Raksasa Mungil itu namanya Elaine
Cerita nonton show Pajama Drive team merah, gen 3 jkt48

Setelah nonton team putih dan berkali-kali mendapat rekomendasi untuk nonton team merah, akhirnya aku dapat kesempatan liat team merah perform.

Sebelum Show
Karena memang ga apply, aku datang ke lokasi untuk wl. Ga disangka ternyata calon penonton yg antri banyak banget, bahkan sampai 18.30 antrian yg nuker verif belum selesai. Tadinya aku pikir itu hanya karena faktor petugas tiket hanya satu orang malam itu, hanya mbak Sekar, karena mbak Vina karena suatu hal ga masuk, tapi ternyata memang penonton yg nebus verif malam itu memang banyak juga, bingo hijau sampai 18, bingo biru sampai 19 (satu nomor bingo max. 10 orang, jadi kira2 ada hampir 370 penonton yg nebus verif, kapasitas duduk sekitar 300-350 tempat duduk kalau ga salah). Setelah Bingo dan akhirnya yg wl masuk, ternyata di dalam sangat penuh, semua kursi penuh dan ketiga area standing penuh sampai ada yg 3 lapis. Untuk hari kerja, ini sangat penuh, bahkan gw udah lama sekali ga lihat show team J maupun K3 sepenuh ini di hari kerja.

The Show
Opening songs
Pada saat lagi shonichi mulai, aku melihat performance team merah secara umum lebih rapih dari performance team putih, bukan hanya secara perorangan, tapi secara keseluruhan team merah juga lebih sinkron, lebih terasa sebagai suatu team.

Hissatsu teleport, gokigen nanamena mermaid, futari nori no jitensha juga dibawakan secara cukup asik dan seru oleh member2 team merah.

All in all kesan yg gw rasakan dari 3 lagu pembukaan adalah menonton show ini lebih terasa seperti menonton sebuah show daripada team putih yg masih seperti menonton para trainee latihan menari.

Beberapa member sudah mulai terasa cukup menarik perhatian dengan berbagai alasan sejak 4 lawgi pembukaan :
Elaine, tria rona, feny, desy, sofia, chika.

Elaine lucuk, tria rona dance powerhouse, feny paling kelihatan pemula, desy menjulang, sofia lembut dan bikin adem, chika hidup banget plus aku sudah cukup familiar dengan mukanya karena udah liat dia di show team putih.

MC #1 Jikoshoukai
Entah karena topiknya atau memang begitu, mc team merah di show malam itu secara umum terasa berkepanjangan dan membosankan. Hanya satu dua orang member yg bisa memanfaatkan topik mc dengan cukup baik, di antaranya Maria Genoveva Natalia Desy Purnamasari Gunawan yg terasa banget level kemampuan public speakingnya jauh di atas rata-rata member team merah, Tria Rona yg memanfaatkan sesi mc dia bukan untuk berbicara panjang tapi untuk sedikit unjuk kekuatan khas dia, bergoyang :)

Oiya, Elaine lucuk :)

Unit Songs
Tenshi no Shippo
Member : Martha(?), feny, Shania gracia
Secara umum unit ini lebih rapih dari versi Team putih, gerakan lebih sinkron, tinggi member lebih seragam (di team putih kaya tangga zeby pendek, angel sedang, nina tinggi)

Tapi Tenshippo versi Team merah ini secara umum lebih tidak berkesan dari versi Team putih. Feny masih punya sedikit kesan seperti seorang pemula yg masih harus banyak belajar tapi riang, sedangkan yg dua lainnya tidak meninggalkan kesan sama sekali, meskipun dance mereka rapih, dan ekspresi mereka tidak gugup, tapi tidak ada feeling apa pun yg tersampaikan.

Pajama Drive
Member : Elaine, Anin, okta

Elaine penguasaan panggungnya kuat banget, yg dua lagi, mohon maaf, jadi terasa sama sekali ga signifikan di atas panggung. Seolah seperti Elaine sedang perform dan ada dua orang teknisi yg lagi rapihin peralatan di belakangnya.

Dua kelemahan Elaine yg menurut gw kalau itu bisa dia perbaiki akan membuat dia seorang all rounder yg sangat bagus : power, contact. Elaine gerakannya meskipun cukup akurat tapi terasa kurang bertenaga, dan Elaine meskipun penguasaan ekspresinya sangat baik, tapi terasa kurang konek dengan sekitarnya, baik sesama member maupun penonton.

Junjou Shugi
Member : Amanda, Tria Rona, Farin(?)

Amanda dance-nya keren, Tria Rona lebih keren lagi! Farin tenggelam.

Tria Rona... liar, buas, ganas :3
Beby adalah sebuah clock work, akurasi tingkat tinggi, teratur. Kalau tria rona gerakannya lebih terasa instinctive, liar, kuat, tak terduga.

Amanda juga dance-nya enerjik dan berani, kelemahan Amanda dibanding Tria Rona ada dua : Amanda tingkat penguasaan tubuhnya masih di bawah Tria Rona, Amanda tidak bisa memanfaatkan ekspresi wajah untuk memperkuat kesan dance-nya karena rambutnya hampir selalu menutupi mukanya.

Kalau Farin diganti dengan Cia, sepertinya unit ini akan jadi unit Junjou Shugi yg ganas :D

Temo Demo no Namida
Member : milen, shani
Shani cukup bagus, milen lebih lemah penguasaan ekspresinya. Andela tetap performer Temo Demo no Namida paling baik di gen 3 jkt48.

Kagami no naka no Jean D'Arc
Member2 unit ini di team merah semua tampil kompak dan cukup enerjik. Chika bagus seperti saat dia di team putih, desy, sofia, aurel juga bagus. Yang terasa agak lemah malah chesen yg ambil posisi jendral. Chika atau desy malah terlihat lebih dominan daripada chesen.

Group Songs
Secara umum semua lagi dibawakan secara cukup bagus dan menghibur oleh team merah. Response penonton pun baik, suasana theater ramai dan menyenangkan.

Overall impression

Team merah performance-nya secara umum lebih baik dari team putih, terasa sebagai suatu pertunjukan, bukan nonton orang latihan. Lebih rapih, lebih kompak, bahkan chika yg ikut dua team juga kau terlihat lebih baik di team merah.

Penguasa panggung malam itu, menurutku, adalah Elaine.

Elaine adalah seorang raksasa mungil, secara fisik dia mungil dan imut, lucu, ekspresi wajahnya menarik, dance-nya cukup akurat. Kelemahan Elaine adalah power belum terasa di gerakannya, dan koneksi dia dengan penonton dan member lain juga terasa masih agak lemah.

Tria Rona dance-nya keren dan yg bikin aku senang lihat dia adalah dia sama sekali ga menahan diri untuk dance dengan gaya dan kekuatan dia itu, dia sama sekali ga berusaha imut, konsisten di gaya dia yg ganas, liar, buas. Selain itu, Tria Rona juga mampu mengendalikan flow mc dengan sangat baik.

Desy dance-nya cukup baik, tapi kekuatan utama dia pada saat mc. Desy mampu menghidupkan suasana, kocak, percaya diri, hangat.

Sofia dance-nya cukup baik, tapi yg paling menonjol dari dia adalah kontrol sikap dan ekspresi wajah dia. Sepanjang show sama sekali dia ga terlihat cape, bete, panik, gugup, dll tetap senyum hangat, ramah. Kemampuan sofia dalam kontrol sikap dan ekspresi mengingatkan aku terhadap Melody.

Demikian sekilas catatan kesan pertama kutentang pajama drive team merah generasi 3 jkt48 :)

Shared publiclyView activity