Profile

Cover photo
Mi al-ikhlas
Worked at MI AL-IKHLAS
Attended STAIDA
Lives in GARUT
9 followers|45,934 views
AboutPostsCollectionsPhotosVideos

Stream

Mi al-ikhlas

Shared publicly  - 
 
Rossi Ribut dengan Aleix, Pol Espargaro Tercepat di FP2
Sutisna Senjaya
Jum'at, 9 September 2016 - 20:25 WIB

Valentino Rossi terlibat adu argumen dengan Aleix Espargaro dalam Free Practice kedua Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano, Jumat (9/9/2016). Sementara Pol Espargaro keluar sebagai yang tercepat. | Crash
MISANO - Valentino Rossi gagal pertahankan posisi tercepat di free practice kedua Grand Prix San Marino 2016, Jumat (9/9/2016). Pembalap Movistar Yamaha melorot ke posisi enam dengan terpaut 0,6 detik dari Pol Espargaro di tempat pertama.

Awal sesi yang berlangsung di Sirkuit Misano, ketegangan sudah terjadi antara Rossi dengan Aleix Espargaro. The Doctor terlihat marah ketika pembalap Suzuki menurunkan kecepatan motornya sebelum masuk ke pit.




Beberapa pembalap bisa mengambil alih waktu tercepat untuk sementara. Diawali Pol Espargaro, Andrea Dovizioso, dan Jorge Lorenzo.

Insiden pembalap terjatuh juga kembali berlanjut di FP2. Kali ini pemenang Grand Prix Ceko Cal Crutchlow yang tergelincir.

Setelah semua pembalap masuk sesi di 15 menit tersisa, Marquez dan Pol bersaing ketat mencatat waktu terbaik. Namun di akhir FP2, Pol tak terbendung dengan mencatat waktu 1 menit 32.769 detik, di susul Dani Pedrosa yang melejit jelang berakhirnya FP2 dan Dovizioso yang berhasil merebut tempat ketiga.

Lorenzo mengisi posisi empat setelah menyalip perolehan waktu Marquez. Sementara Rossi harus puas di tempat keenam. Crutchlow yang terjatuh masih bisa mengamankan posisi ketujuh, disusul Scott Redding, Hector Barbera, dan Maverick Vinales di posisi delapan hingga sepuluh. Ada pun Andrea Iannone yang mengalami crash di FP1, dipastikan absen selama akhir pekan setelah dinyatakan cedera. (Baca Juga: Cedera Paksa Iannone Absen di Sirkuit Misano)

Berikut Hasil FP2 Grand Prix San Marino
1. Pol Espargaro - Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) - 1m 32.769s [Lap 16/19] 289km/h (Top Speed)
2. Dani Pedrosa - Repsol Honda Team (RC213V) - 1m 32.834s +0.065s [21/22] 290km/h
3. Andrea Dovizioso - Ducati Team (Desmosedici GP) - 1m 32.901s +0.132s [18/20] 294km/h
4. Jorge Lorenzo - Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) - 1m 33.056s +0.287s [17/18] 290km/h
5. Marc Marquez - Repsol Honda Team (RC213V) - 1m 33.196s +0.427s [18/20] 287km/h
6. Valentino Rossi - Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) - 1m 33.387s +0.618s [17/20] 287km/h
7. Cal Crutchlow - LCR Honda (RC213V) - 1m 33.500s +0.731s [16/19] 287km/h
8. Scott Redding - Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) - 1m 33.552s +0.783s [17/19] 288km/h
9. Hector Barbera - Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) - 1m 33.581s +0.812s [17/18] 288km/h
10. Maverick Viñales - Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) - 1m 33.629s +0.860s [20/20] 289km/h
11. Aleix Espargaro - Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) - 1m 33.643s +0.874s [11/20] 285km/h
12. Danilo Petrucci - Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) - 1m 33.803s +1.034s [17/19] 289km/h
13. Alvaro Bautista - Factory Aprilia Gresini (RS-GP) - 1m 33.846s +1.077s [21/22] 287km/h
14. Michele Pirro - Ducati Team (Desmosedici GP) - 1m 33.885s +1.116s [20/20] 290km/h
15. Alex Lowes - Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) - 1m 34.154s +1.385s [18/21] 288km/h
16. Eugene Laverty - Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) - 1m 34.457s +1.688s [10/17] 289km/h
17. Stefan Bradl - Factory Aprilia Gresini (RS-GP) - 1m 34.631s +1.862s [4/18] 285km/h
18. Yonny Hernandez - Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) - 1m 34.719s +1.950s [19/19] 288km/h
19. Tito Rabat - Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* - 1m 34.725s +1.956s [22/22] 284km/h
20. Jack Miller - Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) - 1m 35.062s +2.293s [16/18] 284km/h
21. Javier Fores - Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) - 1m 36.046s +3.277s [8/18] 283km/h
0. Andrea Iannone - Ducati Team (Desmosedici GP) - No Time
 ·  Translate
1
Add a comment...

Mi al-ikhlas

Shared publicly  - 
1
Mi al-ikhlas's profile photo
 
Keluarga Kecil
 ·  Translate
Add a comment...

Mi al-ikhlas

Shared publicly  - 
 
Selamat datang di blog mi al-ikhlas

pada kesempatan kali ini saya ingin membahas singkat tentang nilai-nilai etika yang terdapat pada kehidupan manusia.

Aksiologisme

Aksiologisme berasal dari kata Yunani axios yang berarti bernilai atau pantas dan logos yang berarti ilmu atau kata. Dilihat dari terminologinya, aksiologisme adalah sistem etika yang berfungsi untuk menilai baik buruknya perbuatan. Dengan menggunakan nilai inilah, menjadikan hidup manusia lebih berarti dan bermakna serta membantu manusia untuk melandasi dan mengarahkan hidupnya.

Tokoh Aksiologisme
Max Scheler, salah seorang tokoh aksiologisme
Max Scheler adalah seorang filsuf Jerman yang menganut paham etika penilaian ini. Semasa hidupnya, Max Scheler menulis sebuah buku yang paling penting tentang etika nilai ini, yang berjudul Formalisme dalam Etika dan Etika Nilai Material. Dalam buku ini, Scheler mengemukakan pendapatnya yang mengkritik etika formal Kant yang mengatakan suatu tindakan adalah baik secara moral, jika tindakan baik itu dilakukan karena kewajiban. Baginya seorang bertindak bukan karena perbuatan itu merupakan kewajiban seperti yang dikatakan oleh Kant, melainkan tindakan seseorang pasti dilakukan demi nilai-nilai yang ada. Scheler mengemukakan bahwa nilai etika menurutnya dapat ditemukan melalui pengalaman indrawi manusia, dan secara apriori ditangkap oleh manusia melalui perasaan emosinya. Ungkapan inilah yang mendasari seluruh etika Scheler. Ia membagi empat aspek nilai:
Nilai pertama adalah nilai tentang tidak nikmat atau nikmat dan nilai ini berhubungan dengan kenikmatan yang didapat dari kenikmatan indrawi.
Nilai kedua adalah nilai vital yang berhubungan dengan kondisi kesehatan manusia juga menyangkut kebesaran hati dan keberaniannya
Nilai ketiga dinamakan nilai rohani yang berhubungan dengan sikap kita terhadap keadilan dan estetika.
Nilai keempat, Schler menyebutnya nilai objek absolut yang berhubungan dengan sesuatu yang dianggap kudus.

Jenis-jenis Nilai

Nilai Sosial
Nilai sosial adalah sebuah patokan bagi manusia dalam menjalani kehidupannya dengan orang lain.  Nilai sosial ini diyakini memiliki kemampuan untuk memberi arti dan memberi penghargaan terhadap orang lain. Nilai sosial ini dibedakan lagi menjadi dua macam yaitu, nilai yang pada hakikatnya bersifat sosial dan nilai ini meliputi ikatan keluarga, persahabatan, dan cinta terhadap negeri, kemudian yang kedua adalah nilai yang mendukung nilai pertama (hakikat sosial). Nilai kedua inilah yang dipakai manusia untuk berelasi dengan dunia sosialnya.

Nilai Budaya
Nilai budaya merupakan bentuk nyata dari usahanya untuk memanusiakan manusia (civilization). Nilai budaya adalah proses kemajuan manusia pada masa lampau kemudian menjadi titik tolak untuk melanjutkan kehidupannya pada masa sekarang dan masa depan.

Nilai Religius
Nilai religius ini memfokuskan relasi manusia yang berkomunikasi dengan Tuhan. Scheler mengungkapkan bahwa dalam hubungan dengan Tuhan, manusia mendapatkan pengalaman mengagumkan yang tak terhapuskan mengenai Personalitas Luhur yang digambarkan secara metaforis dalam dogma-dogma agama, ritus-ritus, dan mitos. Untuk memahami nilai religius ini, hanya dengan iman dan cinta terhadap manusia dan dunialah manusia menyadari bahwa Tuhan itu merupakan Pencipta, Yang Mahatahu, dan Hakim bagi dunia ini. Melalui nilai religius ini, manusia berhubungan dengan Tuhannya melalui kebaktian, pujian dan doa, kesetiaan dan kerelaan berkurban bagi Tuhan.

Nilai Moral
Nilai moral merupakan sistem nilai utama antara nilai-nilai yang ada dalam diri manusia dengan nilai-nilai yang ditemukan dalam sebuah era atau bangsa. Nilai moral ini adalah nilai yang menjadikan manusia berharga, baik, dan bermutu sebagai manusia. Nilai moral untuk masyarakat tertentu meliputi nilai yang memajukan manusia, antara lain internasionalisme dan kerjasama antarbangsa.

Nilai Intrinsik
Nilai intrinsik adalah nilai yang dikejar demi kepentingan diri sendiri. Yang termasuk dalam nilai ini adalah keinginan manusia dalam memenuhi kesehatan tubuh dan jiwanya, ilmu pengetahuan, kedamaian batin, persahabatan, dan kebutuhan religius.

Referensi
^ Lorens Bagus. 2000. Kamus Filsafat. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama. Hlm.33.
^ a b c d e f g h i j k l A. Mangunhardjana. 1997. Isme-isme dalam Etika dari A sampai Z. Yogyakarta: Kanisius. Hlm.11-15.
^ a b c d Simon L. Tjahjadi. 2004. Petualangan Intelektual: Konfrontasi dengan Para Filsuf dari Zaman Yunani hingga Zaman Modern. Yogyakarta: Kanisius. Hlm.298.
^ a b c d e Paulus Wahana. 2004. Nilai Etika Sosiologis Max Scheler. Yogyakarta: Kanisius. Hlm.17-47.
^ a b c Anton Baker. 1992. Ontologi atau Metafisika Umum: Filsafat Pengada dan Dasar-dasar Kenyataan. Yogyakarta: Kanisius. Hlm.184-191.
^ Max Scheler. 2007 (new edition). Ressentiment. USA: Marquette University Press. Hlm.51-53.
 ·  Translate
1
Add a comment...

Mi al-ikhlas

Shared publicly  - 
 
**
Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) terlengkap Dalam
pembelajaran di kelas kita sebagai guru harus membuat siswa merasa nyaman dan
merasa senang terhadap materi yang sedang kita sampaikan. Salah satu cara untuk
membuat pembelajaran di kelas menjadi me...
 ·  Translate
1
Add a comment...

Mi al-ikhlas

Shared publicly  - 
 
MiniLyrics terbaru
 ·  Translate
1
Add a comment...

Mi al-ikhlas

Shared publicly  - 
 
good job
 ·  Translate
1
Add a comment...
Mi's Collections
Work
Employment
  • MI AL-IKHLAS
    ADMINISTRATOR
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
GARUT
Links
Education
  • STAIDA
    2010
Basic Information
Gender
Male