Profile

Cover photo
HM Soeharto
Worked at Pemerintah Republik Indonesia
Attended Sekolah Dasar (SD) Desa Puluhan, Godean
Lives in Jalan Cendana, Jakarta Pusat
127 followers|758,768 views
AboutPostsPhotosYouTube+1's

Stream

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Peringati Hari ABRI, Presiden Soeharto: Kita Harus Berani Mengatakan yang Benar Adalah Benar dan yang Salah adalah Salah [1]   RABU, 5 OKTOBER 1988 Pagi ini Presiden Soeharto bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara peringatan Hari ABRI ke-43 yang…
 ·  Translate
1
Add a comment...

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Presiden Soeharto Menyatakan Duka Cita Atas Wafatnya Sultan Hamengkubuwono IX di Washington [1]   SENIN, 3 OKTOBER 1988 Sehubungan dengan wafatnya Sultan Hamengkubuwono IX di Washington DC, Amerika Serikat, hari ini Presiden atas nama keluarga, pemerintah…
 ·  Translate
1
Add a comment...

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Presiden Soeharto Mengadakan Pembicaraan Resmi Dengan Kanselir Helmut Kohl[1]   MINGGU, 2 OKTOBER 1988 Pada jam 09.30 pagi ini Presiden Soeharto mengadakan pembicaraan resmi dengan Kanselir Helmut Kohl di Istana Merdeka. Pembicaraan dibagi atas dua babak.…
 ·  Translate
1
Add a comment...

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Presiden Soeharto Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila [1]   SABTU, 1 OKTOBER 1988 Pukul 08.00 pagi ini Presiden Soeharto bertindak sebagai Inspektur Upacara pada acara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen…
 ·  Translate
1
Add a comment...

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Presiden Soeharto Menerima 45 Donor Darah yang Telah Menyumbang Darah 75 Kali [1]   SENIN, 19 SEPTEMBER 1988 Pada jam 10.00 pagi ini, bertempat di Istana Merdeka, Kepala Negara menerima pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) dan 45 donor darah yang telah…
 ·  Translate
1
Add a comment...

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Membuka Raker Deparpostek, Presiden Soeharto: Indonesia Perlu Meningkatkan Citra Pariwisata [1]   KAMIS, 15 SEPTEMBER 1988 Pukul 10.00 pagi ini, Presiden Soeharto membuka Rapat Kerja Departemen Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi di Bina Graha. Dalam…
 ·  Translate
1
Add a comment...

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Presiden Soeharto Menerima Laporan Perkembangan Gerakan Non Blok [1]   RABU, 14 SEPTEMBER 1988 Selama satu jam lebih, pada pukul 10.00 pagi ini Presiden Soeharto menerima Menteri Luar Negeri Ali Alatas di Bina Graha. Ali Alatas menghadap Kepala Negara…
 ·  Translate
1
Add a comment...
Have him in circles
127 people
Fajar Pratama's profile photo
Aguseka Harya's profile photo
ayin soehadi's profile photo
posyantek cengkareng's profile photo
Prapto Subagyo's profile photo
Adang Ramdan's profile photo
BOUNTY VOLVO's profile photo
Eko Purwanto's profile photo
Ali Reahan's profile photo

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Sebagai Hasil Pembicaraan Presiden Soeharto-Kanselir Helmut Kohl, Standar Eletrik Lorenz Menggunakan Sistem Telpon Digital[1]   SENIN, 3 OKTOBER 1988 Sebagai hasil pembicaraan antara Presiden Soeharto dengan Kanselir Helmut Kohl, sebuah perusahaan Jerman,…
 ·  Translate
1
Add a comment...

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Presiden Soeharto Menyambut Kedatangan Kanselir Jerman Barat[1]   SABTU, 1 OKTOBER 1988 Pada jam 15.30 sore ini Presiden dan Ibu Soeharto menyambut kedatangan Kanselir Jerman Barat dan Nyonya Helmut Kohl dalam suatu upacara kebesaran militer di halaman…
 ·  Translate
1
Add a comment...

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Yayasan Supersemar Memberikan Thesis/Disertasi Untuk 259 Mahasiswa Pasca Sarjana [1]   SENIN, 26 SEPTEMBER 1988 Yayasan Supersemar yang dipimpin oleh Presiden Soeharto telah memberikan beasiswa kepada 259 mahasiswa pascasarjana, 14 orang diantaranya…
 ·  Translate
1
Add a comment...

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Presiden Soeharto Menginstruksikan Agar Tidak Ada Peluang Over Cost Run Dalam Pelaksanaan Tender  [1]   SABTU, 17 SEPTEMBER 1988 Bertempat di Bina Graha, hari ini Kepala Negara menerima Menko Ekuin Radius Prawiro dan Menteri/Sekretaris Negara Moerdiono.…
 ·  Translate
1
Add a comment...

HM Soeharto

Shared publicly  - 
 
Sidang Kabinet, Wapres Sudharmono Melaporkan 8.140 Pengaduan Masyarakat Melalui Tromolpos 5000 [1]   RABU, 7 SEPTEMBER 1988 Didalam sidang hari ini, Wakil Presiden Sudharmono melaporkan bahwa sejak dibuka pada bulan April yang lalu sarnpai 3 September…
 ·  Translate
1
Add a comment...
People
Have him in circles
127 people
Fajar Pratama's profile photo
Aguseka Harya's profile photo
ayin soehadi's profile photo
posyantek cengkareng's profile photo
Prapto Subagyo's profile photo
Adang Ramdan's profile photo
BOUNTY VOLVO's profile photo
Eko Purwanto's profile photo
Ali Reahan's profile photo
Work
Occupation
Presiden Republik Indonesia ke-2
Employment
  • Pemerintah Republik Indonesia
    Presiden, 1966 - 1998
  • TNI
    Kopral, 1940
    Pada 1 Juni 1940, ia diterima sebagai siswa di sekolah militer di Gombong, Jawa Tengah. Setelah enam bulan menjalani latihan dasar, ia tamat sekolah militer sebagai lulusan terbaik dan menerima pangkat kopral. Ia terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong serta resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945
  • Koninklijke Nederlandsch-Indische Luchtvaart Maatschappij
    Sersan, 1942
    Pak Harto bergabung dengan pasukan kolonial Belanda, KNIL. Saat Perang Dunia II berkecamuk pada 1942, ia dikirim ke Bandung untuk menjadi tentara cadangan di Markas Besar Angkatan Darat selama seminggu
  • PETA
    letnan kolonel
    Setelah berpangkat sersan tentara KNIL, dia kemudian menjadi komandan peleton, komandan kompi di dalam militer yang disponsori Jepang yang dikenal sebagai tentara PETA, komandan resimen dengan pangkat mayor, dan komandan batalyon berpangkat letnan kolonel.
  • APRIS
    Komadan APRIS
    Setelah Perang Kemerdekaan berakhir, Pak Harto tetap menjadi Komandan Brigade Garuda Mataram dengan pangkat letnan kolonel. Pak Harto memimpin Brigade Garuda Mataram dalam operasi penumpasan pemberontakan Andi Azis di Sulawesi. Kemudian, Pak Harto ditunjuk sebagai Komadan APRIS (Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat) Sektor Kota Makassar yang bertugas mengamankan kota dari gangguan eks KNIL/KL
  • TNI
    Komandan Brigade X, 1949
    Pada 1 Maret 1949, Pak Harto memimpin serangan umum yang berhasil menduduki Kota Yogyakarta selama enam jam. Inisiatif itu muncul atas saran Sri Sultan Hamengkubuwono IX kepada Panglima Besar Soedirman bahwa Brigade X pimpinan Letkol Soeharto segera melakukan serangan umum di Yogyakarta dan menduduki kota itu selama enam jam untuk membuktikan bahwa Republik Indonesia (RI) masih ada.
  • TNI
    Komandan Resimen, 1953
    Pada usia sekitar 32 tahun, tugasnya dipindahkan ke Markas Divisi dan diangkat menjadi Komandan Resimen Infenteri 15 dengan pangkat letnan kolonel (1 Maret 1953).
  • TNI
    Kepala Staf Panglima Tentara dan Teritorium IV Diponegoro, 1956
    Pada 3 Juni 1956, ia diangkat menjadi Kepala Staf Panglima Tentara dan Teritorium IV Diponegoro di Semarang.
  • TNI
    pejabat Panglima Tentara, 1957
    Pak Harto diangkat sebagai pejabat Panglima Tentara dan Teritorium IV Diponegoro. Pada 1 Januari 1957, pangkatnya dinaikkan menjadi kolonel.
  • TNI
    Deputi I Kepala Staf Angkatan Darat, 1960
    Pada usia 38 tahun, Pak Harto mengikuti kursus C SSKAD (Sekolah Staf dan Komando AD) di Bandung dan pangkatnya dinaikkan menjadi brigadir jenderal pada 1 Januari 1960. Kemudian, diangkat sebagai Deputi I Kepala Staf Angkatan Darat di usia 39 tahun.
  • TNI
    Panglima Kohanudad, 1961
    Pada 1 Oktober 1961, jabatan rangkap sebagai Panglima Korps Tentara I Caduad (Cadangan Umum AD) yang telah diembannya ketika berusia 40 tahun bertambah dengan jabatan barunya sebagai Panglima Kohanudad (Komando Pertahanan AD)
  • TNI
    Atase Militer Republik Indonesia, 1961
    Pada tahun 1961 tersebut, ia juga mendapatkan tugas sebagai Atase Militer Republik Indonesia di Beograd, Paris (Perancis), dan Bonn (Jerman).
  • TNI
    Panglima Komando Mandala, 1962
    Di usia 41 tahun, pangkat Pak Harto dinaikkan menjadi mayor jenderal (1 Januari 1962) dan menjadi Panglima Komando Mandala Pembebasan Irian Barat dan merangkap sebagai Deputi Wilayah Indonesia Timur di Makassar.
  • TNI
    Panglima Kostrad, 1962 - 1965
    Sekembalinya dari Indonesia Timur, Pak Harto yang telah naik pangkat menjadi mayor jenderal, ditarik ke markas besar ABRI oleh Jenderal A.H. Nasution. Di pertengahan tahun 1962, Soeharto diangkat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) hingga 1965.
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
Jalan Cendana, Jakarta Pusat
Links
Other profiles
Contributor to
Story
Tagline
Menggapai Tinggal Landas
Introduction
HM Soeharto Presiden Republik Indonesia kedua setelah Presiden Soekarno.
Bragging rights
Serangan Umum 1 Maret, Operasi Mandala, Penumpasan G30S/PKI, Swasembada Beras
Education
  • Sekolah Dasar (SD) Desa Puluhan, Godean
  • SD Pedes (Yogyakarta)
    Pindah Sekolah SD lantaran ibu dan ayah tirinya, Pramono pindah rumah ke Kemusuk Kidul.
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah
    Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah di Kemusuk, Yogyakarta
  • Koninklijk Nederlands Indisce Leger (KNIL)
    1942
    KNIL adalah tentara kerajaan Belanda
Basic Information
Gender
Male
Other names
Pak Harto, Soeharto, The Smiling General
HM Soeharto's +1's are the things they like, agree with, or want to recommend.
TMII Sebagai Sekolah Alam Pendidikan Karakter Bangsa
astrijalanjalan.blogspot.com

Tugu Api Pancasila TMII Foto : Koleksi Pribadi Pertama kali memasuki pintu gerbang utama KalamakaraTaman Mini Indonesia Indah terlihat Tugu

Pusaka bagi Anak Negeri
ririnhandayani.blogspot.com

Sasha, si sulung, dalam balutan busana Minangkabau :) Hanya berbeda satu generasi, tapi saya merasakan perbedaan yang sangat signifikan anta

Soeharto
plus.google.com

Soeharto : "Menggapai Tinggal Landas"