Profile

Cover photo
Solihin Hin
21,349 views
AboutPostsPhotosVideos

Stream

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
FAKTANEWS – Jhon Rowben : Selamat malam Mohon Ijin menyampaikan Informasi berkaitan dengan seorang laki laki yang bernama DANIEL TJANG Hb Yang bersangkutan bukan personel TNI, Dia adalah Singapore Military. Jika diperhatikan dengan seragam yang digunakan terdapat banyak kesalahan dan Pelecehan diantaranya : – penggunaan Pangkat Perwira Tidak Jelas, dia mengaku Batalyon Mekanik tapi menggunakan Korp
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
"INDONESIA RASA TIONGKOK"

NGUTANG KE TIONGKOK
SEMUA PROYEK TIONGKOK
BUSWAY TIONGKOK
KERETA TIONGKOK
PETANI TIONGKOK
REKLAMASI BUAT ORANG TIONGKOK
BAHKAN KULI KASARPUN DARI TIONGKOK
SAMPAI2 URUSAN NGEBOR PUN DARI TIONGKOK
PADAHAL RAKYAT SENDIRI BANYAK YG KENA PHK.

MAAF MAU NANYA SEBENARNYA PRESIDEN KITA ITU ORANG SOLO ATAU ORANG TIONGKOK SIH?
 ·  Translate
110 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
At least 14 people have been killed in an airstrike on a hospital in Aleppo, with the attack having provoked a new blame game. UN special envoy to Syria Staffan de Mistura has urged all sides to avoid a "snowball effect" and protect the fragile truce.
4 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
On Monday, Bumble Bee Foods and 2 employees were charged by Los Angeles prosecutors with violating safety regulations in the death
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
"DRAMA WARGA CINA DI HALIM PERDANAKUSUMAH"

Apakah TUJUAN dan MOTIVASI lima Warga Cina yang menyusup masuk kawasan Lanud Halim Perdanakusuma?
Jika saat di tangkap oleh aparat keamanan TNI AU mereka sedang MENGEBOR dan MENCARI SAMPEL TANAH untuk keperluan proyek PT Kereta Api Cepat Indonesia-Cina.

BENARKAH?
Setidaknya informasi yang beredar memang demikian.
Namun ANEHNYA kok ada yang mengenakan ATRIBUT TENTARA RRC saat diperiksa di kantor Imigrasi, Jakarta Timur.
Jika demikian bukan SEMAKIN ANEH alasan mereka TIDAK mengetahui bahwa lokasi yang di bor adalah kawasan ANGKATAN UDARA.

Semakin menjadi simpang-siur ternyata mereka atau ke lima (5) warga Cina itu DILEPASKAN begitu saja oleh pihak Imigrasi dan keamanan.
Artinya, apakah mereka TERBUKTI tidak bersalah?
Ataukah ada alasan lain sehingga pihak Imigrasi dan keamanan MELEPASKAN mereka?

Inilah yang membuat masyarakat kembali HERAN, terhenyak dan bingung.
Diakui atau tidak, rezim Jokowi-JK memberikan KEISTIMEWAAN terhadap warga Cina. Ada apa?
Sebab, beberapa waktu lalu juga terjadi kasus masuknya tenaga KERJA KASAR asal Cina ke wilayah Banten. Jumlahnya mencapai ratusan.

Tak heran jika berbagai kalangan MENGECAM tindakan pelepasan warga Cina ini.
Apalagi jika satu dari lima warga Cina itu adalah TENTARA.
Bahkan banyak yang menduga INTELIJEN Cina.
Sebab, mereka melakukan PENYUSUPAN dan memasuki KAWASAN militer milik TNI AU yang dijaga ketat.

JELAS tindakan warga Cina itu tak bisa dibenarkan.
Bukan saja tak dilengkapi dokumen kerja, mereka tanpa ijin dan SENGAJA memasuki kawasan militer.
Bandingkan dengan langkah Menteri Susi yang MENENGGELAMKAN kapal-kapal yang memasuki dan mencuri ikan di perairan Indonesia.

Kawasan militer adalah simbul KEDAULATAN NEGARA.
Sebab, kawasan militer adalah BAGIAN SISTEM PERTAHANAN NEGARA.
Oleh sebab itu, bukan hanya ketat penjagaannya, namun sekaligus juga memiliki PROSEDUR PENGAMANAN yang standar militer guna melindungi dan menjaga obyek VITAL NASIONAL.

Namun kini kedaulatan negara-bangsa ini telah DIINJAK-INJAK oleh tukang bor asal Cina.
Mereka dengan LELUASA memasuki wilayah militer.
Meski sempat di soal oleh imigrasi dan TNI AU, namun DIBEBASKAN kembali.
Sehingga tidak ada kelanjutan skandal ini. Mereka LELUASA di Indonesia.

INILAH NASIB BANGSA YANG PERMISIF DAN TOLERAN. ATAUKAH BANGSA INI SUDAH TAK BISA MENJAGA KEDAULATAN?

INGAT....WAKTU SEBELUM TENTARA JEPANG MENGINVASI TENTARA BELANDA DI INDONESIA..MEREKA MENGIRIMKAN TENTARA SEBAGAI KULI...

APAKAH SEJARAH ITU AKAN TERULANG KEMBALI..??? 
 ·  Translate
41 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
Imam Masjid Istiqlal wafat, Indonesia kehilangan ahli hadist
 ·  Translate
7 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
 
 
Ahok terbukti langgar hukum , lawan warga Bidara cina , Kalah Di PTUN , sepi pemberitaan .

Jakarta , 27 April 2016. Pkl: 21'30 WIB.
Rabu ( Kopi) Baru kena batunya saat Gubernur DKI Jakarta Basuki tjahaja Purnama . melawan warga bidara cina kalah di persidangan PTUN mana media , sepi pemberitaannya karna ditutupi oleh Pers penjilat terhadap mantan Bupati Belitung Timur itu.

" kekalahan Ahok di PTUN sepi Dari pemberitaan membuktikan pers sudah jadi penjilat Ahok," Kata pengamat politik Muslim Arbi Kepada suaranasional , selasa, (26/4).

Muslim mengatakan " kemenangan warga Bidara Cina itu membuktikan Ahok sudah melanggar hukum ," Ahok kalah di PTUN bukti Ahok melanggar Hukum seenaknya menggusur rumah warga ," jelas Muslim.

Kata Muslim " Ahok yang melakukan Penggusuran terhadap warga karna merasa didukung TNI/Polri , ini bentuk arogan Seorang Ahok Melanggar Hukum dan anehnya TNI /Polri ikut-ikutan ," ungkapnya

Warga Bidara China sebelumnya mengajukan gugatan dengan perkara nomor. 59/G/2016/PTUN - JKT.terkait dengan penetapan lokasi pembangunan codetan kali Ciliwung kelurahan Bidara China , yang ternyata berubah dari ketentuan sebelumnya tanpa dilakukan sosialisasi kepada warga.

" Menyatakan mengabulkan seluruh permohonan pemohon , " kata hakim Edy septa Surhaza saat membacakan putusan dipengadilan.PTUN Jakarta , Jl.Sentra Primer , Jakarta Timur , senin (25/4).

Dalam pertimbangannya , hakim Edy Sapta Surhaza dan Muhammad Arif Pratomo menyatakan soal jangka waktu pengajuan gugatan oleh para penggugat memenuhi syarat yang ditentukan peraturan perundang-undangan yang berlaku ," jelas Edy ..



 ·  Translate
207 comments on original post
1
Add a comment...

Solihin Hin

Shared publicly  - 
1
Add a comment...
Story
Tagline
xpxkxh xndx tokoh kunci?
Collections Solihin is following
View all