Profile cover photo
Profile photo
Wahyu Seto Aji
2 followers
2 followers
About
Posts

Post has attachment
Senandung untuk Bapak
Bapak, kini putramu telah tumbuh menjadi seorang dewasa Masa kecil yang dulu sempat terlupa kini kembali ku buka Bukan untuk membuka luka; sekadar mengingat agar tidak jadi pelupa Bapak, ingin ku lihat wajah sepuh- mu disaat  tumbuh maju Masih ingat dulu en...
Add a comment...

Post has attachment
Manusia Biasa
Aku hanya manusia diciptakan berbeda dengan lainnya aku punya jiwa, punya rasa, punya harkat sepertimu Aku hanya manusia yang menanggung beban derita namun aku miliki asa dan gelora sepertimu Aku hanya manusia ingin bebas merdeka berlari, berpikir, dan bers...
Add a comment...

Post has attachment
Manusia Biasa
Aku hanya manusia diciptakan berbeda dengan lainnya aku punya jiwa, punya rasa, punya harkat sepertimu Aku hanya manusia yang menanggung beban derita namun aku miliki asa dan gelora sepertimu Aku hanya manusia ingin bebas merdeka berlari, berpikir, dan bers...
Add a comment...

Post has attachment
**
Rindu masa-masa itu Namun ia kini berlalu Entah bagaimana kembali bersatu Tuk wujudkan rasa padu Hari-hariku terasa kaku Berselimut bayang semu Nan ikut terselebung di dalam paru Dia lah yang Maha Tahu Kapan saatnya akan bertemu Tuk kembali menyatu... Pada ...
Add a comment...

Post has attachment
**
Rindu masa-masa itu Namun ia kini berlalu Entah bagaimana kembali bersatu Tuk wujudkan rasa padu Hari-hariku terasa kaku Berselimut bayang semu Nan ikut terselebung di dalam paru Dia lah yang Maha Tahu Kapan saatnya akan bertemu Tuk kembali menyatu... Pada ...
Add a comment...

Post has attachment
**
Mengertilah maka engkau akan paham dengan keadaan. Jiwamu memang melayang. Entah kemana ia pergi menemui terang. Biarkan ia terbang menggapai ketinggian. Pernah ku simpan semua keluh agar terpendam. Menyiksa batin, menyekik sanubari untuk kembali padam. Kos...
Add a comment...

Post has attachment
Titik 0
Penaku tertahan pada satu titik. Mencoba diam tak bergerak. Tergolek lemah lalu rebah. Dan kedinamisannya sebabkan ia menggelinding lalu terjatuh. Entah kemana diriku saat itu tertuju. Aku tertunduk pada suatu ketidakpastian. Mencoba menyandarkan pikiran pa...
Add a comment...

Post has attachment
Titik 0
Penaku tertahan pada satu titik. Mencoba diam tak bergerak. Tergolek lemah lalu rebah. Dan kedinamisannya sebabkan ia menggelinding lalu terjatuh. Entah kemana diriku saat itu tertuju. Aku tertunduk pada suatu ketidakpastian. Mencoba menyandarkan pikiran pa...
Add a comment...

Post has attachment
Titik 0
Penaku tertahan pada satu titik. Mencoba diam tak bergerak. Tergolek lemah lalu rebah. Dan kedinamisannya sebabkan ia menggelinding lalu terjatuh. Entah kemana diriku saat itu tertuju. Aku tertunduk pada suatu ketidakpastian. Mencoba menyandarkan pikiran pa...
Add a comment...

Post has attachment
Versus
Acuh membuat alam menjadi ciut. Nyali-nyali pun demikian menampik fitrahnya. Rasa pengertian padam menjadi abu. Dibakar kedengkian hingga tercecar berserakan. Jiwa-jiwa welas asih ternodai oleh sikap kesewenang-wenangan. Tergopoh mencari kebenaran, menjempu...
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded