Profile cover photo
Profile photo
Mukhamad Lubab
15 followers
15 followers
About
Mukhamad's posts

Post has attachment
Semenjak pagi, hujan turun deras sekali. Kejadian yang tak diinginkan pun datang. Mengerikan, kawasan Cirebon Timur, khususnya blok Buntet Pesantren terkena imbasnya ketika menjelang sore

Post has attachment
Indaman hati lembaran baru arafah rianti, ehem, sudah mulai bersarang-sarang di hati, siap menjaring

Post has attachment
Heyy... Hayyy... Hoy! Medadak suara cowok. Kali ini, spesial hari cinta. Setuju kan? Mungkin Arafah gak setuju. Gak apa-apa deh, gua bahas hari cinta buat Arafah. Karena buat gua tuh, semua hari itu hari cinta dan memiliki makna cinta. Gak ada hari kalau gak ada matahari. Ceileh, puitis banget sih gua.

Post has attachment
Arafah benar-benar tidak enak badan setelah sampai di rumah. Badannya terasa pegal, kram, kesemutan dan emfu alias hidung mamfet. “Tahu kan makna hidung mamfet? Liuarnye meler.”

Post has attachment
Aku mendapat kabar kalau bapakku, Ahmad Mansyur, lumpuh di saat aku, Arafah, Linda dan Zaman sudah sampai ke mal. Aku masih bingung untuk meninggalkan keramaian ini bersama Arafah dan yang lainnya.

Post has attachment
Lalu-lalang kendaraan di jalan Cipto membuatku takut. Tapi, mobil pun sepertinya ikut merasa takut. Ya, hampir setengah meter jalan yang ada di pinggir, dipakai untuk menjalankan kursi roda.

Post has attachment
Elora Beauty Organic
Bagi wanita Indonesia, memiliki kulit putih adalah idaman. Namun untuk membutuhkannya membutuhkan usaha keras. Produk Elora Beauty Organic akan membantu anda dalam menjadikan kulit wajah Nampak putih bersinar. Dengan penggunaan teratur maka anda akan mendap...

Post has attachment
Hari ini, sepertinya sulit sekali membangkitkan kebahagiaanku. Entah mengapa. Tiba-tiba saja aku tidak merasa bahagia. Aku akui, beban semakin berat. Harusnya aku bahagia ada Arafah di dekat kehidupanku

Post has attachment
Senang sekali arafah bisa tetap tersenyum. Ah, senyum mah biasa. Tetapi ini tertawa, ketawa-ketiwi saat ia tampil open mic dengan kondisinya yang sekarang memprihatinkan. Rasanya, seperti ada yang mencekik pernafasanku ketika melihatnya tertawa sambil duduk di kursi roda. Bukan karena cacatnya melainkan aku belum terbiasa melihatnya seperti itu

Post has attachment
Perkenalan kita membuat kesan yang berbeda, antara pekerja online dan pekerja keartisan, antara sarjana dan mahasiswa, antara tua dan muda dan yang lainnya. Arafah bagiku, hanya sosok Arafah yang bekerja dengan karya di dunia seni yang kebetulan diklaim sebagai artis
Wait while more posts are being loaded