Profile cover photo
Profile photo
Pdiperjuangan Jabar
68 followers -
BANGKIT BERJUANG!!
BANGKIT BERJUANG!!

68 followers
About
Posts

Post is pinned.Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
MEMPERINGATI Hari Lahir Bung Karno, DPD PDIP Jawa Barat bersama sukarelawan pasangan Tb Hasanuddin-Anton Charliyan Amanah (Hasanah) menggelar buka puasa bersama warga di Jalan Sukarno Kota Bandung, Rabu 6 Juni 2018. Selain untuk mengambil nilai dari ketokohan Bung Karno, kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk berbagi dengan sesama.

“Kami mensyukuri hari lahir Bung Karno, dan salah satu wujudnya kami mengadakan acara makan bersama. Dalam kultur budaya Jabar yang disebut bancakan,” ujar Sekretaris DPD PDIP Jawa Baray Abdy Yuhana di sela kegiatan.

Abdy menambahkan, bulan Juni biasa disebut sebagai bulannya Bung Karno. Dalam bulan ini memang terjadi berbagai peristiwa penting yang melibatkan Bapak Pendiri Bangsa, Soekarno. Beberapa peristiwa yang terjadi di antaranya 6 Juni 1901 sebagai hari kelahiran sosok Proklamator.

Selain itu, ada tanggal 1 Juni 1945 yang menjadi momentum Soekarno menyampaikan pidato di depan Sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI tentang Dasar Negara yang kemudian dikenal dengan Pancasila. Pada bulan ini juga Presiden Pertama RI itu wafat, tepatnya tanggal 21 Juni 1971.

Lebih lanjut Abdy menuturkan, melalui kegiatan tersebut pihaknya juga ingin mengajak masyarakat. Khususnya yang tinggal di Kota Bandung untuk mencoblos pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jabar, TB Hasanuddin-Anton Charliyan. Atau yang dikenal dengan nama pasangan Hasanah, pada 27 Juni 2018 mendatang.

“Kenapa kami mengajak masyarakat mencoblos Hasanah? Karena ada dua harapan dari pasangan ini. Yang pertama, kita tahu track record Kang Hasan dan Kang Anton yang tidak lagi diragukan. Keduanya lengalaman di pemerintahan maupun kedinasan. Kang Hasan merupakan jenderal TNI dan Kang Anton jenderal polisi, keduanya sangat berpengalaman,” ujar Abdy.

Harapan kedua yaitu soal program yang diusung oleh pasangan Hasanah, yakni 7 program unggulan. Program tersebut yaitu JabarCageur, JabarSeubeuh, ImahReumpeg, SakolaGratis, BogaGawe, Turkamling Budaya dan Molototcom.

“Karena itu kami mengajak masyarakat memilih Hasanah. Pasangan ini memiliki spirit Pancasila, tidak membeda-bedakan. Kami pun akan terus konsolidasi untuk memenangkan pasangan Hasanah, termasuk menggiring masyarakat menggunakan hak pilihnya tanggal 27 Juni nanti,” ujar Abdy.

#HasanahMenang #JabarTerjamin
Add a comment...

Post has attachment
Setelah aksi protes oleh kader PDIP Kota Bogor di depan Kantor Radar Bogor beberapa hari lalu, pihak DPD PDIP Jabar memastikan masalah ini sudah selesai.

“Jadi yang di Bogor sudah selesai tadi siang alhamdulilah, sudah ketemu dengan Komisaris Radar Bogor. Sudah ada titik temu, pertama mengklarifikasi tidak ada tindak kekerasan terhadap awak media Radar Bogor. Dihadiri Kapolsekta Bogor sudah ada titik temu menyelesaikan secara kekeluargaan,” ujar Sekretaris DPD PDIP Jabar, Abdy Yuhana, di Kantor DPD PDIP Jabar, Jumat (1/6/2018) malam.

Abdy mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh beberapa kader PDIP terjadi secara spontan dan tanpa dikoordinir oleh DPD Jabar ataupun DPC Kota Bogor.

Walaupun begitu DPD PDIP Jabar juga sudah menyampaikan keberatan kepada dewan pers dan ke Radar Bogor sendiri.

Terkait adanya tindak intimidasi, PDIP juga menyayangkan itu meskipun membantah terjadi pemukulan terhadap awak media.

Namun, Abdy juga menyadari bahwa apa yang ditulis oleh Radar Bogor tentang Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, memang tendensius.

Meskipun begitu, Radar Bogor sudah memberikan hak jawab dari PDIP.

“Bagaimanapun teman pers punya hubungan baik dengan partai. Jadi kami menjamin persoalan media di Kota Bogor selesai dan Radar Bogor sudah memberikan klarifikasi berita tentang ketua umum kami yang tendensius,” ujar Abdy. tribunnews.com

#HasanahMenang #JabarTerjamin #BANGGABERPANCASILA
Add a comment...

Post has attachment
Pengurus PDIP Jabar menjamin kadernya tidak akan melakukan aksi lanjutan yang mengarah kepada tindakan intimidatif ke kantor media cetak Radar Bogor.

Sekretaris DPD PDIP Jabar, Abdy Yuhana mengatakan, persoalan dengan salah satu media cetak di Kota Bogor itu sudah selesai dengan cara kekeluargaan.

“Tadi siang, perwakilan kami dari Bogor sudah ketemu dengan pihak medianya, sudah ada titik temu dan diselesaikan dengan kekeluargaan,” ujarnya saat ditemui di Kantor DPD PDIP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Jumat (1/5).

Dalam kesempatan itu, Abdy menegaskan, tidak ada tindakan kekerasan dan pemukulan kepada awak media saat peristiwa berlangsung.

“Kami mengklarifikasi bahwa tidak ada pemukulan yang dilakukan kader kepada awak media,” ucap Abdy.

Kegiatan itu disebut tidak dikomando atau instruksi DPC. Semua diimbau untuk mengikuti mekanisme yang tercantum dalam uu pers.

“Kami juga mengirimkan surat keberatan bahwa berita yang dicetak begitu tendensius. Dan mereka menjanjikan menjawab apa yang kami kirimkan,” pungkasnya.

Namun yang terjadi, sekitar Pukul 14.00 WIB, kader PDIP kembali menggeruduk kantor Radar Bogor di Gedung Graha Pena, Yasmin, Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/6). Mereka menuntut Radar Bogor meminta maaf secara terbuka karena beita ‘Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp 112 Juta’, yang dianggap menyudutkan Megawati Soekarnoputri.

Sempat terjadi kericuhan saat massa tiba di kantor Radar Bogor. Beruntung kericuhan tidak berujung perusakan.

Dengan jumlah hampir sama saat menggeruduk hari Rabu (30/5). Jam dua mereka datang ke kantor. Tuntutannya sama seperti kemarin,” kata Pemimpin Redaksi Radar Bogor Tegar Bagja kepada merdeka.com.

#HasanahMenang #JabarTerjamin #BANGGABERPANCASILA
Add a comment...

Post has attachment
Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, DPD PDIP Perjuangan menggelar doa bersama untuk kemenangan pasangan Hasanuddin - Anton Charliyan di Pilkada Jawa Barat.

Tak hanya di DPD, doa bersama ini digelar serentak di seluruh DPC se-Jawa Barat.

"Kami melaksanakan doa bersama untuk kemenangan Hasanah dan daerah yang menggelar pilkada. Ini digelar serentak se-Jawa Barat," kata Sekretaris DPD PDIP Jabar, Abdy Yuhana usai doa bersama di kantor DPD PDIP Jabar, Jln. Pelajar-Pejuang, Kota Bandung, Jumat (1/6) malam.

Abdy mengatakan, doa bersama ini tidak hanya untuk kemenangan Hasanah, tapi juga merefleksikan akan Pancasila bagi masyarakat. Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga diisi dengan kegiatan bakti sosial yakni memberi santunan kepada anak yatim dan juga sholat taraweh bersama.

"Bertepatan dengan tanggal 1 Juni maka kita juga merefleksikan bagaimana hari lahirnya Pancasila untuk masyarakat," katanya.

Lebih jauh, pihaknya dalam beberapa waktu kedepan akan melakukan konsolidasi 20 hari menjelang hari pemilihan. Dimana semua unsur akan berkumpul mulai dari ketua tim pemenangan Jabar, anggota DPRD, Bacaleg hingga saksi.

Abdy menerangkan dengan diperkenalkannya tiga kartu sakti dari Hasanah, yakni Kartu Boga Gawe, Jabar Cageur dan Sakola Gratis mendapat respon positif dari masyarakat Jawa Barat.

"Alhamdulilah respon yang disampaikan oleh masyarakat positif dan antusias akan program ini. Maka kami semakin optimis dan secara rasional program Pasangan Hasanah akan diterima oleh warga Jawa Barat," tandasnya.

#HasanahMenang #JabarTerjamin #BANGGABERPANCASILA
Add a comment...

Post has attachment
Kesenjangan ekonomi terutama di wilayah perdesaan jadi perhatian serius Calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) Kang Hasanuddin. Menurutnya, kesenjangan ekonomi di perdesaan tak lepas dari ketiadaan pembinaan yang tepat bagi warga desa dalam menumbuhkan perekonomian.

Calon gubernur Jabar dari PDI Perjuangan itu menuturkan, pembangunan infra dan suprastruktur di desa punya andil penting bagi kemajuan daerah. Sebab, desa yang maju menjadi tolok ukur keberhasilan seorang pemimpin dalam menyejahterakan masyarakat.

“Setiap tahun ada alokasi dana desa. Itu akan kita manfaatkan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat desa,” ujar Kang Hasan panggilan akrab Kang Hasanuddin saat bersilaturahmi dengan masyarakat Desa Lemahabang, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Senin (28/5).

#HasanahMenang #JabarTerjamin
Add a comment...

Post has attachment
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP menyiapkan 74.944 saksi untuk pemenangan pasangan Tb Hasanuddin dan Anton Charliyan (Hasanah) dalam pilgub Jawa Barat 2018.

“Jadi nantinya itu saksi-saksi tersebut disiapkan di setiap TPS, dibantu koordinator saksi di tingkat desa atau kelurahan dan kecamatan,” kata Ketua Tim Pemenangan Hasanah Abdy Yuhana di Bandung, Selasa, 29 Mei 2018.

Menurut dia, jumlah kecamatan di Jawa Barat mencapai 627, sedangkan desa/kelurahannya sebanyak 5.975. Walaupun saat ini alur penghitungan suara tidak ada rekapitulasi di Panitia Penghitungan Suara, ucap Abdy, pihaknya tetap menempatkan saksi untuk mengamankan suara dan deteksi dini bila ada kecurangan. “Tentunya kami tak ingin kehilangan suara,” ucapnya.

Abdy menuturkan, selain mempersiapkan saksi, pihaknya melakukan penguatan terhadap alat kelengkapan partai, terutama yang berhubungan langsung dengan hal tersebut, yaitu Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN), Badan Bantuan Hukum dan Hak Asasi (BBHA), dan BP Pemilu.

“Insya Allah, seluruh mesin partai harus berjalan, agar kami dapat meraih kemenangan baik dalam pilgub 2018,” kata Abdy.

#HasanahMenang #JabarTerjamin
Add a comment...

Post has attachment
Bakal calon gubernur Jawa Barat, Mayor Jenderal TNI (purnawirawan) Tubagus Hasanuddin, akan bertindak tegas para pelaku yang mengkaitkan Pilgub Jabar dengan isu suku, agama, ras, dan antargolongan. Kang Hasan sapaannya, meminta kepada para pendukungnya untuk tidal terpancing.

“Saya ini mantan prajurit, saya tahu persis bahwa dengan isu-isu SARA akan menimbulkan disintegrasi bangsa. Saya juga yang membuat Undang-Undang ITE, ini harus dilaksanakan dengan baik,” bebernya ketika kunjungan di salah satu posko pemenangan di Depok beberaoa waktu lalu.Kang Hasan pun mengimbau para pendukung, kader, dan relawan untuk tidak terpancing memainkan isu SARA.

“Ini negara NKRI, jadi siapa pun yang memainkan isu SARA undang-undangnya ada. Kita akan bawa ke ranah hukum. Saya juga punya tim cyber,” ujarnya.

Pasangan Anton Charliyan di Oilgub Jabar ini mengatakan, masyarakat Jabar sudah semakim cerdas. Tidak mau lagi apapun dikaitkan SARA, karena dapat memecah persatuan dan kesatuan NKRI.

“Saya minta masyarakat juga berpikir kritis menanggapinya. Jangan ada isu-isu atau berita hoax yanh kemudian berkembang, namun tidak dapat dipastikan kebenarannya. Mari jadikan Pilgub Jabar aman, nyaman dan kondusif,” tutupnya.

Diketahui, dalam ajang Pilgub Jabar 2018, PDIP mengusung pasangan Tubagus Hasanuddin dan Inspektur Jenderal Polisi (purnawirawan) Anton Charliyan sebagai wakilnya. Pasangan itu disebut dengan akronim Hasanah. #HASANAH #PDIPERJUANGAN
Add a comment...

Post has attachment
Eksponen Muhammadiyah Jawa Barat mendeklarasikan dukungan pada pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Tb. Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah). Mereka membentuk kelompok relawan yang dinamakan Jaringan Pemilih Pintar Hasanuddin-Anton (Japri Hasanah).

Ketua Japri Hasanah Kasful Anwar menjelaskan, dukungan tersebut bermula dari kepercayaan pada pasangan Hasanuddin-Anton yang dinilai mampu menjaga kondusifitas serta mengayomi masyarakat Jabar. “Kami yakin keduanya akan menjungjung tinggi nilai-nilai Pancasila, sehingga mampu menyatukan perbedaan masyarakat Jabar,” kata dia di Bandung, Minggu, 28 Januari 2018.

Kasful juga sesepuh Muhammadiyah itu menuturkan, dukungan Japri Hasanah terlepas dari partai pendukung pasangan Hasanuddin-Anton. “Tapi, kami melihat figurnya `nyunda pisan`. Kami siap memenangkan pasangan ini pada Pilgub Jabar 2018 dengan cara positif dan bermanfaat,” tambahnya.

Sebagai informasi, pangan Hasnuddin-Anton diusung PDI Perjuangan di Pilgub Jabar 2018. Sebagai pemilik 20 kursi di DPRD Jabar, partai berlambang kepala banteng itu tidak perlu berkoalisi untuk dapat mengusung calon. #HASANAH #PDIPERJUANGAN
Add a comment...

Post has attachment
Bakal Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat Tb Hasanuddin (Kang Hasan) kembali mendapat dukungan dari elemen masyarakat. Kali ini datang dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Barat.

Ketua FKUB Jawa Barat H. M Rafani Ahyar menilai Kang Hasan sebagai sosok yang mampu menjaga kondusifitas daerah dengan menyatukan keberagaman yang terdapat di masyarakat Jawa Barat.

“Kang Hasanuddin sosok yang bisa menyatukan masyarakat Jabar sehingga kami tentukan sikap untuk mendukung beliau,” ungkapnya saat melakukan Silaturahmi bersama FKUB Jawa Barat di Kota Bandung, Minggu (28/1/2018) malam. #HASANAH #PDIPerjuangan
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded