Profile cover photo
Profile photo
Nabi Muhammad SAW
60 followers
60 followers
About
Nabi's posts

http://nabimuhammad.info/pergi-ke-thaif/

Tahun 619 M [ atau tahun ke 10 B, 4 tahun sebelum Hijrah ] dan tahun 620 M menjadi tahun kesedihan bagi Rasulullah ﷺ. Karena di tahun 619 M, istri tercinta Khadijah Radhiyallahu anha wafat pada usia 64 tahun. Kemudian menyusul Abu Thalib wafat tahun 620 M, usianya diperkirakan 80 tahun lebih. Saat itu usia Rasulullah ﷺ 50 tahun.

Post has shared content
great !

"ويل سميث" من أمام الأهرامات: كنت أحلم أن أكون عالم مصريات لمعرفة أسرار الفراعنة
http://bit.ly/2mpiw7O
Photo

Post has attachment
Photo

Post has attachment
Rasulullah SAW bersabda
“Bacalah al Quran
kerana ia akan datang pada hari akhirat kelak
sebagai pemberi syafa’at kepada tuannya.”
[ Hadis Riwayat Muslim ]

http://nabimuhammad.info/tiga-amalan-yang-akan-menjadi-syafaat/

I Stand With Al Maidah 51

#TangkapAhok

Post has attachment
Photo

Post has attachment
Takutlah Wahai Kaum Kafir Munafikun,
Karena Sesungguhnya
Allah Sendiri Yang Menjaga A Quran !


Bukti penistaan yang dilakukan Ahok sudah cukup terang benderang. Ulama ulama telah angkat suara bahkan MUI sudah mengeluarkan fatwa resminya. Laporan resmi ke kepolisian pun sudah dilakukan sejak kemarin kemarin.

Rakyat pun tiap hari bergolak meminta agar Ahok segera ditangkap dan diproses. Namun rupanya proses tarik ulur masih saja kuat dan kini muncul pernyataan dari pihak kepolisian bahwa pemeriksaan Ahok akan ditunda hingga selesai pilgub.

Kita tentu merasa aneh mendengar bahwa alasan polisi menunda adalah karena khawatir dituduh berpihak. Lho, bukankah pilgub dan penistaan agama tidak ada hubungannya?
Penistaan agama itu siapapun yang melakukannya, dan dalam situasi apapun, maka kasusnya wajib segera diproses.

Jadi, keengganan polisi menahan Ahok bisa kita artikan ada kekuatan yang amat besar dan bisa jadi juga akhirnya menakutkan polisi, sehingga enggan menahan Ahok.

Kita sebut besar dan menakutkan, karena pada kenyataannya penghinaan Ahok terhadap Al Quran harusnya segera ditindak lanjuti oleh polisi. Polisi yang kita semua yakin, sebagian besar adalah beragama Islam, tentu harusnya takut akan azab Allah. Nah, bila azab kemarahan Allah saja tidak mereka takuti, itu artinya kekuatan yang melingkupi polisi sudah sedemikian besar, kuat dan bisa jadi menakutkan mereka sendiri. Sehingga mereka berani menggadaikan iman mereka.

Allah Yang Menjaga Al Quran

Penistaan Ahok terhadap Al Quran dan didukung oleh kekuatan kaum munafikun menunjukkan bahwa mereka tidak takut sama sekali akan konsekuensinya.

Padahal, sebagai seorang Muslim seharusnya kita wajib meyakini bahwa semua yang ada dalam al Quran itu adalah haq. Baik berupa syariat, kabar, janji janji maupun ancaman.

Dan ketahuilah, Al Quran diturunkan oleh Allah dan Allah sendirilah yang akan menjaga keaslian Al Quran.

Ingatlah itu !

Keaslian dan kemurnian Al Quran dus termasuk keberadaan Al Quran sepanjang masa, akan dikawal oleh Allah Ta’ala secara langsung.

Allah berfirman dalam Al Quran surat Al Hijr [15] Ayat 9 :

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan adz Dzikr ( Al Quran ), dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjaganya.



Jadi, jika ada yang mencoba menghina Al Quran, Allah lah yang akan menghadapi langsung si penghina Al Quran itu

Kalau ada yang coba coba memelintir Al Quran, Allah lah yang akan ‘mengurus’nya langsung.

Kalau ada yang menghina Al Quran, Allah sendiri yang akan turun tangan membalas penghinaan itu.

Karena janji Allah adalah nyata, bahwa Al Quran beserta kemuliaan yang dikandungnya, akan tetap ada hingga akhir jaman.

Jadi, bila semua langkah telah kita lakukan untuk menyeret Ahok dan kaum Munafikun yang menlindungi Ahok atau siapapun yang bahkan dalam hatinya terbersit sedikit saja keberpihakan terhadap Ahok. Maka, urusan kalian semua adalah dengan Allah Ta’ala.

Kita serahkan semuanya pada pembalasan Allah Ta’ala sebagai penjaga Al Quran.

Urusan kita hanya pada sampai usaha semaksimal mungkin, dan mencoba memperingati musuh musuh Allah. Takutlah kalian pada Allah. Semua Ayat dalam Al Quran adalah haq dan wajib diyakini kebenarannya.

Bila Allah telah mengatakan bahwa Dia sendirilah yang akan menjaga Al Quran, maka bila saat pembalasan itu tiba. Kami akan mundur dan memohon ampun.

“Ya Allah, saksikanlah.
Kami telah berjuang semampu kami untuk menjaga kemuliaan Al Quran. Namun apa daya, kekuatan musuhMu amat besar. Karena itu, kami serahkan sepenuhnya kepadaMu. Sebagai penjaga Al Quran.

KepadaMu-lah kami berserah diri dan memohon perlindungan dari azab api neraka’







Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

.

Related Posts
Awal Kemunculan Orang Orang Munafik
Awal Kemunculan Orang Orang Munafik
Beribadahlah Sesuai Syariat

http://nabimuhammad.info/takutlah-wahai-kaum-kafir-munafikun-karena-sesungguhnya-allah-sendiri-yang-menjaga-a-quran/

Post has attachment
Retorika Subjektivisme Nusron Wahid

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Pemikiran Nusron Wahid (NW) dengan gagasan subjektivisme (‘indiyyah) tampak begitu jelas dalam ungkapan kata katanya dalam acara ILC 11 Oktober 2016.

Dalam pandangan NW, orang yang mengucapkan yang paling tahu tentang maksud yang diungkapkannya. Implisit di dalam pernyataan itu, bagi NW, kebenaran adalah menurut masing masing. Dalam konteks Al Quran, Hanya Allah yang paling tahu maksud yang dikandung di dalam al- Quran. NW menegaskan dengan penuh percaya diri, Multi Tafsir adalah keharusan yang harus dipertahankan.

Jika pemikiran Nusron Wahid diterapkan dalam memahami ajaran Islam, maka tidak ada pemahaman yang objektif bisa diraih karena kebenaran tergantung kepada masing masing orang.

Pemikiran NW ahistoris dan tidak realistis.
Saat TV ONE mengundangnya untuk hadir sebagai narasumber untuk hadir di acara ILC, Selasa, jam 19.30 tanggal 11 Oktober 2016, NW hadir. Para narasumber lainnya juga hadir. NW dan semua narasumber bisa memahami jika acaranya Hari Selasa, bukan Hari Rabu. Semua memahami, acaranya tanggal 11 Oktober, bukan Selasa tanggal 18 Oktober.

Semua memahami bukan tahun depan, tapi tahun ini. Semua memahami lokasinya di Studio TV ONE, bukan di Studio RCTI. Fenomena ini menunjukkan NW dan narasumber lainnya tidak menafsirkan undangan TV ONE menurut masing masing. Jika ditafsirkan menurut masing masing dan Hanya Allah paling tahu, maka acara ILC tidak akan pernah dihadiri oleh para narasumber dari beragam unsur.

Sama halnya, jika agama ditafsirkan menurut masing masing dan Hanya Allah yang Tahu¸ umat Islam akan berhaji menurut masing masing.Namun, kenyataannya NW tetap berhaji ke Mekkah. Ratusan juta umat Islam sejak zaman Nabi hingga Akhir Zaman sudah, sedang dan akan selalu tetap berhaji ke Mekkah.

Ini menunjukkan gagasan subjektivismeyang dikemukakan NW adalah utopia, ahistoris dan tidak realistis. Sama halnya, umat Islam setiap hari melakukan shalat. Tidak ada satupun makmum membelakangi Imam.

Termasuk NW juga tidak membelakangi Imam. Tidak bisa masing masing menafsirkan menurut masing masing. Jika shalat menurut masing masing, maka tidak akan pernah ada shalat berjamaah.

Banyak contoh lain bisa disebutkan untuk menunjukkan tidak logis, ahistoris dan tidak realistisnya pendapat NW dalam memahami Islam. Jika pikiran NW diikuti, dan sesungguhnya tidak akan pernah diikuti, karena kebenaran menurut masing masing, maka tiada pemahaman yang terjadi, apalagi kesepakatan dalam beragama, bernegara dan dalam kehidupan. Konsekwensi pikiran NW adalah umat Islam sepanjang zaman hidup dalam fatamorgana kebenaran.

Umat Islam akan terombang ambing dalam pemahaman ajaran Islam. Kebenaran dalam pandangan NW hanya berlaku menurut diri masing masing.

Artinya, pikiran NW menjustifikasi segala bentuk kesesatan dan penyimpangan karena tidak pernah ada kebenaran objektif.
Penulis : Adnin Armas

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

.


http://nabimuhammad.info/retorika-subjektivisme-nusron-wahid/

Post has attachment
Syiah Jabar Janji Tak Adakan Perayaan Sesat Asyura

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ratusan massa perwakilan dari elemen dakwah dan ormas di Kota Bandung dan Jabar mendatangi Mapolrestabes Bandung dan Kantor Walikota Bandung, Jum’at (7/10/2016). Massa yang tergabung ini adalah mereka yang menamakan diri Pembela Ahlu Sunnah (PAS) Jabar

PAS yang didukung sejumpah Ormas Islam dan elemen dakwah seperti Dewan Dakwah, KODAS, Jundulloh ANAS, GARDAH, KORNI dan beberapa elemen dakwah mendatangi Mapolrestabes Bandung yang diterima oleh Kompol Haeruman selaku Kasat Intelkam Polrestabes Bandung, lansir percikaniman, (8/10/16).

Perwakilan Pas Jabar di Polrestabes Bandung

Dalam pertemuan tersebut Penasehat PAS Jabar yang juga pimpinan Dewan Dawah Jabar ustadz Roinul Balad memberikan Surat penolakan perayaan Asyura Syi’ah di Kota Bandung, Jawa Barata.

Surat penolakan tersebut juga disertai dengan melampirkan pula pernyataan dari MUI Provinsi serta Kemenag Provinsi Jawa Barat mengenai kesesatan Syi’ah.

Menanggapi hal tersebut Kesbangpol Kota Bandung menyampaikan bahwa hal tersebut sudah di antisipasi oleh pihak Pemkot dengan mengadakan pertemuan dengan semua pihak yang terkait. Iwan juga meyampaikan bahwa pihak yang selama ini merayakan asyura berjanji tahun ini tidak akan merayakannya.

Sumber : http://www.syiahindonesia.com/2016/10/menjelang-10-muharram-Syiah-jabar.html

Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

.

http://nabimuhammad.info/syiah-jabar-janji-tak-adakan-perayaan-sesat-asyura/

Post has attachment
Pertama Ahok Kafir, Kedua Tidak Kompeten Dan Koruptor. Itu Satu Paket !

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Setelah melihat reaksi umat Islam yang begitu besar atas penistaan Al Quran yang dilakukan Ahok, kini mulailah para kroni Dajjal bekerja dengan cara lain yang lebih halus. Apalagi Ahok sudah minta maaf meski yang ia akui kesalahannya bukanlah soal penistaan Al Quran. Ia minta maaf karena telah mebuat gaduh.

Itulah sebabnya antek antek itu mulai menggiring halus persepsi umat Islam, bahwa yang paling esensial dari sebuah jabatan pempimpin adlah soal kompetensi atau kemampuan.

Maka sejumlah data digelontorkan oleh orang orang yang kita kenal sebagai linknya Joko dan Ahok. Salah satunya adalah Eep Saefullah Fatah. Kita kenal Eep sebagai konseptor politik joko-ahok pada pilgub 2012 lalu yang menghasilkan kemenangan buat mereka. Dan kemudian berlanjut pada pilpres 2014.

Dengan bahasa yang halus, logis dan terstruktur Eep mencoba ‘membangun kesadaran umat’. Bahwa yang lebih penting adalah Ahok tidak kompeten dalam mengurus Jakarta. Sejumlah data ia kemukakan.

Eep mengatakan bahwa :

“Siapakah yang paling diuntungkan jika Pilkada Jakarta terlalu digenangi (sekali lagi, “terlalu digenangi”) isu SARA? Jawabannya buat saya terang benderang : Basuki Tjahaja Purnama.
Kenapa? Sebab pukulan terberat buat ybs adalah bahwa yang ybs inkompeten sebagai Gubernur, bukan fakta bahwa ybs adalah Tionghoa dan non-Muslim”

Perhatikan, itu kalimat bersayap yang biasa digunakan oleh orang orang sekuler. Yang ingin memisahkan antara ‘kehidupan bernegara, kehidupan duniawi’ dengan ‘kehidupan akhirat’.

Karena bagaimanapun :

Pertama, seorang mukmin dalam kondisi apapun harus melibatkan Islam dalam hidupnya. Jadi dalam memilih pemimpin yang PERTAMA harus dilihat adalah agamanya. Itu POINT YANG UTAMA.

Kedua : fakta bahwa Ahok tidak kompeten sebagai gubernur, itu adalah fakta YANG IKUT MEMBERATKAN kita untuk tidak memilih Ahok.

Ketiga : korupsi yang dilakukan Ahok adalah fakta yang harus membuat Ahok HABIS KARIER POLITIKnya selamanya.

Jadi jelas, Ahok Kafir dan tidak kompeten juga koruptor, adalah satu paket.

Kita tidak bisa memisah misahkannya. Dalam kasus Ahok, memisahkan antara yang kesatu dengan kedua dan ketiga adalah bagaikan BERJALAN DENGAN SATU KAKI.

Yang jangankan berlari, berjalan saja susah.

Karena kalau kita HANYA BICARA prestasi, lha, sejak awal kan memang sudah disebarkan pada masyarakat, bagaimana bobroknya kinerja Ahok.

Kekacauan anggaran sebagi fakta yang disodorkan Eep, bukan fakta baru. Tanpa dia tulis, hal itu sudah kita ketahui bersama.

Apalagi kalau Eep katakan dengan fakta kekacauan anggaran, maka petahana mudah terpojok.

Ah, jangankan soal kekacauan anggaran yang remeh, soal reklamasi yang mentedot trilyunan rupiah saja, belum tentu bisa membuat Ahok tumbang.

Belum lagi fakta Ahok main gusur rumah warga, dan sejumlah kasus korupsi spt Transjakarta, Taman BMW, Sumber Waras, Panama Paper dst.

Karena kekuasaan dan uang yang melingkupi Ahok, sungguh luar biasa besarnya. Jangan naif, kali ini kita menghadapi kekuatan ‘Dajjal‘ yang amat kuat. Sehingga kita butuh kaki yang lengkap agar kuat berlari.

Ahok kafir dan tidak kompeten lagi koruptor. Itu fakta yang rangkai merangkai. *



Wallahu a’lam bishowab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ♥ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ♥ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ♥ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ♥ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ




http://nabimuhammad.info/pertama-ahok-kafir-kedua-tidak-kompeten-dan-koruptor-itu-satu-paket/
Wait while more posts are being loaded