Profile cover photo
Profile photo
Ariesta Tours & Travel - Ibadah Umroh & Haji Plus
53 followers -
ARIESTA TOURS TRAVEL - PENYELENGGARA WISATA ROHANI, IBADAH UMROH DAN HAJI PLUS
ARIESTA TOURS TRAVEL - PENYELENGGARA WISATA ROHANI, IBADAH UMROH DAN HAJI PLUS

53 followers
About
Ariesta Tours & Travel -'s posts

Post is pinned.Post has attachment
Mari bersama kita doakan kelancaran kepada #jamaah #AriestaToursTravel yang kini sedang melakukan #ibadah #tawaf di kota suci #Makkah. Semoga lancar dan penuh #barokah Allah.
Photo

Post has attachment

Post has attachment

Post has attachment

Post has attachment

#Gagal #berangkat #umroh lagi.

#ariestatourstravel, #makkah, #madinah, #visa, #tangerang,#jakarta,#emirate,#saudia

OMG...Gagal Umroh, Puluhan Orang Ini Menyerbu Mapolres Sumsel

Puluhan orang yang gagal berangkat umroh, Selasa, mendatangi Mapolres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, untuk menanyakan kasus yang menjerat pemilik biro umroh PT Baitullah Baturaja, Dino Sutejo, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan perjalanan umroh. Puluhan orang calon jamaah umroh yang gagal berangkat tersebut diterima oleh Kabag Ops Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Kompol MP Nasution di dampingi Kasatreskrim, AKP Rivanda, Kanitpidum Ipda Novel Siwandi dan penyidik serta hadir juga anggota DPRD OKU, Mirza Gumay.
"Sebelumnya banyak korban atau keluarganya datang dan menghubungi saya atas masalah ini, karena saya sebagai wakil rakyat, makanya berinisiatif untuk membantu para korban," kata Mirza Gumay.

Para korban meminta tersangka diberikan hukuman setimpal, dan berharap uang yang sudah mereka setorkan dikembalikan. Mereka juga meminta agar kepolisian maupun anggota dewan bisa membantu supaya pelaku mengembalikan uang pada korban.

"Kami berharap pak polisi maupun dari anggota dewan bisa membantu. Bagaimana caranya agar uang kami bisa dikembalikan. Kami meminta bisa bertemu dengan Dino, pemilik travel umroh tersebut ," kata salah satu korban.


Kapolres OKU AKBP Dover Christian Lumban Gaol melalui Kasatreskrim AKP Rivanda mengatakan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) untuk kasus itu sudah dikirim ke kejaksaan. Pihaknya juga sudah memintai keterangan saksi-saksi, baik saksi korban maupun dari agen travel yang membantu proses perjalanan umroh.
"Tersangka baru belum ada, namun istri tersangka diperiksa sebagai saksi, karena dari pertemuan sebelumnya diketahui peran istri tersangka ada keterlibatan, tidak menutup kemungkinan menjadi tersangka dan akan dalami dulu," kata Rivanda.

Sementara itu, beberapa korban mengaku sudah berulangkali ditunda pemberangkatan umrohnya oleh tersangka, bahkan terakhir sudah diberangkatakan namun hanya sampai di Palembang.

"Saya berharap uang itu bisa dikembalikan. Saya mengumpulkan uang dari jualan kecil-kecilan. Saya awalnya percaya karena kenal dengan keluarga istri tersangka Dino dan tidak menyangka kalau menjadi korban penipuan," kata salah seorang korban.

Sumber: antara

Post has attachment

#PENIPUAN #UMROH LAGI. Kok nggak bosannya menipu sesama umat??

Puluhan Korban Gagal Umroh Mengadu ke Polres Cilegon:
CILEGON, BCO – Puluhan orang yang gagal berangkat umroh, Kamis malam kemarin 21 Januari 2016, mendatangi Mapolres Cilegon sambil membawa salah seorang agen travel yang dituduh telah melakukan penipuan atas bisnis perjalanan umroh.

Puluhan orang calon jamaah umroh yang gagal berangkat itu, berhasil menggelandang wanita bernama Novi Budipurwanti, yang diketahui sebagai Direktur PT Ghazya Indonesia, perusahaan travel penyelenggara umroh tersebut, dari kediamannya di Perumahan Palm Hills, Kecamatan Purwakarta.

Mendapati terduga pelaku penipuan berkedok umroh murah itu ada di rumah, sekitar Pukul 23.00 wib. Puluhan korban yang didampingi aparat kepolisian akhirnya membawa terduga pelaku ke Mapolres Cilegon pada malam itu juga.

Puluhan orang tersebut mengaku kesal karena janji keberangkatan ke Tanah Suci tak kunjung terwujud.

“Keberangkatan (umroh) sesuai dengan janjinya itu tanggal 26 Desember lalu. Tapi sampai sekarang selalu ditunda-tunda beberapa kali,” ungkap Dedi Juanda.

Salah seorang ketua kelompok rombongan calon jamaah umroh, Madsuta menuturkan, puluhan calon jamaah sudah menyetorkan uang yang bervariasi, antara Rp13,5 juta hingga Rp25,5 juta dan sempat dua kali menjalani manasik umroh.

“Pelaku ini sudah janji, kalau ada pertemuan lagi dengan kita, dia akan memberikan visa dan tiket, tapi tidak pernah ada. Alasannya itu macam-macam, mulai dari cuaca buruk sampai anggaran untuk tiket dan visa itu dibawa kabur sama orang yang ia tunjuk,” katanya.

Sementara atas adanya laporan dari para korban tersebut kepada pihak kepolisian, saat ini Novi Budipurwanti dan satu orang lainnya yang belum diketahui identitasnya diamankan di Mapolres Cilegon untuk melakukan penyelidikan.

Hingga saat berita ini diturunkan, pihak Polres Cilegon belum bersedia memberikan keterangan apapun kepada awak media. (*)

Post has attachment

Post has attachment
Wait while more posts are being loaded