Profile cover photo
Profile photo
Bang Noer
58 followers -
Professional Trainer & Coach
Professional Trainer & Coach

58 followers
About
Posts

☆ Persepsi keliru tentang Hipnosis di film Insidios 3: The Last Key

Film Insidios 3 yang ditonton kemarin ternyata menyuguhkan beberapa adegan tentang Hipnosis. Namun sayangnya, tidak semua yang diceritakan di dalam film adalah fakta.

Sebagai seorang Hipnoterapis, saya merasa perlu menjelaskan adegan tersebut, supaya masyarakat tidak salah paham dan malah jadi antipati terhadap Hipnosis & Hipnoterapi.

Saya masih menemukan, sebagian orang khawatir melakukan Hipnoterapi karena menganggap Hipnosis adalah hal yang mistis, mengandung unsur klenik, sihir, dsb. Kalau tidak dijelaskan, mereka bisa saja terjebak dalam pemahaman yang keliru. Padahal, bisa jadi Hipnoterapi dapat membantu mereka mengatasi masalah yang sedang dialaminya.

Benarkah Hipnosis membawa masuk ke alam lain?

Sebuah adegan di film itu menceritakan bahwa melalui Hipnosis, seseorang bisa memasuki dunia lain/ ghaib/ mistis. Ada makhluk ghaib/ ghost/ jin yang menangkap orang di dalam "dunia lain" itu dan orang bisa terjebak di dalamnya.

Padahal ini tidak benar. Seseorang yang sedang dihipnosis hanya memusatkan perhatian ke dalam dirinya sendiri (pikiran), bukan masuk ke dunia lain, dsb.

Kondisi Hipnosis adalah keadaan alamiah di antara Sadar dan Tidur. Kalau seseorang dibiarkan saja dalam keadaan terhipnosis, paling-paling ia akan tertidur ataupun bangun dengan sendirinya. Tidak akan masuk ke "dunia lain." Jadi tidak perlu takut akan terjebak di dalam keadaan terhipnosis.

Apakah semudah itu membuat orang terhipnosis?

Sebuah adegan di film, menggambarkan bahwa hanya dengan menghitung 1-5 seseorang bisa memasuki kondisi terhipnosis. Apakah benar seperti itu?

Jawabannya bisa Ya dan Tidak. Ya, jika klien bisa diajak bekerja sama dengan baik dan memahami komunikasi yang disampaikan Hipnotis. Tidak, jika klien sulit diajak berkomunikasi, tidak memiliki kemampuan fokus, dan tidak memahami komunikasi.

Saya sering sekali menggunakan pengalaman klien sendiri untuk memandunya memasuki kondisi hipnosis, dan ini bahkam bisa lebih cepat daripada menghitung 1-5 seperti di film.

Semoga bermanfaat,

Nur Hadi Nainggolan
Hypnotherapist, Jakarta
Hp. 0852 9726 1908
Add a comment...

Post has attachment
SELIMUT PUTIH & NLP

Beberapa kali dengar lagu "Selimut Putih" ini di Mall, terasa biasa saja karena sambil berjalan dan suasana yang tidak mendukung.

Namun saat lagi duduk sendiri, suasananya juga pas, pikiran fokus dan tidak terganggu hal lain, ternyata lagu ini mampu membangkitkan kenangan masa kecil dulu.

Dulu waktu di madrasah sore, kami bergantian menyanyikan lagu religi sebelum pulang. Lagu ini salah satu favoritnya. Masih terdengar jelas bagaimana suara ustadz turut juga menyanyikan lagu ini.

Setelah dewasa, pemahaman terhadap makna lagu ini ternyata jadi semakin mendalam, sehingga tanpa sadar mengalir juga bulir-bulir air di sudut mata. Entah mengapa.

Sekarang, mari kita simak syairnya dari sudut pandang NLP (neuro-linguistic programming)

1. Bila (kalimat pengandaian yang termasuk dalam 'as if pattern," pikiran kita dibuat untuk berandai-andai. Namanya juga pengandaian, apapun jadi lebih masuk akal.)

2. Pengulangan (Menariknya lagu ini, setiap baitnya terdiri dari dua baris yang diulang. Pengulangan ini memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Begini cara kerjanya Hipnoterapis memasukkan ide ke dalam pikiran kliennya.)

3. Seluruh/ Sekujur/ Semua (Termasuk dalam kelompok generalisasi bagian "Universal Quantifyer," yang akan menyamaratakan dan meningkatkan efek sugesti secara keseluruhan, tanpa terkecuali.

4. Menggigil/ Kedinginan (Kata dalam kelompok Kinesthetik yang memiliki maksud sama. Hipnoterapis biasa menggunakan kata-kata yang hampir sama maknanya untuk memperkuat pedan ke dalam pikiran, seperti Santai, Damai, Senang, Tenang, dsb)

5. Tak ada (Kata ini juga bagian dari Generalisasi kelompok "universal quantifyer," membuat efek peniadaan secara keseluruhan.

6. Jikalah ada (Setelah ditiadakan secara keseluruhan di kalimat sebelumnya, di sini dibuat satu pengecualian bahwa ternyata ada satu yang bisa."

7. Yang Dikasihi (Tidak jelas mengacu kepada apa atau siapa, jadi pikiran pendengar yang akan membayangkannya sendiri.)

8. Selimut putih pembalut badan (Kata yang mengandung efek visual sehingga orang dengan mudah membayangkan warnanya, sekaligus memiliki arti metafora sebagai perumpamaan yang sangat disukai pikiran bawah sadar.)

9. "Berbaktilah hidup sepanjang zaman" (Ini kalimat sugesti yang disampaikan dengan pembuka yang panjang di bait-bait sebelumnya. Setelah pendengar mengalami efek trance, baru dia memasukkan sugesti yang empowering ke pikiran pendengarnya.)

Luar biasa! Alangkah besarnya pengaruh bahasa dan juga termasuk nyanyian ke dalam pikiran kita. Bisa terbayang bagaimana perilaku kita sendainya kalimat atau nyanyian yang buruk justri diputar berulang-ulang.

Oh ya, saya yakin pencipta lagunya belum belajar NLP atau Covert Hypnosis sebelumnya, namun efek yang ditimbulkan sudah luar biasa. Apalah lagi Anda yang pelajari ilmunya dan gunakan dalam kehidupan sehari-hari?

Selamat mendengarkan lagunya,

Nur Hadi Nainggolan
Trainer & Founder Hypnotic Speech
HP. 0852 9726 1908

#HypnoticSpeech #NLP #CovertHypnosis #Hipnoterapi #Persuasi #Training #Sales #InfoTraining #VendorTraining
Add a comment...

● Tahun Politik & NLP

Tahun 2018 disebut-sebut sebagai tahun Politik. Selain banyak Pilkada digelar di berbagai daerah, pemerintah incumbent dan penantangnya sudah mulai mempersiapkan diri bertarung di Pemilu 2019.

Pemilu dan Pilkada artinya perang pengaruh. Masing-masing pihak yang mengikuti pemilihan akan semakin giat mempengaruhi konstituennya. Kampanye, opini, black-campaign, framing, hoax, dsb pasti akan semakin banyak bertebaran.

Kita sebagai masyarakat perlu lebih cerdas dalam memilih dan menyaring informasi yang bertebaran. Salah dalam memilih dan meyakini sebuah informasi bisa menimbulkan penderitaan, kerusakan, kakacauan, dll.

Salah satu yang bisa dipelajari adalah NLP, terutama BAB mengenai bagaimana mengklarifikasi informasi. Awalnya metode ini digunakan para terapis untuk menyaring/ mengklarifikasi informasi yang disampaikan klien. Namun dalam perkembangan selanjutnya, metodenya membuat mudah siapa saja menggunakannya dalam konteks lain.

Cara kerjanya dengan melihat pola kalimat atau bahasa yang disampaikan klien, kemudian mengajukan pertanyaan (challange) yang sesuai dengan pola kalimat tersebut.

Misalnya, dalam sebuah sesi terapi klien mengatakan "Saya ingin semua masalah saya tuntas dalam sesi terapi ini, apakah bisa?" Maka dalam kalimat tersebut terdapat sebuah kata yang perlu klarifikasi lebih lanjut, yaitu kata "semua."

Sebagai terapis, kita dapat mengajukan pertanyaan seperti, "Boleh saya tahu masalah apa yang Anda maksudkan?" Melalui pertanyaan-pertanyaan seperti ini kita akan mendapat informasi lebih jelas mengenai "isi pikiran klien" yang sesuai dengan apa yang dimaksudkannya.

Kita akan semakin banyak dihujani informasi-informasi di media masa, selebaran, meme, media sosial, dsb. Kalau diterima mentah-mentah akan mempengaruhi pemikiran, ide, sikap dan bahkan perilaku kita. Maka kita dapat menggunakan NLP dalam mendapatkan informasi yang benar, utuh, sesuai fakta, mengetahui framing, dsb.

Selain dapat digunakan dalam dunia politik, cara ini juga bermanfaat dalam melakukan wawancara karyawan, negosiasi, penjualan, coaching, konseling, dll.

Selamat memilih,

Nur Hadi Nainggolan
Trainer, Praktisi NLP
Hp. 0852 9726 1908
Add a comment...

Post has attachment
"Waaah, kamu memiliki bakat yang sangat luar biasa. Sayang sekali kalau bakat seperti ini disia-siakan," begitu kira-kira seorang Penjual Buku di film Kungfu Hustle membuka penawaranya.

Saya tidak akan ikut-ikutan berkata seperti itu untuk Mind Games Workshop yang akan diadakan tanggal 27-28 Januari 2018 di Jakarta.

Karena kesempatan ini TERBATAS hanya untuk orang-orang yang sudah tahu pentingnya keterampilan mengelola PIKIRAN & PERASAAN di dalam kehidupannya, maka tidak PERLU melakukan itu.

Apalagi ada Harga Early Bird 50% Hanya Untuk 5 Pendaftar Tercepat Saja! Saya yakin, yang selama ini punya masalah dalam bidang ini akan SEGERA MENDAFTAR.

Walaupun dalam perjalanannya banyak kekecewaan terhadap ilmu yang diajarkan di buku itu, namun pada akhirnya terbukti keampuhannya. Malah masih ada serial buku yang lainnya. Mauu? 😅

CP/WA.
Ketik (MINDGAMES) (NAMALENGKAP)
Kirim ke 0852 9726 1908

#MindGames #Training #Pelatihan #Workshop #NLP #Hipnoterapi
Photo
Add a comment...

Training terakhir saya di 2017

>> MIND GAMES <<
Mengelola Emosi, Rasa Takut/ Khawatir, dan Stres

Minimal sekali dalam hidup Anda, pelajarilah caranya pikiran Anda bekerja. Sehingga Anda tidak menjadi budak oleh pikiran Anda sendiri.

Banyak kasus-kasus di klinik yang saya temui sebenarnya BISA DIATASI SENDIRI, kalau saja Anda mengetahui ilmunya.

Di workshop ini Anda akan diajarkan bagaimana caranya mengelola pikiran dan perasaan. Workshop ini bentuknya adalah pembelajaran, bukan terapi.

KAPAN DAN DIMANA?
Sabtu-Minggu, 23-24 Desember 2017
Hotel Cordella, Senen, Jakarta Pusat

APA SAJA YANG DIPELAJARI?
- Mindset yang perlu dimiliki
- Cara Kerja Pikiran & Perasaan
- Mengelola Emosi
- Mengelola Takut
- Mengelola Stres
- Meningkatkan PD
- Dan berbagai teknik-teknik praktis pemberdayaan diri lainnya

BERAPA INVESTASINYA?
Alangkah murahnya investasi yang Anda keluarkan ini dibandingkan jutaan manfaat yang Anda rasakan seumur hidup Anda. Investasinya hanya sebesar;
NORMAL. Rp. 3jt.

Belum lagi jadi lebih murah jika Anda bertindak CEPAT, booking tiket dengan transfer DP, dan dapatkan DISKON:
* Diskon 50% utk 5 pendaftar pertama
* Diskon 40% utk 5 pendaftar kedua
* Diskon 30% utk 5 pendaftar ketiga
* Diskon 20% utk 5 pendaftar keempat

Dan sudah mendapatkan..
Makan siang, coffee break, modul, dan serrifikat.

SIAPA PEMANDUNYA?
Workshop ini akan dipandu langsung oleh:
Nur Hadi Nainggolan, S.Psi
- Licensed Practitioner of NLP (USA)
- Certified Hypnotherapist (IBH)
- Hipnoterapis Profesional di Klinik Mantika

Beliau adalah Trainer dan Terapis yang memfokuskan diri pada bidang pengembangan diri dan pikiran berbasis ilmu Pikiran Bawah Sadar (Hipnoterapi & NLP). Karena ilmu yang diajarkannya selalu up to date, maka setiap orang yang belajar akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Sehari-hari menangani berbagai klien dengan beragam latar belakang, sehingga ia benar-benar tahu apa yang diajarkan karena sudah mempraktikkan secara langsung.

>>Hadiahi diri Anda sendiri dan orang-orang yang Anda sayangi dengan ilmu yang bermanfaat jangka panjang<<

DAFTAR SEKARANG:
MINDGAMES (spasi) NAMA LENGKAP kirim ke 0852 9726 1908

Ingat, Peserta Terbatas 20 Orang dan Akan Ditutup Setelah Memenuhi Kuota.
Add a comment...

*Framing & Kata Yang Lagi Ramai Diperbincangkan

Keramaian perbincangan tentang sebuah kata dalam pidato itu adalah soal Framing. Pidato yang diucapkan sama, kata yang diucapkan juga sama, tapi Frame melihat keduanya bisa saja berbeda.

Akibatnya, terjadilah perbedaan makna terhadap hal tersebut. Kalau maknanya sudah berbeda, maka sikap dan perilaku yang ditampilkan juga pasti akan berbeda.

Frame ini ada banyak jenisnya. Kita bisa membuat orang memaknai kejadian yang SAMA dengan makna yang berbeda-beda dengan merubah Frame-nya saja. Inilah kehebatan Frame.

Seperti Anda tahu, kita tidak bisa lepas dari yang namanya komunikasi. Sebagai seorang penjual, pengajar, pemimpin, pebisnis, karyawan, orang tua, dsb, kita setiap hari berkomunikasi. Maka menguasai keterampilan menggunakan Frame sangat berharga untuk meningkatkan pengaruh kata-kata Anda.

Berapa banyak kasus di ruang terapi, berhasil diselesaikan hanya dengan menggeser Frame klien untuk memaknai kejadian secara berbeda. Berapa banyak komplain pelanggan dapat diatasi dengan menggunakan Frame ini. Dst.

Saya teringat sebuah cerita tentang seorang Masinis kereta yang menenangkan para penumpang. Pada saat itu, mesin kereta tiba-tiba mati di tengah perjalanan.

"Saya punya dua kabar buat Anda," kata Masinis itu melalui pengeras suara. "Kabar buruk dan kabar baik," lanjutnya lagi. "Kabar buruknya, mesin kereta mati dan kita terpaksa berhenti sejenak untuk perbaikan mesin."

Kemudian ia melanjutkan,"Namun kabar baiknya adalah, kita semua sedang di atas kereta bukan di atas pesawat. Bayangkan kalau kita sedang di atas pesawat sekarang."

Apakah Anda bisa melihat perubahan Framenya?

Kembali lagi tentang perbincangan kata dalam pidato. Sekali lagi, perbincangan ini adalah soal Frame. Maka seperti kalimat yang pernah saya baca,"Siapa yang jago membuat Frame, dialah yang memenangkan pertarungan." Yuk belajar.

#HypnoticSpeech bit.ly/HSP10
Add a comment...

Post has attachment
* Terjatuh dan Rasa Sakit

Suasana pagi ini sedang khusyuk, lantunan ayat suci Al-Qur'an lantang terdengar dari loudspeaker. Seorang Qori yang membacakan QS. Ar Ruum, membuka acara ijab kabul sahabat saya, di Depok.

Orang-orang terdiam, entah mendengarkan bacaan itu ataukah sibuk dengan pikirannya masing-masing. Saya tidak tahu.

Di tengah keheningan itu, "Pryaaaangg*$#%!!" Suara keras memecah suasana. Otomatis kepala melihat dari mana arah datangnya suara. Jemuran aluminium terjatuh di balik panggung.

Lalu saya tidak melihat lagi apa yang terjadi. Namun terdengar suara anak kecil yang menangis kencang. Mungkin ini adalah ulahnya?

Yang menarik perhatian saya, suara lelaki yang berusaha menenangkan anak kecil itu. "Sakit??? Sakit kaan?? Mana yang sakit??" Begitu kira-kira.

Kondisi pikiran anak yang sedang terkejut, ditambah perkataan dari orang tuanya, komplet menghasilkan sugesti yang powerfull bagi anak. Namun sayang, kalimat yang diberikan justru kata-kata yang sebenarnya tidak diinginkan.

Andai saja lelaki itu sudah belajar bagaimana dahsyatnya pengaruh kata-kata orang tua terhadap anak, dan tau bagaimana memanfaatkannya. Mungkin hal seperti itu tak akan terulang di kemudian hari.

Kadangkala respon tidak tepat dari orang di sekitar kitalah yang malah membuat terjatuh terasa lebih sakit.

Untunglah, Qori masih membacakan ayat-ayatNya. Sampai di ayat 21 Surat Ar Ruum. Ayat-ayat yang bisa membuat orang tersenyum karena terkenang peristiwa bahagia, atau membayangkannya. 😚

#HypnoticSpeech
Bang Noer, Depok, 6 Oktober 2017.

Credit: Photo ilustrasi dari Google.
Photo
Add a comment...

Post has attachment
* 'Aku sudah tahu semuanya'

Boy memang usil. Setelah belajar Pola Bahasa Hipnotik, ia malah mencari-cari keuntungan dlm kesempitan. Targetnya adalah keluarga sendiri.

'Kakak, Boy sudah tahu SEMUANYA!'
'Eh, awas loh yaa kalau sampai bilang Mama-Papa!' Jawab kakaknya.
'Oke deh, nggak gue bilang, tapi mulai sekarang motor aku yang bawa yaa!'
'Iya deeh,' jawab kakaknya kesal.

Mengetahui efek kekuatan Pola Bahasa Hipnotik ke kakaknya, ia malah mempraktikkan kepada Mamanya.

'Ma, Boy sudah tahu SEMUANYA!'
'Haah!! Booy, jangan bilang sama Papa yaa!' Jawab Mama terkejut.
'Baik Ma, tapi uang jajan Boy nambah yaa,'
'Iya.. iyaa!' Jawab Mama cepat.

Dasar Boy usil dan tak pernah puas, ia ingin tahu apa efeknya ke Papanya.

'Pa, Boy sudah tahu SEMUANYA!'
'Haaaah!!! Awas kalau kamu bilang2 sama Mama yaa!!!'
'Oke Pa, tapi beliin mobil yaa..'
'Oke deh.. tapi kamu janji yaa...'
Boy pun tersenyum penuh kemenangan.

Tapi ternyaya keusilannya tidak berhenti. Ia coba lagi ke pembantunya.

'Mang, Boy sudah tahu SEMUANYA!'
'Bener Boy?' Jawab Mamang.
'Bener lah Mang!' Jawab Boy tersenyum.
'Oh anakkuuu!! Peluk bapak Naak!' Jawab si Mamang penuh haru.

===

Dalam Linguistic Model yang dimodel NLP dari Milton H Erickson, kata-kata "SEMUANYA" di atas dikelompokkan kedalam UQ. Sehingga membuat pikiran pendengar mengalami generalisasi yang bersifat Hipnotik.

Tadinya saya ingin mengajak Anda untuk Belajar Ilmu Komunikasi Hipnotik secara menyenangkan di kelas Hypnotic Speech. Tapi tidak jadi, karena tidak semua orang juga MAU belajar dan meningkatkan keterampilan LEHER KE ATAS dan membuka informasinya di sini: bit.ly/HSP10 kan?

#NLP #Joke #HypnoticSpeech
14-15/OKT/YOG, 18-19/OKT/JKT
Add a comment...

* Banyak Jalan Ke Pikiran Bawah Sadar Teman Bicara

Mungkin sebagian sahabat ada yang salah paham tentang quotes dari lagunya Five Minutes tadi malam. Ada yang memahami lirik itu adalah tentang saya. Padahal bukan. Saya hanya ingin membahas Struktur kalimat yang menggunakan Pola Bahasa Hipnotik di artikel sebelumnya. Makanya di kasih tag #lanjutankemarin.

Memang wajar saja sih salah paham, apalagi belum membaca artikel sebelumnya. Yang sudah baca saja bisa salah paham kok. Memang ini salah satu kelemahan belajar melalui artikel dibandingkan saat Anda Ikuti pelatihan.

Jadi pada saat seseorang berbicara, ada dua hal yang disampaikannya. 1) Isi apa yang disampaikannya, dan 2) Struktur kalimat yang mengungkapkan cara berpikirnya. Untuk yang pertama biasanya dilakukan secara sadar. Untuk yang kedua dilakukan secara bawah sadar.

Berikut ini adalah SRUKTUR kalimat yang berbeda-beda digunakan oleh klien-klien saya untuk menyampaikan ISI yang sama.

1) Saya ingin terlepas dari stress ini.
2) Beban yang saya hadapi terasa berat.
3) Saya merasa tertekan.
4) Saya tidak ingin terpuruk begini.
5) Saya selalu menemukan jalan buntu.
6) Saya tak bisa menghadapi ini lagi.
7) Pahit sekali rasanya kehidupan saya. Dll.

Mungkin Anda tidak langsung paham, tapi tentu bisa mengetahui perbedaannya. Bagi yang sudah paham, mengetahui ini langsung dapat dipakai untuk merespon orang lain sesuai dengan cara berpikirnya. Menurut pengalaman, dampaknya sungguh jauh lebih besar.

Karena sifatnya bekerja di pikiran bawah sadar, maka mengetahui dan memanfaatkan Struktur ini mampu membuat Anda memiliki kekuatan dalam mempengaruhi orang lain. Bukankah pikiran bawah sadar mempengaruhi 88% dari kehidupan kita?

Ini hanya salah satu Struktur saja yang dapat dipelajari dari bahasa kita. Bayangkan kalau Anda pahami dan kuasai semuanya. Peningkatan seperti apa yang bakal Anda dapatkan?

#HypnoticSpeech 14-15/OKT/YOG 18-19/NOP/JKT Info: bit.ly/HSP10
Add a comment...

* Semakin... Semakin... *

Kali ini mau bahas lagi tentang pengaruh bahasa kepada pikiran dan perilaku. Gara-garanya terdengar lagu Dewi Yull yang penggalan liriknya begini,

kini kau selusuri
jalan-jalan memori
kau harapkan bertemu
kekasih yang kau rindu

tiada bisa kau lupa
wajah dan senyumannya
s'makin lama kau coba
melupakan dirinya
s'makin dalam kau rasa

Wah, ini kan pola bahasa "The More, The More Pattern" yang terkenal dan sering digunakan dalam proses Hipnosis. Kalau dalam NLP pola bahasa ini dikelompokkan dalam bahasa Cause-Effect (Sebab-Akibat).

Cara kerjanya, pikiran kita akan membuat masuk akal sebuah sugesti/ kalimat jika memiliki sebuah sebab. Para hipnotis/ hipnoterapis sering menggunakannya untuk mempermudah pekerjaannya.

Misalnya untuk membuat klien duduk nyaman di sofa terapi, ia bisa berkata, "Semakin Anda menyadari nafas Anda, semakin Anda merasa rileks." Dalam hal ini menyadari nafas menjadi sebab untuk menjadi rileks.

Kalau mau logis, sebenarnya kedua hal di atas tidak berhubungan kan? Namun karena diletakkan dengan pola tertentu jadi kelihatan masuk akal dan logis di dalam pikiran. Sehingga akhirnya mudah terwujud dalam pola pikir, perasaan, dan reaksi fisik.

Demikian juga dengan lirik lagu di atas. Seharusnya semakin lama dilupakan justru akan semakin mudah dilupakan yaa? Tapi kok malah jadi semakin dalam pula? Ini jelas sesuatu yang tak logis, tapi jadi kelihatan masuk akal dengan pola bahasanya.

Dan ternyata banyak juga lagu-lagu yang bisa diSebutkan menggunakan pola semakin-semakin ini yaa? Ada yang bisa bantu?

Terlepas dari baik-buruknya lirik lagu tersebut, Anda tentu dapat memilih makna yang terbaik saja setalah tahu ilmunya dan Gunakan pola bahasa ini untuk tujuan yang positif saja.

Boleh dibilang, semakin sering Anda praktikkan, semakin terasa pengaruh kata-kata Anda bagi pendengar.

#HypnoticSpeech #NLP #Hipnoterapi
Info : http://bit.ly/HSP10
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded