Shared publicly  - 
 
benar! menulis secara copy paste (copas, menjiplak) itu ibarat orang yang ingin tampil keren dengan memakai baju curian!

■ plagiat ■ copy paste ■ netiquette (etika internet) ■ media sosial ■ twitter ■ malu, dong...

penjelasan singkat netiquette: http://id.wikipedia.org/wiki/Netiquette

saya juga melihat banyak pemakai google plus yang sering melakukan plagiat dari situs lain. biasanya berupa kalimat keren, artikel humor, foto lucu, atau status unik. tapi tanpa menyebutkan sumber kutipan atau menuliskan tautan balik (backlink).

sebaliknya, ada beberapa akun facebook yang melakukan copy paste utuh dari google plus, juga tanpa menyebutkan sumber kutipan.

orang-orang pun memuji mereka, mengeklik tombol "like" atau "plus one" ... karena mereka "terlihat keren walaupun faktanya dengan baju curian."

jika anda melihat konten di media sosial yang dijiplak utuh dari situs lain tanpa menyebutkan sumber, cobalah menulis komentar semacam: "tulisan ini memang keren, tapi saya sudah lebih dulu membacanya di situs lain."

supaya orang-orang tahu bahwa mereka hanya tukang jiplak yang ingin terlihat keren!

sumber gambar dan kutipan: status di akun twitter http://twitter.com/#!/tweetoga/status/121152194186719232
14
2
Putu Wida Gunawan's profile photoBalighani Fathul Barry's profile photoRasidha Fitriana's profile photoNanang Sjahrian Nur's profile photo
29 comments
Translate
 
Iya. Kadang - kadang aku heran juga. Ya supaya dipandang pinter gitu.
Translate
 
lebih baik di share murni tanpa copas... dan itulah yang ada di G+ penulis asli tetap menjadi sumber...
Translate
 
mungkin lupa kali mas, namanya juga manusia :p
Translate
 
kalau hanya sekali-dua kali, bisa jadi karena lupa, dan itu manusiawi. tapi ini, sudah berpuluh atau mungkin sudah ratusan status yang dicopas tanpa menulis sumber kutipan.
Translate
 
Itulah pak. Tujuannya cuma satu biar lihat pinter, berpendidikan dan berilmu. kalo jadi diri sendiri kan kelihatan bego, meskipun itu lebih baik dari pada mengambil hasil karya orang lain.
Translate
 
bener nih..
maka dari itu, kalo di twitter ada kata2 yg pengen ane share ke temen2, ane pake Retweet..
Translate
 
bang +Jarar Siahaan , mungkin kalau sudah berpuluh kali apakah itu bisa dikatakan itu "sebuah hobby"...?? #tepokjidat :)
Translate
Translate
 
sebenarnya kalau copas sangat gampang untuk dilacak, tapi klo sudah si modifikasi atau diterjemahkan akan menjadi lebih sulit. Tapi klo aku lebih senang modifikasi dan kadang juga tanpa sumber klo sumber tsb kurang begitu disukai atau bermasalah.

Steve Jobs: Good artists copy, great artists steal. (bukan asli tapi dari film Pirates of Silicon Valley)
Translate
Translate
 
mungkin memang sudah jadi kebiasaan atau karena hasil copas dari copasan yang nggak ada sumber juga. Yah, kalau sudah jadi hobi sih susah :))
Translate
 
to +Ismanto Nerazzurri salah satunya dengan mengingatkan bahwa konten internet bisa diterbitkan ulang dengan menyebutkan kredit -- bisa lewat artikel di blog kita, bikin banner, nulis status di media sosial, atau juga via komentar.
Translate
 
betul bang +Jarar Siahaan "hobby yang menjadi penyakit media sosial" - setuju sama statement ini.. hehehe...
untung saya gak pernah copy-paste di socmed, soalnya gak punya FB ataupun tweeter : ), sejak jaman Friendster tergerus oleh FB, saya stop ber-socmed hingga akhirnya G+ datang dan join lagi disini :D
Translate
 
yang disebut +Rasidha Fitriana itu juga salah satu tips bagus, yaitu jangan copas utuh.

misalnya kita kutip satu alinea atau beberapa kalimat, lalu kita ulas dengan opini kita sendiri.
Translate
 
atau mereka seharusnya belajar dari forum kaskus. di sana, setiap kutipan dari situs lain umumnya menyertakan backlink.
Translate
Translate
 
Mungkin juga sudah kebiasaan baru diG+, biasanya artikel di tambahkan photo untuk menarik lebih banyak pembaca.
Translate
Translate
Translate
 
bertahun-tahun lalu saya pernah sangat aktif membaca dan menulis komentar di sebuah blog yang artikelnya luar biasa bagus. tapi kemudian saya tahu bahwa hampir semua dari tulisan itu adalah copas dari situs lain, termasuk diterjemahkan bulat-bulat dari blog asing, tanpa sekali pun menyebutkan sumber.

tapi setelah saya tahu bahwa dia adalah pencuri konten, saya tidak lagi berkomunikasi dengannya atau membaca blognya.

plagiator adalah orang yang tidak jujur. maka ucapannya yang lain (yang tidak ditulisnya di internet) sangat mungkin juga penuh kebohongan.

bagaimana kita bisa percaya pada orang-orang seperti itu?
Translate
 
+Jarar Siahaan
kalau menggunakan autoblog dengan metode blackhat, mengawasi plagiasi sangat sulit dilakukan. sudah mengerti metode blackhat semacam autoblog ini?
Translate
 
to +Day Milovich mendeteksi plagiat sungguh mudah, sekalipun artikel kita diterbitkan oleh autoblog dengan blackhat.

cukup dengan mengetikkan beberapa keyword di mesin google, pasti ketemu -- kalau artikel jiplakan itu diindeks mesin pencari. atau dengan beberapa tool lain, juga plugin.
Translate
 
+Jarar Siahaan :
:) tidak semudah itu, mas. tanggal di blog bisa diundur. plugin semacam wp-unique bisa mengubah content menjadi "berbeda". blackhat seo dibuat setelah mempelajari algoritma google yang terkini. kalau logikanya plagiat berarti menjiplak,, wikipedia penuh dengan jiplakan, mas. atau misalnya seseorang membuat postingan tutorial berdasarkan apa yang dia praktekkan. kemudian mencantumkan sumber gambar dari ilustrasi yang dia gunakan. content artikel adalah karya dia sendiri. tetapi dari sisi judul (title), urutan tutorial, dan keyword density yang dia gunakan, bisa saja di-detect oleh google sebagai plagiasi. google bekerja berdasarkan script, sehingga tidak mengherankan jika ada ratusan blog yang tiba-tiba dianggap plagiasi oleh google dan di-banned.
Translate
 
to +day milovich: saya kok jadi bingung membaca komentar anda. :)
pada komentar sebelumnya anda mengatakan sangat sulit mendeteksi/mengawasi plagiat.

lalu saya jawab: sangat mudah.

kemudian sekarang anda bilang: tidak mudah, karena konten yang dicuri itu bisa diubah (modifikasi) dengan plugin, ubah tanggal, dll.

lha, iyalah, mas..., kalau sudah diutak-atik (tidak lagi persis seperti copas artikel asli), itu bukan plagiat yang dimaksud dalam konteks pembahasan di atas.
Translate
 
tapi tetap menarik, +day milovich. :)

lho! kok, kalau saya tulis "day milovich" ada dua akun yang muncul? nama dan fotonya pun persis.

jangan-jangan salah kirim pula nanti, jadi nyasar.
Translate
Translate
 
khawatir juga nanti kalau salah +mention, jadi nyasar ke pihak lain. bisa muncul kesalahpahaman.

mungkin anda bisa ubah satu huruf pada nama, atau ubah foto misalnya. hanya saran, demi mencegah plusser salah +mention.
Translate
Add a comment...