Profile

Cover photo
Kang Agus
Works at Alja Auto Service
Attended Kursus Mekanik Hmmc Bandung
Lives in Medan
4 followers|19,767 views
AboutPostsPhotosVideos

Stream

Kang Agus

Shared publicly  - 
1
doly ariga's profile photo
 
bengkel mna tu bg?
Add a comment...

Kang Agus

Shared publicly  - 
1
Add a comment...

Kang Agus

Shared publicly  - 
 
Reset Indikator Oli BMW (Sendiri) Tips Hemat Perawatan BM, Yang bisa dilakukan adalah : 1. Me-reset Oil Service 2. Me-reset Inspection Modalnya cuma kabel untuk menghubungkan PIN 7 dari DLC ke Ground (Body/Chassis) Tinggal li...
1
Add a comment...

Kang Agus changed his profile photo.

Shared publicly  - 
1
Add a comment...

Kang Agus

Shared publicly  - 
 
BERIKUT INI MERUPAKAN CARA CARA MELAKUKAN TUNE UP MESIN TOYOTA KIJANG

  Tune Up Motor bensin
1.1   Pemeriksaan tutup radiator
Langkah-langkah memeriksanya:
a.   Cuci tutup radiator dengan air bila kotor.
b.   Periksa kondisi bagian tutup radiator yaitu pada penguci dan katup katupnya.
Gambar e. Pemeriksaan tutup radiator
c. Pasang perigetes pada tutup radiator dan pilih pipa adaptor yang kedalamnya sesuai dengan tutup radiator.
Gambar f. Mengetes tutup radiator

1.2 Memeriksa kebocoran sistem pendingin
Fungsinya sebagai alat penyetabil / menjaga temperatur mesin supava tetap normal selama bekerja.
Alat                 Bahan              Waktu
Kontak alat     Mesin hidup

Langkah kerja
a.   Periksa kebocoran radiator, slang — slang, paking kepala silinder & rumah termostat.
b.   Periksa kebocoran seal pompa air pada seal mesin hidup, jika bocor air akan keluar melalui lubang pelepas.

Pemeriksaan ketinggian minyak pelumas
Langkah pemeriksaan:
a. Mesin dalam keadaan mati dan oli terkumpul pada kalter.
b. Tongkat pemeriksa oil (stek) kita angkat, jika kotor kita lap dengan kain kemudian di masukkan lagi, angkat lagi stek tersebut dan kita periksa.
Keterangan :
v  Jika kondisi oli sudah berwarna hitam dan terasa ada kotoran / gram maka kondisi oil tersebut jelek.
v  Untuk melihat ketinggian oil maka angkat stek oil dari mesin dan periksa, jika masih batas ukur normal maka masih baik dan jika di bawah normal maka harus di isi lagi (untuk mesin memiliki SAE 20 — 50).

Penyetelan celah katup
Bertujuan
v  Mengetahui katup isap dan buang
v  Menentukan katup yang dapat di setel
v  Menyetel katup
Alat :
v  Kontak alat
v  Kunci sok 3/8
Bahan
v  Motor bensin 4 tak 4 silinder

Langkah kerja:
v  Cari besar celah kutup di dalam buku data (biasanya katup buang 0,3 dan katup isap 0,2) besar celah katup pada mesin panas dan dingin berbeda
v  Lepas tutup kepala silinder
v  Putar puli searah jarum jam sampai tanda TMA
Gambar g. Arah putaran
v  Topkan silinder 1 setel celah katup yang dapat disetel. Ciri silinder pertam katup buang dan katup isap dapat di stel dan silinder nomor 4 buang dan isap tidak dapat distel.
Gambar h. Cara penyetelan katup

1.3. Pengetesan Kompresi
Bertujuan untuk mengetahui tekanan kompres
Kontak alat dan compresi tester
Langkah kerja :
v  Hidupkan mesin sampai temperatur kerja (75 — 85 °C)
v  Lepas semua busi dan silinder 1 sampai terakhir
v  Gronkan kabel tegangan tinggi koil atau kabel (—) koil di lepas
v  Pasang alat ukur kompresi tester pada lubang busi (ditekan rapat – rapat )
v  Buka penuh katup gas dan ditahan
v  Mesin distater sampai jarum bergerak minimum 3 kali kemudian baca tekanannya (tekanan kompresi yang baik pada jenis motor Toyota Kijang adalah 9 – 12 kg/cm2 dan perbedaan hasil tekanan kompresi pada masing — masing silinder maksimum 1 kg/cm2)

1.4Penyetelan Celah Busi
Bertujuan membersikan kotoran atau kerak pada celah busi
Alat : fuller (spark phug guager), kunci busi, sikat baja
Cara kerja :
Lepas busi pada masing — masing silinder dengan kunci busi
Bersihkan elektroda dan kerak dan kotoran (jangan memakai kertas gosok karena bisa menyebabkan elektroda cepat habis).
Setel celah busi (celah busi 0,06 — 0,80 mm).
Setelah diukur pasang kembaili busi pada masing-masing silinder.

1.5 Memeriksa Hambatan Kabel Busi
Pemeriksaan tahanan setiap penghantar, dan elektroda didalam tutup distributor sampai strekerbusi, tahanan penghantar tidak boleh lebih 20 ksl jika tahanan tersebut terlalu besar maka lepas bagian penghantar dan periksa satu persatu mencari yang rusak.
Keterangan : Jika tahanan tinggi dan tegangan besar maka mesin sulit hidup
Memeriksa busi dengan W meter / avorneter posisikan x I W dibaca skala atas, kabel busi dikatakan bagus apabila jarum bergerak penuh ke kanan (hasil °O)
Periksa kabel busi yang satu dengan yang lain mungkin ada arus yang terhubung karena hubungan singkat.

I.6. Memeriksa Rotor dan Tutup Distributor
Dengan menggunakan kontak alat ohm / avometer
Cara memeriksa:
Pemeriksaan dilakukan secara visual dilakukan dengan melihat kondisi fisik dan motor dan tutup dan kecetakan.
Dengan menggunakan ohm meter yaitu dengan mengukur hambatannya (sama dengan hambatan kabel busi).

1.7 Melepas dan Memasang Distributor
Berfungsi berbagi arus ke masing-masing busi dengan perantara motor.
Tujuan melepas distributor dan merakitnya dengan baik.
Alat Kontak alat
Cara kerja :
a. Melepas distributor
v  Kontak dalam posisi off
v  Buka tutup distributor
v  Lepas baut pengikat lalu angkat distributor
b. Pemasangan distributor
v  Topkan kompresi 1
v  Kembalikan posisi saat pengapian (5-10) sebelum TMA
v  Posisikan aduans vakum sejajar dengan mesin
v  Posisikan rotor melintang terhadap mesin
v  Cocokkan alur roda gigi poros distributor dengan alur roda giginya tepat maka dengan sendirinya rotor akan menghadap busi no 2
v  Pasang baut pengikat (jangan di keraskan)
v  Setel saat pengapian (stel dengan lampu kontrol) kabel (+) lampu kontrol ke () coil, kabel () lampu kontrol ke body, kunci kontak posisi on, putar perhahan-lahan penuh ke kanan dan kembalikan kekiri sampai mendapatkan lampu kontrol mulai menyala / platina terjadi percikan bunga api.

1.8 Memeriksa dan Menyetel Saat Pengapian
Tujuan :
v  Menyetel saat pengapian dengan timming light
Alat :
v  Kontak alat
v  Timming light
Bahan:
v  Motor hidup
Cara penyetelan :
Pasang lampu timming light (kabel merah ke (+) batery, kabel hitam ke (—) batery, kabel busi pada timming di letakkan pada kabel busi no 1)
Gambar j. Pemasangan lampu timming
Setel putaran idle / kontrol
Lihat saat pengapian pada putaran idle, lihat tanda pengapian yang terletak pada puli roda gaya jika tanda tidak kelihatan warnai dengan kapur tulis
Gambar k. pemeriksaan dengan lampu timming
Kendorkan baut pengikat pada distributor sampai distributor dapat di pergerakkan. Jika pengapian tidak tepat, maka tepatkan saat pengapian dengan memutar distributor.
1.9 Memeriksa Advand Vacum
Advand vakum berfungsi untuk memajukan dan memundurkan saat pengapian berdasarkan beban mata / pembukaan gas karburator.
Pemeriksaan advand vacum pada saat distributor terpasang
Langkah kerja :
a. Lepas tutup distributor
b. Lepas selang vokum yang menuju ke karburator
c. Isap slang tersebut
Gambar I. Pemeriksaan Advand Vakum
2.0. Pemeriksaan Advand Sentriftigal
Berfungsi sebagai memajukan / memundurkan saat pengapian berdasarkan putaran motor.
Tujuannya memeriksa advans sentrifugal sederhana
Langkah kerja :
Cara memeriksa
a. Pada distributor terpasang
Buka tutup distributor
Putar rotor dengan tangan searah putaran motor waktu mesin hidup 10-15˚ tahan kemudian lepas.
Gambar m. Pemeriksaan sederhana Advand sentrifugal
Sentrifugal akan baik jika rotor di lepas maka rotor akan kembali seperti semula.
Jika tidak kembali guvernor harus di ganti atau perbaiki.
2.1Memeriksa dan menytel celah platina
Fungsi platina untuk memutus dan menghubungkan arus listrik primer coil
Cara memeriksa celah platina untuk mendapatkan dwell yang baik 0,4-0,5 mm
Cara menyetel platina :
Posisikan mesin mati konci kontak off
Lepas tutup distributor dan distributor
Posisikan platina membuka dengan cara memutar poros engkol
Longgarkan baut pengikat platina dan stel pada alur platina
Keraskan baut pengikat platina pasang rotor dan tutup distributor
Periksa percikan bunga api pada kabel koil
Hidupkan mesin periksa kembali sudut dwell.

2.2. Memeriksa dan menyetel sudut dwell
a. Tujuan :
Mengetes sudut dwell dengan pengetes dwell
b. Alat :
Pengetes dwell
Kontak alat
c. Bahan :
Mesin hidup
d. Langkah penyetelan :
Hidupkan mesin stasioner
Pasang alat ukur dwell tester (kabel (+) pengetes ke () coil, kabel pengetes () ice groun)
Tempatkan tombol ice dwell
Baca alat ukur (ukuran yang baik motor 4 tak ± 1-4)
Gambar 9. Dwell tester
Keterangan:
Jika melebihi 56 maka kondisi platina terlalu rapat dan akan mengakibatkan icon platina cepat panas / aus. Jika kurang dari 52 maka kondisi platina terlalu renggang dan mengakibatkan pengapian kecil.

2.3 Menyetel Campuran Udara pada Kalburator
Tujuan :
Menyetel campuran udara
Bahan :
Kotak alat
Cara penyetelan :
Hidupkan mesin dengan stationer sampai mencapai tujuan kerja (mesin hangat)
Putar baut setelah udara kekanan dengan menghitung jumlah putarannya berlahan-lahan dan salah satu tangan memegang gas, (semakin diputar kekanan penyetelan udara maka semakin miskin dan mesin cenderung mati).
Semakin baut di putar ke kanan mesin akan cenderung mati dan di imbangi dengan gerakan katup gas.
Setelah baut diputar penuh kekanan, putar berlawanan arah ke kiri secara perlahan-lahan sampai mendapatkan hidupnya mesin yang betul-betul normal (ciri-cirinya : aroma gas buang tidak pedih dimata, getaran pada mesin paling kecil, pembakaran elektroda pada busi berwarna putih dan kecoklat-coklatan dan kering).
Pada waktu di putar ke kiri harus di hitung jumlah putarannya.

2.4.. Penyetelan Putaran Idle (Stationer)
Tujuan :
Menyetel campuran idle dan campuran bahan bakar tanpa pengetes gas buang.
Alat :
Kotak alat
Tech nonieter
Bahan :
Mobil / motor hidup
Langkah Pengukuran :
Hidupkan mesin stationer
Pasang alat ukur RPM Tester dan sklarnya posisi low tach kabel merah ke negatif coil kabel hitam kemasa / body.
Baca alat ukur RPM Tester kemudian hasil ukuran tersebut di kalikan 100
Putaran stationer yang baik adalah 700-800 rpm, untuk 4 tak 4 silinder.
Jika hasil ukur kurang / melebihi ukuran spesifikasi maka setel campuran idle dengan skrup penyetel yang terletak pada katup gas.
Langkah Penyetelan :
Putar skrup penyetelan kearah luar sampai putaran mulai turun / mesin hampir mati.
Putar skrup penyetel kearah dalam secara tahap demi tahap dengan setengah putaran tunggu sedikit dan perhatikan reaksi motor. Pada saat terdengar putaran mulai turun kendorkan skrup penyetel = setengah putaran untuk mendapatkan penyetelan campuran yang benar.
Catatan :
Pada waktu penyetelan dan pemeriksaan katup jangan sekali-kali mesin di gas karena akan merusak komponen alat ukur.
Jangan melihat tachnometer dengan perasaan hasil penyetelan lebih akurjika adal  


 janganlah berhenti dan bosan untuk selalu belajar otomotif  karena teknologi otomotif itu  akan terus berkembang dan berkembang ,,cukup sekian dari saya,semoga bermanfaat untuk kita semua,,amin
 ·  Translate
1
Add a comment...

Kang Agus

Shared publicly  - 
 
kemana dmua nih
1
Add a comment...
Have them in circles
4 people
doly ariga's profile photo
shirley gonzalez's profile photo

Kang Agus

Shared publicly  - 
1
Add a comment...

Kang Agus

Shared publicly  - 
 
Penyakit Umum Xenia dan Avanza

Mungkin anda adalah salah satu pemilik Daihatsu Xenia maupun Toyota Avanza, mengingat kedua mobil ini merupakan mobil yang paling laris di negeri ini. Dari berbagai keluhan yang saya baca, ternyata penyakit umum dari kedua mobil ini adalah masalah ngelitik pada mesin, yang terjadi hanya beberapa tahun setelah dibeli dari dealer, dan makin lama makin kencang, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dalam berkendaraan, dan tentu saja bisa merusak mesin mobil itu sendiri. Memang pada mobil lain juga banyak gejala ngelitik ini, tapi tidak sesering seperti pada kedua mobil ini, mengapa demikian?
Dengan cukup susah payah mencari rasio kompresi mesin dari kedua mobil ini, akhirnya ketahuan juga nilainya. Maklumlah, di brosur-brosur dealer, maupun web resminya tidak pernah dicantumkan. Nilai rasio kompresi Xenia dan Avanza adalah 11:1. Angka ini tentu sangat besar dibandingkan kebanyakan mobil lain yang rata-rata antara 9 sampai di bawah angka 11. Apa pengaruhnya angka rasio kompresi yang besar ini. Tentu saja terhadap kebutuhan asupan BBm yang sesuai. Dari beberapa riset yang dilakukan berbagai pihak, bisa dirangkum seperti berikut:
Rasio Kompresi di bawah 9:1 diperlukan BBM dengan RON 90
Rasio Kompresi di bawah 9:1 – 10:1  diperlukan BBM dengan RON 92
Rasio Kompresi di bawah 10:1 – 11:1  diperlukan BBM dengan RON 95
Rasio Kompresi di bawah 11:1 – 12:1  diperlukan BBM dengan RON di atas 95
Dari data di atas, xenia dan avanza dengan rasio kompresi mesin 11:1 membutuhkan minimal RON 95 (sekelas pertamax plus) sehingga performa mesin optimal dan tidak menimbulkan gejala ngelitik. Ini memang cukup ironis, mengingat kebanyakan orang memilih xenia dan avanza dengan harapan irit dan murah bahan bakar, tapi ternyata harusnya diisi dengan pertamax plus, yang harganya hari ini hampir 2x lipat premium. Mungkin alasan ini mengapa nilai rasio kompresi xenia dan avanza ini susah dicari.
Lantas timbul pertanyaan, mengapa Xenia dan Avanza ini dibekali dengan mesin yang rasio kompresinya sangat tinggi? Setidaknya ada 2 alasan sebagai berikut:
Tenaga adalah hal yang utama dalam sebuah kendaraan. Dengan volume mesin yang cukup kecil (1000cc sampai 1300cc), xenia dan avanza ini tentu tidak boleh kalah saing dengan kendaraan lain yang rata-rata di atas 1500cc, bahkan 2000-3000cc. Dan untuk mendapatkan tenaga dengan volume mesin yang kecil tadi, rasio kompresi inilah yang kemudian dioptimalkan sampai ke angka yang sangat tinggi. Tidak heran kalau di jalanan kita mendapatkan pemandangan Xenia dan Avanza yang begitu lincah menyalib mobil-mobil bercc besar seperti innova, fortuner, dll.
Xenia dan Avanza didesain sebagai city car atau mobil yang dominan di dalam kota, dengan karakter khususnya kota yaitu macet. Otomatis mobil akan lebih banyak stop and go, maju dikit, berhenti lagi, maju lagi berhenti lagi dst. Alangkah tersiksanya kalau gas berat dan harus injak dalam-dalam supaya mobil bisa sedikit bergerak. Maka lagi-lagi rasio kompresi yang harus ditingkatkan supaya kendaraan memiliki torsi yang cukup besar, sehingga dengan sedikit injak ga saja, kendaraan sudah melaju.
Lalu apa sebenarnya rasio kompresi itu? Analoginya adalah orang bermain ketepel seperti si Baim tarzan cilik. Jika si Baim ingin mengetepel musuhnya dengan harapan batu yang ada di ketepel itu memiliki tenaga pukul yang besar, dan kecepatan yang tinggi saat mengenai musuhnya, tentu saja dia harus menarik karet ketepel semakin panjang ke belakang, karena semakin panjang, kecepatan maupun tenaga batu tersebut akan semakin maksimal. Tapi tentu saja usaha si Baim ini akan sia-sia kalau kualitas dari karet ketepelnya payah, karena akan putus duluan sebelum dia melepaskan pegangannya pada tempat batu di ketepel itu.

Secara teknis, lihatlah gambar di atas untuk menjelaskan apa itu rasio kompresi:
Piston turun dan klep terbuka, ruangan di atasnya akan diisi oleh campuran udara dan bensin (dalam bentuk gas), dengan perbandingan 14,7:1 (standar).
Klep tertutup, piston kembali naik ke atas dan menekan campuran udara dan bensin tadi. Semakin kecil ruang tersisa untuk campuran itu, maka semakin besar tekanan yang terjadi. Konsekwensinya ini akan memperbesar tenaga potensial terhadap piston, sehingga siap melakukan tolakan yang lebih dahsyat. Perbandingan ruang bakar total dan ruang yang tersisa setelah dimampatkan (ruang kompresi) tadi disebut perbandingan kompresi. Semakin tinggi perbandingan ini, maka semakin besar tekanan yang terbentuk.
Idealnya, sesaat sebelum piston mencapai titik tertingginya (Titik Mati Atas, TMA), busi akan memercikan api, sehingga terbakarlah campuran bensin dan udara tadi. Energi yang terlontar dari hasil pembakaran ini dan juga tekanan yang besar tadi akan ‘melemparkan’ kembali piston ke bawah dan memutar poros roda.
Setelah mencapai titik terbawah (Titik Mati Bawah, TMB), maka ruangan akan dipenuhi sisa-sisa pembakaran, idealnya CO2 dan H20 (air), yang juga berupa gas. Ini akan terdorong oleh piston yang kembali naik ke atas, dan klep terbuka, sehingga bisa dibuang lewat knalpot. Pembakaran yang tidak sempurna, bisa menciptakan gas lain yaitu karbon monoksida (CO) yang berbahaya serta meninggalkan kerak di atas kepala piston. Apabila terus menerus, bisa merusak mesin.
Jadi itulah penjelasannya mengapa Xenia dan Avanza dibekali dengan mesin yang rasio kompresinya tinggi 11:1. Nah hanya saja seperti analogi si Baim tadi, kalau bahan karet ketepelnya (baca: bensin) yang digunakan kualitasnya rendah, maka tentu saja harapan yang diinginkan tidak tercapai, bahkan dapat menimbulkan masalah. Rasio kompresi 11:1 yang harusnya diisi minimal pertamax plus, tapi ternyata terus menerus diisi premium, tentu saja akan membuat mesin tidak optimal sesuai dengan yang diharapkan, dan parah-parahnya terciptalah yang namanya ngelitik.
Ngelitik (Knocking) adalah gejala mesin yang berbunyi, yang diakibatkan oleh tekanan maksimal yang terlalu cepat di dalam ruang bakar, sehingga menghantam piston yang posisinya masih menuju ke titik mati atas (TMA). Bagaimana proses ngelitik itu terjadi?
Mesin kompresi tinggi, kalau diisi bensin  dengan oktan rendah, tentu akan lebih cepat terbakar dengan sendirinya akibat suhu dan tekanan yang tinggi. Sehingga ketika busi memercik, tekanan dan suhu maksimal terjadi saat pison masih bergerak ke atas, sehingga akan tabrakan dan menimbulkan bunyi ngelitik.
Proses pada nomor 1, akan menyebabkan pembakaran yang tidak merata dan tidak sempurna, sehingga meninggalkan sisa pembakaran berupa kerak karbon yang menempel pada mahkota piston. Apa akibatnya dari kerak ini? Ada 2 akibat, pertama dia akan membara saat terjadi pembakaran, dan ini akan memicu pembakaran dengan sendirinya, dan yang kedua, perhatikan gambar di atas, volume ruang kompresi akan semakin kecil, dan ini berarti rasio kompresi menjadi semakin besar (lebih dari 11:1). Kedua hal ini akan memperparah proses pengapian di ruang bakar.
Dari berbagai penjelasan di atas, maka sangat wajar bila banyak keluhan seputar mobil xenia dan avanza, terutama masalah ngelitik dan tenaga yang semakin jauh berkurang dibandingkan saat awal pemakaian. Lalu apa solusinya? Berikut hal yang bisa dilakukan:
Lakukan service besar, bersihkan kerak yang menempel pada kepala piston.
Setelah langkah 1, tentu saja gunakan bensin berkualitas dengan RON minimal 95 (pertamax plus), karena kalau tetap premium, siklus serupa akan terus terjadi.
Kalau solusi nomor 2 di atas terasa berat bagi anda, tentu ada solusi lain seperti yang juga telah digunakan oleh ribuan pengguna lain, yaitu menggunakan Norival Energy Fuel Enhancer. Norival adalah peningkat kualitas dan penghemat bbm yang telah terbukti pada ribuan orang selama lebih dari 2 tahun dan teruji di PT Petrolab. Untuk xenia dan avanza dengan rasio kompresi 11:1, ada 3 pilihan yang bisa digunakan, yaitu Titanium, Drag Race atau Aggressor. Beda ketiga jenis ini adalah:
Titanium: lebih fokus pada peningkatan tenaga kuda (makin bertenaga pada top speed). Lebih cocok untuk yang sering keluar kota (kecepatan tinggi mendominasi). => Update: Norival Titanium sudah diskontinu, gunakan Norival Drag Race!
Drag Race (khusus bensin): lebih fokus pada peningkatan torsi (akselerasi). Lebih cocok untuk penggunaan dalam kota yang lebih banyak stop and go, medan tanjakan, mobil matic. Intinya dengan sedikit menekan gas, mobil langsung meluncur.
Aggressor: type yang paling lengkap, karena tenaga mantap di kecepatan tinggi (top speed meningkat) dan akselerasi cepat. Bisa di segala medan, dalam kota atau luar kota, bisa untuk campuran bensin maupun solar.
 ·  Translate
1
Add a comment...

Kang Agus

Shared publicly  - 
 
aku Merugi
1
Add a comment...

Kang Agus

Shared publicly  - 
 
6 cara meningkatkan tenaga mesin diesel Banyak cara untuk meningkatkan tenaga mesin mobil diesel mulai dari cara yang paling sederhana hingga cara yang tergolong mahal. Mesin diesel sepertinya sudah menjadi primadona ba...
1
Add a comment...

Kang Agus

Shared publicly  - 
1
Add a comment...

Kang Agus

Shared publicly  - 
 
Bagaimanakah Cara Kerja Mesin Diesel?

Tahukah kamu bahwa beberapa kendaraan yang ada di dunia ini menggunakan mesin diesel. Kendaraan-kendaraan yang menggunakan mesin diesel biasanya adalah kendaraan yang memerlukan tenaga yang besar seperti; kereta api, truk, bus, kapal laut, mobil penumpang, excavator, buldozer, dan masih banyak lagi. Nah, bagaimana sih cara kerja mesin diesel itu? Yuk kita cari tau..

Pada dasarnya prinsip kerja mesin diesel adalah merubah energi kimia menjadi energi mekanis. Energi kimia di dapatkan melalui proses pembakaran dari bahan bakar (solar) dan oksidiser (udara) di dalam silinder (ruang bakar). Pada mesin diesel, terdapat ruangan yang dirancang khusus agar di ruangan itu dapat terjadi peningkatan suhu hingga mencapai titik nyala yang sanggup membakar bahan bakar. Ruangan ini “dimampatkan” sehingga memiliki tekanan dan suhu yang cukup tinggi.

Cara kerja mesin diesel secara sederhana adalah sebagai berikut; bahan bakar (solar) yang sudah dicampur udara disemprotkan ke dalam ruangan yang sudah “dimampatkan” tersebut (ruang bakar). Suhu tinggi membakar bahan bakar yang telah disemprotkan sehingga mengakibatkan terjadinya penyalaan dalam ruang bakar dan menghasilkan ledakan yang mendorong piston dan kemudian akan menggerakkan poros-poros roda pada kendaraan ataupun mesin lainnya. Kekuatan untuk mendorong piston ini, sederhananya kita sebut dengan “tenaga”. Kejadian ini berulang-ulang dan tenaga yang muncul itu dimanfaatkan untuk menggerakkan mobil, generator listrik, dan sebagainya.

Di Indonesia, mesin diesel kurang populer karena sebagian orang menganggap mesin ini mengeluarkan asap hitam yang pekat. Padahal sebenarnya, asap hitam pekat ini adalah akibat dari ulah si pemilik mobil yang memodifikasi knalpot di mobil dieselnya. Sedangkan di Eropa, mobil diesel sangat populer. Di Eropa, mesin diesel dipakai pada mobil penumpang, truk, bus, bahkan mobil sedan sekalipun. Di Eropa, para pemilik mobil tidak mengutak-atik mesin diesel pada mobilnya sehingga tidak mengeluarkan asap pekat dan tidak berisik malah justru ramah lingkungan dan perawatannya mudah.

Nah, secara sederhana begitulah cara kerja mesin diesel. Sekarang coba amati disekelilingmu. Adakah benda-benda atau kendaraan disekitarmu yang menggunakan mesin diesel? Coba kalian sebutkan satu per satu…

 ·  Translate
1
Add a comment...
People
Have them in circles
4 people
doly ariga's profile photo
shirley gonzalez's profile photo
Work
Occupation
Mecanik Mobil
Skills
Spesialis Mesin Diesel
Employment
  • Alja Auto Service
    Mecanik, 1 - present
    Service mesin, cuci mobil, salon, dan acceseris
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
Medan
Links
YouTube
Story
Tagline
STOP PEMBODOHAN OTOMOTIF
Introduction
Puji syukur saya penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berbentuk BLOG ini
Dalam Pembuatan blog ini saya merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki saya. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan blog ini.
Akhirnya saya berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.
Bragging rights
Berkeringat untuk kehidupan yang layak, sungguh membanggakan bagi diriku
Education
  • Kursus Mekanik Hmmc Bandung
    2009
Basic Information
Relationship
Single
Other names
Kang Codet