Profile cover photo
Profile photo
Sekolah Alam SOU
8 followers -
Where Young Entrepreneurs Begin with Fun and Passion
Where Young Entrepreneurs Begin with Fun and Passion

8 followers
About
Posts

Teknologi Informasi dan Komunikasi, Bioteknologi, dan Retail adalah bisnis masa depan yang harus dikuasai setiap siswa. Kini Siswa SM1 tengah mengikuti pemagangan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK/ICT).

http://school-of-universe.com/blogs/143-pemagangan-sm-bidang-ict
Add a comment...

Post has attachment

Nuefa Digital Campus : Semua anak Indonesia mampu mengikuti pendidikan hingga perguruan tinggi dengan biaya murah dan belajar dari mana saja
http://school-of-universe.com/blogs/artikel-pendidikan/142-soft-launching-nuefa-digital-campus
Add a comment...

Post has attachment
Masalah pendidikan kita seperti tidak ada ujungnya. Kualitas guru kita masih jauh panggang dari api, metode belajar-mengajar kita masih kuno seperti yang dikatakan pegiat pendidikan Finlandia, buku-buku karya anak bangsa masih tertinggal jauh dari negara-negara kecil sekalipun? Ada apa sebenarnya dengan pendidikan kita? Apakah tidak ada solusi yang bersifat revolusioner?

Dengan berjalannya waktu Sekolah Alam melakukan sebuah upaya revolusioner dalam dunia pendidikan. Fokus pada kualitas guru, mengembangkan metode belajar-mengajar yang nyaman dan menyenangk dan setiap tahun berupaya menghasilkan ribuan buku hasil karya anak dan guru melalui festival literasi, telah banyak menginspirasi lahirnya ribuan sekolah masa depan di seluruh Indonesia. Alhamdulillah pada akhir tahun 2017 pada waktu Jaringan Sekolah Alam Nusantara menyelenggarakan konferensi green school se-dunia, salah satu wakil dari negara Finlandia menyatakan secara terbuka, bahwa konsep Sekolah Alam lebih maju 15 tahun dibanding pendidikan di Singapura. Padahal Singapura saat ini menduduki ranking 1 dunia standar PISA, Alhamdulillah.

Tapi banyak anak Indonesia yang tidak bisa mengakses konsep pendidikan terbaik, karena berbagai keterbatasan, mulai dari biaya, jauhnya lokasi, waktu yang tidak fleksibel, dan banyak alasan lainnya. Tapi Allah Swt selalu memberikan jalan keluar dengan ciptaan-Nya. Ya, internet adalah ciptaan-Nya yang terbaik pada masa kini. Dengan teknologi internet masalah biaya, jauhnya lokasi dan fleksibilitas waktu semua bisa terpecahkan sekaligus. Digital Campuss bisa memastikan semua anak Indonesia bisa menikmati sekolah berkualitas di manapun mereka berada. Dengan Digital Campuss, semua anak Indonesia bisa belajar hingga perguruan tinggi sesuai dengan bakat dan minatnya. Dan pada akhirnya kita bisa berbangga menjadi bangsa yang hebat dengan kualitas pendidikan terbaik.

Masa depan adalah milik anak-anak kita, tunjukkan mereka jalan yang lurus sesuai zaman-Nya. Sebaik-baiknya karya kita sebagai pendahulu adalah menyiapkan : 1. Ilmu yang bermanfaat; 2. Amal Jariyah; 3. Anak yang soleh.

Semoga Allah Swt menolong kita mewujudkan Digital Campuss bagi generasi penerus bangsa.

Salam hangat, Lendo Novo Sobatalam
http://www.school-of-universe.com
http://www.msot.co.id
http://nuefa.id/
SOU - School of Universe
SOU - School of Universe
school-of-universe.com
Add a comment...

Post has attachment
Dalam setiap masa, banyak terjadi konflik sosial, konflik ekonomi & konflik politik, bahkan bisa terjadi konflik lintas negara yang menyebabkan terjadinya perang dunia I dan II.

Pertanyaan dasarnya apa penyebab utama dari berbagai konflik tersebut? Banyak pakar menyebutkan bahwa akar masalahnya "perebutan pasar", perebutan sumberdaya ekonomi, hingga perebutan untuk menguasai dunia. Semua akar masalah saling tunggang menunggangi hingga berujung pada aksi perang hingga membunuh jutaan manusia sepanjang sejarah peradaban dunia.

Jika kita coba menarik benang merah dari semua akar masalah tersebut, kita akan menemukan sebuah kata kunci yaitu #kepemimpinan# yang dalam Al Qur'an sudah disebutkan bahwa tujuan penciptaan manusia adalah menjadikannya sebagai Khalifatullah fil ardh (pemimpin di muka bumi). Dalam proses penciptaan manusia, malaikat dan iblis sudah memprediksi bahwa manusia sukanya melakukan kerusakan (lingkungan) dan pertumpahan darah (perang), yang ternyata sampai hari ini kedua prediksi tersebut terbukti dengan terjadinya Climate Change dan Perang di seluruh belahan dunia.

Bagaimana cara kita untuk menyelesaikan masalah kerusakan lingkungan dan peperangan yang terus terjadi di dunia, khususnya di Indonesia?

Solusinya adalah menghadirkan Pemimpin yang Adil. Kenapa demikian? Karena misi utama seorang Pemimpin adalah menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat dan lingkungannya. Untuk menghadirkan pemimpin yang adil, Indonesia memiliki mekanisme politik yang dinamakan Pilpres, yaitu sebuah mekanisme yang dilakukan setiap 5 tahun sekali untuk memilih Pemimpin di Republik Indonesia.

Jadi sekarang kita dapat memahami, kenapa kita harus berjuang bersama dalam satu barisan yang kokoh dan teratur, untuk menghadirkan Pemimpin yang Adil? Karena dengan keadilannya-lah rakyat dapat hidup damai dan ramah lingkungan.

Aksi Damai 212 adalah sebuah langkah awal untuk menghadirkan seorang Pemimpin yang Adil bagi seluruh rakyat Indonesia. Seorang Pemimpin yang dapat mempersatukan rakyat Indonesia dalam kehidupan yang damai dan ramah lingkungan.

Kepemimpinan yang adil adalah sebuah keniscayaan yang patut diperjuangkan oleh seluruh umat manusia yang cinta damai dan ramah lingkungan, khususnya oleh rakyat Indonesia yang beriman.

Semoga Allah SWT senantiasa menolong orang-orang yang berjuang di jalan-Nya.

Salam hangat, Lendo Novo Sobatalam.
PhotoPhotoPhotoPhotoPhoto
05/12/18
7 Photos - View album
Add a comment...

Post has attachment
Dikatakan bahwa sekolah pertama dari setiap anak manusia adalah keluarganya.

Dalam sebuah hadits disebutkan yang menjadikan anak-anak itu majusi, nasrani atau yahudi adalah orang tuanya.

Dari kedua prinsip diatas, maka yang menjadi kunci keberhasilan dalam pendidikan anak adalah orang tuanya.

Banyak dari kita yang lupa bahwa misi utama Rasullullah Saw diutus sebagai Nabi terakhir adalah : 1. Menyempurnakan akhlak manusia; 2. Rahmatan lil Alamin. Kedua misi inilah yang seharusnya menjadi konten utama pendidikan di dunia, yaitu pendidikan akhlak dan pendidikan untuk melahirkan manusia yang mencintai perdamaian dan ramah lingkungan.

Bagaimana posisi PAUD di masa depan dilihat dari konteks diatas?

Sejatinya Pendidikan oleh Orang Tua dengan PAUD berjalan secara terintegrasi. Materi ajar yang paling tepat diberikan kepada anak-anak baik di rumah maupun di PAUD adalah akhlak dan rahmatan lil alamin.

Perlu diketahui bahwa pada masa kecilnya, Rasulullah Saw dibesarkan di sebuah desa dengan bentangan alam sebagai tempat belajarnya. Menggembala domba di alam bebas merupakan tempat belajar terbaik bagi setiap anak untuk membentuk sikap ramah lingkungan. Di alam terbuka itulah, kelapangan hati dibentuk, kemampuan bersyukur dibentuk, dan kecintaan terhadap lingkungan dibentuk. Itulah yang kita sebut saat ini sebagai taman kanak-kanak, yaitu sebuah taman tempat anak-anak bermain, mengenal langsung lingkungannya, memperkuat otot-ototnya, memupuk keberanian dan mencari kebahagiaan yang sejati.

Kenapa harus belajar dengan cara bermain? Karena Rasulullah Saw mencontohkannya demikian. Rasulullah Saw setiap bertemu dengan anak-anak pasti diajak bersenda gurau, diajak jalan-jalan menunggang unta dan banyak permainan lainnya. Rasulullah Saw meyakini bahwa setiap anak adalah titipan Allah SWT kepada para orang tuanya. Layaknya orang yang dititipkan oleh Sang Pencipta, maka titipan itu akan dijaganya sedemikian rupa, agar yang menitipkan semakin sayang kepada kita.

Demikian sedikit renungan siang yang dapat membuka wawasan kita bersama.

Salam hangat, Lendo Novo Sobatalam.
Photo
Add a comment...

Post has shared content

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded