah satu gunung tertinggi di ASEAN, namun Gunung Kinabalu adalah salah satu yang mudah didaki. Pendaki pun tak perlu membawa perlengkapan sendiri karena dapat disewa di tempat, selain jalur pendakiannya yang sudah tertata.

2. Naik Kereta Zaman Kolonial
The British Chartered Company mendirikan North Borneo Railways (NBR) pada 1914 sebagai transportasi. Tak ada cara terbaik menikmati pemandangan alam Sabah dibandingkan naik kereta.

3. Menyusuri Sungai
Terbentang 560 kilometer, Sungai Kinabatangan adalah sungai terpanjang di Sabah yang mengalir hingga ke Laut Sulu. Hutan tropis dan hewan liar yang riuh menjadi atraksi utama di sepanjang alur sungai ini. 

4. Memahami Orangutan
Berkunjung ke pusat rehabilitasi orangutan adalah cara untuk memahami primata menakjubkan yang terancam punah ini. Tujuan pusat rehabilitasi yang ada di Sabah adalah melatih orangutan tangkapan atau yang bekas dipelihara manusia untuk dilepas kembali.

5. Pengalaman Menyelam Terbaik
Primadona pariwisata Malaysia adalah Pulau Sipadan yang telah mengundang banyak turis mancanegara. Pemerintah kemudian memberlakukan kuota maksimal hanya boleh 120 orang per hari yang dapat memasuki Sipadan dengan membayar 40RM per orang.

Sabah adalah tujuan utama ekowisata di Malaysia. Mulai mendaki gunung hingga menikmati pemandangan bawah laut, semuanya tersedia lengkap. Berkunjung ke sini, jangan lupa mencicipi berbagai menu seafood yang menjadi kebanggaan masyarakat Sabah. Mau tau lengkapnya 10 alasan mengunjungi Sabah dalam rubrik ROADTRIP? Baca di Majalah Panorama edisi terbaru! 

Berlangganan Majalah Panorama email dengan subyek “langganan” ke info@panoramapublication.com atau mengunduh di SCOOP, Wayang Force, Scanie, dan Indobook. Kunjungi terus website www.panorama-magz.com untuk mendapatkan informasi terkini di industri pariwisata.

Twitter @MajalahPanorama 
PhotoPhotoPhoto
2014-12-23
3 Photos - View album
Add a comment...

Post has attachment
Edisi perdana Majalah Panorama di 2015 akan segera terbit. Siap-siap belajar sejarah destinasi wisata ya!
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Walau jumlah wihara di Tanjungpinang mungkin tidak sebanyak jumlah masjid, namun ukurannya rata-rata sangat besar. Masyarakat Melayu memang mendominasi Tanjungpinang, namun warga Tionghoa telah menjadi bagian dari Bintan sejak zaman Kesultanan Johor Riau. 

Salah satu tempat yang menjadi pusat perayaan Imlek adalah Vihara Dharma Sasana yang berlokasi di tepi pantai di daerah Senggaran. Vihara Dharma Sasana ini ternyata berlapis-lapis dan konstruksinya mirip Forbidden City di Beijing. Di sisi kiri terdapat pepohonan rimbun berhiaskan patung dewa-dewi dalam legenda Tiongkok. Patung Buddha emas menjulang setinggi tiga meter menghadap pantai di Vihara Dharma Sasana. 

Ada kisah mengapa Tanjungpinang bisa lebih ramai di kala Imlek ketimbang Lebaran. Penasaran? Baca selengkapnya di Majalah Panorama.

Tanjungpinang: Melayu dan Masa Lalu bit.ly/1u4kKC1

Berlangganan Majalah Panorama email dengan subyek “langganan” ke info@panoramapublication.com atau mengunduh di SCOOP, Wayang Force, Scanie, dan Indobook. Kunjungi terus website www.panorama-magz.com untuk mendapatkan informasi terkini di industri pariwisata.

Twitter @MajalahPanorama
PhotoPhotoPhoto
2014-12-23
3 Photos - View album
Add a comment...

Post has attachment
Memiliki beberapa nama, basil sebenarnya merupakan bentuk pengucapan bahasa Inggris dari nama Rusia, vasily. Dibangun pada abad 16 oleh Tsar Ivan IV Vasilyevich, merupakan keajaiban gereja cantik ini masih berdiri hingga hari ini. Stalin sempat menentang penghancuran St. Basil’s Cathedral yang rencananya dilakukan agar Red Square lebih terbuka, sehingga lebih menampilkan kekuasaan politik partai yang berkuasa. Walau menarik menyusuri interior bangunan berkubah warna-warni ini (buka setiap hari kecuali Selasa pukul 11:00 – 17:30), namun yang lebih seru adalah mengamati orang yang lalu-lalang di depan gereja ini. Ada-ada saja pose orang yang mencoba mengabadikan momen dengan latar Gereja St. Basil, mulai yang lucu, manis, dan bahkan mengharukan!

Gereja St. Basil, Moskow, Rusia masuk dalam wishlist destinasi wisata yang harus dikunjungi tahun 2015? Mau selengkapnya? Baca di Majalah Panorama terbaru!

Berlangganan Majalah Panorama email dengan subyek “langganan” ke info@panoramapublication.com atau mengunduh di SCOOP, Wayang Force, Scanie, dan Indobook. Kunjungi terus website www.panorama-magz.com untuk mendapatkan informasi terkini di industri pariwisata.

Twitter @MajalahPanorama
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment

Post has attachment
Saat bunga warna-warni bermekaran, itulah saat terbaik mengunjungi Seopjikoji di sisi timur Pulau Jeju, Koreqa Selatan. Walau tak memiliki pantai berpasir halus dan aman untuk duduk, sebagai gantinya, tempat ini menawarkan pemandangan tebing yang eksotis. Nama Seopjikoji diambil dari dialek setempat “seopji” berarti sebidang tanah kecil dan “koji” yang berarti peninsula. Berada di sini, jangan lupa berfoto di depan mercusuar putih di ujung bukit yang menghadap ke laut. 

Apa Korea Selatan masuk 50 destinasi yang wajib masuk Wishlist tahun 2015? Baca di Majalah Panorama edisi terbaru! 

Berlangganan Majalah Panorama email dengan subyek “langganan” ke info@panoramapublication.com atau mengunduh di SCOOP, Wayang Force, Scanie, dan Indobook. Kunjungi terus website www.panorama-magz.com untuk mendapatkan informasi terkini di industri pariwisata.

Twitter @MajalahPanorama
Photo
Photo
2014-12-18
2 Photos - View album
Add a comment...

Post has attachment
Taveuni adalah sebuah pulau vulkanik yang mungil, hanya seluas 434 kilometer persegi, sedikit lebih besar dari separuh wilayah DKI Jakarta. Dengan populasi sekitar 15 ribu jiwa, mayoritas penduduk adalah pribumi Fiji dan sisanya warga Fiji keturunan India (Indo-Fijian). Desa terbesar adalah Waiyevo, tempat kantor-kantor pemerintahan, rumah sakit, dan markas polisi berada. 

Di Fiji ada istilah Fiji Time, yang menyiratkan kehidupan santai dan tak terburu-buru. Jika berada di restoran, misalnya, dan minuman pesanan baru datang setelah kita lelah menunggu, itulah Fiji Time. Bagi orang Fiji, mereka memiliki semboyan untuk tidak terlalu khawatir dengan waktu, karena pada akhirnya semua akan selesai.
 Tidak ada yang benar-benar tepat waktu di Fiji, kecuali jadwal penerbangan, bus, dan kapal. 

Mau tau kisah mengapa tak ada hari esok di Fiji? Atau ada toko yang buka paling pagi di dunia? Baca di Majalah Panorama edisi terbaru! Intip perjalanan @kuranggawe mensiasati santainya kehidupan di Fiji bit.ly/1uXRMW6

Berlangganan Majalah Panorama email dengan subyek “langganan” ke info@panoramapublication.com atau mengunduh di SCOOP, Wayang Force, Scanie, dan Indobook. Kunjungi terus website www.panorama-magz.com untuk mendapatkan informasi terkini di industri pariwisata.

Twitter @MajalahPanorama
PhotoPhotoPhotoPhotoPhoto
2014-12-17
6 Photos - View album
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded