Profile cover photo
Profile photo
RNI BAJAPUTIH
Inilah Aku Dengan Segala Kekuranganku, Aku Memang Tak SEMPURNA karna itu aku disebut MANUSIA...
Inilah Aku Dengan Segala Kekuranganku, Aku Memang Tak SEMPURNA karna itu aku disebut MANUSIA...
About
RNI's posts

Post has shared content

Post has shared content

Post has shared content

Post has shared content

Post has shared content

Post has shared content

Post has shared content
Assalaamualaikum wr wb
GoodNoon Best Friends
Met siang para sahabat
Photo

Post has shared content

Post has shared content

Assalammualaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh...
Selamat siang sahabat hati
Selamat bersua kembali
Alhamdulillah
Alhamdulillah
Alhamdulillah Allah masih memberi nafas dan detak di jantung ini.
Dan masih bs bersua lg dgn sahabat" yg terkasih.

Ada sebuah kisah bagus.. Sangat menyentuh nurani.
Saya sudah beberapa kali membacanya,
Tapi masih selalu menitikkan airmata ini tiap kali membacanya,
KISAH NYATA MENGGUGAH JIWA

Minggu lalu saya kembali Jum’atan di Graha CIMB Niaga Jalan Sudirman setelah lama sekali nggak sholat Jum’at di situ. Sehabis meeting dengan salah satu calon investor di lantai 27, saya buru2 turun ke masjid karena takut terlambat.

Dan bener aja sampai di masjid adzan sudah berkumandang. Karena terlambat saya jadi tidak tau siapa nama Khotibnya saat itu. Sambil mendengarkan khotbah saya melihat Sang Khotib dari layar lebar yg di pasang di luar ruangan utama masjid.

Khotibnya masih muda, tampan, berjenggot namun penampilannya bersih ,
saya melihat aura kecerdasan, tutur katanya lembut namun tegas. Dari penampilannya yg menarik tsb, saya jadi penasaran, apa kira2 isi khotbahnya.

Ternyata betul dugaan saya! Isi ceramah dan cara menyampaikannya membuat jamaah larut dalam keharuan. Banyak yang mengucurkan air mata (termasuk saya)., bahkan ada yang sampai tersedu sedan.

Dengan gaya yang menarik Sang Khotib menceritakan “true story”.

Seorang anak berumur 10 th namanya Umar. Dia anak pengusaha sukses yg kaya raya. Oleh ayahnya si Umar di sekolahkan di SD Internasional paling bergengsi di Jakarta. Tentu bisa ditebak, bayarannya sangat mahal. Tapi bagi si pengusaha, tentu bukan masalah, karena uangnya berlimpah.

Si ayah berfikir kalau anaknya harus mendapat bekal pendidikan terbaik di semua jenjang, agar anaknya kelak menjadi orang yg sukses mengikuti jejaknya.

Suatu hari isterinya kasih tau kalau Sabtu depan si ayah diundang menghadiri acara “Father’s Day” di sekolah Umar.

“Waduuuh saya sibuk mah, kamu aja deh yg datang.” begitu ucap si ayah kepada isterinya.

Bagi dia acara beginian sangat nggak penting, dibanding urusan bisnis besarnya. Tapi kali ini isterinya marah dan mengancam, sebab sudah kesekian kalinya si ayah nggak pernah mau datang ke acara anaknya. Dia malu karena anaknya selalu didampingi ibunya, sedang anak2 yg lain selalu didampingi ayahnya.

Nah karena diancam isterinya, akhirnya si ayah mau hadir meski agak ogah2an. Father’s day adalah acara yg dikemas khusus dimana anak2 saling unjuk kemampuan di depan ayah2nya.

Karena ayah si Umar ogah2an maka dia memilih duduk di paling belakang, sementara para ayah yg lain (terutama yg muda2) berebut duduk di depan agar bisa menyemangati anak2nya yang akan tampil di panggung.

Satu persatu anak2 menampilkan bakat dan kebolehannya masing2. Ada yg menyanyi, menari, membaca puisi, pantomim. Ada pula yang pamerkan lukisannya, dll. Semua mendapat applause yang gegap gempita dari ayah2 mereka.

Tibalah giliran si Umar dipanggil gurunya untuk menampilkan kebolehannya...

“Miss, bolehkah saya panggil pak Arief.” tanya si Umar kpd gurunya. Pak Arief adalah guru mengaji untuk kegiatan ekstra kurikuler di sekolah itu.

”Oh boleh..” begitu jawab gurunya.

Dan pak Arief pun dipanggil ke panggung.“Pak Arief, bolehkah bapak membuka Kitab Suci Al Qur’an Surat 78 (An-Naba’)” begitu Umar minta kepada guru ngajinya.

”Tentu saja boleh nak..” jawab pak Arief.

“Tolong bapak perhatikan apakah bacaan saya ada yang salah.”

Lalu si Umar mulai melantunkan QS An-Naba’ tanpa membaca mushafnya (hapalan) dengan lantunan irama yg persis seperti bacaan “Syaikh Sudais” (Imam Besar Masjidil Haram).

Semua hadirin diam terpaku mendengarkan bacaan si Umar yg mendayu-dayu, termasuk ayah si Umar yang duduk dibelakang.

”Stop, kamu telah selesai membaca ayat 1 s/d 5 dengan sempurna. Sekarang coba kamu baca ayat 9..” begitu kata pak Arief yg tiba2 memotong bacaan Umar.

Lalu Umar pun membaca ayat 9.

”Stop, coba sekarang baca ayat 21..lalu ayat 33..” setelah usai Umar membacanya…lalu kata pak Arief, "Sekarang kamu baca ayat 40 (ayat terakhir)”.

Si Umar pun membaca ayat ke 40 tsb sampai selesai."

“Subhanallah…kamu hafal Surat An-Naba’ dengan sempurna nak,” begitu teriak pak Arief sambil mengucurkan air matanya.

Para hadirin yang muslim pun tak kuasa menahan airmatanya. Lalu pak Arief bertanya kepada Umar, ”Kenapa kamu memilih menghafal Al-Qur’an dan membacakannya di acara ini nak, sementara teman2mu unjuk kebolehan yg lain?” begitu tanya pak Arief penasaran.

Begini pak guru, waktu saya malas mengaji dalam mengikuti pelajaran bapak, Bapak menegur saya sambil menyampaikan sabda Rasulullah SAW, ”Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab, "Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.” (H.R. Al-Hakim).

“Pak guru, saya ingin mempersembahkan “Jubah Kemuliaan” kepada ibu dan ayah saya di hadapan Allah di akherat kelak, sebagai seorang anak yang berbakti kepada kedua orangnya..”

Semua orang terkesiap dan tidak bisa membendung air matanya mendengar ucapan anak berumur 10 tahun tsb…

Ditengah suasana hening tsb..tiba2 terdengar teriakan “Allahu Akbar!” dari seseorang yang lari dari belakang menuju ke panggung.

Ternyata dia ayah si Umar, yang dengan ter-gopoh2 langsung menubruk sang anak, bersimpuh sambil memeluk kaki anaknya.

”Ampuun nak.. maafkan ayah yang selama ini tidak pernah memperhatikanmu, tidak pernah mendidikmu dengan ilmu agama, apalagi mengajarimu membaca Al Quran.” ucap sang ayah sambil menangis di kaki anaknya.

”Ayah menginginkan agar kamu sukses di dunia nak, ternyata kamu malah memikirkan “kemuliaan ayah” di akherat kelak. Ayah maluuu nak" ujar sang ayah sambil nangis ter-sedu2.

Subhanallah... Sampai di sini, saya melihat di layar Sang Khotib mengusap air matanya yg mulai jatuh. Semua jama’ah pun terpana, dan juga mulai meneteskan airmatanya, termasuk saya.

Diantara jama’ah pun bahkan ada yang tidak bisa menyembunyikan suara isak tangisnya, luar biasa haru. Entah apa yang ada dibenak jama’ah yang menangis itu. Mungkin ada yang merasa berdosa karena menelantarkan anaknya, mungkin merasa bersalah karena lalai mengajarkan agama kepada anaknya, mungkin menyesal krn tdk mengajari anaknya membaca Al Quran, atau merasa berdosa karena malas membaca Al-Qur’an yg hanya tergeletak di rak bukunya.

Dan semua, dengan alasan sibuk urusan dunia...! Saya sendiri menangis karena merasa lalai dengan urusan akherat, dan lebih sibuk dengan urusan dunia, padahal saya tau kalau kehidupan akherat jauh lebih baik dan kekal dari pada kehidupan dunia yg remeh temeh, sendau gurau dan sangat singkat ini, seperti firman Allah SWT dalam Q.S. Al-Anam ayat 32:

”Dan tiadalah kehidupan DUNIA ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh KAMPUNG AKHIRAT itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”

Astagfirullah... Innallaaha ghofururrohim, hamba mohon ampunan kepada Allah.Yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Ya Allah , karuniakanlah kepada kami anak anak, keturunan yg shaleh shalehah yg kelak bisa menuntun kami menuju surgaMU
Dan menjauhkan kami dari panasnya api NerakaMU....

Aamiin ya rabbal alamiin
Aamiin allahumma Aamiin
Aamiin Ya Allah

Semoga bermanfaat
Baarakallahu fiikum...


Penulis: Ary Ginanjar Agustian

Photo

Post has shared content
#Assalamu'alaikum....
💐 #Wanita Yang Dirindukan Syurga,.. 💐

Hadits Riwayat Imran bin Hushain ra bahwa Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya penghuni syurga yang paling sedikit adalah kaum wanita. (Shahih Muslim No.4921)

Tp ada sifat/ciri2 wanita yg justru dirindukan oleh surga :

1. Wanita yang taat menjalankan agama.
👉 Siapa yang tak kenal istri Fir'aun, seorang wanita yang taat berpegang teguh dengan agama ALLAH SWT sekalipun dia hidup di bawah seorang suami yang kafir.
ALLAH SWT memberi gambaran yang indah dalam firmanNYA : "Dan ALLAH membuat istri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata, "Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisiMU dalam Firdaus, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim" (QS at-Tahrim (66) : 11).

2. Wanita yang berhias dengan amal soleh.
👉 "Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) ALLAH, ALLAH telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar
(QS al-Ahzab (33) : 35).

3. Wanita yang bagus dalam mendidik anak perempuan.
👉 Aisyah ra berkata, "Ada seorang wanita yang datang menemuiku sambil membawa kedua putrinya. Dia datang untuk meminta.
Saat itu aku tidak punya apapun selain sebutir kurma.
Akhirnya aku tetap memberikannya kepada wanita tersebut. Lantas wanita tadi membelah sebutir kurma menjadi dua untuk diberikan kepada kedua putrinya.
Wanita tersebut tidak makan sama sekali, kemudian berdiri dan pergi.
Lalu Rasulullah SAW masuk menemuiku, maka aku pun menceritakan perihal wanita tersebut, mendengar hal tersebut lantas Rasulullah SAW bersabda :
“Barang siapa diuji dengan anak-anak perempuan dengan sesuatu, kemudian dia tetap berbuat baik kepada mereka, maka anak-anak perempuan tersebut boleh menjadi penghalang baginya dari api neraka"
(H.R Muslim 2629)

4. Wanita yang solat lima waktu, puasa Ramadhan, dan menjaga kehormatannya.
👉 Jalan menuju syurga bagi kaum wanita sangat terbuka lebar.
Di antara amalan yang dapat mengantarkan seorang wanita ke dalam syurga adalah dengan menjaga solat lima waktu, puasa Ramadhan, menjaga kemaluan dan kesucian dirinya serta taat kepada suami.
Rasulullah SAW bersabda : “Apabila wanita solat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, dia menjaga kemaluannya, menaati suaminya, maka akan dikatakan padanya, "Masuklah ke dalam syurga dari pintu mana saja yang engkau kehendaki"
*(HR. Ahmad dari Abdurrahman bin ‘Auf
radhiyallahu’anhu dan dinyatakan hasan oleh Syaikh al-Albany).

5. Wanita yang sabar menerima penyakit.
👉 Menurut hadits Atha' bin Abi Rabbah RA berkata : Ibnu Abbas RA pernah bercerita kepadaku, "Maukah aku tunjukkan kepadamu wanita penghuni syurga?
Ada seorang wanita yang datang kepada NabiSAW dan berkata,
"Wahai Nabi, aku menderita penyakit sejenis ayan, apabila penyakit itu kumat aku tidak sadar sampai membuka auratku, berdo'alah kepada ALLAH agar menyembuhkanku,
“Rasulullah SAW berkata, “Apabila kamu mau bersabar maka bagimu syurga, tetapi apabila tidak maka aku boleh mendo'akanmu kepada ALLAH.'
Wanita tadi menjawab.' Baiklah aku bersabar, tetapi doakan agar aku tak sampai membuka aurat.'
Rasulullah SAW pun mendoakannya."
(HR. Bukhari dan Muslim)

6. Wanita yang tidak pernah menyakiti siapapun.
👉 Abu Hurairah ra berkata."Ada yang bertanya kepada RasulullahSAW,
' Wahai Rasulullah, ada seorang wanita yang rajin solat malam dan puasa di siang hari serta bersedekah juga, tetapi dia menyakiti tetangganya dengan lisannya!'
Maka RasulullahSAW menjawab,"Tidak ada kebaikan padanya, dia termasuk penghuni neraka!' Mereka bertanya kembali,'Di sana ada seorang wanita yang hanya solat wajib dan bersedekah dengan sepotong keju, tetapi dia tidak pernah menyakiti siapa pun?'RasulullahSAW menjawab.'Dia penghuni syurga'.
(HR al-Bukhoriy di dalam al-Adab al-Mufrod: 119, Ahmad: II/ 440, al-Hakim: 7384 dan Ibnu Hibban. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: shahih, lihat Shahiih al-Adab al-Mufrad: 88 dan Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah: 190)

7. Wanita yang selalu mencari keredhaan suami.
👉 Rasulullah SAW bersabda : “Maukah kalian aku khabarkan tentang para wanita penghuni syurga? Yaitu wanita yang pengasih, banyak anak, dan berperilaku baik.
Jika ia dizalimi (suaminya marah kepadanya), atau ia berbuat zalim (kepada suaminya) ia akan berkata, "Ini tanganku berada di tanganmu. Aku tidak boleh memejamkan mataku hingga engkau redha padaku"

8. Wanita yang taat kepada suami dalam hal kebaikan.
👉 Hushain bin Muhshin ra berkata : “Orang gajiku telah menceritakan kepadaku, "Aku pernah datang menemui Rasulullah SAW untuk sebuah keperluan,
Rasulullah SAW berkata, 'Ada apa ini, apakah engkau punya suami?' Aku menjawab,'Ya', Rasulullah SAW kembali bertanya,'Bagaimana ketaatanmu kepadanya?'Aku menjawab.'Aku tidak pernah meremehkan ketaatan dan pengabdian kepadanya, kecuali jika aku tidak mampu. Rasulullah SAW menjawab, “Lihatlah dirimu, sejauh mana kedudukanmu di mata suamimu, dia adalah syurga dan neraka bagimu".

9. Wanita yang menyayangi binatang.
👉 Alkisah, ada seekor anjing sedang berada di sekitar sumur air.
Anjing itu hampir-hampir mati karena kehausan. Tidak jauh dari sumur, ada seorang wanita pezina dari kalangan Bani Israil.
Lantas, dengan sigap wanita itu pun melepas sepatunya dan mengambil air dari sumur, kemudian meminumkan air itu kepada anjing tersebut.
Akhirnya, wanita tersebut diampuni ALLAH SWT disebabkan perbuatannya (memberi minum anjing).
(HR.Muslim No.2245)

10. Wanita yang amar ma'ruf nahi munkar.
👉 ALLAH SWT berfirman : “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain.
Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada ALLAH dan RasulNYA.
Mereka itu akan diberi rahmat oleh ALLAH. Sesungguhnya ALLAH Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS at-Taubah (9) : 71)

Syaikh Ibnu Utsaimin ra mengatakan, "Di dalam ayat ini terdapat dalil bahwasanya tugas amar ma'ruf nahi munkar bukan hanya khusus bagi laki-laki saja, bahkan kaum wanita juga wajib untuk memerintahkan kebaikan dan mencegah dari yang munkar. Akan tetapi, hal itu dilakukan di medannya kaum wanita, perkumpulan kaum wanita, bukan di perkumpulan kaum lelaki.

🌹 "Jadilah dirimu sekuntum Mawar Agama yang sentiasa dirindui Taman Firdausi. 🌹

______________❄🔹❄--------------------
Kala kita terlampau sedih karena di zalimi atau karena sesuatu hal....
Ingatlah...Cita-cita kita ini ya ukhty solehah...
Saling menyemangati hingga sedih di dunia hanyalah iklan saja bagi kita.... 😊😊

😇 Mari kita berdoa bersama sama
Allahummaj'alna huuruljannah, Rabbana taqabbal minna dua' , innaka antassamii'un 'aliim
"Ya Rabb, kami ingin sekali menjadi bidadari surgaMU mohon kabulkan lah permintaan ku ini "
"Ya Rabb, kami ini fakir Kau yang mengkayakan.
Kami ini lemah, Kau yang meninggikan kami.
Kami ini hina, Kau yang memuliakan kami"
#Aamiin Ya Robbal alamiin 🙏😇🙏



#Selamat_malam
#Ping...!
😊💗😊




💗💗💗🔸🔸💗💗💗🔸🔸💗💗💗


Photo
Wait while more posts are being loaded