Profile cover photo
Profile photo
Moch. Marsa Taufiqurrahman
15 followers -
Seorang yang terlahir sebagai kado terindah untuk ulang tahun ke-23 Ibundanya.
Seorang yang terlahir sebagai kado terindah untuk ulang tahun ke-23 Ibundanya.

15 followers
About
Posts

Post has attachment
bersama dilla restu jayanti
dilla restu jayanti
Add a comment...

Post has attachment
Reslusi mu di 2019? Resolusi fantasi, halusinasi, ilusi, delusi, atau hanya resolusi basi?
Add a comment...

Post has attachment
Mengevakuasi Resolusi
Sumber: liputan6.com MENJADI lebih baik dari hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan, hingga tahun ke tahun sudah merupakan tugas hidup manusia. Seperti yang sudah biasa dilakukan ‘umat manusia’ ketika pergantian tahun adalah membuat resolusi. Namun ...
Add a comment...

Post has attachment
Karena selalu kalah lomba Blog, aku memutuskan untuk berhenti menjadi Blogger. Selengkapnya...
Add a comment...

Post has attachment
Aku Tidak Ikhlas Menjadi Seorang Blogger
Sumber: https://www.hellosehat.com “Umi.. aku kalah lagi…” “Iya, nggak apa-apa…” “ Nggak apa-apa gimana, mi? Tulisan Blogku itu sudah bagus, aku sudah share kemana-mana, bahkan sudah menjadi 5 pencarian teratas di Google ” “Berarti bukan rezeki, nak…” “Ini ...
Add a comment...

Post has attachment
Handphoneku Lebih dari Sekedar Dompet dan Pasar
PERKENANKAN saya untuk menceritakan sebuah kisah tentang seorang Jomlo yang telah berkarat enam tahun lamanya, karena selalu mengalami nasib beringis dan tragis soal menjalani kisah romantis. Rekor yang telah dicapainya adalah seringkali gagal dalam memberi...
Add a comment...

Post has attachment

Post has attachment
Handphoneku Lebih dari Sekedar Dompet dan Kertas
PERKENANKAN saya untuk menceritakan sebuah kisah tentang seorang Jomlo yang telah berkarat enam tahun lamanya, karena selalu mengalami nasib beringis dan tragis soal menjalani kisah romantis. Rekor yang telah dicapainya adalah seringkali gagal dalam memberi...
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Mahakarya Bulan Agustus dan September
Hitam, Biru, dan Abu-abu MALIK dan Elsa dari Boy Candra terlalu sederhana, bahkan Roman dan Wulan dari Roman Picisan pun belum seberapa. Ada sebuah cerita yang tidak bisa dimengerti bagaimana kelanjutannya.  Aku tidak mengetahui, kamu akan memilih warna Hit...
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded