Profile cover photo
Profile photo
Mei Rohayati Nasa
23 followers -
Biar kita' kehilangan' sesuatu karena ALLAH... Jangan kita 'kehilangan' ALLAH karena sesuatu...
Biar kita' kehilangan' sesuatu karena ALLAH... Jangan kita 'kehilangan' ALLAH karena sesuatu...

23 followers
About
Posts

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
TEKNIS BUDIDAYA KACANG PANJANG DENGAN PUPUK ORGANIK NASA
SYARAT PERTUMBUHAN

Tanaman tumbuh baik pada tanah Latosol/ lempung berpasir , subur, gembur,banyak mengandung bahan organik dan drainasenya baik, pH sekitar 5,5 - 6,5 . Suhu antara 20 -30 derajat celcius,iklimnya kering, curah hujan antara 600-1500 mm/tahun ketinggian optimum kurang dari 800 m dpl.






PEMBIBITAN

Benih Bernas/ kusam, daya kecambah tinggi di atas 85 %, tidak rusak/cacat, tidak menfandung wabah hama dan penyakit.Benih untuk 1 hektar antara 15 -20 kg.
Benih langsung tanam pada lubang tanam yang sudah di siapkan.
PENGOLAHAN MEDIA TANAM
Bersihkan lahan dari rumput rumput liar , cangkul /di bajak hingga tanah gembur.
Buatlah bedengan dengan ukuran lebar 60 -80 cm, jarak antara bedengan 30 cm, tinggi 30 cm, panjang tergantung lahan. Sistem guludan lebar dasar 30 -40 cm dan lebar atas 30 -50 cm, tinggi 30 cm dan jarak guludan 30 - 40 cm.
Lakukan pengapuran jika pH tanah < 5,5 dengan dolomit sebanyak 1 - 2 ton/ha dan campurkan secara merata dengan tanah pada kedalaman 30cm.
Siramkan SUPERNASA, caranya : Alternatif 1 : 1 botol SUPERNASA di encerkan dalam 3 liter air di jadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air di
TEHNIK PENANAMAN
Jarak lubang tanam untuk tipe merambat adalah 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, 30 x 40 cm. Dan jarak tanam tipe tegak adalah 20 x 40 cm, dan 30 x 60 cm.
Waktu tanam yang baik adalah awal musim kemarau / awal di hujan, tetapi dapat saja sepanjang musim asal air tanahny memadai.
Benih di rendam POC NASA dosis 2 tutup /liter selama 0,5 jam lalu tiriskan.
Benih di masukkan kedalam lubang tanam sebanyak 2 biji , tutup dengan tanah tipis, / dengan abu dapur.


PENYULAMAN
Benih akan tumbuh 3 - 5 hari setelah tanam. Benih yang tidak tumbuh segera di sulam.

PENYIANGAN
Penyiangan dilakukan 2 - 3minggu setelah tanam, tergantung pertumbuhan rumput di kebun. Penyiangan dengan cara mencabut rumput liar /membersihkan dengan alat kored.

PEMANGKASAN/PEREMPELAN
Tanaman yang terlalu rimbun dapat menghambat pertumnbuhan bunga sehingga perlu pemangkasan pada daun maupun batang.

PEMUPUKAN

Dosis pupuk makro sebagai barikut :

Waktu
Dosis Pupuk Makro (per Ha)

Urea
SP- 36 (kg)
KCL (kg)
Dasar
50
75
35
Umur 45 hari
50
35
75
TOTAL
100
100
100

Catatan : Atau sesuai rekomendasi setempat.
Pupuk di berikan di dalam lubang pupuk yang terletak di kiri kanan lubang tanam. Jumlah pupuk yan di berikan untuk satu tanaman tegantung
POC NASA di berikan 1-2 minggu sekali semenjak tanaman berumur 2 minggu, dengan cara di semprotkan (4 - 8 tutup POC NASA/tangki). Kebutuhan total POC NASA untuk pemeliharaan ,1 -2 botol per 1.000 m₂ (10 -20 botol per ha ). Akan lebih bagus jika penyeunaan POC NASA ditambahkan HORMONIK (3 -4 tutup POC NASA + 1tutup HORMONIK /tangki. atau GREENSTAR dosis 1 sachet per tangki. Pada saat tanaman berbunga tidak dilakukan penyemprotan, karena dapat mengganggu penyerbukan( dapat disiramkan dengan dosis krang lebih 2 tutup /10 liter).
PENGAIRAN
Pada fase awal pertumbuhan benih hingga tanaman muda, penyiraman dilakukan rutin tiap hari, pengairan berikutnya tergantung musim.

PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT

Lalat kacang (Ophiomya phaseoli Tryon)
Gejala : terdapat bintik bintik putih di sekitar tulang daun, pertumbuhan tanaman yang terserang terhambat dan daun berwarna kekuningan, pangkal batang terjadi perakaran sekunder dan membengkak,. Pengendalian : dengan cara pergiliran tanaman yang bukan dari famili kacang kacangan dan penyemprotan PESTONA.


Kutu Daun (Aphis Cracivora Koch)
Gejala : pertumbuhan terlambat karena hama mengisap cairan sel tanaman dan penurunan hasil panen. Kutu bergerombol di pucuk tanaman dan berperan sebagai vektor virus.
pengendalian : dengan cara rotasi tanaman yang bukan dari famili kacang kacangan dan penyemprotan PENTANA.


Ulat Grayak (Spodoptera litura F)
Gejala : daun berlubang dengan ukuran tidak pasti, serangan berat dimusim kamarau, juga menyerang polong. Pengendalian : dengan kultur teknis, rotasi tanaman , penanaman serempak , semprot PESTONA atau PENTANA.

Penggerek biji (Callosobruchus maculatus L)
Gejala :biji dirusak berlubang lubang, hancur sampai 90%. Pengendalian : dengan membersihkan dan memusnahkan sisa sisa tanaman tempat persembunyian hama. Benih kacang panjang di beri perlakuan minyak jagung 10 cc/kg biji.

Ulat Bunga (Maruca testualis)
Gejala : larva menyerang bunga yang sedang membuka, kemudian memakan polong. Pengendalian : dengan rotasi tanaman dan manjaga kebersihan kebun dari sisa sisa tanaman. Disemprot dengan PESTONA.

Penyakit Antraknose (jamur Colletotricum lindemuthianum)
Gejala :serangan dapat diamati pada bibit yang baru berkecambah, semacam kanker berwarna coklat pada bagian batang dan keping biji. Pengendalian : dengan rotasi tanaman, perlakuan benih sebelum di tanam dengan Natural GLIO, dan POC NASA dan membuang rumput rumput dari sekitar tanaman, semprot dengan CORRIN.

Penyakit Mozaik (Virus Cowpea Aphid Borne Virus / CAMV)
Gejala : pada daun daun muda terdapat gambaran mosaik yang warnanya tidak beraturan. Penyakit di tularkan oleh vektor kutu daun. pengendalian : gunakan benih sehat dan bebas virus, semprot vektor kutu daun dan tanaman yang terserang di cabut dan di bakar.

Penyakit Sapu (Virus Cowpea Witches-broom Virus / Cowpea Stunt Virus)
Gejala : pertumbuhan tanaman terhambat , ruas ruas (buku - buku) batang sangat pendek, tunas ketiak memendek dan membentuk "sapu". Penyakit di tularkan kutu daun. Pengendalian : gunakan benih sehat dan bebas virus, semprot vektor kutu daun dan tanaman yang terserang di cabut dan di bakar.Semprot dengan PENTANA.

Layu Bakteri (Pseudomonas solanacearum)
Gejala ;tanaman mendadak layu dan serangan berat menyebabkan tanaman mati. pengendalian : dengan rotasi tanaman, perbaikan drainase dan mencabut tanaman yang mati dan gunakan Natural GLIO pada awal tanam. Semprotakn CORRIN.

Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat di gunakan pestisida kimia yang di anjurkan . Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah olaeh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis kurang lebih 5 ml (1/2 tutup )/tangki.





PANEN DAN PASCA PANEN
Ciri ciri polong siap di panen adalah ukuran polong telah maksimal, mudah di patahkan dan biji bijinya di dalam polong tidak menonjol.
Waktu panen yang paling baik pada pagi dan sore hari. Umur tanaman siap panen 3,5 -4 bulan
Cara panen pada tanaman kacang panjang tipe merambat dengan memotong tangkai buah dengan pisau tajam,
Selepas panen , polong kacang panjang dikumpulkan ditempat penampungan, lalu di sortasi.
Polong kacang panjang di ikat dengan bobot maksimal 1kg dan siap di pasarkan.
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Cara Pakai MORESKIN Clean and Glow
Dosis pemakaian hanya di anjurkan 3 kali dalam seminggu.
Digunakan pada pagi dan malam hari
Gunakan rutin sesuai dosis agar mendapatkan manfaat yang optimal.
Keterangan :

Tersedia dalam kemasan jar 20 gram
Telah terdaftar di BPOM dengan Nomor POM NA 18170102567
Rasakan segera kulit wajah anda lebih putih , glowing, dan kencang dengan MORESKIN Clean and Glow hanya di Distributor Resmi Nasa
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
nasamagelang.com
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded