Profile cover photo
Profile photo
Humas Jogja
About
Posts

Post has attachment
Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan secara langsung DIPA kepada komponen Forkopimda DIY, yang meliputi : Korem 072/Pmk, Lanud Adisucipto, POLDA DIY, Pengadilan Tinggi Yogyakarta, RS Dr Sardjito, serta Kanwil Kumham DIY.

Kemudian dilanjutan dengan menyerahkan Dana Transfer Pemda Kabupaten/Kota dan Provinsi di DIY serta kepada 5 Satker berkinerja terbaik pada masing-masing kategori sesuai besaran pagu yang memenuhi indikator-indikator yang telah ditetapkan oleh Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY dalam pelaksanaan anggaran tahun 2017. Dalam hal ini satker tersebut meliputi : Polres Kulon Progo, Kejaksaan Negeri Gunungkidul, RUPBASAN Wates, Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam LIPI, dan Disnakertrans DIY.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Penyerahan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran), Daftar Alokasi Dana Transfer Ke Daerah dan Dana Desa di DIY Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan melalui Ditjen Perbendaharaan Kanwil DIY, bekerjasama dengan Pemda DIY di Bangsal Kepatihan Yogyakarta pada Rabu (13/12).

Selain dihadiri oleh Gubernur DIY, hadir pula Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan DIY, Ludiro SE MM, Kepala Perwakilan BPK DIY, Yusnadewi SE MSi dan jajaran Forkopimda DIY.

Ludiro melaporkan bahwa DIPA yang diserahkan untuk Kementerian Negara/Lembaga pada wilayah DIY tahun 2018 berjumlah 365 DIPA, dengan nilai Rp 10.72 triliun yang terdiri dari DIPA yang dialokasikan untuk instansi vertikal sebanyak 310 DIPA dengan nilai sebesar Rp 10,5 triliun dan DIPA yang dialokasikan untuk berbagai SKPD sebanyak 55 DIPA, dengan nilai sebesar Rp 222,26 milyar.

Lebih lanjut disampaikan pula bahwa sampai saat ini kinerja penyerapan pencapaian output belanja Kementerian dan Lembaga di wilayah DIY menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama untuk tahun 2016 baik dari segi nominal maupun prosentase. Demikian juga dari sisi indikator kinerja pelaksanaan anggaran, baik kesesuaian perencanaan dan penganggaran, aspek kepatuhan terhadap regulasi, serta efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan anggaran.

Selain itu diserahkan pula alokasi Dana Transfer Ke Daerah dan Dana Desa untuk DIY, yang merupakan dasar pelaksanaan APBD 2018. Anggaran Transfer Ke Daerah dan Dana Desa tahun 2018 DIY ditetapkan sebesar Rp 9,98 triliun yang terdiri atas Dana Perimbangan yang terdiri atas DAU (Dana Alokasi Umum), DBH (Dana bagi Hasil) dan DAK (Dana Alokasi Khusus) sebesar Rp 8,38 triliun, DID (Dana Insentif Daerah) sebesar Rp 236,75 miliar, Danais DIY sebesar RP 1 triliun dan Dana Desa sebesar Rp 361,89 miliar.

Untuk tahun 2018, tercatat seluruh pemerintah daerah di wilayah DIY menerima DID sebagai penghargaan atas kinerja yang baik serta terwujudnya kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah, pelayanan dasar publik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur pelayanan pemerintahan umum serta peningkatan kesejahteraan masyarakat umum. Bahkan DIY juga patut berbangga hati, karena Pemkab Sleman dan Kulon Progo mendapatkan penghargaan Anugerah Dana Rakca tahun 2017 sebagai daerah berkinerja terbaik.

Diluar hal-hal tersebut, Gubernur DIY dalam sambutannya, mengingatkan pesan Presiden Jokowi untuk meningkatkan kualitas perencanaan , penganggaran, maupun dalam implementasi pelaksanaan sehingga diperlukan komitmen dalam melanjutkan kebijakan efisiensi pada belanja operasional dan non prioritas disertai upaya percepatan pelaksanaan anggaran agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat serta agar tetap fokus pada prioritas pembangunan 2018, yaitu pembangunan infrastruktur, pengurangan kemiskinan serta kesenjangan antar-pendapatan dan antar wilayah serta perluasan kesempatan kerja.
Add a comment...

Post has attachment
Wait while more posts are being loaded