Profile

Cover photo
Solihin Hin
23,070 views
AboutPostsPhotosVideosReviews

Stream

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
"APEL AKBAR PENDUKUNG AHOK HANYA DIHADIRI 25 ORANG,NETIZEN TERTAWA TERKEKEH-KEKEH"

Sabtu, 17 September 2016

Orang boleh menganggapnya lebih lucu dari film komedi, namun tragisnya aksi massa pendukung Ahok ternyata jauh lebih mengerikan dari film horror terseram sekalipun.

Bagaimana tidak, aksi damai pendukung Ahok di depan Istana Merdeka Jakarta Pusat, Sabtu 17/9/2016 hanya dihadiri oleh sekitar 25 orang!

Yang lebih mengiris hati, padahal massa yang mau hadir sudah diiming-imingi mendapat bayaran, nasi bungkus, snack dan berbagai rayuan lainnya, namun faktanya sedikit sekali massa yang mau diajak mengikuti aksi mereka.

Maka para netizen pun menertawai aksi memalukan para Loyalis Ahok ini.

Berikut beberapa komentar netizen:

Mukhamad Irsadi:
25 orang dunia nyata tapi mewakili 25 ribu akun abal2 dunia maya

Robby 'obay' Awaluddin:
Kayanya pendemonye import dari beijing tuh

Hengky Handoni:
25 orang it hanya panitianya plus orator dan kameramen

Chairil Musthofa ALbatawie:
entar di metro beritanya +- 25 000 orng

Muhammad Zein Nasution:
Salah lihat kalee. Wong yg hadir 2500000 yg terlihat cm 25 yg lain msh nunggu di pelabuhan di cina dan singapura. NUNGGU TIKET. VISA GRATIS TURUNNYA DI TERMINAL 2 F

Indra Syahputra
Mereka bukan mau dukung ahok, tapi mau menggantri nasi kotak. Krn mereka belum pernah mencicipi bagaimana rasanya nasi kotak.

Leonardo Manroe
setuju min ... mana bisa pendukung ahok tandingi massa GMJ yg 300ribu orang

Beben Dimaria Blicka
1jt ktp kemana brooooooo
Hahahaaaa
Mirissss

Noorman Ibra Sr.
Hahahaha dr 25orang yg ikut apel 22 orang warga non dki yg ikut hadirrr .....mantap TemanKoplakYaTemanNgibulTemanAhok itu.

Oemar Al Jaelani
Wkwkwkwk...
Lasegar ahok...
Ko pendukung nya asing semua

Syahdatal
iya tadi liat di trans|7. Kirain itu para sales

Yudi Fazle
yah itu panasbung yang sering ngoceh dimedsos...kan dah kontrak mereka

Maunk Orbeta
Semprot aje pake pistol Aer maenan anak" Jg Bubarrr....

Raden Kian Santang
FPI salah hitung tuh....
Aktualnya kan cuma 5 orang,
Yg lain pedagang asongan...
Cek lagi dah...

Muhammad Harun
malu gua mah... gua mah mendingan pulang ke cina

Aji Soko Bawono
Liat metromini bisa jadi 2500 orang hahahaha

Muhammad Rizal
Itu namanya apel mini bukan apel akbar hahahaha

Salman Al Farisi
Kata nya 1 juta ktp
Ini mahh nama nya 1 RT
Haha

Hanan AnwarAbdurrahman
hahahaaa...mirisss sekalii cuma 25 orang!!!

Rizki Ajri
Yg begini pake di beritain lagi di salah satu station TV wkwk..

Alih-alih mau "Show off force" menunjukkan jumlah massa yang besar untuk menipu masyarakat, namun faktanya di lapangan hanya sekitar 25 orang saja yang mau hadir.

Ini tentu sangat berbeda sekali dengan aksi-aksi warga Jakarta menolak Ahok yang sering dihadiri oleh ribuan, puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Betapa sedikitnya aksi massa pendukung Ahok ini makin membuktikan bahwa pendukung Ahok di dunia nyata nyaris tidak ada. Yang banyak hanya akun-akun palsu dan robot di media sosial belaka.

 ·  Translate
151 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
ASHEVILLE, N.C. (WLOS) - Police say they arrested five people at Donald Trump's rally Monday night in Asheville, and as of publishing have warrants out for two more people. Police plan to arrest Richard Campbell of Edisto Island, South Carolina for assau
60 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 

Hasil Kinerja Ahok

Wisata Air Telah Diresmikan Semalam di Kemang Dengan Kedalaman WATERBOOM-nya 50cm Hingga Mencapai 100cm


 ·  Translate
159 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
Masa Tuhan Bisa Mati? dan Anthony pun Masuk Islam
Anthony vatswaf galvin green lahir dar es salam, tanzania. ibunya seseorang katolik yang taat dan juga bapaknya seseorang agnostik, dan juga semenjak kecil anthony dididik bagaikan seseorang katolik yang taat. bapaknya seseorang administrator kolonilal kera...
 ·  Translate
4 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 

Terbelit Banyak Kasus Korupsi, Elektabilitas Ahok Anjlok

   03 September 2016



POSMETRO INFO - Direktur Riset Lembaga Survey Politik Indonesia Julpan Haris mengatakan bedasarkan hasil survey, elektablitas Gubernur DKI Jakarta terus turun drastis.


Penurunan ini disebabkan sejumlah faktor, di antaranya kinerja yang tak optimal dan pembawaan diri yang kontroversial.


“Menurut pengakuan responden banyak persoalan di DKI Jakarta yang dianggap tidak mampu diselesaikan. Selain itu banyak kontroversi personality Ahok yang berkembang di media dan media sosial,” kata Julpan Haris dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (2/9).


Julpan mengatakan penurunan elektabilitas Ahok selaras dengan ketidakpuasan masyarakat terhadap persoalan kemacetan yang tak usai, isu korupsi yang melibatkan Ahok seperti kasus reklamasi, Rumah Sakit Sumberwaras, dan rusun Cengkareng..


Saat elektabilitas Ahok melorot, hal terjadi sebaliknya terhadap nama-nama penantang Ahok seperti Yusril Ihza Mahendra, Rismaharani, dan Sandiaga Uno. Elektabilitas mereka justru meningkat. Yusril Ihza Mahendra mengalami kenaikan meski tidak signifikan. Demikian juga dengan Sandiaga Uno yang sudah disusung oleh Gerindra. Nama Risma yang paling banyak dianggap sebagai lawan potensial Ahok juga tidak mengalami kenaikan signifikan. Hal ini karena responden beralasan PDIP belum memberi kepastian soal pencalonan Risma.

Julpan mengatakan dari hasil simulasi empat nama calon gubernur DKI Jakarta Ahok dipilih oleh sebanyak 35 persen responden. Kemudian disusul Yusril Ihza Mahendra sebesar 30,4 persen, Rismaharani 11,2 persen, dan Sandiaga Uno 5,8 persen, sedangkan angka yang belum memutuskan sebesar 17,6 persen.


Angka-angka tersebut berbeda dengan hasil simulasi yang dilakukan LSPI sebelumnya. Dalam survei sebelumnya Ahok mendapatkan 36,2 persen, Yusril 28,6 persen, Risma 9,4 persen, dan Sandiaga Uno 3,1 persen.


“Demikian pula pada data top of mind, Ahok cenderung terus turun, sementara penantangnya cenderung naik,” kata Julpan.


Survey LSPI dilakukan pada tanggal 22-28 Agustus 2016 dengan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel 440 responden, dengan margin of error sebesar 4.8% pada tingat kepercayaan 95%. Penggalian data dilakukan dengan wawancara tatap muka langsung oleh tim surveyor yang terlatih.‎


 ·  Translate
164 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
Bagi yang ingin membuka wawasan politik dan kondisi terkini secara real dan nyata. Silahkan datang di rapat akbar yang diadakan forum RT RW. Sudah saatnya kita mengetahui kriteria pemimpin yang tepat. Yang bukan sekedar pencitraan tapi memang unguk kepentingan warga jakarta. 
 ·  Translate
45 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
7pendekar sholeh dri betawi
Mereka melawan end mengusir penjajah kafir spya anak cucu betawi jakarta merdeka tak terjajah oleh penjajah kafir
Sekarang elluh malah mendukung pemimpin kafir....
Elluh sehat ton... ???
 ·  Translate
219 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
Muslim Nonton Drama India Uttaran Wajib Ucap Syahadat Lagi, Ini Alasannya?
Drama dari india uttaran yang di putar di salah satu stasiun televisi sawasta ini makin terkenal aja, tetapi begitu menemukan sorotan di golongan umat islam. gimana tidak, warga indonesia yang kebanyakan muslim banyak terbawa - bawa dengan dialoq salah satu...
 ·  Translate
View original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
Rakyat Jadi Korban Transaksi Politik Oleh Elit Kekuasaan Terkait Tax Amnesty Membawa Presiden Ketepi Jurang Masalah

POSMETRO INFO - Rahman Sabon Nama pengamat sosial politik nasional ,mengatakan bahwa program Tax Amnesty kelihatannya tidak berjalan mulus karena dari target penerimaan 165 trilyun,hingga akhir Agustus baru mencapai 1,45 trilyun. Saya tidak kaget karena dari awal ketika pertengan Pebruari 2016 RUU Tax Amnesty diajukan oleh Pemerintah ke DPR saya sudah ingatkan pada presiden Joko Widodo, agar lebih berhati hati untuk mengesahkan RUU Pengmpunan pajak menjadi Undang Undang, karena diduga dibuat dengan penuh rekayasa yang beraroma suap.


Dari isu yang merebak bahwa empat pabrik rokok ternama punya hutang pajak 63 trilyun dan konglomerat pemilik perusahaan cangkang berusaha keras menggolkan UU ini dengan memanfaatkan lemahnya kepemimpinan nasional, sehingga apabila tidak hati2 RUU itu disyahkan DPR dan disetujui pemerintah, maka dapat membawa kerugian bagi negara dan akan membawa presiden ketepi jurang masalah, karena justru penerimaan pajak akan mengalami penurunan drastis karena telah di ijon melalui suap RUU Tax Amnesty.


Isu suap RUU Tax Amnesty ini semakin terkuak kenyataan dari bukti ketidak siapan pemerintah sehingga dengan pengalihan pajak dari awal yang didengungkan bahwa subyek Tax Amnesty adalah memulangkan uang pengusaha besar/Wajib Pajak besar di luar negeri, tapi malahan oleh Dirjen pajak dibelokan dengan mengejar wajib pajak rakyat kecil pensiunan sipil dan militer, UKM, koperasi dan bahkan Asosiasi dan seniman penerima royalty dipajaki oleh aparat pajak.


Sangat menyedihkan Tax Amnesty akibat ulah segelintir elit berkolaborasi dgn pengusaha pengemplang pajak meminjam tangan pemerintah sehingga menimbulkan berbagai keruwetan yang merugikan dan meresahkan masyarakat yang


taruhannya adalah kapal NKRI dengan penumpang 250 juta penduduk lebih dipertaruhkan dengan transaksi politik kepentingan oleh mereka. Tega mereka menjerumuskan rakyat bangsa dan negara ketepi jurang kesulitan ,dengan menyulap RUU Pengampunan Pajak hanya sekejap dalam waktu sebulan hanya untuk kepentingan pengusaha pengemplang pajak dll

RUU itu seharusnya sebelum diundangkan terlebih dahulu dilakukan sosialisasi uji publik baik dengan perguruan tinggi maupun dengan masyarakat, tapi tidak dilakukan atau istilah Said Didu ,UU Tax Amnesty adalah Undang2 Bangun Tidur artinya angan2 dalam mimpi kemudian bangun tidur dan langsung dibuat UU.


Tentu yang paling bertanggung jawab adalah kabinet ekonomi jilid satu dan Dirjen pajak Ken Dwijugiateadi karena dialah yang minta DPR mempercepat UU ini,isu yang berkembang ketika itu telah disiapkan dana 1,5 trilyun sebagai bonus untuk percepatan pengesahan UU Tax Amnesty ini.

Setelah ada keruwetan dan terjadi keresahan dimasyarakat Darmin dan Bambang membisu tidak bersuara.Beruntung presiden Joko Widodo menyadari bahwa telah terjadi penyimpangan UU Tax Amnesty dan presiden meluruskannya bahwa Tax Amnesty hanya diperuntukan bagi wajib pajak besar, untuk memulangkan dana wajib pajak pengusaha besar di luar negeri, melalui peraturan menteri keuangan PMK No.127 29 Agustus 2016.Dan masyarakatpun pesimis bahwa PMK tidak berdampak bagi keberhasilan TA,karena


saya menduga bahwa pengusaha pemohon secara formalitas akan ikut program TA sekedar untuk mendapatkan surat pengampunan pajak agar tidak dikejar aparat pajak, sedangkan DPR setelah adanya keresahan ini tentu merasa tanggung jawabnya sudah selesai dengan mengesahkan untuk memenuhi kemauan Pemerintah dan merasa telah melaksanakan tugasnya dengan baik, dan sekarang Presidenlah yang paling bertanggung jawab atas keberhasilan TA.


 Dari rangkaian peristiwa ini maka motif dan kedok dari TA sudah diketahui publik,kini piring kotor yang dibuat Darmin ,Bambang dan Ken harus bisa dicuci oleh Menteri keuangan Sri Mulyani dengan harus bisa memenuhi target 165 triyun dari TA agar defisit APBN tidak sampai melebihi 3 % PDB dan harus bisa membuktikan bahwa bisa masuk dana luar negri dari tax amnesty ini untuk menambah defisit APBN, menopang kurs rupiah,memperluas lapangan kerja baru dan membiayai berbagai proyek infrastruktur tutur Rahman Sabon Nama pada pers sore tadi Sabtu 3/9-2016 menanggapi rakyat kecil dobel dipajaki pemerintah sebagai korban dari transaksi politik terkait lahirnya UU Tax Amnesty dan penyimpangan pelaksanaannya


 ·  Translate
48 comments on original post
1
Add a comment...
Story
Tagline
xpxkxh xndx tokoh kunci?
Collections Solihin is following
View all
Links
"Nasi sudah jadi bubur". Apapun yang telah mereka ( pemerintah ) lakukan diluar kemampuan kita untuk mengembalikan, sekarang tinggal SIKAP POSITIF kita dengan keadaan ini. Semoga keadaan akan lebih baik bagi kita.
Public - 2 months ago
reviewed 2 months ago
1 review
Map
Map
Map