Profile cover photo
Profile photo
Mohammad Mahpur
173 followers -
Belajar empati dan berbuat baik tidak hanya untuk dir sendiri, pun orang lain
Belajar empati dan berbuat baik tidak hanya untuk dir sendiri, pun orang lain

173 followers
About
Posts

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Konvensi Pendidikan Indonesia VI di Kediri, Ikhtiar Menumbuhkan Pendidikan yang Mencerahkan

Ketika para Guru dan Praktisi Pendidikan (Gila) berkumpul, sepertinya kami sedang demonstrasi tetapi dengan wadah yang lebih cerdas. Kami tidak perlu turun jalan, toh percuma. Duduk saling menginspirasi, lalu lahirkan semangat perubahan dan komitmen pendidikan yang mencerahkan. Berikut secuil reportase kampus desa yang turut ambil bagian ngangsu kawruh di OLDWA (Ojo Leren Dadi Wong Apik)

Reportase 1 oleh Mahalasari di http://kampusdesa.or.id/konvensi-pendidikan-indonesia-gila/

Reportase 2 oleh Yuli Wusthol di http://kampusdesa.or.id/ribuan-inspirasi-membanjiri-konvensi-pendidikan-indonesia-vi/

@bloggernusantara
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Post has attachment

News | Kampus Desa Indonesia

Menulis, Salah Satu Cara Keluar dari Jebakan Psikologis

Mengawali membuat kalimat pembuka amat sulit bagi penulis pemula. Ketakutan di sana sini juga godaan yang akhirnya kita tidak menulis. Wele-weleh, kalau dipanjangkan masalahnya, selalu ada saja persoalan cara menjadi penulis. Gini saja deh, tidak usah tedeng aling-aling, merdekakan diri Anda lalu ketik atau ambil pena dan menulislah tanpa bayang-bayang kesalahan. Selamat merdeka untuk menulis.

Simak catatan kecil saya paska workhsop di http://kampusdesa.or.id/menulis-salah-satu-cara-keluar-dari-jebakan-psikologis/ +Islam Nusantara +Blogger Nusantara
Add a comment...

Post has attachment
Masyarakat Kampung Bertanya, Benarkah Pancasila Tanda Tanya?

Pengenalan Pancasila sebagai kekuatan jiwa bangsa, apakah tidak luput dari keraguan? Saat berbenturan dengan iman, Pancasila dianggap berhala, termasuk bendera. Kesemuanya menjadikan musyrik. Tetapi, Pancasila merupakan ideologi yang terbukti mengikat bangsa ini menjadi satu dalam keanekaragaman dari Sabang sampai Merauke. Apakah Pancasila sudah benar tercamkan di mentalitas anak bangsa? +Blogger Nusantara


http://kampusdesa.or.id/masyarakat-kampung-bertanya-benarkah-pancasila-tanda-tanya/
Add a comment...

Post has attachment
News | Kampus Desa Indonesia
Politik Perlu Belejar Sepak Bola

Gaduh politik seperti gejala sindrom kuasa. Tidak hanya mencuri start. Para politisi mengoyak batin masyarakat untuk menciptakan kelatahan kuasa. Hasrat diri dicemarkan menjadi virus komunal dan dijadikam sebagai tontonan publik. Di sinilah politik tidak ada seni. Belajarlah dari sepakbola, mereka bertarung dalam sportifitas. Kebencian yang mengancam orang lain harus disingkirkan dan tidak ada yang melawan kecuali tetap pada koridor hukum.

Simak tulisan renyah Luthfi Hamdani di https://goo.gl/sFTvSw

Kampusdesa.or.id menerima tulisan atau menjadi pengajar online melalui tulisan atau video. Selengkapnya hubungi admin
Add a comment...

Post has attachment
Add a comment...

Guru Digugu lan Ditiru

Bila ada orang yang sengaja untuk mengadakan survei tentang seorang guru yang tidak mengenali dirinya bahwa dia guru, maka jawabannya “mungkin” ada.

Kok bisa ? Simak tulisan pak Guru Ahmad Rasyid yang mengulas sudut pandang profesi seorang guru di >>>http://kampusdesa.or.id/guru-digugu-lan-ditiru/ +Kampus Desa Indonesia +Blogger Nusantara
Add a comment...

Post has attachment
Generasi Zaman Now Wajib Cerdas, Pesan Panglima TNI

Suatu contoh, kalau anak-anak ini suka bermain mercon ces-dor, mereka bisa didekati melalui media sampai menjadi terobsesi mercon ces-dor yang berhulu ledak tinggi. Saat terobsesi, niscaya mereka akan langsung menjadi agen serigala tunggal. Salah satu ringkasan pembicaraan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Masjid Sabilillah Malang kemarin. +Islam Nusantara +BloggerNgalam +Ragam Nusantara +Nusantara

Add a comment...
Wait while more posts are being loaded