Profile cover photo
Profile photo
BPBD Sumbar
About
BPBD's posts

Post has attachment
**
Banjir kembali melanda Dua Koto. Jalur Panti - Simpang Empat kembali lumpuh. Sampai jam 11.00 WIB, belum bisa dilalui baik kendaraan roda 2 maupun roda 4. Untuk anda yang akan melalui wilayah ini, untuk tetap berhati-hati jangan sampai terjebak di tengah ba...

Post has attachment

Post has attachment
**
SUMBAR – Tim Fujitsu Jepang hari ini (18/11) mengunjungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat di kantor Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops). Dalam kunjungannya dua orang Tim dari Fujitsu yaitu Koibuchi Satoshi beserta Yudhi ...

Post has attachment
**
Ambon DiREx 2016: Pembukaan TTX, Uji EAS Toolkit Tanggap Darurat AMBON - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei membuka Ambon Disaster Response Emergency Exercise (DiREx) 2016 - Tabletop Exercise (TTX) di Natsepa, Maluku Teng...

Post has attachment
**
Waspadalah, 40,9 Juta Jiwa Terpapar Ancaman Longsor 16 November 2016 8:39 WIB JAKARTA - Ditemukan 4 orang korban tewas dari longsor yang menimbun mobil di Jl. Kolonel Masturi RT. 07/ 06 Kampung Keramat Desa Cikahuripan Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Ba...

Post has attachment
MoU BNPB dan BPKP untuk Memperkuat Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan
                                                                                 JAKARTA-Kepala Badan Nasional Penanggulanggan Bencana, Willem Rampangilei menandatangani nota kesepahaman kerjasama antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan Badan Pe...

Post has shared content
resing: "Hati Selembut Salju" - Jamal Mirdad'90an

Post has attachment
LONGSOR DI PALUPUH - AGAM TERNYATA MENELAN KORBAN JIWA
AGAM (5/6) – Longsor di Jorong Mudiak Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam yang terjadi hari Sabtu, 4 Juni 2016 ternyata menelan korban jiwa. Hal ini diketahui setelah keluarga korban melaporkan 2 anaknya ke lokasi kejadian pada sore hari ini (5/6). Kedua kakak...

AGAM (5/6) – Longsor di Jorong Mudiak Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam yang terjadi hari Sabtu, 4 Juni 2016 ternyata menelan korban jiwa. Hal ini diketahui setelah keluarga korban melaporkan 2 anaknya ke lokasi kejadian pada sore hari ini (5/6). Kedua kakak beradik yang dinyatakan hilang tersebut bernama Dulfitri (25), dan adiknya Nila Marta Sari (13) dilaporkan sedang dalam perjalanan dari arah bukittinggi menuju rumahnya di Jorong Pagadiah Mudik kecamatan Palupuh. Disaat informasi diterima masyarakat beserta Tim SAR dari BPBD Agam dan Provinsi Sumatera Barat, TNI dan Kepolisian segera melakukan penyisiran.
Pada pukul 16.30 wib sore tadi, korban atas nama Nila Marta Sari (13) diketemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi diketemukannya korban Nila berjarak sekitar 150 meter dari titik lokasi longsoran ke area aliran sungai. Korban saat itu langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat dengan menggunakan kendaraan Patroli Polisi dan atas saran masyarakat langsung di bawa ke rumah duka. Sedangkan korban Dulfitri hingga saat ini masih dalam pencarian oleh tim SAR.
Menurut laporan Tim dari Pusdalops BPBD Provinsi Sumatera Barat yang berada di lokasi saat ini, Tim Pemadam Kebakaran Agam juga telah tiba di lokasi untuk melakukan penyemprotan material longsoran dari posisi seberang jalan yang telah dapat dilalui baik oleh kendaraan roda empat maupun roda dua,ke arah aliran sungai (KM 22). Yang diduga sementara, korban Dulfitri berada di posisi pada area tersebut.
Untuk kondisi cuaca di lokasi kejadian pada saat ini cukup cerah, lampu penerangan Light Tower dari provinsi juga telah dipasang, jadi tim SAR yang sedang melakukan evakuasi bisa fokus, ungkap Mega Rizaldi salah satu Satgas Pusdalops BPBD Provinsi Sumatera Barat yang saat ini ikut melakukan pencarian bersama tim lainnya. Selain pencarian penyemprotan di titik lokasi awal, tim juga melakukan penyisiran dari aliran sungai berjarak 200 - 300 meter. "Jika pencarian hari ini tidak berhasil, akan didatangkan tim lagi dari Basarnas, TNI dan Polri pagi besok", imbuhnya.
Untuk ruas jalan Bukittinggi - Pasaman sudah bisa dilewati saat ini, namun sebaiknya para pengguna jalan ini agar melewati jalan alternatif lainnya yaitu melalui arah Bukittinggi - Kumpulan, dikarenakan potensi longsoran kemungkinan masih bisa terjadi apalagi disaat kondisi hujan lebat. (Gst)

Post has attachment
Wait while more posts are being loaded