Profile cover photo
Profile photo
Gandhi Dwi
79 followers
79 followers
About
Posts

Post has attachment

Post has attachment

Tembok kekecewaan

Seorang perempuan terlihat termenung seperti sedang menunggu sesuatu ... Terkadang ia melihat handphine d tgn nya, sesekali kaki dan tgn nya bergerak seakan kiat mengusir jenuh menutupi risau dlm hati nya.
Sudah lama sekali perempuan itu berdiam sendri di sana ....
Akhirnya perempuan itu beranjak pergi ...
Perempuan itu dtg kembali membawa semen , pasir, batu bata , wah wah wah mau membuat istana ? Tny hatiku dr sini
Ku perhatikan wanita itu perlahan lahan menyusun bata sampe tinggi menjulang ke atas ...
Trus menerus...
Tiba tiba saja,,, seorang pemuda lari tergopoh gopoh ... Ia terlihat bingung mencari sesuatu ,
Dia melihat aku ... Dia tanyakan dimana seorang perempuan yg seharus nya ada di sudut itu,
Ku tanyakan bgaimana ciri ciri nya....
Ia menjawab, "dia seseorang yg sbr dlm penantian, lembut penuh kerinduan, pny ksh syg yg sgt besar untukku, dan yg pst dia tdk akan mngkin prgi tnp ku"
Aku jwb "dia sudah menunggu mu sgt lama, smpai kau pun tak sadar, ia kini sudah pergi , pergi tanpamu , dia ada di balik tembok kekecewaan ,,,, membangun terus hingga tinggi, hingga tak terlihat ksh syg nya"
Lalu pemuda td berlari ke luar, kuliht dia kembali membawa palu besar ... Di ketuk nya kuat kuat palu itu ke tembok yg d bgn oleh perempuan nya,
Ternyata ia ingin merobohkan tembok kekecewaan yg sudah d bgn itu....
Dlm dada nya terlihat , ia ingin bertemu lg dgn perempuan itu , mngatakan bhw sbnrnya dia pun tak bs tanpanya , pemuda itu sekuat tenaga menghancurkan tembok , sementara perempuan nya jg trs mnerus membangun tembok itu.

Kini mereka terpisah oleh tembok kekecewaan , perempuan itu memang telah kecewa hingga d bgn nya terus tembok itu meski ia tahu pemuda nya segera menghancurkan pula. Sudah terlambatt untu bs mengulang keadaan ... Namun msh ada kesempatan ... Entah pemuda ini bs atau tdk bertemu dgn perempuan yg ia cnt i....
Semoga sj ketika perempuan itu berhenti krn lelah membangun tembok, sang pemuda tdk lelah untuk mnghancurkan nya shingga ia bs brtemu kembali, jika lelah ke dua nya, maka abadilah tembok kekecewaan.
Wait while more posts are being loaded