Profile cover photo
Profile photo
Mudrikan Nacong
767 followers -
The Another Side Of Me
The Another Side Of Me

767 followers
About
Mudrikan's interests
View all
Mudrikan's posts

Press Release YLKI, dkk :

YLKI MINTA PRESIDEN JOKOWI MENOLAK RUU PERTEMBAKAUAN

Saat ini, DPR kembali menyorongkan RUU Pertembakauan ke Presiden, setelah mandeg beberapa bulan di era Ade Komaruddin sebagai Ketua DPR.

YLKI, bersama Indonesia Tobacco Control Network dan Komnas Pengendalian Tembakau meminta dengan sangat agar Preside menolak RUU Pertembakauan yang disorongkan DPR tersebut.

Ada beberapa alasan fundamental mengapa Presiden Jokowi harus menolak RUU Pertembakauan tersebut, yakni:

1. RUU Pertembakauan adalah RUU sampah, karena secara substansi sudah tidak diperlukan lagi, sekalipun dengan klaim untuk melindungi petani tembakau. Musuh petani tembakau itu utamanya adalah industri rokok sendiri, cuaca yang tidak menentu, para tengkulak, dan impor tembakau. Bagaimana mungkin RUU Pertembakauan akan melindungi petani tembakau, sedangkan yang mendesain RUU tersebut adalah industri rokok??

2. RUU Pertembakauan adalah RUU yang secara diametral bertentangan dengan regulasi-regulasi lain yang sudah eksis, seperti UU tentang Cukai, UU Produk Pertanian dan Perlindungan Petani, UU Kesehatan, bahkan bertentangan dengan Konstitusi. RUU Pertembakauan adalah RUU yang cacat sejak dalam kandungan.

3. RUU Pertembakauan hanyalah cara licik industri rokok untuk melanggengkan dan bahkan meningkatkan produksinya hingga minimal 500 miliar batang per tahun. Maka yang akan menjadi korban pertama dan utama adalah anak-anak sebagai tumbal perokok baru, proses pemiskinan akan semakin akut karena terbukti konsumsi rokok, menurut BPS, telah memiskinkan masyarakat Indonesia;

4. Beban kesehatan akan meningkat tajam, karena prevalensi dari penyakit tidak menular akan semakin tinggi akibat konsumsi rokok tersebut. Padahal, sukses tidaknya sistem kesehatan nasional adalah upaya preventif dan promotif dari masyarakat, bukan upaya kuratif. RUU Pertembakauan adalah lonceng kematian bagi sistem jaminan kesehatan nasional dan ambruknya finansial BPJS;

5. RUU Pertembakauan adalah petaka yang amat memalukan dari sisi pergaulan internasional. Sebab ketika 90 persen negara di dunia secara serius menekan dan mengendalikan konsumsi tembakau/rokok, bangsa Indonesia justru ingin mendorong regulasi yang sebaliknya, dan disponsori industri rokok pula. RUU Pertembakauan adalah wujud nyata intervensi industri rokok multinasional yang akan menjadikan Indonesia sebagai negeri wabah nikotin.

Demikian. Semoga Bapak Presiden bisa memotret dengan hati yang jernih. Terima kasih.

Jakarta, 25 Januari 2017
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia,


Tulus Abadi,
Ketua Pengurus Harian
0811 195030.

Oleh : KH. A. Hasyim Muzadi Tentang Kasus Ahok

1. Di kalangan umat Islam seluruh dunia ada tiga hal yang tidak boleh disinggung atau direndahkan yakni: Allah SWT, Rasulullah SAW dan kitab suci al-Qur’an. Apabila salah satu, apalagi ketiganya disinggung dan direndahkan pasti mendapat reaksi spontan dari umat Islam tanpa disuruh siapapun. Reaksi tersebut akan segera meluas tanpa bisa dibatasi oleh sekat-sekat organisasi, partai, dan birokrasi. Kekuatan energi tersebut akan bergerak dengan sendirinya tanpa dibatasi ruang dan waktu.

2. Fenomena demo 4 Nopember 2016 tentu secara lahiriah dipimpin oleh beberapa tokoh yang merasa terpanggil untuk membela kesucian kitabnya. Namun jumlah yang hadir membuktikan adanya kekuatan (energi spritiual) yang dahsyat dari pengaruh al-Qur’an tersebut. Hal ini dapat dibuktikan para pemimpin yang melakukan demo atau mengumpulkan masa tanpa dorongan spiritualisme tersebut tidak mungkin dapat menggerakan umat yang berjumlah jutaan. Mereka berjalan dengan damai, tertib dan siap untuk berkorban. Sehinga sesungguhnya tidak perlu dicari dalangnya, provokator atau siapa yang membayar. karena provokator dan bayaran setingkat apapun tidak akan mampu menggalang kekuatan tersebut. Yang ada mereka adalah menempel gelombang besar untuk kepentingannya bukan kemampuan menciptakan gelombang itu sendiri.

3. Kedahsyatan energi al-Qur’an tersebut hanya bisa dimengerti, dirasakan dan diperjuangkan oleh orang yang memang mengimani alquran. Tentu sangat sulit utk diterangkan kepada mereka yang tidak percaya kepada al-Qur’an, berpikiran atheis, sekuler dan liberal. Karena mereka jangan lagi memahami energi al-Qur’an, menerima al-Qur’an pun belum tentu bisa. Sehingga perdebatan antara keimanan kepada al-Qur’an dan ketidakpercayaan kepada al-Qur’an hanya akan melahirkan advokasi bertele-tele dan berbagai macam rekayasa.

4. Al-Qur’an sebagai kitab suci sekaligus kitab pembeda (al-Furqon) yang membedakan antara yang hak dan yang batil. Maka tidak heran kalau kemudian kelihatan dikalangan umat Islam sendiri mana yang bertindak sebagai pejuang, sebagai pengikut perjuangan yang ikhlas tanpa pamrih, yang mengambil posisi memanfaatkan keadaan (kepentingan duniawi sesaat) dan mana yang memang menyelewengkan al-Qur’an. Sedangkan di kalangan non-Muslim sendiri hanya sangat sedikit yang membuat konflik lintas agama dengan kaum muslimin. Mereka adalah fihak yang sudah basah politisasi dan kapitalisasi ekonomi serta hegemoni kekuasaan. Sedangkan mayoritas mutlak non-Muslim tetap bersatu bersama kaum muslimin dalam penegakan NKRI.

5. Di era demokratisasi politik indonesia gerakan pembelaan al-Qur’an tidak akan lolos dari upaya pihak-pihak tertentu dalam melakukan politisasi yang tujuannya membelokkan dan mengaburkan tujuan suci tersebut. Politisasi sebenarnya tidak hanya terjadi pada tanggal 4 11 malam hari, tetapi sesungguhnya telah dimulai semenjak rakyat merasakan penggunaan kekuasaan untuk mendukung atau tidak mendukung salah satu pihak yang memiliki kepentingan. Seorang gubernur petahana yang akan mencalonkan kembali sebagai gubernur diharuskan oleh undang-undang untuk menjalani cuti. Artinya tidak boleh ada penggunaan kekuasaan di dalam proses demokratisasi pemilihan. Apabila terjadi termasuk “abuse of power” (penyalahgunaan kekuasaan).

6. Perdebatan tentang siapa dalang, provokator, penunggangan politik, sebenarnya sudah tidak diperlukan lagi sebagai isu, demi kesatuan dan persatuan NKRI. Lebih bermanfaat kalau kita fokus kepada kewajiban negara dalam melindungi hak yang adil dari kaum Muslimin indonesia. Sehubungan dengan adanya penistaan al-Qur’an tersebut yang diproses menurut hukum negara (UU No 1. Tahun 1965). Hal semacam ini sebenarnya pernah terjadi di Indonesia pada kasus Arswendo, lia eden dan musadek. Namun bedanya mereka tidak sebesar Ahok.

7. Khusus untuk kaum muslimin indonesia agar terus memperbaiki kualitas perjuangannya. Hendaknya janganlah masalah kemurnian perjuangan pembelaan al-Qur’an ini dicampur aduk dengan isu Khilafah, pendirian Negara Islam, memberi peluang terhadap ISIS, peluang terhadap teroris, dan perlawanan terhadap pesatuan dan kesatuan bangsa. Karena apabila hal-hal tersebut dilakukan oleh kaum muslimin akan menjadi alat pukul balik terhadap kaum muslimin itu sendiri, dan dapat mengakibatkan umat islam bercerai-berai.

8. Seluruh kaum Muslimin apapun ormasnya, jangan beranggapan bahwa sekat-sekat ormas itu dapat menghadang energi al-Qur’an. Karena kalau dipaksakan, justru berakibat tidak ditaatinya pemimpin oleh umatnya sendiri yang memang ghirah al-Qura’nnya tinggi.

9. Saat ini upaya untuk menciptakan opini bahwa Ahok tidak menistakan agama tampak akan berlanjut. Kita masih menunggu hasil finalnya. Hasil Finalnya tersebut bergantung siapa yang dimintai pendapat dan fatwanya oleh pihak kepolisian. Semoga akan selaras dengan keputusan MUI (Majelis ulama Indonesia).

KH. A. Hasyim Muzadi, Pesantren Al-Hikam Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an[truncated by WhatsApp]

Post has attachment
10 Tahun Terakhir Hasil Tangkap Nelayan Tradisional Selayar Menurun
Edukasi Akses Area Perikanan Menjadi Solusi SELAYAR - Hasil tangkap ikan nelayan tradisional di Selayar 10 tahun terkahir menurun, "Dengan mengunakan teknik PRA bersama masyarakat ditemukan penurunan di pulau Latondu dan Rajuni" hal itu diungkapkan Asep Pra...

Post has attachment
Golongan Darah B dan 123 Faktanya...!!!
ya... karena saya golongan darah B dan banyak ngenah sumber: www.irsan-alihsan.my.id Sedikit berbagi tentang golongan darah B, baik itu mengenai  Watak, Sifat, Karakter, Penyakit, Dan, Hobi Seseorang. sebelumnnya saya juga pernah memposting mengenaiGolongan...

Post has attachment
Pengalaman Lolos dari begal
Ini pengalaman kami ! Berbagi cerita lolos dari begal. Hari Jum'at 7 Mei. Pulang dari acara sebagai panitia pukul setengah 2 malam, dan ngantar teman pulang. "Kak ada ikuti ki, tiga orang" "Siapa? Polisi!", tanya ku. "Bukan Kak" jawabnya. "Begal itu, pegang...

Post has attachment
Pengalaman Dikejar Begal
Ini pengalaman kami kemarin! Berbagi cerita lolos dari begal. Pulang dari acara sebagai panitia pukul setengah 2 malam, dan ngantar teman pulang. "Kak ada ikuti ki, tiga orang" "Siapa? Polisi!", tanya ku. "Bukan Kak" jawabnya. "Begal itu, pegangan ko" tanpa...

Post has attachment
Beasiswa S2 dan S3 ke Luar Negeri yang masih terbuka untuk tahun 2015
Berikut adalah informasi untuk Beasiswa S2 dan S3 ke Luar Negeri yang masih terbuka untuk tahun 2015: LPDP - Beasiswa Pendidikan Indo nesia (Untuk studi di universitas ranking Top 300 dunia ataupun universitas terpilih di dalam negeri) http://www.lpdp.depke...

Post has attachment
List Informasi Beasiswa di Luar Negeri dan Dalam Negeri
List Informasi Beasiswa Pascasarjana (S2&S3) di Luar Negeri dan Dalam Negeri tetapi yang Berkualitas International 1. Australia Award Scholarship ( http://australiaawardsindo.or.id ) 2. LPDP Scholarship ( http://www.beasiswalpdp.org/index.html ) 3. DIKTI Sc...

Post has attachment

Post has attachment
1000 Hari Pertama Anak Penentukan Masa Depan Bangsa
Presentasi
kepada peserta MP-ASI (Makanan Pendamping ASI) Peningkatan Kapasitas
Petugas Dalam Konseling Asi Angkatan 1 Sulawesi-Selatan @Colonial Hotel 2014 Ok, Guys.....!!! Judul diatas hadir karena, saya ingin berbagi tentang betapa pentingnya hari-hari...
Wait while more posts are being loaded