Profile cover photo
Profile photo
Umbul Narmadi
113 followers -
Product Approval specialists and Swimming Pool Consultant
Product Approval specialists and Swimming Pool Consultant

113 followers
About
Posts

Post has attachment
Berikut ini perlu anda simak tentang cara Mempertahankan Air kolam renang agar selalu bening jernih dan tidak berlumut yaitu

Kita harus jaga agar chlorine dan ph selalu dalam kondisi ideal, untuk chlorine dikisaran 1,0 ppm sampai 1,5 ppm. Dan untuk Ph atau keasaman air dikisaran 7,2ppm sampai 7,6ppm.

Tambahkan trussi tiga minggu sekali 0,5kg dan lakukan vacuum kolam renang dalam satu minggu minimal dua kali. Hidupkan sirkulasi minimal enam jam perhari.

#kolamrenang
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Ya ya yaa
Recent Posts
Recent Posts
narmadi.com
Add a comment...

Post has attachment
Berikut di bawah ini adalah pengertian video conference, termasuk juga singkatan dan istilah-istilah yang terkait dalam teknologi video conference tersebut. # Definisi / Pengertian Video Conference Video Conference adalah perangkat teknologi…
Add a comment...

Post has attachment

Post has attachment
Official opening PT. UL International Indonesia
Jakarta, April 11, 2017
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Siap di pasarkan #pompa #Kolamrenang : Pompa kolam renang Supatuf pump ini ideal untuk kolam renang domestic dengan ukuran yang besar dengan penambahan Heater, Vacuum Cleaner, Water Fall danSwim Jet.
Add a comment...

Post has attachment
Siap riding manasin Vulcan
Photo
Add a comment...

FOKUS BERITA:Google Dikejar Pajak

Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) kembali melanjutkan pemeriksaan terhadap Google Asia Pacific Pte Ltd setelah proses negosiasi berhenti. Google pun harus siap menerima sanksi berdasarkan aturan pajak di Indonesia.

Bulan lalu, Google dan Ditjen Pajak sempat bernegosiasi. Ditjen Pajak menyampaikan tagihan yang harus dibayarkan, namun Google malah menawar layaknya aktivitas jual beli di pasar.

Kepala Kantor Wilayah Pajak Khusus Ditjen Pajak, M Haniv, menjelaskan tahapan yang ditempuh selanjutnya adalah pemeriksaan. Ini sebelumnya telah dilakukan, tapi sempat terhenti karena Google menyampaikan itikad baik untuk membayar pajak.

"Kita lanjutkan pemeriksaan biasa," ungkapnya di Kantor Pusat Pajak, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Atas proses tersebut, Google nantinya bisa dikenakan sanksi yang besar, yaitu dengan pembayaran utang pajak dan tambahan denda 150% dari utang pajak. Ini sudah berlaku pada Undang-undang (UU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

"Nggak ada seorang pun di negara ini bisa batalkan sanksi bunga 150% karena itu UU," jelasnya.

Sanksi akan bertambah bila tidak ada sikap kooperatif dari Google. Permintaan Ditjen Pajak adalah penyerahan laporan keuangan dalam lima tahun terakhir atas transaksi yang melibatkan perusahaan di Indonesia.

"Sebulan data nggak diberikan, saya akan tingkatkan menjadi full investigation. Bulan depan kita cek, kalau file data elektronik nggak diberikan, kan nggak bener," paparnya. 

Haniv menyatakan besaran denda yang harus dibayarkan mencapai 400% atas utang pajak. Maka dari itu, Ia mengharapkan Google tidak bermain-main atas kasus pajaknya di Indonesia.

"Kalau full investigation tidak ada niat baik dia dalam kerja sama sama kita untuk diaudit. Kayak misalnya begini, wajib pajak tidak mau diperiksa, tidak mau kasih lihat pembukuan, itu sudah bisa terapkan investigasi, full investigation, dia melawan dengan kita," terangnya.

Dalam ketentuan normal, Haniv menyebutkan tagihan pajak yang seharusnya dibayarkan oleh Google adalah sekitar Rp 5 triliun yang mencakup rentang waktu lima tahun. Ini sudah termasuk pengenaan sanksi 150% dari utang pajak.

"Jadi artinya bisa lebih dari Rp 5 triliun," imbuhnya. (mkl/hns) 


https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-3376407/pemeriksaan-dilanjutkan-ini-sanksi-pajak-yang-menanti-google

Add a comment...

Ditjen Pajak tutup Pintu negosiasi terkait tax amnesty, #negosiasi buntu, Google akan dikenakan sangsi 150% di Januari.

Itu bunyi text line news RCTI pagi ini.

Mantapppp.....jika benar diterapkan, akankah hal ini berdampak Ke para publisher?

Wait and see mode on :-)
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded