Profile cover photo
Profile photo
Fen Nahak
36 followers
36 followers
About
Posts

Post has attachment
Add a comment...

Post has shared content
Add a comment...

Post has shared content
Add a comment...

Post has shared content
Add a comment...

Post has shared content
Add a comment...

Post has shared content
ALLAH itu oleh Kristen Arab, merupakan ADOPSI dr NAMA sesembahannya orang Arab Kuno (Jaman Jahiliyah), yaitu satu diantara 360 dewa. Dan Kristen Arab BUKAN sumber SAH krn Kitabnya terjemahan BUKAN Kitab ASLI yg berbahasa Ibrani. Dan orang Kristen Arab mengenal YAHWEH yg ditulis dgn YAHWAH krn huruf Arab tdk mengenal vocal E. Dan ALLAH itu BUKAN berasal dari AL-ILAH karena : 1. Islam di Amerika menyebut Allahu akbar, bukan God akbar.
2. Bukan menghilangkan “Alif” sehingga tinggal “lah” sebab artinya berubah menjadi “Lisyakshin” atau “baginya laki-laki”
3. Ilah itu sudah satu paket kosakata yang tidak bisa dipenggal, karena kata benda bukan kata kerja. 4. Ilah bisa dimasukkan “alif” “lam” karena ilah itu gelar atau sebutan, sedang Allah tidak bisa, karena Nama Pribadi. Contohnya : Ustaadzun (Guru laki-laki) bisa dimasukkan “alif” “lam” sehingga menjadi “Al-ustaadzu”, tetapi Fatimah tidak bisa ditulis menjadi al-Fatima karena Fatima itu Nama Pribadi atau Nama orang. 5. Ilah atau al-ilah ada Mutsannahnya yaitu ilahaani, artinya dua tuhan atau dua dewa sedangkan Allah tidak ada Mutsannahnya atau Tatsniyahnya, kalau ada artinya bukan Allah lagi tetapi Alahaani, ini sudah mengganti nama sesembahannya umat Islam. Contohnya :
 Fatimah, kalau dimutsannahkan menjadi Fatimataani, yang artinya bukan Fatimah lagi, melainkan berubah menjadi tante Fatimaatani. 6. Ilah atau al-ilah bisa diterjemahkan menjadi dewa atau sesuatu yang disembah, sedang “Allah” tidak bisa diterjemahkan ke dalam bahasa apapun karena nama pribadi.
 Kamus Indonesia-Arab-Inggris karangan Abd. Bin Nuh dan Oemar Bakri, hal 76.
7. Allah bukan berasal dari huruf Arab “hamzah, lam, ha” karena kalau diuraikan dengan ilmu shorof (ilmu yang menguraikan kata kerja) tidak pernah ditemukan, baik fiil madhinya / past tense, mudhari’nya / present continous tense maupun mashdarnya / kata kerja yang tidak ada waktunya atau sumber katanya. Yang ada “hamzah, lam, lam, ha atau alaha”, tetapi kalau diuraikan secara wazan / ukuran / timbangan dalam ilmu shorof juga tidak bisa menjadi Allah. Contoh : Alaha dengan wazan afa’la-yufi’lu-if a’a’lan.
 Jadi kalau kita uraikan secara nahwu shorof “alaha” menjadi: allaha-yullihu-illahan, dan itu bukan Allah / nama diri, melainkan sebutan.
Sebaiknya umat NASRANI yang takut Tuhan, kembali kepada Kitabnya sendiri. Punya sesembahan sendiri JANGAN memakai nama sesembahannya umat Islam dan sesembahannya orang Arab Kuno. Karena Kitab Suci melarang. Baca Keluaran 23: 13. Jadi kalau ALLAH diminta oleh Umat Islam, BERIKAN SAJA dengan Damai krn memang miliki mereka semua. Umat Kristen Arab mengenal Nama YAHWEH kenapa TIDAK DIEKSPOSE? Dan saat ini umat Kristen Arab sedang terjadi restorasi dimana setelah mereka tahu bahwa ALLAH yg ada dalam Kitab sucinya itu ternyata NAMA sesembahannya orang Arab Kuno suku Kurais, mereka mengganti nama ALLAH menjadi ARROBU, kenapa ini tidak diekspose? Jadi seharusnya umat Nasrani sembah saja YAHWEH krn itu sesembahannya Abraham Ishak dan Yakub. Dan Yeshua / Yesus juga mengajar murid2-Nya untuk menyembah YAHWEH. Dalam Kitab Haverit HaKadasha tertulis : "Wayomer Yeshua elaiw weahavtta et-Yahweh eloheikha bekal-levavkha uvkal-nafshekha uvkal-maddaekha" yang artinya: "Firman Yeshua / Yesus kepadanya: Kasihilah YAHWEH elohimmu / sesembahanmu dengan segenap hatimu segenap jiwamu dan segenap akal bumimu. Matius 22: 37. Kalau ajaran Yeshua / Yesus ini tidak diikuti, YESUS yang mana yang Anda ikuti?
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Wait while more posts are being loaded