ERDOGAN :“Israel Negara Teroris”

PERDANA Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan dalam sebuah wawancara eksklusif dengan CNN, Jumat (25/7/2014) menyatakan Israel sebagai negara teroris dan mengkritik sikap demokratis negara-negara di dunia karena mendukung operasi Israel di Gaza.
“Israel menciptakan gelombang teror dengan apa yang mereka lakukan sekarang, posisi Israel di Palestina jelas,” tandas Erdogan.
Sejak 7 Juli, Israel telah menyerang Gaza—dari udara, darat dan laut—dengan tujuan untuk menghentikan serangan roket Palestina.
Erdogan mengingat sebuah pertemuan dengan mantan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon di Tel Aviv. Ketika itu Sharon mengungkapan: “Saat-saat paling menyenangkan dalam hidup saya adalah mereka ketika saya berada di atas tank di Palestina.”
Erdogan mengatakan, “Saya tidak pernah bisa melupakan itu. Tentu saja, itu jelas menampilkan sudut pandang manusia terhadap satu sama lain.”
Dia menyatakan dalam pertemuan dengan George Bush dan Barack Obama, kedua presiden Amerika itu selalu mengacu pada struktur dua negara di wilayah tersebut dalam bentuk Israel-Palestina, dan baik Bush atau Obama selalu menyebutkan kedua negara harus saling menerima satu sama lain: “Kami terus mengerjakan hal ini pada Palestina sepanjang waktu, (mendesak untuk solusi dua negara) yang berarti Anda menerima Israel, dan bahwa Israel menerima Anda. ”
“Namun kita sekarang menghadapi pemandangan seperti ini, di luar pemahaman bahwa Israel masih dipertahankan oleh Barat, dan dunia diam akan hal itu,” kata Erdogan. “Oleh karena itu, Turki tidak dapat dan tidak akan tinggal diam.”
Erdogan menekankan Hamas dan Fatah bersatu dalam hal struktur dua negara ini, dan telah membentuk pemerintahan konsensus nasional. “Namun Israel tidak ingin pemerintah ini untuk membuat kemajuan,” demikian Erdogan. [sa/islampos/wb]
Photo
Shared publiclyView activity