Profile cover photo
Profile photo
Syamsun Anwar
1,123 followers -
Menjadi Pribdi Yang Bermanfaat dan Dicintai
Menjadi Pribdi Yang Bermanfaat dan Dicintai

1,123 followers
About
Communities and Collections
View all
Posts

Post is pinned.
Syam...tetap baiklah dan bersikap ramah meskipun apa yang terjadi bertolak belakang dengan ilmu dan pemahamanmu, karena itu pelajaran untuk menahan amarahmu.
Syam... tidak seharusnya kemarahan kau balas dengan kemarahan pula, lebih baik klarifikasi sebaik dan seramah mungkin atau diamlah karena itu pelajaran untuk melembutkan hatimu.
Syam... tak perlu ada kemarahan dalam hidupmu, kecuali pada musuh-musuh Allah dan rasul-Nya karana Allah dan Rasul-Nya mengajarkan yang demikian.
Syam... Jadilah pemaaf karena Allah dan temukan terus hikmah-hikmah Tuhanmu, maka akan kau dapati kebaikan yang banyak.
Add a comment...

Post has attachment
Puisi: Debut Cinta
Debut Cinta Oleh : Aji
Permana Nursidiq   Senja
kembali menemui sang mega..diiringi putik mawar batin mulai
redup..pandangan         mulai
menunduk..bilih waktunya berganti sore menjelang malam...itu seperti benci
berubah         jadi
mencintai.. Seperti
se...
Add a comment...

Post has attachment
Menguak Siapa Ustaz Abdul Somad (UAS), Lengkap dengan Keluarga dan Kisahnya
Add a comment...

Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar, laillaha illallah huwawlahuakbar Allahuakbar walillahilhamd,....

Ramadhan bulan kemuliaan telah berlalu, rasa sedih bercampur bahagia menyelimuti hati. Semoga setelah di gembleng di Ramadan ini, hati kita menjadi lembut, mata kita mudah menangis, gampang menyesali dosa yang lalu, semakin merasa malu sama ALLAH, dan hati selalu rindu RASULLULLH, ditenangkan dan dilapangkan dada ini, rajin beribadah dan beramal shalih, merasa rindu dan tenang bersama ALLAH.
Aamiin....
Di hari yang fitri ini semoga kita benar-benar disucikan-Nya dan dianugrahi bisa bertemu ramadhan yang akan datang, Samsun Juni Anwar sekeluarga banyak khilaf dan dosa, kami mohon maaf dari hati dengan tulus pada sahabat/ sudara semua.
Add a comment...

Post has attachment
Babak Baru Manajer Investasi Syariah ala Yusuf Mansur https://tir.to/n/cLWY
Add a comment...

Post has shared content
Add a comment...

Post has shared content
Originally shared by ****
اللهم إنك عفوٌّ تحب العفو فاعفُ عني اللهم إنك عفو تحب العفو فاعفُ عن أمي .. وأبي ؛؛؛ اللهم إنك عفو تحب العفو فاعفُ عن ذريتي ؛؛؛ اللهم إنك عفو تحب العفو فاعفُ عن إخواني وأخواتي وذرياتهم ؛؛؛ اللهم إنك عفو تحب العفو فاعفُ عن أصدقائي وزملائي وأحبابي ؛؛؛ اللهم إنك عفو تحب العفو فاعفُ عن من يحبني وأحبهم ؛؛؛ اللهم إنك عفو تحب العفو فاعفُ عن موتانا وموتى المسلمين أجمعين ؛؛؛ اللهم إنك عفو تحب العفو فاعفُ عن كل المسلمين والمسلمات الأحياء منهم والأموات
اللهم إنك عفو تحب العفو فاعفُ عن كل من يقرأ دعائي ... .
Photo
Add a comment...

Post has shared content
Kunci surga sesungguhnya telah dijelaskan secara gamblang oleh Rosulullah dalam beberapa sabdanya
"Dari Muadz bin Jabal, “ Barangsiapa yang meninggal dan dia bersaksi tidak ada tuhan selain Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah dengan jujur dari hatinya, maka ia masuk surga.” (HR. Imam Ahmad)
"Barangsiapa meninggal sedang ia mengetahui bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah, ia masuk surga.”(HR. Muslim)

Kunci surga adalah dua kalimat syahadat (syahadatain). Dua kalimat yang tak asing bagi umat Islam.Namun, apakah semudah itu surga dapat dibuka dan dimasuki hanya dengan dua buah kalimat?

Ketahuilah, setiap kunci pasti memiliki sejumlah gerigi.Jika kunci surga yang sesuai geriginya maka pintu surga akan terbuka.

"Seseorang bertanya kepada Wahhab bin Munabbih, seorang tabi’in dari Shan’a, “ Bukankah Laa ilaaha illallah itu kunci surga?” Wahhab menjawab, “Benar, akan tetapi setiap kunci pasti bergerigi. Jika engkau membawa kunci yang bergerigi, maka pintu surga itu akan dibukakan untukmu(Shahih Bukhari)

Gerigi-gerigi kunci itulah yang kemudian menjadi syarat diterimanya dua kalimat syahadat.
Asy-Syaikh Muhammad Said Al Qohthoni menjelaskan 7 syarat diterimanya syahadat.
1. Al ‘Ilmu (mengetahui)
Setiap orang yang bersyahadat harus mengetahui dengan benar apa makna dan maksud yang terkandung dalam dua kalimat tersebut. Jika tidak, maka tak ubahnya seperti burung beo yang pandai mengucapkan kata-kata tanpa mengetahui maknanya.
“ Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu…”(QS. Muhammad : 19)

Allah mendahulukan perintah untuk memiliki pengetahuan sebelum memerintahkan untuk beramal. Pada ayat lain Allah melarang hambaNYA untuk menuruti sesuatu tanpa mengetahui tentang apa yang diikutinya.
“ Dan jangalah engkau turut apa-apa yang engkau tidak ada ilmu padanya, sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semua akan dimintai pertanggungjawaban.”(QS. Al Isro’: 36)

"Barangsiapa meninggal dalam keadaan mengetahui bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, niscaya dia akan masuk surga.”(HR. Muslim)

2. Al Yaqin (meyakini)
Setiap orang yang mengikrarkan dua kalimat syahadat ini harus meyakini sepenuh hati tanpa ada keraguan di dalamnya.
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNYA kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS. Al Hujurat: 15)

"Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku adalah utusan Allah. Tidaklah seorang hamba bertemu Allah sambil membawa dua kalimat syahadat tersebut tanpa ragu kecuali pasti dia akan masuk surga.”(HR. Muslim)

Imam Al Qurthubi menjelaskan dalam kitabnya Al Mufhim ‘ala Shahih Muslim,” Tidak cukup dengan melafalkan syahadatain, akan tetapi harus dengan keyakinan hati.”

3.Al Qobul (menerima)
Syahadat baru diterima di sisi Allah jika menerimanya dengan total atas konsekuensi yang menyertainya dengan hati dan lisannya. Jika seseorang mengucapkan syahadat hanya di lisannya tanpa mengakui kebenaran di hatinya maka syahadatnya ditolak.

"Orang-orang musyrik itu apabila dikatakan kepada mereka : (ucapkanlah) Laa ilaaha illallah, mereka menyombongkan diri seraya berkata : apakah kami harus meninggalkan sesembahan-sesembahan kami hanya karena ucapan penyair yang gila ini.”(QS. Ash Shoffat : 35-36)

4.Al Inqiyad (tunduk patuh)
Ikrar syahadat harus diikuti dengan sikap tunduk patuh terhadap kandungan maknanya.
"Kembalilah ke jalan Tuhanmu, dan tunduklah kepadaNYA.” (QS. Az Zumar : 54)

Ketika seseorang berikrar syahadat maka ia telah memeluk Islam yang diharapkan memiliki sikap tunduk dan patuh secara total segala aturan yang ada di dalamnya.
"Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang pada ikatan tali yang amat kokoh (kalimat Laa ilaaha illallah).”(Qs Luqman 22)
"Tidaklah beriman salah seorang di antara kalian, sehingga hawa nafsunya tunduk kepada ajaran yang aku bawa.”(HR. Imam Nawawi)

5.Ash Shidq (jujur atau benar)
Syahadat harus diucapkan dengan sungguh-sungguh tanpa kepalsuan dan kepura-puraan. Ucapan lisannya harus sejalan dengan pikiran dan hatinya. Karena Allah Maha Mengetahui setiap hamba yang jujur dalam keimanan dan yang melakukan penipuan.
"Dan di antara manusia ada yang mengatakan, “ Kami beriman kepada Allah dan hari Akhir,” padahal mereka itu sebenarnya bukanlah orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang beriman, padahal pada hakikatnya mereka hanya menipu diri sendiri, sedangkan mereka tidak sadar.”(QS. Al Baqoroh : 8-10)

"Dari Anas bin Malik, Nabi bersabda, “ Tak seorangpun yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah dengan jujur dalam hatinya, kecuali Allah mengharamkannya disentuh api neraka.” (HR. Bukhori)

6.Al Ikhlash (ikhlas)
Ikrar syahadat harus dilakukan dengan penuh keikhlasan dan hanya mengharap ridha Allah
"Mereka itu tidaklah diperintah kecuali agar menyembah Allah dengan memurnikan kepatuhan kepadaNYA (ikhlas) dalam menjalankan agama secara lurus…”(QS. Al Bayyinah : 5)
"Sesungguhnya Allah mengharamkan neraka bagi orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallah semata-mata hanya mengharapkan wajah Allah (HR. Muttafaq Alaihi)

7.Al Mahabbah (cinta)
Seorang yang telah mengikrarkan syahadat maka ia harus mencintai Allah di atas segalanya dan mencintai segala sesuatu dalam rangka mencintai Allah.
"Dan di antara manusia ada orang-orang yang mengambil tandingan-tandingan selain Allah. Mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat mencintai Allah di atas segala-galanya.”(QS. Al Baqarah : 165)
Photo
Add a comment...

Post has shared content
Add a comment...

Post has shared content
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded