Profile cover photo
Profile photo
karina sara
94 followers
94 followers
About
Posts

Post has attachment
" Braves Boy – Aku Harus Jahat "
" Braves Boy – Aku Harus Jahat "
adhieadnan.blogspot.com

Post has attachment
Lirik Braves Boy - Aku Bisa
Lirik Braves Boy - Aku Bisa
nitananu.blogspot.com

Post has shared content

Post has shared content
Recipe of the Day: Easy Baked Spring Rolls from Food Network Magazine

Make these better-for-you baked beauties instead of the calorie-laden fried version: http://bit.ly/1m2Gg8M.
Photo

Post has shared content
amazing
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing,
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
(QS 55:19-21)

http://www.yesiknowthat.com/two-oceans-meet-but-do-not-mix/
Photo

Post has shared content

Post has shared content
100 RUPIAH vs RAWON SETAN
Malam semakin larut, tak terasa sudah jam 02.10 dini hari.
Kuabaikan rasa lelah di badan dan pikiran, kunikmati singkong goreng yang kubeli, masih hangat... maknyus tenan dengan secangkir kopi susu.
Iseng kuambil koran jawa pos yang tergeletak dimeja edisi, 24 maret 2014, agak malas sebetulnya baca koran, beberapa hari ini konsentrasi total untuk sesuatu yang membuat hatiku terasa ngilu, sesuatu yang lebih penting untuk saya secara pribadi, yakni tentang
masalah yang tengah membelit seorang ibu di arab saudi sana.
Tak ada berita yang menarik hati nyaris koran kuletakkan kembali di meja jika mata tak melihat kolom Jagad Gonjang Ganjing, dengan ilustrasi gambar yang dibuat sang ilustrator Mas Chis, jelas terbaca tulisan tentang #RawonSetan  

Inilah kawan, tulisan di jawa pos yang menarik minatku untuk membaca beritanya.......

Roy Suryo Lupa Bayar Rawon Setan
Lupa memang manusiawi. Tapi kalau yang lupa seorang menteri, ujungnya adalah pergunjingan diseluruh negeri. Apalagi, hal yang dilupakan sejatinya begitu mendasar, yakni membayar seusai makan di warung.

Kubaca sampai selesai bla...bla... bla.... Inti dari tulisan tersebut adalah;

Setelah melahap semua suguhan, pak menteripun pamit kepada pemilik warung Rawon Setan, ketika itu mengira sudah "dibereskan" Protokol Lokal, eh ternyata pemilik warung justru merasa belum beres sebab rombongan pak menteri belum melunasi kewajiban sebagaimana pengunjung warung lainnya, yakni membayar!
Total, Makanan yang dihabiskan pak menteri dan rombongannya itu bernilai Rp 872.500  Woow !

Pak Menteri memang mengira bahwa semua dana santap siang itu sudah dibereskan oleh tim yang disebutnya sebagai protokol lokal. Karena itu, beliau pun minta maaf. Sebagai lelaki pantang hukumnya mengemplang pembayaran setelah makan.
"Secara gentle, saya mohon maaf atas kesalahan protokol pada insiden tersebut"

--------
Sahabatku,-
Setelah membaca berita ini saya merenung ....
Luar biasa besar ya biaya makan siang mereka 800 ratus ribu lebih ... Gile gak ndrooo !
Disisi lain seperti sosok Melanie Subono bersama Migrant Care-nya, Setia Band yang ke jalan ngamen dan juga temen-teman penyanyi lainnya jungkir balik berusaha menggali dana rupiah demi rupiah dikumpulkan dalam upaya menutup kekurangan uang tebusan bagi Ibu Satinah yang jumlahnya tidak sedikit, masih kurang 3 milyar-an.

Weladalah... kepalaku cenat-cenut ingin segera posting di gplus, mata koq yo wis rodo nguaantuq pol sudah jam 3 dinihari lebih. Yo wes lah besok aja ku posting sesuatu yang sangat membebani pikiranku.

Pagi jam 05.20 saya terbangun... ok bikin kopi susu + ngudud, nyantai di teras, udara pagi terasa sejuk. "Terima Kasih Ya Allah.... Atas kemurahanMU, saya masih bisa melihat dan merasakan indahnya pagi".

Jam menunjukkan pukul 09.46 saat kulanjutkan tulisan ini.
Sahabatku, kita tahu Indonesia saat ini berpenduduk lebih dari 300 Juta Jiwa, saya hanya berpikir Seandainya saja 50 juta jiwa saudara-saudara kita peduli dan mendonasikan keping 100 rupiah yang tercecer dirumah, maka akan terkumpul uang sebanyak 5 MILYAR ! * Tertutuplah kekurangan dana untuk Ibu Satinah yang berkisar 3 milyar*.
Maka .... kita semua, Anak Indonesia yang Cinta kepada Ibunda, akan sangat bahagia jika Ibu Satinah terselamatkan dan kembali pulang ke Indonesia memeluk putri tunggalnya.

Semoga Khayal & Mimpiku menjadi Kenyataan
50 juta Saudaraku Ikhlas dengan keping 100 rupiah
Photo

Post has shared content

Post has shared content
Pulau Semak Daun, Nuansa Menyepi di Utara Jakata

Bermacam-macam pulau kecil yang ada diantara gugusan Kepulauan Seribu menambah keindahan yang begitu mempesona untuk dinikmati. Salah satunya Pulau Semak Daun, pulau tidak berpenghuni yang berukuran tidak lebih besar dari lapangan bola ini menjadi salah satu pilihan untuk menyepi dari dari kebisingan kota.
Pulau Daun semak terletak di sebelah utara Kepulauan Seribu. Seperti namanya, Pulau Daun Semak hanya terdapat pepohonan yang memiliki pantai pasir putih yang halus dan landai. Keindahan sunrise dapat kita temui saat mata terbuka dari kelelapan tidur kita.
Tidak seperti pulau-pulau lain di gugusan Kepulauan Seribu, Pulau Daun Semak tidak akan kita temui penginapan atau fasilitas yang memadai di pulau ini. Hanya fasilitas alam yang berupa pepohonan dan hamparan pasir putih yang akan kita temui. Pulau ini memang seperti dikhususkan bagi mereka yang ingin menikamti keindahan dengan berkemah atau sekedar untuk singgah dan bermain-main. Hanya sebuah pondok kecil tempat singgah penjaga pulau dan warungnya yang bisa kita temui di sana. Jadi jangan khawatir apabila kita kelaparan di sana, atau untuk keperluan air tawar untuk memasak dan tersedia toilet umum untuk sekedar berbilas atau mandi sehabis kita bermain di pantai.
Pulau Semak Daun sangat dekat dengan Pulau Pramuka. Apabila kita kita hobi akan berkemah, kita bisa menginap di Pulau Pramuka dan menyewa perahu untuk sekedar mampir, bermain ataupun snorkling.

Simak tempat wisata Indonesia lebih lengkap di
http://wisata.javaindonesia.org

#IndonesiaOnly   #TravelIndonesia   #AmazingIndonesia  
#indonesia              #onlyindonesia            #wisataindonesia  
#wisata                   #jawa  
Photo

Post has shared content
AIR
(Share from a friend).

Jika saja air mempunyai mata, telinga, pikiran dan hati seperti manusia, maka ia pasti akan memilih kemana ia akan mengalir, dalam bentuk apa ia akan di tempatkan dan untuk apa ia digunakan.
Namun, air tercipta hanya untuk mengalir dan mengalir memberi kehidupan, membersihkan yang kotor dan memuaskan dahaga semua makhluk.

Saya hanya berharap bahwa kita semua bisa belajar daripadanya, tidak persis sama dengannya tapi setidak-tidaknya kita menyerupai aliran-alirannya yang menghidupkan sesama kita lewat kata dan perbuatan baik kita.
Aamiin yaa Rabbal'alamiin.
Photo
Wait while more posts are being loaded