Profile

Cover photo
Jarar Siahaan
Lives in Balige, Toba Samosir, Indonesia
12,237 followers|10,111,661 views
AboutPosts+1's

Stream

Jarar Siahaan

Shared publicly  - 
 
POLITIKUS DAN WARTAWAN

Jangan menjadi politikus jika TIDAK terbiasa berbohong.

Jangan menjadi wartawan jika terbiasa berdusta.
 ·  Translate
8
4
Yudie H's profile photocho sumbawa's profile photo
2 comments
 
Itulah yg namanya dunia politik...kalau mau masuk silahkan...
Kalau blum siap jangan dlu..blajar dlu sama yg sudah berpengalaman.
 ·  Translate
Add a comment...

Jarar Siahaan

Shared publicly  - 
 
PERIBAHASA ORANG RUSIA

Peribahasa Rusia: lebih baik ditampar dengan kebenaran daripada dicium dengan kebohongan.

Di Indonesia: lebih baik berkata bohong asal semua teman senang.

"Ada dua hari yang paling penting dalam hidupmu: saat kau lahir, dan saat kau paham untuk apa kau lahir" —Mark Twain
 ·  Translate
30
15
Add a comment...

Jarar Siahaan

Shared publicly  - 
 
Kisah nyata: surat PNS miskin kepada istrinya

Kisah nyata seorang suami menceritakan kepedihan hidupnya yang miskin, karena tak mau korupsi, lewat surat kepada istrinya.

“Saya ‘merinding’ membacanya. Dalam hati saya tadi, ternyata Tuhan sangat baik masih memberi saya gaji yang cukup dan fasilitas dinas. Lihatlah bapak itu, berpuluh tahun menjadi PNS tetapi terus hidup dalam kemiskinan, karena ia jujur dalam bekerja,” kata Ketua DPRD Kabupaten Toba Samosir, Tumpal Sitorus, lalu berjanji menemui langsung si pegawai negeri sipil untuk menyampaikan simpatinya.

Itulah kalimat Tumpal kepada saya lebih dari enam tahun silam, pada bulan April 2007, di ruang kerjanya di kantor DPRD Kabupaten Toba Samosir di Balige.

Hari itu saya memperoleh fotokopi sepucuk surat yang terdiri dari empat lembar kertas folio, dan saya menemui Ketua DPRD untuk meminta tanggapannya. Salinan surat serupa juga beredar di kalangan pejabat Pemerintah Kabupaten Toba Samosir.

Surat itu ditulis oleh seorang lelaki pegawai negeri sipil senior, dengan usia mendekati masa pensiun, yang bertugas di Pemkab Toba Samosir, ditujukan kepada istrinya yang tinggal di Jakarta.

Suratnya ditulis memakai pena bertinta tebal dan, kayaknya, berwarna hitam—tampak dari huruf-huruf yang tajam dan jelas di fotokopinya—dengan gaya leter bersambung yang sangat rapi.

Saya sengaja tidak memberitahukan nama, inisial, instansi tempat bertugas, dan alamat tinggal si PNS. Usia dan jati dirinya yang lain juga sengaja tidak saya jelaskan di sini.

Surat si PNS miskin lagi jujur kepada istrinya itu saya tampilkan kembali di bawah ini secara lengkap, kalimat demi kalimat, dengan diksi dan struktur sebagaimana aslinya. Saya menyuntingnya sedikit tanpa mengubah makna sama sekali, yakni mengoreksi tanda baca dan mengaburkan sejumlah identitas dengan markah bintang.

Selamat membaca. Semoga ada hikmah yang dapat dipetik.

* * *

Salam rindu dari jauh, Mama.

Tiga hari lagi persislah Mama dua bulan meninggalkan saya di rumah ini. Dan selama itu pula saya harus bergumul seorang diri, hanya ditemani seekor burung merpati.

Si Kurdi pun titip salam sama Mama. Entah pun dia sudah rindu sama Mama. Mungkin dia tidak akan pernah lupa sewaktu Mama membersihkan sangkarnya dua bulan yang lalu.

Kemarin saya marah sama si kucing dan anjing karena mereka tidak mau beranjak dari rumah. Rupanya saya lupa beli ikan teri untuk jatah mereka.

Saya hanya beli daging aili 1/4 kg karena masih ada sisa uang kiriman Mama. Baru kali ini saya beli daging.

Mama…, piring, sendok, dan garpu sebagaimana Mama tinggalkan sebelum pergi masih tetap bersih seperti itu. Saya hanya memakai satu piring saja supaya tidak repot membersihkannya.

Yang tidak boleh saya ceritakan sama Mama hanya kelambu itu saja. Dulu, sewaktu Mama ada, dia masih putih. Sekarang sudah hitam.

Sarung bantal pun demikian juga, berubah warna. Aneh, baunya Mama. Mudah-mudahan ndak sampai ke Jakarta.

Surat ini saya tulis di atas kursi, karena meja sekolah yang kita pinjam dulu, sewaktu guru huria les, baru saya pulangkan ke sekolah itu kira-kira 10 menit yang lalu.

Kemarin, Jumat, sewaktu les, si Ro*** bilang bahwa Ibu Siagian (istri *) menyuruh supaya meja itu dikembalikan hari ini (Sabtu). Tadi pagi saya memanggil si Pe*** dan si Me*** (adik *) untuk membantu saya mengangkatnya.

Dan tentu Mama belum lupa bangku-bangku kecil orang si Pa***. Itulah yang saya duduki ini.

Mama, kenapa kita semiskin ini, selalu pertanyaan bagi saya siang malam.

Beli motor saja harus diangsur. Selain di bank, ada lagi utang di koperasi. Sawah sudah tergadai. Semua ini membawa penyakit, darah tinggi, maag, penyakit gula, dll.

Saya harus duduk di bangku seperti ini dan menulis di atas kursi. Sebentar lagi saya harus mencuci. Di mana nanti saya harus menggosoknya?

Oh, Tuhan, di mana kepedulian-Mu? Apakah masih ada namanya yang disebut Tuhan?

Jungkir balik saya mengajar les, toh uangnya tidak nampak.

Sementara * [seorang pejabat teras Pemkab Toba Samosir] enak saja ngambil uang dari kas Pemda Rp3 miliar. Apa ada memang uang sebanyak itu? Belum pernah saya lihat. Tuhan-lah yang membuat perhitungan.

Sekiranya saya di Jakarta, saya akan ke Dikti menanyakan keabsahan ***nya [titel si pejabat teras].

Semakin merajalela saja dia, Mama. Baru-baru ini dia ke SMIK Arjuna. Disuruhnya seorang guru buka baju. Mungkin mau diajaknya guru itu duel. * apa itu? [Jabatan orang tersebut.]

Di koran sudah jarang beritanya. Pasti sudah disogok semua itu.

Pak * mau pindah ke Serdang Bedagai. Pupus sudah harapannya menjadi sekda, karena Pak * itu sudah diperpanjang jabatannya sampai dua tahun lagi.

Pak * mau pindah ke Tapanuli Selatan. Masih ingat Mama ketika kita menghadapnya, kan?

Istilah di Tobasa sekarang: kebaktian jalan, korupsi jalan terus. Horeee…

Mama, kalau ada uang, kita pindah saja dari rumah ini. Sepertinya tidak ada rejeki di sini.

Dengan keluarnya meja itu, sudah plong sekarang pintu depan, pintu tengah, dan pintu belakang, karena lurus itu.

Kalau boleh kita cari rumah di pinggir jalan, biar murid lesnya lebih banyak, dan Mama bisa jualan.

Selain di bank, masih ada utangku di koperasi Rp1.800.000.

Makanya, ketika Mama belum pulang [ke Jakarta], tidak pernah semua uang les saya berikan sama Mama. Untuk menutup koperasi, bukan untuk keperluan lain. Semua utang ini baru tutup sampai bulan Desember 2007.

Mama, bulan Juni 2007, tanggal 24, saya sudah pensiun. Pengurusan pensiun sudah dimulai bulan Januari 2007 supaya bulan Juli 2007 langsung menerima gaji pensiun.

Sesudah itu kita sudah dapat berkonsentrasi mengelola les bahasa Inggris dari pagi sampai malam, sambil mengarang buku, dan menjadi reporter di Jakarta Post.

Tidak ada lagi apel pagi, apel sore, rapat-rapat, dll. Tinggal menunggu detik-detik pensiun ini lagilah. Kita bersabar dulu ya, Ma.

Kalau ada uangmu, bantu dulu menutup koperasi ini, biar penyakit saya hilang.

Les bahasa Inggris di tempat Tulang/Nantulang * terkesan terlalu mahal, karena mereka membuat uang les Rp100 ribu per bulan, makanya siswa hanya lima orang, termasuk si kembar itu. Nantulang itu sendiri yang mengutip uang les. Saya baru menerima Rp100 ribu dari situ.

English For You di Desa * masih tetap seperti dulu. Tapi, sudah saya yang mengutip uang les bulan ini. Tapi, mengutipnya sangat susah, padahal uang les cuma Rp15 ribu. Dibagi tiga untuk sewa rumah orang itu.

Sekarang siswanya tinggal 18 orang. Dikali Rp15 ribu, dibagi tiga untuk sewa rumah, berapa lagi tinggal sama saya? Beli minyak bensin, ganti ban, rante, dan oli motor aja itu sudah habis, kan, Ma?

Hari itu saya ke Dolokjior menanyakan pembeli pinus itu. Mudah-mudahan pembelinya segera datang. Pinusnya Boru Panjaitan sudah dijual. Dia minta papan aja, bukan uang. Katanya, pembelinya itu sekarang masih bekerja di Sidulang. Habis dari situ baru ke Dolokjior lagi. Sudah saya hitung pinus kita itu, masih ada 14 batang lagi.

Ketika saya di rumah, saya bongkar buku-buku dan ketemu gambar ini. Kalau Mama nanti pulang, bawa lagi gambar ini ya, Ma.

Bagaimana kabar orang si Da***, An***, Ze***, dan Ac***? Apa rencana mereka buat masa depan?

Ada pepatah mengatakan, “Berdoalah seolah-olah Tuhan datang nanti malam. Bekerjalah seolah-olah kamu hidup seribu tahun lagi.” Ora et labora, berdoa dan bekerja. Ini yang Tuhan kehendaki. Karena Tuhan pun bekerja. Enam hari Tuhan kerja, istirahat cuma satu hari.

Kalau ada kiriman atau surat, alamatnya ke *.

Hanya ada tiga kalimat dari saya untuk Mama.
Pertama: I love you, Mama.
Kedua: I love you, Mama.
Ketiga: I love you, Mama.

Take good care of yourself and get closer to God day by day. See you soon.

Daddy,
*
[Ditandatangani]

______________

1. Ada beberapa catatan kaki dalam artikel ini. Untuk melihatnya secara lengkap, kunjungi situs Medium:
https://medium.com/kisah-hidup/f09e2081a108

2. Bagikan kisah ini untuk menyemangati PNS-PNS jujur agar mereka tetap bertahan tidak tergoda melakukan korupsi.
 ·  Translate
9
3
danal naal's profile photoTahsin Tanjung's profile photoroy lamhot siahaan's profile photoDidinj Ras's profile photo
4 comments
 
Kebiasaan mebuahkan hasil dari perbuatan. kalau dari awal kita komsunsi nasi dikasih roti seolah bulam makan.memang kejujuran menghasilkan kepedihan untk sesaat.dimata Allah dia akan dimulyakan. amin

Add a comment...
Have him in circles
12,237 people
jafar busabah's profile photo
anwar fachrudin (si abah)'s profile photo
Md Aminuddin A Bakar's profile photo
Abdul Gofur's profile photo
Nanang Sjahrian Nur's profile photo
Za Bhie's profile photo
embun sumringah's profile photo
Rudy Surhadi's profile photo
Prasetiyo saya's profile photo

Jarar Siahaan

Shared publicly  - 
 
FOTO HUKUM RAJAM

Foto penerapan hukum Islam ini adalah karya Farah Abdi Warsameh, fotografer Somalia, untuk kantor berita The Associated Press. Foto hukum rajam Farah menjadi pemenang kedua World Press Photo, 2009.

Keterangan foto: Mohamed Abukar Ibrahim (48 tahun) dirajam sampai mati dengan batu oleh anggota gerilyawan Hizbul Islam di Afgoye, 30 km dari Kota Mogadishu. Oleh pengadilan lokal syariat, dia dinyatakan bersalah dalam kasus perzinaan. Sebelumnya, Februari 2009, Pemerintah Somalia menyetujui penerapan hukum syariat Islam di negara itu sebagai upaya untuk meredakan bentrokan aparat pemerintah dengan milisi lokal.

Berdiri pada 1955, misi organisasi World Press Photo adalah mendukung dan mempromosikan karya fotografer profesional di tingkat dunia. Ia menjadi tolok ukur dalam jurnalisme foto. Tiap tahun World Press Photo menggelar kontes foto jurnalistik terbesar dan yang paling bergengsi di dunia. Karya para pemenang dipamerkan keliling dunia ke 40 negara.

Sumber foto: http://benar.org/1rozexy (World Press Photo)
http://en.wikipedia.org/wiki/World_Press_Photo
 ·  Translate
10
5
Monang Simamora's profile photoFachry Adiman's profile photoM Mustafa's profile photoNovita Uli's profile photo
9 comments
 
+Monang Simamora aku juga setuju dengan pendapat anda,hukum itu terlalu berlebihan.Tuhan tidak pernah mengajarkan umatnya untuk menyiksa sampai mati.
beda pula dengan Indonesia,hukum bisa dibeli dengan uang....Oh God sadarkanlah mreka2.....
 ·  Translate
Add a comment...

Jarar Siahaan

commented on a post on Blogger.
Shared publicly  - 
 
@Isa Alamsyah
Tidak bisa, seperti telah ditanggapi Fizhbone24. Klitik "ku" tidak bisa mandiri seperti halnya "aku". Untuk kasus "kudipermalukan" pun tidak bisa.

Contoh lain: "kutulis" dan "kucintai" benar, tapi tidak "kuditulis" dan "kudicintai".
 ·  Translate
4
Beny Pongo's profile photo
 
Siip bang jarar
Add a comment...

Jarar Siahaan

Shared publicly  - 
 
Filantropi semu

Bila ada anak artis, atau politikus, atau istri tokoh publik sedang sakit, maka publik dunia maya ramai-ramai menunjukkan kepedulian walaupun tidak mengenalnya. Mereka menulis pesan dan komentar berupa doa-doa dan harapan. Padahal, ketika tetangga rumahnya sendiri sakit, atau jangan-jangan kerabatnya menderita dan hidup dalam kemiskinan, mereka tidak peduli.

Inilah filantropi semu pada abad dunia maya Internet: orang-orang berlomba mencitrakan diri sebagai manusia yang baik, peduli, saleh, dan penuh cinta kasih, namun di dunia nyata justru bisa sebaliknya.

Arti kata {filantropi}: cinta kasih/kedermawanan terhadap sesama
5
Tita Rahmawati's profile photoKarot aih's profile photo
2 comments
 
semoga di pelihara
 ·  Translate
Add a comment...

Jarar Siahaan

Shared publicly  - 
 
Ciri/watak orang Indonesia menurut Mochtar Lubis

Selain sebagai wartawan, Mochtar Lubis juga sastrawan. Ia menulis lebih dari 50 buku. Tiga di antara novelnya yang terkenal: Harimau! Harimau!, Senja di Jakarta, dan Jalan Tak Ada Ujung. Bukunya, Manusia Indonesia, yang ditulis berdasarkan pidatonya tahun 1977 di Taman Ismail Marzuki, tanpa basa-basi membongkar ciri-ciri negatif orang Indonesia yang munafik.

Watak orang Indonesia, kata si wartawan jihad itu:
1. munafik
2. enggan bertanggung jawab
3. feodalis
4. percaya takhayul
5. lemah karakter
6. cenderung eksentrik.

Budayawan Eka Budianta mengatakan, "Saya kagum karena ia melukiskan watak bangsanya dengan enam stereotip. Tapi, ia mungkin lupa bahwa orang tidak suka dan tidak bisa memperbaiki kepribadian dengan cara mengakui kelemahan. Jadi, bila ada orang sakit hati atau benci kepada Mochtar Lubis, saya rasa itulah alasannya."

Pada masa Presiden Soekarno, tahun 1956 sampai 1961, Mochtar Lubis ditahan tanpa diadili. Setelah dibebaskan, pada Mei 1961, ia berangkat ke Tel Aviv menghadiri Sidang Umum ke-10 International Press Institute. Seluruh peserta sidang berdiri dan bertepuk tangan selama lima menit ketika Mochtar hendak menyampaikan pidatonya. Di hadapan tokoh-tokoh pers seluruh dunia itu ia mengatakan bahwa sikapnya tidak berubah untuk mengabdi pada kebebasan pers dan demokrasi. Dua minggu setelah kembali ke Indonesia, karena pidatonya itu, wartawan jihad Mochtar Lubis dijebloskan lagi ke penjara. [...]
 ·  Translate
3
Add a comment...
People
Have him in circles
12,237 people
jafar busabah's profile photo
anwar fachrudin (si abah)'s profile photo
Md Aminuddin A Bakar's profile photo
Abdul Gofur's profile photo
Nanang Sjahrian Nur's profile photo
Za Bhie's profile photo
embun sumringah's profile photo
Rudy Surhadi's profile photo
Prasetiyo saya's profile photo
Work
Occupation
Wartawan, editor, fotografer
Skills
Tata bahasa Indonesia; fotografi jurnalistik; menulis feature dan narasi nonfiksi
Basic Information
Gender
Male
Looking for
Networking
Relationship
Widowed
Other names
JJ
Story
Tagline
Wartawan independen
Introduction
Pemimpin redaksi tabloid Koran Toba, dwimingguan berita feature Batak.
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
Balige, Toba Samosir, Indonesia
Jarar Siahaan's +1's are the things they like, agree with, or want to recommend.
GAJAH MENDENGKUR TERNINABOBO OLEH NYANYIAN
www.khas.co

Video Faa Mai, gajah Thailand, tertidur pulas oleh lagu ninabobo. Dengarkan dengkurnya!

ESAI GM TEMPO TAK LAGI ENAK DIBACA DAN TAK LAGI PERLU
www.khas.co

Buku Goenawan Mohamad Tuhan & Hal-Hal yang Tak Selesai. Tuan Goen yang Tidak Lagi Mencatat di Pinggiran. Kemalasan GM adalah

TV CNN BAHASA INDONESIA
www.khas.co

Siaran televisi CNN Indonesia akan mengudara: 24 jam nonstop, berbahasa Indonesia, berita nasional. Lowongan kerja reporter, desainer,

Ayo menyarap!
menuliskalimat.com

Arti kata MENYARAP bukan sarapan. Kata kerja yang benar: menyarap. Salah: "Kita mesti sarapan tiap pagi."

BERITA BOKO HARAM ISLAMKAN SISWI YANG DICULIK
www.khas.co

Berita Boko Haram Nigeria: video pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau akui mengislamkan ratusan siswi yang diculik.

HABIB HASAN LUCAH, FPI: MESTI DIPANCUNG!
www.khas.co

"Daripada nanti kebejatan ente dibuka Allah di padang mahsyar, lebih baik dibuka ke ane. Buat redam nafsu ente supaya nggak liar."

DOSA MENONTON PIALA DUNIA
www.khas.co

1) Karena pusar sampai lutut adalah aurat. 2) Kecintaan pada nonmuslim yang merupakan musuh Allah.

STATISTIK INDONESIA DI DUNIA
www.khas.co

Daftar negara paling makmur (tingkat kepuasan hidup) di dunia. Indonesia nomor 1 pada "warga merasa aman berjalan sendiri malam hari"

PACARAN BUDAYA SETAN, TAARUF PAKAI CV TERTULIS
www.khas.co

Pacaran haram menurut agama Islam. Bagaimana taaruf yang benar? Wanita muslim ini berbagi tata cara taaruf.

KARTU JANJI: CARA BARU KUMPULKAN DUIT
www.khas.co

Anda bisa minta 10 KARTU JANJI gratis Because I Said I Would untuk dipamerkan ke dunia. Teknik baru mengumpulkan uang publik.

6 CARA AMANKAN SANDI MENURUT GOOGLE [3 BONUS]
www.khas.co

Yakin FB/emailmu tak dibobol karena kau masih bisa login? Kau salah! Ikuti 9 tips ini. Dijamin password akunmu takkan terbobol.

Bangkit dari api bersama 3 bayi dragon
www.jarar.net

Ia bangkit, berdiri telanjang dengan kulit hitam bekas kayu bakar. Ia hidup! Bersamanya tampak 3 bayi naga, yang baru menetas, mengepak-ngep

Wartawan, penulis blog, Jarar Siahaan
www.jarar.net

Jarar Siahaan: wartawan, penulis situs blog pribadi, penyuka tata bahasa Indonesia. "Di internet, semua orang adalah kawanku dan semua orang

JARAR SIAHAAN
www.jarar.net

Jarar Siahaan wartawan Batak, penulis blog, di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Tapanuli, Indonesia. Belum sukses jadi ateis.

BEDA OTAK KAUM ADAM DAN HAWA
www.khas.co

Perbedaan pria dan wanita secara psikologis. Ahli membuktikan otak lelaki dan perempuan berbeda. Menurut buku Pria Berasal dari Mars, Wanita

TIRU RAMBUTKU, GANDENG TANGANKU!
www.khas.co

Model rambut Kim Jong-un wajib ditiru warga. Di Korea Utara gaya rambut wanita dibatasi 18 jenis. Lihat foto-foto ini: tangannya wajib digan

FOTO-FOTO PERUBAHAN WAJAH PEMADAT
www.khas.co

200 orang ditanya berapa usia gadis ini. Dijawab 16 tahun. Ternyata ia baru 8 tahun. Foto wajah-wajah rusak pecandu narkoba di USA

SURVEI: SISWA ACEH PUN GITUAN
www.khas.co

Survei siswa Aceh: 90% lihat film xxx, 40% pernah sentuh organ intim pacar. Syariat Islam bukan kemauan warga Aceh, kata Malik Mahmud

PENGUMUMAN BUNUH DIRI KARENA PUTUS CINTA
www.khas.co

Patah hati, wanita ini umumkan bunuh diri di foto-foto Instagram. Nurlela gadis Batak di Facebook ngaku mau bunuh diri. Ternyata benar-benar

BENARKAH BENAR.org ...
www.khas.co

Apakah benar alamat URL dengan penyingkat benar.org benar-benar menuju situs sumber? Cara melihat link tujuan disamarkan, sebelum mengeklikn