Profile

Cover photo
Yusuf Permadi
Works at nikomas gemilang
Attends stkip arahmaniyah
Lives in serang
60 followers|28,532 views
AboutPostsPhotosYouTube+1's

Stream

Yusuf Permadi

Shared publicly  - 
 

Fina Nur Istiasari's profile photo
Fina Nur Istiasari
Dibagikan kepada publik • 12.35
KISAH TELADAN DARI NABI MUHAMMAD YANG BANYAK MEMBUAT ORANG MENANGIS

Di sudut pasar kota Madinah ada seorang pengemis yahudi buta yang selalu berkata kepada orang-orang, “Jangan dekati Muhammad! Jauhi dia! Jauhi dia! Dia orang gila. Dia itu penyihir. Jika kalian mendekatinya maka kalian akan terpengaruh olehnya.”

Tak ada seorang pun yang lewat melainkan telah mendengarkan ocehannya tersebut. Begitu pula pada seseorang yang selalu menemuinya setiap hari di sana, memberinya makanan, hingga menyuapinya. Pengemis buta itu selalu menghina dan merendahkan Muhammad, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, di hadapan orang yang menyuapinya itu. Tapi orang itu hanya diam, terus menyuapi pengemis buta itu hingga makanannya habis.

Hingga akhirnya beberapa saat kemudian Rasulullah wafat. Kesedihan menaungi hati para sahabatnya. Suasana duka pun berlangsung amat lama bagi mereka. Seseorang yang begitu mereka cintai, mereka segani, dan begitu mereka taati telah pergi dari sisi mereka.

Hari-hari mereka lewati begitu berat tanpa Rasulullah. Mereka akan selalu mengenang kebersamaan mereka dengan beliau semasa hidupnya. Mereka tidak akan pernah melupakannya.

Begitulah yang tengah terjadi pada diri Abu Bakar Ash Shiddiq, seorang sahabat beliau yang mulia. Dia tidak akan pernah bisa melupakan kenangan bersama Rasulullah. Justru dia dengan semangat menjalankan ibadah-ibadah sunnah yang dahulu sering dilakukan Rasulullah, tentu saja di samping ibadah-ibadah yang wajib.

Suatu hari, dia pernah bertanya kepada Aisyah, putrinya, “Wahai, putriku, apakah ada amalan yang sering dilakukan Rasulullah yang belum pernah kulakukan?”

“Ya, ada, Ayah,” jawab Aisyah.

“Apa itu?” tanya Abu Bakar lagi dengan penuh rasa penasaran.

Aisyah pun mulai bercerita.

Keesokan harinya, Abu Bakar berniat menunaikan amalan itu. Dia pergi menuju sudut pasar Madinah dengan membawa sebungkus makanan. Kemudian dia berhenti di depan seorang pengemis buta yang tengah sibuk memperingatkan orang-orang untuk menjauhi Muhammad. Betapa hancur hati Abu Bakar menyaksikan aksi pengemis itu yang begitu lancang menghina Rasulullah di hadapan banyak orang. Tapi dia mencoba untuk bersabar.

Abu Bakar lalu membuka bungkusan makanan yang dibawanya dari rumah. Kemudian dia mengajak pengemis itu duduk dan langsung menyuapi pengemis itu dengan tangannya.

“Kau bukan orang yang biasa memberiku makanan,” kata si pengemis buta dengan nada menghardik.

“Aku orang yang biasa,” kata Abu Bakar.

“Tidak. Kau bukan orang yang biasa ke sini untuk memberiku makanan. Apabila dia yang datang, maka tak susah tangan ini memegang dan tak susah mulutku mengunyah. Dia selalu menghaluskan terlebih dahulu makanan yang akan disuapinya ke mulutku.” Begitulah bantahan si pengemis buta.

Abu Bakar tak bisa membendung rasa harunya. Air matanya menetes tak tertahankan. Dia kemudian berkata, “Ya, benar. Aku memang bukan orang yang biasa ke sini untuk memberimu makanan. Aku adalah salah satu sahabatnya. Orang yang dulu biasa ke sini itu telah wafat.”

Abu Bakar melanjutkan perkataannya. “Tahukah kau siapa orang yang dulu biasa ke sini untuk memberimu makanan? Dia adalah Muhammad, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Orang yang selalu kau hina di depan orang banyak.”

Betapa terkejutnya pengemis Yahudi yang buta itu. Dia tak dapat berkata apa-apa. Air matanya perlahan berlinang membasahi kedua pipinya. Dia baru sadar betapa hinanya dirinya yang telah memperlakukan Rasulullah seperti itu. Padahal beliau telah berbaik hati memberinya makanan setiap hari.

“Benarkah itu?” tanya si pengemis buta setelah lama merenungi apa yang telah terjadi. “Selama ini aku telah menghinanya, memfitnahnya, bahkan di hadapannya. Tapi dia tidak pernah memarahiku. Dia sabar menghadapiku dengan berbagai macam ocehanku dan berbaik hati melumatkan makanan yang dibawanya untukku. Dia begitu mulia.” Tangisnya semakin menjadi.

Pada saat itu juga, di hadapan Abu Bakar Ash Shiddiq, pengemis Yahudi buta itu menyatakan ke-Islamannya. Akhirnya dia mengucapkan dua kalimat syahadat ‘La ilaha illallah. Muhammadar Rasulullah.’ setelah apa yang telah dilakukannya terhadap Rasulullah.

Semoga yang membaca, LIKE dan SHARE status ini bisa meneladani kisah tersebut dan mendapatkan syafa'at dari Nabi Muhammad di akhirat kelak. Aamiin Yaa Rabbal 'Aalamiin.
 ·  Translate
1
Add a comment...

Yusuf Permadi

Shared publicly  - 
 
 
Di suatu sudut pojok negri ini
entahlah...
Dan aku makin takut punya anak perempuan
 ·  Translate
3
1
Gadis Chinese Carelees's profile photo
 
Y klu pnya ank cwo jg takut ,,,,
Sm aza 22 nya
 ·  Translate
Add a comment...

Yusuf Permadi

Shared publicly  - 
 
if download the aplication ,.,.
bagai mana cara mendownloadnya ,.,. ya ,.,.,.,.,.
 ·  Translate
1
Add a comment...

Yusuf Permadi

Shared publicly  - 
 
salam .,,.,.
1
entrex “ent” mase's profile photo
 
Ada yg aneh
 ·  Translate
Add a comment...

Yusuf Permadi

Shared publicly  - 
 
demi menegakkan kejayaan islam ,.,.
hidup lebih bermakna .,,.
 dan selalu dalam rdho allah swt
 ·  Translate
muktamar khilafah
Sat, June 1, 2013, 9:30 PM
stadion gelora bungkarno

1
1
rahmat basuki's profile photoYusuf Permadi's profile photo
 
InsyAllah..
Add a comment...
In his circles
173 people
Have him in circles
60 people
Reni Cemplon's profile photo
heru sujianto's profile photo
aing Kudel's profile photo
Arief Iwan Cahyanto's profile photo
Oktanti Firdausi si FADA's profile photo
Abuza Depp's profile photo
Dede Hermawan's profile photo
Eko Armando's profile photo
Brilliana Al-Faruq's profile photo

Yusuf Permadi

Shared publicly  - 
 

jangan jadi islamophobia
 ·  Translate
Dunia ini terlalu indah bila hanya dihabiskan untuk membenci seseorang, akan menjadi indah bila saling melengkapi
1
Add a comment...

Yusuf Permadi

Shared publicly  - 
 
sipa niih yang bisa ngajarin bikin php.,,. aku mau belajar dunk ,.,..,
 ·  Translate
1
Add a comment...

Yusuf Permadi

Shared publicly  - 
 
khilafah in the word,..,.,
1
Add a comment...

Yusuf Permadi

Shared publicly  - 
 
tegakkan syariah islam demi kemulyaan islam ,.,.,.
cinta adalah dan indikasi dari kedewasaan. islam memandang cinta itu agung dan suci, karena itu pelu di atur. islam dengan tegas mengharamkan interaksi lelaki dan wanita yang bukan maram tanpa ikatan pernikahan, mengapa pacar...
1
Add a comment...

Yusuf Permadi

Shared publicly  - 
 
 
demi menegakkan kejayaan islam ,.,.
hidup lebih bermakna .,,.
 dan selalu dalam rdho allah swt
 ·  Translate
muktamar khilafah
Sat, June 1, 2013, 9:30 PM
stadion gelora bungkarno

1
Add a comment...

Yusuf Permadi

Shared publicly  - 
1
Add a comment...
People
In his circles
173 people
Have him in circles
60 people
Reni Cemplon's profile photo
heru sujianto's profile photo
aing Kudel's profile photo
Arief Iwan Cahyanto's profile photo
Oktanti Firdausi si FADA's profile photo
Abuza Depp's profile photo
Dede Hermawan's profile photo
Eko Armando's profile photo
Brilliana Al-Faruq's profile photo
Work
Occupation
karyawan nikomas
Employment
  • nikomas gemilang
    karyawan, 23 - present
  • poucen indonesia
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
serang
Previously
lampung
Contact Information
Work
Phone
081218734845
Email
Address
serang
Story
Tagline
yusuf permadi
Introduction
kenangann terindah bersama-sama teman dan guru ,.,. terutama guru buk amna dan pak warto pak suparno ,.,. good luck ,.,. semoga sukses aja
Bragging rights
di keroyok temen di masukin ke kolam ikan
Education
  • stkip arahmaniyah
    biologi, present
  • SDN 2 sukamulya
    indonesia, 2004 - 2007
  • mts n 1 palas
    islam, 2007 - 2010
  • sma n 1 palas
    ips, 2010
Basic Information
Gender
Male
Other names
siti zoleha
Links
Yusuf Permadi's +1's are the things they like, agree with, or want to recommend.