Profile cover photo
Profile photo
Mamat Munandar (matmund)
192 followers -
Profile Lengkap Mamat Munandar
Profile Lengkap Mamat Munandar

192 followers
About
Posts

Post has attachment
SEOMuda
SEOMuda
seomuda.id

Post has attachment
SEOMuda
SEOMuda
seomuda.id

Mengutip pernyataan ZA Maulani, Mantan Kepala BAKIN (sekarang BIN) era Habibie. "Tuhan itu yang dipentingkan oleh kita dan kita didominir olehnya", sebutnya.

Dapat disimpulkan, kata siapa Atheis itu tidak bertuhan? Selama ada yang dipentingkan dan yang mendominir dalam hidupnya, yaitulah tuhan mereka.

Kalau materi jadi sesuatu yang dipentingkan dan bahkan didominir olehnya, kalau bahasa politiknya, bergerak karena ada kepentingan, dan tidak ada kepentingan politik yang tidak bermotif ekonomi, di zaman sekarang.

JADI SIAPAKAH TUHAN?

*Semoga setiap langkah kita diniatkan karena Alloh semata dan kita ikhlas menjalani seluruh kehidupan ini semata-mata hanya untuk mencari ridho Alloh SWT.
Add a comment...

Pihak Komunis, dalam hal ini Darsono, pernah menuduh Tjokroaminoto menggelapkan dana partai untuk memperkaya diri sendiri. Istilah "Mentjokro" sempat dipopulerkan sebagai kata ganti "menyeleweng."

Begitupun dengan tuduhan akun @Sahal_AS dan @RifanPercos di twitter yang menuduh Jon Riah Ukur sebagai pembohong dan pembuat fitnah. Oleh kedua akun tersebut, istilah "men-Jonru" sempat dipopulerkan sebagai kata ganti "memfitnah".

Jadi, siapakah Ahmad Sahal dan Rifan Heriyadi sang pemilik kedua akun tersebut? ‪#‎IdeYangMirip‬ ‪#‎NahLoh‬ ‪#‎KokSama‬
Add a comment...

Apa yang disebut dengan Piagam Djakarta, sebenarnya tidak lain dan tidak bukan adalah perumusan Pancasila yang pertama kali oleh pemimpin-pemimpin Indonesia dalam sejarah persiapan pembentukan Republik Indonesia.

Sayangnya, proses sejarah itu, tidak dituliskan dalam Sejarah Indonesia secara terbuka. Bahkan, sebaliknya terjadi peniadaan peran Ulama dalam proses melahirkan Indonesia memiliki Dasar Negara Pancasila dan UUD 1945.

Padahal, realitas sejarahnya mungkinkah tanpa persetujuan para Ulama, terjadi perumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 seperti yang dimiliki bangsa Indonesia hingga sekarang.

Umat Islam menerima Pancasila adalah karena pertimbangan-pertimbangan yang asasi, yakni karena asas Islam dapat menerima Pancasila. Mengapa?

Dimata seorang Muslim, perumusan Pancasila bukan kelihatan apriori sebagai satu "barang asing" yang berlawanan dengan ajaran Al-Qur'an. Tapi ini tidak berarti bahwa Pancasila itu sudah identik atau meliputi semua ajaran-ajaran Islam.

Pancasila memang mengandung tujuan-tujuan Islam, tetapi Pancasila itu bukanlah berarti Islam. Kita berkeyakinan, bahwa diatas tanah dan iklim Islamlah, Pancasila akan hidup subur.

Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Pembukaan UUD 1945, dapat diberikan arti Ketuhanan Yang Maha Esa dengan kewajiban melaksanakan Syariat Islam bagi umat Islam, sehingga dengan dasar itu dapat diciptakan perundang-undangan bagi para pemeluk agama Islam yang disesuaikan dengan Syariat Islam. #ApiSejarah
Add a comment...

Post has attachment

Post has attachment

Post has attachment

Post has attachment
Biasa mewawancara, sekarang giliran diwawancara. Bersama mahasiswi UIN SGD BDG bicara soal Program KB.
Photo
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded