Profile cover photo
Profile photo
Safe Prayogi
17 followers
17 followers
About
Posts

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
A novel by Safe Prayogi
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Hi... Tentang hari ulang tahunmu, kak. Aku nggak tau mau bilang apa, tapi yang jelas, aku berharap banyak hal baik tentangmu.

Padahal, jauh2 hari aku nunggu hari ini, tapi ternyata nggak sesuai harapan. Aku terlalu disibukkan banyak hal sampai nggak sempat mikir banyak mau bikin project apa.

Pada akhirnya, aku curi2 waktu di tanggal 18 malam. Ternyata susah ya, selesainya pagi, rendering sampai tengah siang, berulang kali upload dan gagal, akhirnya bisa terupload hampir malam. Waah... aku ketinggalan momen T_T Huhu...

Yasudahlah, yg penting kak Veranda lihat ini ya. Hadiah kecil dari aku.. ^ ^

https://www.youtube.com/watch?v=v9d21ucxwDI
Add a comment...

Post has attachment

Post has attachment
Perancangan model dan simulasi pintu air otomatis bendungan Blitar barat.
Photo
Photo
2016-04-13
2 Photos - View album
Add a comment...

Post has attachment

Hi kak.. Aku cukup bersyukur. Eh, bukan.. Tapi sangat bersyukur, liat kabar dari kak Ve yg sekarang keliatan jauh lebih sehat dari sebelumnya. Ya, walaupun sekarang juga jadi double ya, latihannya. Latihan untuk JKT48, dan JKT48 band. Tapi karena hal itu, kekagumanku ke kak Ve bertambah banyak..

Hufftt.. Alih cerita.. Aku sering ngetweet atau sekedar bikin status yg kira2 bilang "fans JKT48 yang cowok pasti wallpapernya selalu member JKT48, nggak peduli dia jomblo atau bukan.."

Begitulah.. Nyatanya, aku juga sama. Foto kak Ve lah yang sering terpampang di layar hp ku..

Waktu itu, sebut aja namanya Bobi. Memang itu sih, nama aslinya. Laki-laki yang mungkin sekarang umurnya 28 tahun. Dia sering nganggap aku kurang normal karna aku terlalu identik dengan embel-embel JKT48 di mata dia. Bahkan, dia tau cukup banyak tentang perasaan aku ke kak Ve.. Lalu, dia punya sepupu yang namanya Deny, umurnya udah di atas 30 tahun..

Kenapa aku memperkenalkan mereka berdua? Karena memang mereka ada di dalam cerita yang mau ku ceritakan. Haha..

Jadi, waktu itu aku lagi duduk di kursi panjang yang ada di teras kamar. Di saat yang sama dan di kursi yang sama ada mereka berdua juga. Aku lagi mainin hp waktu itu, dan laki-laki yang namanya Bobi itu bilang ke laki-laki yang ada di sebelah kanannya. "Mas, liat tuh, hp nya pakai foto Veranda." Mas Deny, yang kala itu juga main hp. Ya, hp nya sendiri, cuma ngelirik aku yang ada di sebelah kirinya mas Bobi. Dengan ekspresi datarnya yang sudah kembali menatap layar hp nya sendiri, beliau berkata, "menurut aku, laki-laki paling hebat itu laki-laki yang bisa membohongi dirinya sendiri. Aku aja nggak bisa, Bob." Oh.. Dengan kecepatan tinggi, sebuah anak panah meluncur dari arah mas Deny dan berkelok melewati mas Bobi lalu menusuk rusuk kananku. Jlep.. Jantungku muncrat darah, kak..

Mas bobi waktu itu ketawa ngakak, kak. Kak Ve tau? Dia pasti berpikir mas Deny berhasil ngebunuh aku. Tapi aku senyum aja tanpa ngelirik ke arah mereka berdua. Aku mendongakkan kepala, mandangin langit-langit yang sebenarnya nggak ada hal aneh yang menempel di sana..

Setelah selesai tersenyum, aku berucap dengan pelan. "Aku nggak ngebohongin diriku sendiri. Aku cuma mencoba bahagia dengan cara yang berbeda.." Kalimatku tertutur dengan lebih dingin dari yang mas Deny lontarkan untukku tadi. Dan mas Boby benar-benar menikmati keadaan aku yang ternyata nggak terbunuh dengan kalimat pragmatif dari mas Deny.

Kejadian itu semakin membuat aku sadar kak. Ada hal yang aneh di dalam pemikiranku. Aku adalah aku, tapi aku berharap kak Ve adalah bagian dari aku.

Banyak hal yang aku rasain, tapi nggak mudah untuk aku ungkapkan.

Aku sering bertanya-tanya, kenapa aku harus seperti ini? Kenapa aku harus kenal dengan orang yang selalu ku panggil "kak Veranda"? Untuk apa aku harus pertahankan semua kebahagiaan ini kalau sekarang pun aku sadar kalau suatu saat nanti aku sendiri yang akan terluka? Kenapa aku begitu bodoh? Padahal aku tau, kak Veranda tercipta bukan hanya untuk aku.

Terlalu banyak pertanyaan yang silih berganti. Tapi cuma satu jawaban yang ku temukan. Jawaban yang pasti dan mutlak..

Semua kenaifanku, dan semua kebodohanku.. Itu adalah bukti bahwa aku mencintai mu, ka Veranda..
Add a comment...

Post has attachment
Wait while more posts are being loaded