Profile cover photo
Profile photo
Maulida Syafarina
19 followers
19 followers
About
Posts

Dan kesedihan itu datangnya tiba-tiba. Dan kesenangan itu datangnya tak terduga. Penilaian dunia entahlah sederajat apa dengan penilaian Sang Pencipta, Semoga penilain jabatan tertinggi kita dunia menjadi bekal kita di akhirat. Zaman demi zaman, putaran waktu semakin ke kanan, bismillah semoga amalan kita selalu ke kanan dan dalam ridha Nya. Perjalanan yang begitu melelahkan ini belum sebanding dengan perjuangan rasulullah. Tetaplah kita menggali rawa-rawa hidup ini sampai terbangun rumah di surga dan kita di jadikan sebagai penghuninya. Amiin ...

Assalamu'alaikum :). pagi yang cerah, siang yang bercahaya dan tiba sore dengan hujan yang lebat serta guyunan petir menanti datangnya petang dan gelapnya malam. Tiba malam kini keraguan datang menghampiri di atas suasana bahagia, membuat gumam dan tetes air mata mendekap sajadah ini. Ya Allah , telah Engkau ciptakan tempat mengadu di sepertiga malam dan shalat istikharah untuk memecahkan keraguan semoga Engkau senantiasa selalu memudahkan kami dunia dan akhirat. Sahabat, terpukul hati ini dan setan-setan bertebaran mengajak kita untuk marah, dendam, dengki, bahkan bermusuhan, kuatkan hati ini ya Allah agar iman ini mampu dan masih kuat untuk menjadi tameng diri dan bathin ini. Kalau saja hari ini tak mampu ku hadapi dengan sabar dan berusaha menerima mungkin besok tidak ku miliki sebagaimana mestinya, dan lagi aku harus memotivasi diri ini agar selalu tegar dalam hal apapun. Godaan di luar sana menjelma ke dalam pikiran, mengusik dan mengubah dirinya menjadi hal yang membuat kita meluluhantakkan keimanan, naudzubillah. Ya Allah, rahmati lah kami dunia dan akhirat kami karena kami manusia yang kecil dan sangat jauh dari kesempurnaan. Sungguh tiada tempat curhat yang baik dan memberi jawaban tak terduga hanya Engkau ya Rabb.

Assalamu'alaikum shalehah. La Tahzan diluar sana banyak motivasi menghadang, dekatlah kepada Allah. Sungguh harus kita ketahui berbuat baiklah namun baiknya jangan kau tampakkan kebaikan itu karenamu atau bahkan kau mengharapkan pujian-pujian karena perbuatanmu. Alhamdulillah, kita masih di berikan tubuh yang sempurna dan berkesempatan besar menjadi peserta dalam lomba kebaikan. Sahabat, sedih hatimu ceritakan kepada Allah, ujian kepada mu menjadi jalan betapa rindunya Allah dengan suara keluhan mu kepada Nya :), masya Allah rencana Allah tak akan pernah terduga. JIka kebaikan kita belum terbalas oleh orang lain atau bahkan terabaikan atau pula kebaikan itu hanya dianggap lewat semata, jangan patah hati atau berhenti berbuat kebaikan tak terasa waktu terlewati Allah lah yang akan membalasnya, dengan karunia dan nikmat yang tiada yang dapat menakar banyaknya. Sadarkah kita, kesenangan yang sudah diberikan Allah sangat panjang waktunya dibandingkan dengan sedih yang kita rasakan. So, tetaplah bersyukur dan Allah akan menambahkan nikmat Nya. Amiin .. menangislah kepada Allah, dzikrillah, hati akan menjadi tenang .. :') insya Allah.

Shabahul khair ukh. Beberapa hari ini ibu hadir menemaniku. Apapun kuperjuagkan insya Allah hatimu senang.  Baru tiga hari ibu bersamaku hari ini ibu harus pulang ke kampung, hal manusiawi pun terjadi. Kesedihan raut wajahku tak bisa ditahan lagi. Kembali lagi yang namanya airmata, tiap-tiap kebersamaan selalu terbayang dan menghantui isak tangis. Hari-hari yang sudah dilewati benar-benar terasa sebentar saja. Ibu pulang sendiri selalu terbayang dibenakku andai aku bisa untuk terus melindunginya. Ibu menitipkan ku selembar uang dan aku menolaknya, wahai ibu maafkan aku, aku terlalu memikirkan ibu. 
Sahabat, tetaplah bersyukur dengan kehadiran orang tuamu, semangatmu, teman hidupmu. Kalau dihitung jasa mereka kertas yang lebarnya seukuran dengan duniapun tidak cukup. Teruslah berdoa untuk mereka, menjadi teman mereka dengan jasa-jasa kecil kita yang takkan pernah bisa untuk membalas jasanya. Sholeh dan sholehah adalah harapan mereka begitu pula sukses dunia dan akhirat. Semoga saja jabatan tertinggi kita didunia tidak mengalahkan jabatan kita di akhirat. Semoga surga selalu merindukan kita dan kelak menjadi penghuninya. Amiiiin .
Wahai Allah, jaga kedua orang tuaku, selalu muliakanlah mereka, permudahlah dunia dan akhirat mereka. Maafkan aku ayah dan ibu, meski aku pernah bahkan sering terucap kata-kata yang menyakiti perasaanmu kadang kala memancing kemarahanmu, sering membuatmu khawatir mungkin saja banyak hal kecil yang menurutku benar ternyata salah dimatamu namun rasa sayang mu mengalahkan ketidaksetujuan mu terhadapku. Semoga kita selalu dilindungi Allah .. Amiiiin :)

Assalamu’alaikum. Pagi ini saya membaca buku tentang hidup, disana tertulis bagimana asal hidup, tujuan hidup, dan kemana akhirnya. Setelah saya pikirkan kembali betapa kita hanya hidup terbatas karena kita diciptakan, tentu saja kita punya waktu untuk berawal dan berakhir, coba bayangkan saja seperti makanan yang punya masa kadaluarsanya.  Sahabat, syukur yang kita ucapkan masih sangat kecil dibandingkan karunia Nya, mana ada makhluk yang bisa menciptakan umur kalau bukan kehendak Nya. 
Tertegun, isak tangis mungkin tak akan pernah ada habisnya kalau tak ada ikhtiar dan berani untuk memuhasabah diri ini. Kalau saja punya catatan kecil tentang dosa mungkin banyak kertas kosong yang terisi penuh, ya Allah terkadang hal sangat kecil ternyata itu dosa. Kala datangnya kesunyian menghampiri, kuatkan ya Allah agar selalu mengingat Mu. Hidayah dari Mu belum sepenuhnya ku jemput, iman ku masih kecil dan sangatlah kecil. 
Ya Allah jadikan lah hidup kami ini ibadah kepada Mu, ridhai dan berkahi duni dan akhirat kami. Rasa takut ini terus menghampiri datangnya kematian secara tiba-tiba, apakah amal ini sudah cukup. Begitu susah hati ini melawan keinginan yang salah karena masih lemahnya iman. Pandanglah langit pagi ini begitu cerah dan menyapamu begitu lembut, seakan engkau dipeluk dan terjaga. Maha kuasa Allah ..
Semoga bermanfaat  

Assalamu’alaikum sahabatku . Apa kabar kalian ? sudahkah telpon-telpon an sama ayah dan ibu yang sangat jauuuh disana ? atau bahkan kalian saat ini sedang berkumpul bersama mereka ?.  Wahai sahabatku syukur yang seharusmya takkan pernah kita lupakan begitu juga dengan hal-hal yang kecil. Bersyukurlah kalian masih dijaga oleh  dua malaikat yang tampak dengan mata, dipegang erat oleh tangannya, dirangkul erat dengan pelukannya dan dilindungi oleh nasihat-nasihatnya. Siapakah mereka ? mereka adalah ayah dan ibu kita. 
Alhamdulillah sudah beberapa hari ini ayah berada di kost. Mungkin saja sudah berpuluh-puluh kilometer perjalanan yang kami tempuh, begitu cerah raut ayah terukir senyuman tulus diwajahnya. Begitu panasnya terik matahari sehingga kulit ayah terlihat kering dan mengelupas namun beliau tetap berusaha mencari cara bagiaman agar wajahnya tetap terlihat bahagia. Kemanapun keinginan ayah aku akan siap membonceng ayah sekalipun itu sangat jauh. 
Senin yang akan datang adalah hari dimana saya akan menghadapi ujian blok, meski sekilas terbesit kalau saya belum selesai belajar. Namun rasa senang dan bangga bertemu ayah ku coba menjadi penghapus ketidaktenangan ini, insya Allah, Allah selalu mempermudah. Rasa syukur ini insya Allah selalu tegak terutama untuk kedua orang tuaku, tetes airmata ini selalu terucap doa untuk mereka. Kalau aku terus berpikir mungkin saja airmata ini sudah kering karena perjuangan mereka yang tak pernah ada habisnya. 
Terimakasih ayah dan ibu. Allah, lindungi kedua orang tuaku mudahkan dunia dan akhirat kami. Insya Allah aku akan terus berjuang, berjuang agar aku bisa menajdi penopang dan punggung rasa bakti kepada mereka meskipun pengorbanan ku tak akan pernah tertanding bahkan setitikpun dari jasa mereka. 
Semoga bermanfaat 

Wahai Allah dengarkan aku .. :’) , ketika mendekati lebaran Adha, aku masih saja terduduk disamping jendela, merasakan keluh-keluh angin dari surga berhampar dan membagi nikmat dari Mu kepada ciptaan Mu. Kantung mata ini semakin tebal, menahan berat nya air mata yang mengandung di dalam nya, hingga akhirnya air mata itu terjatuh. Jika mampu ku ukur langit yang merupakan jarak ku kepada kedua orang tuaku, wahai Allah jari-jari ini terbatas. Para bidadari Mu, sejawat ku, malaikat yang turun dari Mu untukku telah melepas rindu bersama orang tua nya. Aku selalu memberikan motivasi yang begitu berlebih hingga aku tertidur dengan dongeng-dongeng motivasi yang ku dengar. 
Terimakasih Allah, jarak yang terbentang setitik dimata Mu menjadi banyak pengalaman, yang membuat aku hanya mendengar lantunan merdu dari ganggang telpon kepada mereka. Jarak yang tidak bisa aku capai dengan tepat dan sebentar membuat aku tangguh berdiri , belajar sendiri dan mereka adalah motivasi. Untuk Ayah, ditanganku ada berbagai warna pena yang aku bingung memilihnya untuk mu, namun aku memilih semua warna yang indah sehingga menggambarkan itulah dirimu. Buat Ibu tercinta, kalau bumi ini dan debu sehelai daun pun bisa ku lukis, kan ku lukis engkau dengan pena yang sudah aku pilih untuk ayah. Itulah kalian menjadi 1 dalam kertas yang putih menjadi arah dalam hidupku. 

Jum’at, 03 Oktober 2014
Wait while more posts are being loaded