Profile cover photo
Profile photo
Asma Abidah
4,430 followers
4,430 followers
About
Asma's posts

Post has shared content
Seputar Serangan Bom Sarinah (Update)

Terjadi ledakan bom di Sarinah Thamrin Jakarta 14 Januari 2016 (Informasi akan kami update-kronologi terbaru ada di paling atas) link artikel selengkapnya : http://gobagi.com/seputar-serangan-bom-sarinah-update/

#prayforjakarta #KamiTidakTakut
Photo

Post has shared content
hadiah ulang tahun untuk sahabat
Ulang Tahun Sahabatmu Akan Lebih Berarti dengan Hadiah Istimewa Ini!



Bingung untuk memilih hadiah apa yang cocok bagi sang sahabat? Iya, mencari hadiah ulang tahun untuk sahabat terkadang lebih sulit dibanding mencari hadiah untuk orang lainnya. Kita menganggap sahabat adalah orang yang istimewa. Tentu saja tidak afdol jika kita memberikan hadiah yang tidak istimewa pula. ...

#HadiahUlangTahun #Sahabat #UlangTahunSahabat

Post has shared content

Post has shared content

Post has attachment
sifat cancer itu aku banget, ZODIAK kalian apa beb?

Post has attachment
18th Birthday Cake for Girl, my favor decorating ideas :D

Post has attachment
I am a big fan of lemon desserts. There’s something so bright and cheerful colors and tastes.

sayang gak sayang tetap butuh uang, haha

nyari pacar itu gak susah, yang susah itu nyari yang pas :D

Post has attachment
MENGAPA TIDAK BOLEH MENIUP MAKANAN & MINUMAN Panas ?

Seringkali kita melihat, seorang Ibu ketika menyuapi anaknya makanan yang masih panas, dia meniup makanannya lalu disuapkan ke anaknya. Bukan cuma itu, bahkan orang dewasa pun ketika minum teh atau kopi panas, sering kita lihat, dia meniup minuman panas itu lalu meminumnya. Benarkan cara demikian? Cara demikian tidaklah dibenarkan dalam Islam, kita dilarang meniup makanan atau minuman.

Sebagaimana dalam Hadits Ibnu Abbas menuturkan "Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya". (HR. At Turmudzii).  Awalnya saya tidak mengetahui hikmahnya, bagi saya pribadi, ketika datang hadits pada saya mengenai suatu hal, maka semampunya coba saya lakukan, walaupun saya belum tahu hikmahnya, dan sebenarnya memang tidak harus tahu.

Begitu juga ketika saya pertama kali mendengar hadits ini, saya hanya berusaha mengamalkan saja, bahwa kita dilarang meniup makanan atau minuman,itu juga yang saya lakukan kepada anak saya.

Dan alhamdulillah ketika tadi coba browse ke internet, ternyata dari salah satu milis kimia di Indonesia, ada yang menjelaskan secara teori bahwa: apabila kita hembus napas pada minuman, kita akan mengeluarkan CO2 yaitu carbon dioxide, yang apabila bercampur dengan air H20, akan menjadi H2CO3, yaitu asam carbonat, menyebabkan minuman itu menjadi acidic. dan saya ingat juga bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam menyuruh kita ketika minum seteguk demi seteguk, jangan langsung satu gelas sambil bernapas di dalam gelas, hal ini juga dilarang, ternyata saya baru tahu sekarang hikmahnya, bahwa ketika kita minum langsung banyak, maka ada kemungkinan kita akan bernapas di dalam gelas, yang akan menyebabkan reaksi kimia seperti di atas.

alasan kedua adalah pada saat manusia mengeluarkan udara hasil pernafasan serta mengeluarkan udara saat meniup, maka tidak hanya mengeluarkan gas hasil pernafasan saja. Mulut juga akan mengeluarkan uap air dan berbagai partikel yang ada dari dalam rongga mulut. Paling mudah dideteksi adalah nafas atau bau mulut juga sering tercium. Bau mulut ini mengindikasikan ada partikel yang juga dikeluarkan dari mulut. Partikel ini dapat berasal dari sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi, selain itu dapat juga berupa mikroorganisme yang hidup di rongga mulut.

Mikroorganisme ini kadang bersifat merugikan dan bersifat sebagai pathogen. Hal inilah yang harus dihindari supaya jangan terbawa sehingga karena berupa partikel padatan akan dapat menempel dan mengkontaminasi pada makanan yang ditiup.

Ulasan yang saya sampaikan, mungkin bukan hikmah keseluruhan, karena Ilmu Allah tentu lebih luas dari ilmu manusia, bisa jadi itu adalah salah satu hikmah dari puluhan hikmah lainnya yang belum terungkap oleh manusia.

Kewajiban kita hanyalah mendengar dan menta'ati-Nya Perkara hikmah apa yang ada dalam larangan itu, urusan belakangan. Yang penting kita sudah mencoba mentaati-Nya.
Wallahua’lam bish Shawwab ....Barakallahufikum ....
Photo
Wait while more posts are being loaded