Profile cover photo
Profile photo
Deherba.com
78 followers -
Situs Herbal No. 1 Indonesia
Situs Herbal No. 1 Indonesia

78 followers
About
Posts

Post has attachment
Anemia umumnya terjadi karena tubuh kekurangan zat besi atau vitamin B12 dan folat yang diperlukan untuk memproduksi sel darah merah. Ketiga bahan resep ini masing-masing mengandung zat besi dan vitamin-vitamin penting lain yang sangat membantu tubuh untuk membuat komponen-komponen pembentuk sel darah merah.
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Ingin tahu info-info herbal khas Indonesia lainnya? Kunjungi situs web kami Deherba.com.

----------------------

Biji dari tanaman asam jawa (Tamarindus indica) sudah sejak dahulu dikenal khasiatnya bagi kesehatan. Misalnya untuk perawatan artritis, penyakit jantung, kesehatan gigi, gangguan pencernaan, hingga kanker. Kemampuan biji asam sebagai pelunak karang gigi juga telah diuji dan dibahas secara ilmiah.

Misalnya dalam konferensi Asia-Pasifik tahun 2017 mengenai kesehatan dan perawatan gigi bertajuk “39th Asia-Pacific Dental and Oral Care Congress.” Dalam konferensi itu salah satu topik yang dibahas adalah tentang efektivitas pasta gigi dari ekstrak biji & buah asam jawa sebagai agen anti-bakteri dan pelunak karang gigi.

Dalam topik itu dijelaskan bahwa biji asam jawa memiliki kandungan aktif yang menghambat aktivitas bakteri dan mampu melunakkan karang gigi, yaitu misalnya senyawa albuminoid dan tanin. Tanin adalah senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba dengan cara menghambat pergerakan dari enzim-enzimnya.

Albuminoid adalah sekelompok portein yang berbentuk larutan koloid dan berperan untuk mengikat ion kalsium serta fosfat. Ion kalsium dan fosfat bertanggung jawab dalam pembentukan garam kalsium fosfat (mineral pembentuk karang gigi). Jika albuminoid mengikat mineral tersebut, maka proses pembentukan karang gigi akan terhambat.

Dengan efek anti-bakteri yang dimilikinya, biji asam akan membantu menghambat pertumbuhan bakteri yang menjadi pemicu karang gigi. Dan dengan efek pelunak karang giginya, biji asam akan membantu mengurangi karang yang sudah terbentuk di gigi. Berbekal dua kemampuan itu, biji asam terbukti cocok untuk dijadikan resep herbal karang gigi.
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Daun dari pohon jambu biji (Psidium guajava) secara tradisional digunakan untuk mengatasi penyakit, termasuk diare. Manfaat daun jambu biji sebagai obat diare herbal telah diteliti secara ilmiah, salah satunya diulas pada artikel ilmiah “Antidiarrhoeal activity of Psidium guajava Linn. Myrtaceae) leaf aqueous extract in rodents.”

Penelitian itu menguji aktivitas anti-diare dari ekstrak daun jambu biji pada tikus-tikus percobaan yang mengalami diare setelah diberikan minyak jarak. Hasilnya didapati bahwa pemberian ekstrak daun jambu biji berhasil mengurangi frekuensi diare dan keparahan dari gejala-gejala diare. Ekstrak itu juga mengurangi jumlah, berat, dan tingkat kebasahan dari kotoran tinja.

Hasil temuan ini menunjukkan bahwa daun jambu biji memang memiliki aktivitas anti-diare. Dan dengan begitu juga memberikan dasar ilmiah untuk penggunaan tradisional daun jambu biji sebagai obat alami untuk perawatan diare di dalam masyarakat.

Sumber Referensi:
Ojewole, John & Awe, Emmanuel & Chiworor, Witness. 2008. Antidiarrhoeal activity of Psidium guajava Linn. Myrtaceae) leaf aqueous extract in rodents. Journal of Smooth Muscle Research. 44(6): 195-207

Ingin tahu resep-resep herbal khas Indonesia lainnya? Kunjungi situs web kami Deherba.com.
Atau hubungi kami dengan klik tautan URL di halaman profile kami.
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Tanaman pare (Momordica charantia) banyak bertumbuh di Asia, India, Afrika Timur, dan Amerika Selatan. Buah pare, atau paria, terkenal dengan rasa pahitnya dan sering dijadikan masakan serta untuk pengobatan diabetes secara tradisional.

Kini, penelitian-penelitian telah membuktikan bahwa pare memang bermanfaat sebagai anti-diabetes. Kandungan-kandungan utama di dalam pare yang berperan sebagai anti-diabetes adalah triterpene, proteid, steroid, alkaloid, inorganic, lipid, dan senyawa phenolic. Kandungan-kandungan tersebut dapat bertindak secara terpisah atau bersama-sama untuk mengerahkan efek anti-diabetes mereka.

Buah pare juga memiliki kandungan zat kimia bernama charantin. Kandungan ini bertindak seperti insulin dan memiliki sifat hipoglikemik. Dan bersama-sama dengan kandungan lainnya di dalam pare, tampaknya mereka menghasilkan beberapa mekanisme yang bermanfaat untuk mengontrol dan mengobati diabetes melitus.

Sumber Referensi:
B, Joseph & D, Jini. 2013. Antidiabetic effects of Momordica charantia (bitter melon) and its medicinal potency. Asian Pacific Journal of Tropical Disease. 3(2): 93-102

Ingin tahu info-info herbal khas Indonesia lainnya? Kunjungi situs web kami Deherba.com.
Atau hubungi kami dengan klik tautan URL di halaman profile kami.
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Mengapa ramuan herbal dari calincing, seledri, dan bawang putih efektif untuk membantu menurunkan tekanan darah?

CALINCING:
Penelitian menunjukkan bahwa calincing dapat membantu menurunkan tekanan darah. Didapati bahwa tekanan diastolik dan tekanan sistolik sama-sama berkurang setelah model percobaan diberikan ekstrak calincing.

SELEDRI:
Seledri yang berbatang besar mengandung fitokimia bernama phtalide. Fitokimia ini dapat melenturkan jaringan di dinding-dinding arteri sehingga melancarkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah. Tangkai seledri juga mengandung serat, magnesium, dan kalium yang membantu mengendalikan tekanan darah.

BAWANG PUTIH:
Bawang putih mengandung senyawa bernama allicin yang memiliki beragam manfaat, salah satunya adalah untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi bawang putih dapat mengurangi tekanan sistolik sebesar 7 – 9 mmHg dan tekanan diastolik sebesar 4 – 6 mmHg pada penderita darah tinggi.

Ingin tahu info-info herbal khas Indonesia lainnya? Kunjungi situs web kami Deherba.com.
Atau hubungi kami dengan klik tautan URL di halaman profile kami.
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Bagaimana mekanisme tanaman baru cina sebagai resep herbal kanker lambung?

Penelitian yang telah dilakukan maupun yang sedang berlangsung mendapati adanya kaitan antara konsumsi herbal baru cina dalam melawan kanker. Komponen dasar herbal baru cina, yakni artemisinin, diketahui memungkinkan untuk bertindak sebagai racun bagi sel kanker tertentu.

Sel kanker sendiri mengandung tingkat zat besi yang lebih tinggi dibanding sel yang masih sehat, untuk itu, mereka akan lebih rentan terhadap toksisitas yang dihasilkan artemisinin.

Pada suatu studi, para ilmuwan menempatkan sel kanker yang tinggi akan zat besi dengan artemisinin. Begitu kombinasi memasuki sel, toksisitas meningkat.

Artinya, potensi untuk sel kanker terbunuh semakin tinggi. Terdapat kata-kata bagus pada hiptesis studi tersebut mengenai artemisinin, yakni senyawa ini memiliki potensi untuk berkembang menjadi agen kemoterapi efektif dalam pengobatan kanker.

Ingin tahu info-info herbal khas Indonesia lainnya? Kunjungi situs web kami Deherba.com.
Atau hubungi kami dengan klik tautan di halaman profile kami.
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan meniran (Phyllanthus niruri) dapat menghambat kerja xantin oksidase dalam mengubah xantin menjadi asam urat. Dari hasil penelitian tahun 2008 yang dilakukan Departemen Kimia dari FMIPA Institut Penelitian Bogor, didapati bahwa daya inhibisi maksimum dari ekstrak air, etanol, dan flavonoid meniran berturut-turut adalah 45,86% (150 ppm), 7.73% (150 ppm), dan 53,71% (150 ppm).

Berdasarkan hasil ini terbukti bahwa meniran berpotensi sebagai penghambat kerja (inhibitor) enzim xantin oksidase karena memiliki daya inhibisi di atas 50%. Itu artinya meniran dapat Anda konsumsi sebagai ramuan herbal untuk membantu mencegah atau menurunkan kadar asam urat tinggi.

Referensi: "Potensi Ekstrak Tempuyung dan Meniran sebagai Anti Asam Urat: Aktivitas Inhibisinya terhadap Xantin Oksidase" oleh Chintya Galuh Tri Wardani.

Ingin tahu info-info herbal khas Indonesia lainnya? Kunjungi situs web kami Deherba.com.
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Pepaya, tumbuhan tropis yang berasal dari bagian utara benua Amerika Selatan dan Meksiko bagian selatan, telah lama kita kenal karena buahnya yang memiliki rasa menyegarkan. Buah pepaya dapat dimakan langsung, dimasak sebagai sayuran, atau dijadikan campuran es buah. Dibalik kepopuleran buahnya, bagian lain dari tumbuhan pepaya ternyata menyimpan manfaat yang tidak terduga bagi kesehatan.

Ya, bagian yang dimaksud adalah daun pepaya. Dan manfaat yang tidak terduga dari daun pepaya adalah dapat membantu pencegahan dan pengobatan kanker. Dalam daun pepaya, terdapat getah berwarna putih yang sangat baik untuk menghambat dan membunuh pertumbuhan sel kanker. Hal ini dapat terjadi karena adanya kandungan bernama acetogenin, yang dapat memicu kematian sel kanker melalui apoptosis.

Kemampuan daun pepaya pernah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di University Florida, dimana hasil penelitian mendapati bahwa daun pepaya memiliki kandungan agen yang mampu membunuh kanker, terutama kanker prostat, payudara, serviks, paru-paru, dan hati. Kemampuannya ini didapat tidak lain karena aktivitas antioksidan yang ada pada daun pepaya.

Tidak hanya didukung oleh penelitian ilmiah, daun pepaya sebagai obat kanker juga telah terbukti secara empiris. Jauh sebelum penelitian mengenai daun pepaya dilakukan, orang pribumi asli Australia telah menggunakan daun pepaya untuk membantu pengobatan kanker, dengan membuatnya menjadi teh.

Ingin tahu info-info herbal khas nusantara lainnya? Kunjungi situs web kami Deherba.com.
Atau hubungi kami dengan klik tautan URL di halaman profile kami.
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Tanaman jombang (Taraxacum officinale) kaya akan kandungan yang membantu menjaga kesehatan kulit serta mencegah masalah pada kulit. Anda dapat memanfaatkan bahan alami ini untuk mempertahankan maupun meningkatkan kecantikan wajah.

Jombang dikenal kaya akan antioksidan, sehingga mampu memperlambat penuaan dengan mengurangi flek-flek, kerutan-kerutan, dan garis-garis halus di wajah. Di samping menutrisi kulit, herbal ini membantu mengencangkan kulit serta meratakan warnanya.

Bercak hitam di wajah juga dapat disebabkan oleh perubahan hormon dan luka bekas jerawat. Jombang dapat bermanfaat untuk mengatasi masalah itu. Ini berkat kemampuannya untuk mengatur sekresi dari hormon-hormon dan melebarkan pori-pori, sehingga memudahkan pengeluaran racun melalui keringat.

Jika dioleskan pada jerawat, jombang berkhasiat untuk menghambat infeksi mikroba pada luka jerawat. Kandungan vitamin C di dalamnya akan mempercepat penyembuhan jerawat, sehingga mengurangi kenampakan bekas luka dan peradangan merah yang sering ditimbulkannya.

Tanaman herbal ini juga bersifat alkalin dan memiliki kemampuan pembunuh kuman, jamur, dan insektisida yang potensial. Karena itu, jombang dapat digunakan untuk mengatasi masalah kulit seperti gatal-gatal, eksem, kutil, kaki atlet, kurap, dan kondisi serupa lainnya.

Ingin tahu penjelasan lebih lanjut? Kunjungi artikelnya di sini: https://www.deherba.com/resep-herbal-bercak-hitam-di-muka.html
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Pegagan dikenal luas dalam dunia pengobatan tradisional di Indonesia. Dalam International Journal of Pharmaceutical Sciences and Research 2016 dijelaskan bahwa pegagan mengandung triterpenoid seperti saponin dan sapogenin yang memiliki efek anti inflamasi, penyembuhan luka, dan terapi vaskular.

Ini akan mendorong pembentukan kolagen pada proses penyembuhan luka. Sedang kolagen adalah elemen penting pada regenerasi sel pembuluh darah. Terapi dengan teh pegagan terbukti dapat membantu meredakan pembengkakan pembuluh darah dan membantu memperbarui kerusakan pada pembuluh darah.

Ingin tahu resep-resep herbal wasir lainnya? Kunjungi artikel berikut: https://www.deherba.com/resep-herbal-wasir.html
Photo
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded