Profile

Cover photo
Verified name
Felix Siauw
Works at re-Establishment of Syariah-Khilafah
Attended Institut Pertanian Bogor
Lived in Jakarta, Indonesia
276,021 followers|59,579,278 views
AboutPostsPhotosYouTubeReviews

Stream

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
Sebagai anak yang lahir padah tahun 1980-an, saya nggak punya banyak pilihan dalam hiburan, internet belum masuk di kota Palembang hingga sekitar 1997-an, paling video VHS yang bisa disewa, itupun mahal dan nggak selalu ada, bisa dinikmati mungkin hanya oleh orang-orang kaya saja. Jadi pilihan satu-satunya yang paling hemat tentu TV, itupun kalau beruntung bisa lihat tetangga yang punya parabola

Sinetron belum sebanyak sekarang, kebanyakan acara di TV adalah seri luar negeri yang dialihbahasakan, ada juga yang langsung ditayangkan dalam bahasa aslinya dengan subtitle, dan tentu yang paling favorit diantaranya adalah MacGyver

MacGyver diceritakan sangat cerdas, mampu mengatasi seluruh masalah dengan apapun yang ada disekitarnya. Ia tak pernah mengandalkan fisik, tapi otaknya jalan. Selotip, peniti, kawat dan, esbatu bisa jadi pemantik-terkendali-waktu, apalagi kalau sudah ketemu deterjen, garam dapur dan peralatan bengkel, MacGyver bisa menyulapnya jadi bom atau pesawat terbang

Apa yang saya pikirkan waktu itu? "ini gueee bangeeeet!". Jadilah semenjak itu saya fans unofficial MacGyver. Dari gaya rambut sampai cara berpikir ditiru, dan prestasi terbesar saya adalah berhasil membuka kunci lemari hanya dengan 2 peniti, karena stick game Nintendo waktu itu disimpan karena terlalu seringnya main game.

Tidak hanya kunci lemari yang dibuka, tapi semua yang disampaikan di film itu saya tiru, bahwa MacGyver tidak suka menggunakan senjata api, melindungi wanita, sampai menyenangi Amerika dan segala yang ada bersamanya

Bila suatu waktu MacGyver batal ditayangkan karena sesuatu, itu sudah cukup membuat saya lunglai seharian, harus menunggu lagi pekan depan untuk menyaksikan aksi MacGyver dan sederet kelihaian akalnya.

Dan bila saya ditanya, siapa yang berpengaruh besar terhadap pembentukan masa kecil saya, mungkin MacGyver itu

Itulah pembentukan karakter, salah satunya lewat patron (contoh). Karakter dibentuk lewat cerita, berulang-ulamg. Awalnya hanya sekedar kekaguman, kemudian jadi meniru, lalu mendarah-daging karena dengan meniru fisik sebenarnya seseorang juga meniru cara berpikir. Apabila cara berpikir sudah dikopi, selesai. Karakter terbentuk

Sekarang saya sudah jadi seorang Muslim, MacGyver pun sudah berhenti tayang, saya menemukan idola baru untuk ditiru, bahkan banyak karakter baru untuk dijadikan sebagai patron dalam kehidupan. Nabi Muhammad tentu saja menjadi teladan utama

Namun bila saya ditanya, siapa yang betul-betul mempengaruhi diri saya pasca jadi seorang Muslim setelah Rasulullah Muhammad? Saya menjawab pasti, dialah Sultan Muhammad Al-Fatih, pembebas Konstantinopel

Dari Muhammad Al-Fatih saya mempelajari keyakinan yang teguh berdasar iman, kekuatan tekad, berani karena benar, kekerasan niat, usaha yang tak pudar, penyerahan total pada Allah, hormat pada ulama, kasih sayang pada keluarga, ketegasan pada tentara, dan teladan bagi yang lainnya.

Maka saat menulis tentang Muhammad Al-Fatih, tanpa sadar kekaguman itu berubah menjadi meniru, dan akhirnya karakter Muhammad Al-Fatih yang dituliskan itu mendarah daging dalam diri saya, membentuk saya menjadi Muslim yang sama sepertiny insyaAllah.

Karena itu membaca, menonton, mendengar cerita itu adalah cara termudah mentransfer karakter dalam diri seseorang

Permasalahannya, anak-anak kita yang sekarang. Mereka punya bioskop sampai youtube yang bisa mereka akses di HP, mereka juga punya bacaan komik sampai pornografi yang sangat mudah diakses, cerita khayalan sampai cerita ksatria dimanapun tertebar. Hanya apa pilihan kita untuk memasukkan karakter Islami yang kita inginkan pada mereka?

Hampir-hampir tidak ada!

Itulah keresahan saya dan tim AlFatih Studios​, bahwa anak-anak kita tidak memiliki pilihan buku yang baik, novel yang mendidik, cerita yang tidak hanya menarik, tapi mampu membangkitkan semangat Islami pada diri generasi pelanjut peradaban Islam

Juga orangtua mereka yang harusnya mampu mengenal tokoh-tokoh Islam lalu memceritakannya pada anak-anak mereka. Menjadikan tokoh-tokoh Islam ini sebagai patron bagi diri mereka sendiri yang pada gilirannya menjadi teladan bagi anak-anak mereka

Proyek besar ini kami mulai di @alfatihstudios, menjadikan Muhammad Al-Fatih sebagai patrpn bagi generasi muda, sebelum orang lain atau agama lain mengambil anak-anak kita dengan patron dan teladan khayali yang mereka buat

Buku-buku kami mengenai Al-Fatih ini memang tidak sempurna tapi setidaknya kami sudah memulainya. Kedepan, ada banyak rencana yang kami buat untuk mengangkat tokoh-tokoh Islam bagi generasi muda, agar karakter mereka menjadi karakter kita juga, karakter seorang Muslim layaknya Muhammad saw

Mari bersama mewujudkan semuanya

Akhukum
@felixsiauw
 ·  Translate
385
19
CANDRA CIPTO Rahayu's profile photoHardi Amir's profile photoRD Z.'s profile photoAyunda Usman's profile photo
22 comments
 
Astagfirullah,,,,,sy telah membiarkan pola pikir anak di disusupi tontonan dan tuntunan di luar Islam,,,,Pelihara kami Ya Allah,,,,
 ·  Translate
Add a comment...

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
elu lelaki? datengi dia, datengi ayahnya, tentuin tanggal, nikah | jangan diem aja, jangan ngomong cinta aja, kalo serius, jalan dong! :D

"ngomong aja enak, yang praktek susah" | karena susah itu makanya gak banyak lelaki sejati, kalo mudah ya cuma dapet kipas angin :D

"emang nikah gampang!" | lha iya, tapi kalo cuma pacaran doang, lu malah bikin nikah tambah susah, malah ngajarin maksiat? iya apa iya? :)

elu lelaki? jangan curhat terus, negosiasi ke ayahnya, ambil hati ibunya | kalo mau lanjut, kalo nggak cari yang lain, buat keputusan :D

elu lelaki? jangan ngomong sayang-sayangan kalo lu belum siap nikah | jangan bilang serius kalo nyiapin diri lu aja lu nggak serius :)

elu lelaki? belajar dulu gimana Rasulullah contohin jadi pemimpin diri dan rumah tangga | bukan belajar pacaran dan ajarin maksiat

elu lelaki kan? bukan drama queen? stop akting deh | kalo lu lemah begini, gimana nanti keluarga yang lu pimpin? :D

elu lelaki kan? bertindaklah kayak lelaki, buat keputusan, istiqamah dalam keputusan | benar dalam berlisan, santun dalam akhlak, ituu..

elu lelaki kan? pahami lu harus lebih dari istrimu nanti | lebih paham agama, lebih paham ilmu hidup, lebih mampu menanggung beban :)
 ·  Translate
820
99
Mumu lee's profile photorhisna zyriris's profile photoIsah Syahbana's profile photosyahida yasya moeniri's profile photo
77 comments
 
Ahhh lambemu
Add a comment...

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
Maghrib ini, 23/04/15 di Masjid Baitul Ihsan Bank Indonesia, Jakarta, ustadzana KH. Hafidz Abdurrahman​ mengisi di Majelis CQ​

bahasan beliau tentang Al-Qur'an: Way Of Life, yuk nambah ilmu dan nambah akhlak, hadiri kajian beliau :)
 ·  Translate
262
2
Nengrum Neng's profile photoNelson oniel's profile photoOrisky Sitra's profile photoHeru Khoeruddin's profile photo
6 comments
 
Oijh
Add a comment...

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
tampilan website hijabalila.com yang barusan dipermanis :) | semoga jadi jalan syiar ya +Hijab Alila  :D 
 ·  Translate
233
HJ Maria Alkiftia's profile photoanggie febrianti's profile photoRachmat Sujono's profile photoDiana Shot's profile photo
8 comments
 
Assalam
Add a comment...

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
"Al-Islamu mahjubun bi Al-Muslimin"
terkadang Islam itu terhalang oleh Muslim

kebenaran itu tetap kebenaran serapat apapun ditutup dan disembunyikan

hanya saja kita seringkali menjadi penghalang kebenaran karena sikap yang tak baik, sikap yang tak etis

bagaimanapun manusia melihat akhlak sebelum ditunjukkan kebenaran dan menerimanya

karenanya Rasulullah itu memiliki akhlak yang agung, memesona dan menarik, santun dan sangat perhatian karena sayangnya pada manusia

sayangnya kita berdakwah seringkali menyalahkan sebelum memahami, menyesatkan tanpa ada komunikasi sebelumnya

lalu bagaimana kebenaran ini akan diterima? sedangkan kita malah menjauhkan manusia dengan lisan dan tulisan yang tak etis

menasihati itu perlu cara dan wasilah, maka menasihati mukmin, yang bukan mukmin, beda cara dan etikanya, lihat bagaimana Nabi menasihati sahabat yang salah dalam shalatnya hingga sahabat tadi mengatakan: "aku tak pernah melihat orang yang lebih lembut dan penuh kasih dalam menasihati kecuali Rasulullah"

masyaAllah

kita menjadi penghantar Islam bagi manusia, ataukah karena kita Islam terhalang dari manusia?

Allahummaghfirlana...
 ·  Translate
646
28
Annis Chairunissa's profile photoMaft Maftuhin's profile photosheti maryam's profile photoIbnu'Algi Aqilah Azam's profile photo
28 comments
Miss Lo
 
Betul tu
Add a comment...

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
1. dalam pandangan Islam, khamr (miras), adalah bagian daripada dosa | dan tidak hanya dosa biasa, tapi bagian dari dosa besar

2. Allah berfirman | Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya itu terdapat dosa besar.." (QS 2:219)

3. tidak hanya dosa besar, bahkan khamr adalah induk segala dosa | dosa besar yang paling besar, karena memancing dosa lainnya

4. "khamar adalah induk kejahatan dan paling besarnya dosa-dosa besar.." (HR Thabrani) | naudzubillah, keras sekali peringatan Rasulullah

5. mengapa? karena khamr menghilangkan akal, dan bila akal sudah hilang | tak ada bedanya manusia dengan hewan, sama tak berpikir

6. maka wajar bila dalam keadaan mabuk, hilang akal, banyak kriminal terjadi | karena pelakunya sudah tidak lagi menyadari, tidak berakal

7. bagi yang beriman, cukup larangan Allah dan Rasul, mereka dengar dan taat | tapi kaum bebal susah, walau faktanya miras sangat merusak

8. padahal secara logika dan realitas pun, khamr ini sangat mengerikan | hanya saja kekuatan pemilik modal memang bisa membeli apapun

9. khamr itu berhubungan dengan kriminal, semakin tinggi konsumsi khamr | maka makin tinggi pula tingkat kriminalitas

10. selain kriminal, juga memperburuk kesehatan | minum alkohol, sebetulnya tindakan merusak tubuh 

11. wajar mereka selalu bersama ALCOHOL, SEX, CRIME | memang tiga sekawan ini tak terpisahkan 

12. lha, secara historis, empiris, dan normatif jelas mengerikan, merugikan, dan dosa besar | sangat aneh bila ada yang ingin melegalkan

13. karena didesak pengusaha miras, ingin dilegalkan sebagaimana eropa? | dan serampangan menafikkan semua fakta dan data statistik?

14. apalagi beralasan bahwa melarang miras jangan dikaitkan agama | hal begini biasa dilakukan oleh yang tak beragama

15. apalagi beralasan ini Indonesia berdasar NKRI dan UUD, bukan negara agama | padahal mayoritas Indonesia adalah Muslim?

16. bagi seorang Muslim, saat dia bersyahadat, semua urusan agama | mulai dari hal paling kecil, apalagi hal yang besar

17. tapi, beginilah bila para pemimpin tidak mengetahui Islam | pola pikirnya pun bukan halal-haram, tapi manfaat, itupun kapitalistik

18. dalam sistem kapitalis, asalkan menghasilkan uang | miras yang merusak pun akan diusahakan dilegalkan 

19. dan harusnya ini jadi pelajaran bagi kita, benarnya nasihat Allah dan Rasul-Nya | ambillah pemimpin yang mengerti agama, yang beriman

20. ambillah pemimpin yang amanah, yang takut pada Allah | karenanya, ia menerapkan pula aturan Allah, yang paling memahami manusia

21. solusi ummat itu "pemimpin yang amanah" yang menerapkan "sistem yang amanah" | kembali pada Al-Qur'an dan As-Sunnah secara menyeluruh
 ·  Translate
749
69
Anhar Suhfi's profile photoWasiatul Maghfiroh's profile photoandre smile's profile photoGusti Imansyah's profile photo
54 comments
 
“AL-KHILAFAH” adalah janji Allah kepada ummatNya dalam Al-Qur'an :

Allah telah menjanjikan kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan mengerjakan amal saleh, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Dia ridhai (Islam). Dan Dia benar-benar akan mengubah (keadaan) mereka, setelah berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Tetapi barang siapa (tetap) kafir setelah (janji) itu, maka mereka ifulah orang-orang yang fasiq. (Surah An-Nur : 55)

Ada dua orang anak dijanjikan ayahnya “Nak... jika kalian lulus dan nilai kalian baik maka ayah akan beri kalian mobil.”

Anak yang pertama sibuk memenuhi syaratnya dengan belajar semakin rajin, siang dan malam, tidak pernah memikirkan mobil, tidak bicara masalah mobil,tidak berdiskusi masalah mobil, maka pada waktunya ujian, dia lulus dengan nilai yg baik.

Anak yang kedua sibuk pergi ke showroom mobil, lihat-lihat, tanya harga, mencoba duduk di joknya, dll. Setiap hari tidak pernah belajar, hanya sibuk membicarakan mobil. Maka pada waktunya ujian dia tidak lulus, karena nilainya jelek.

Begitulah “Al-Khilafah”... ada orang yang sibuk mempropagandakan, mengkampanyekan, membicarakan, mendiskusikan tetapi lupa untuk berusaha memenuhi syaratnya. Kemana-mana selalu bilang “khilafah harga mati” tapi tidak berusaha mempersiapkan ummat yang hendak menyambut & memikul khilafah. Bahkan sebaliknya... sering mengkafirkan sesama Muslim, menghina orang2 yang khuruj fisabilillah mengusahakan turunnya hidayah Allah SWT.
Bagaimana mungkin Allah akan memberi kita kekhalifahan ???

Jadi syarat kekhalifahan diberikan Allah SWT adalah beriman dan beramal shalih ,yaitu sempurnakan : iman, ibadah, muamalah, muasyarah dan akhlak. Dan cara untuk menyempurnakan iman dan amal kita hanya dengan usaha dakwah, seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW dan para sahabat beliau.
 ·  Translate
Add a comment...
Have him in circles
276,021 people
aris munandar's profile photo
diki alawdin's profile photo
Ahmad Ridhwan's profile photo
ikaa wigatii's profile photo
Gustiawan Adri's profile photo
Satria bahri's profile photo
Nurida Fatmawati's profile photo
Rizki  Alfatih's profile photo
syaiful anwar's profile photo

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
Hidup itu memang seperti roda, kadang kita ada diatas, kadang-kadang dibawah, kadang-kadang malah dibawah banget.. hehehe... Semua tau teorinya, tapi nggak semua mampu menjalaninya. Semua tau bakal ada dibawah, tapi nggak semua orang siap pas dibawah. Semua tau kenyamanan pasti berakhir, tapi tetep aja bagi yang menjalani, itu semua hal yang nggak enak...

Kadang kita merasa punya segala-galanya, kadang kita merasa bisa semuanya, tapi itu memang cuma perasaan. Tiba-tiba saja, semuanya diambil dari kita, semuanya cepat sekali berubah, dan kita bisa jadi hanya terperangah dan terkejut melihat semuanya, semuanya terjadi begitu cepat...

Seringkali kita merasa punya kawan-kawan terbaik, tim yang terhebat, orang-orang yang bisa diandalkan dan dipercaya, kesempatan yang tak pernah habis, peluang yang terus berdatangan, tapi semua itu memang cuma perasaan. Sekejap, ternyata kita memang hanya sendiri, tanpa siapapun yang bisa diandalkan dan dipercaya. Kita terkaget-kaget betapa sedikit kawan sesungguhnya, kita tak pernah sadar betapa lemah diri kita kecuali pada saat itu...

Lalu apakah itu terjadi padamu saat ini? Maka ucapkanlah, laa haulaa wa laa quwwata illa billahil aliyyil adzhiim...

Mungkin ini saat yang tepat bagi Allah mengajarimu tentang kelemahanmu dan kekuatan-Nya, mungkin ini caranya Allah membuatmu merasakan khusyuknya merintih dalam doamu, mungkin ini perantara bagi rasa manis dalam sujud karena engkau betul-betul memerlukan Allah.

Bisa jadi ini peluruh sombongmu, pembersih maksiatmu, pendiam lidahmu yang angkuh, obat tulinya telingamu dari ayat-ayat Allah, pembakar dengkimu, penghabis riya dirimu. Bisa jadi ini semua karunia dari Allah.

Hidup memang seperti roda, selama porosnya adalah tauhid, dan selama berputarnya untuk dakwah. Sebenarnya tidak ada yang betul-betul berubah. Allah yang engkau cintai masihlah sama, Rasulullah yang mencintaimu juga masihlah sama.

Akhukum,
@felixsiauw
 ·  Translate
659
72
Iyah Kak Yah's profile photoRizky Putri Angeriany's profile photoHardi Amir's profile photopath me's profile photo
48 comments
 
Insyaa Allah swt sdh di takdir kan Allah swt di cipta Dunia keatasnya, manusia itu lakonannya, kekayaan dan kemiskinan hanya cuma perasaan di cipta kan Allah swt utk manusia Aamiin Ya rabbala lamiin Allahuakbar
 ·  Translate
Add a comment...

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
Seringkali kita memandang hidup orang lain lebih baik, lebih indah, lebih sempurna daripada kita. Karena yang kita tahu hanya sebagian kecil saja daripada hidup orang itu yang dia publish keluar, apalagi di zaman sosial media ini, seseorang selalu ingin berbagi dengan apa yang "terbaik" yang ada dalam hidupnya.

Tetapi hidup manusia senantiasa sama, dipenuhi dengan kesulitan, musibah, kekecewaan, kepedihan, kesedihan, kegalauan, dan hal-hal yang tak nyaman lainnya. Karena sebetulnya setiap hal dalam kehidupan adalah ujian, dan selama kita hidup, kita pasti diuji. Hanya saja sebagian diantara kita menampakkannya, dan sebagian lagi lebih ingin menyimpan dan menjadikannya pelecut bagi diri untuk lebih baik.

Urip iku mung sawang-sinawang, kata orang jawa, Hidup itu cupa saling memandang. Yang miskin memandang orang kaya lebih enak hidupnya karena semuanya terang, sementara dia semuanya kurang. Tapi bisa jadi yang kaya memandang hidup si miskin lebih enak karena tidak terbebani segala hal yang dia rasakan. Bisa jadi.

Kalau soalan akhirat, bolehlah bersaing, bolehlah kita tak mau kalah. Tapi kalau soalan dunia, janganlah ada iri dan dengki, tak ada gunanya sama sekali. Kecuali dalam 2 hal yang dibolehkan Rasulullah, "iri" dalam arti "ingin" kepada orang yang mahir dalam Al-Qur'an dan dermawan dalam sedekah.

Tapi soalan harta, kemewahan dunia, banyaknya perniagaan, luasnya rumah, cantiknya pasangan, kemudahan hidup di dunia, semua itu hanya sawang-sinawang, rumput tetangga lebih hijau.

Apa yang ada pada kita, seberapapun modal yang Allah berikan pada diri kita, kita senantiasa bisa memanfaatkannya untuk menaati Allah, dengan kadar yang paling maksimal. Dan itulah yang terbaik yang bisa kita lakukan.

Dan Rasulullah sudah berpesan pada kita, mengenai kemewahan dunia ini, berhati-hatilah dalam memanfaatkannya. Entah seberapa banyak yang berdalih memanfaatkan dunia untuk akhirat namun terjebak memanfaatkan akhirat untuk dunia. Apalagi yang sama sekali hanya hidup untuk dunia tapi tak mengenal akhirat.

"Demi Allah, bukanlah kemiskinan yang aku khawatirkan menimpa kalian. Akan tetapi aku khawatir ketika dibukakan kepada kalian dunia sebagaimana telah dibukakan bagi orang-orang sebelum kalian. Kemudian kalian pun berlomba-lomba dalam mendapatkannya sebagaimana orang-orang yang terdahulu itu. Sehingga hal itu membuat kalian menjadi binasa sebagaimana mereka dibinasakan olehnya" (HR Bukhari Muslim)

Dan ini nasihat untuk diriku sendiri @felixsiauw 
 ·  Translate
836
108
Bahtiar Rifaih's profile photoTithoh Yasin's profile photoPutri Zakia's profile photoriSarie nasution's profile photo
47 comments
 
Banyak eksyen wae
 ·  Translate
Add a comment...

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
"Most surely in the creation of the heavens and the earth and the alternation of the night and the day there are signs for men who understand" (QS 3:190)

Bagi yang berpikir, tidak ada alasan untuk tidak beriman, karena kemana pun jua dia menoleh maka akan dia dapatkan tanda-tanda eksistensi Penciptanya

Bagi yang berpikir, tidak ada alasan untuk tidak ber-Islam, karena tatkala dia mengarahkan akalnya pada Al-Qur'an maka dia menemukan bukti demi bukti kebenaran Islam dan terperangah oleh ajarannya yang demikian sempurna

Allah berikan tanda-tanda itu di seluruh semesta, dan di dalam Al-Qur'an, bahkan dalam diri kita sendiri, menunggu ditemukan dengan jalan berpikir

Aku berpikir, karenanya aku beriman

Makasi kaosnya ya @1GodClothing​, ini dipakai pas menemani jamaah www.umrahsatu.com
 ·  Translate
481
11
lina gsm's profile photoMarina Sirait's profile photoHari Hamda's profile photoWahyudi El-zahy's profile photo
16 comments
 
Info mobil bau www.mitsubishicinere.com
Add a comment...

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
genggam tanganku jangan khawatir, masa depanmu percayakan padaku | sudah tunai tugas kedua orangtuamu, kini biarkan aku jadi ganti ayahmu

aku mungkin belum mampu berikan padamu nikmat dunia | namun aku bisa berusaha membawa kita ke surga

tatap mataku dan lihatlah, bahwa aku sejak awal serius bersamamu | untuk melindungimu, membimbingmu, sudah kusiapkan sedari dulu

bagi orang mapan itu harta, bagiku mapan itu ketaatan | karena harta tanpa ketaatan itu musibah dan ujian

aku tak tahu tantangan kedepan, namun aku tahu taat itu jalan keluar | aku tak minta banyak darimu, hanya taat pada Allah dengan sebenar

bicaralah padaku kapanpun engkau mau, seperti apapun engkau suka | jangan takut bila tersalah, tugas suami adalah membimbing istrinya

berjalanlah disampingku, temani aku, semangati aku, tetap disini | engkau kupilih agar ringan dakwah ini bersama dijalani

dari sekarang, maafkan aku bila satu saat aku marah dan menyakitimu | bagaimanapun aku bukan Nabi, hanya lelaki yang berusaha meniru

dan satu saat bila aku terjatuh hilang semangat dan lelah | bisikkan kepadaku "ingat, semua karena Allah"
 ·  Translate
929
146
helmi nur laily's profile photoIsmaya Bujed's profile photoAska Nurul's profile photoCep Bagus's profile photo
86 comments
 
alhamdulilh
Add a comment...

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
1. saat kita merasakan kehadiran Allah | kita lebih mudah khusyuk beribadah

2. misalkan saat berada di depan ka'bah, mudah bagi kita menangis | mudah bagi kita bertaubat, beristigfar, dan melakukan segala kebaikan

3. begitupun saat merasa dekat kematian, disitu kita mudah taat | sebaliknya ketika merasa hidup masihlah lama, disitu kunci maksiat

4. maka kunci ibadah adalah meyakini kehadiran Allah, dalam setiap ibadah | dan meyakini bahwa kita akan kembali dan berjumpa dengan Allah

5. maka seorang wanita yang meyakini shalatnya dilihat Allah | maka khusyuklah shalatnya, maka menutup aurat baginya mudah

6. tapi bila wanita itu merasa Allah hanya melihat dirinya saat shalat saja | maka selepas shalat, kembali dia ringan mengumbar auratnya

7. padahal Allah senantiasa melihatnya, dan Allah tak pernah lalai | namun sebagian besar wanita, salah kaprah, cuek dan tetap abai

8. saat seorang lelaki menyadari Allah dekat saat didepan Ka'bah | maka senantiasa dia patuhi kewajiban dan menjauhi larangan dari Allah

9. mengapa lelaki ini kembali maksiat saat pulang ke negerinya? | mungkin dia menyangka bahwa Allah hanya ada di Makkah saja

10. di dalam Al-Qur'an, Allah lebih dekat dari urat leher kita | yang memahami Al-Qur'an akan hati-hati dalam lisan, baik dalam amal

11. bila kita meyakini Allah dekat, itu jadi kunci ketaatan dan ibadah | bila kita bermaksiat, mungkin kita belum menyadarinya

12. maka akal selamat, hati bersih, lisan santun, amal salih | ini perwujudan tauhid, keyakinan bahwa Allah itu segala-galanya

13. bahwa Allah itu dekat, Allah Maha Mengetahui, Allah Maha Menyaksikan | itu kunci bersegera taat syariat-Nya, kunci menghamba pada-Nya
 ·  Translate
994
118
Cak Nuzur's profile photoAhmad Yusran's profile photoIkbal Buntaran's profile photoNova Listiyani's profile photo
47 comments
 
akur stadz , assalamu alaikum
 ·  Translate
Add a comment...

Felix Siauw

Shared publicly  - 
 
kita berguru pada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja, karena hikmah adalah milik kita, bagaimanapun cara kita menemukannya, maka pantas kita ambil

berguru bukan hanya ilmu, juga akhlak yang padu, ilmunya semanis madu, akhlaknya selembut susu

begitulah ulama, candaannya jadi penghibur, bila ia bertutur jadi pelajaran, keluhannya jadi doa dan saat dia mengajar tumpah ruah ilmu direguk darinya

barakallahu fiikum, semoga Allah memberikan kesehatan pada guru kami, KH. Hafidz Abdurrahman

walau kami bukan murid yang terakui, tapi banyak darinya yang kami ilmui
 ·  Translate
1184
46
Maft Maftuhin's profile photoEdi Junaedi Alfarizzi's profile photoRamela Inadjo's profile photoali sadikin's profile photo
38 comments
 
Berguru itu kep siapa saja boleh?. tapi yg utama mintalah izin dari kedua org tua yg masih lebih baik dg yg sdh pergi juga izin.bila sdh ada izin dari kedua org tua pasti diredhoi oleh Allah. tanpa ada kedua org tua kita tdk akan terlahir ke dunia fana ini. skg klu saya amati salah kaprah gurunya atau uztad cium tngn pd waktu salam tapi dg org disepelekan bolehlah cium tangan yg dianggap guru mursid selain itu yg sopan dah ckp. org tua yg utama nanti akan guru ghoib dari dirimu sendiri.ini hanya cerita tinggal kita perpikir krn manusia diberi oleh 99 pikiran.berpikir sempurna atau raja akal itu sj.
 ·  Translate
Add a comment...
People
Have him in circles
276,021 people
aris munandar's profile photo
diki alawdin's profile photo
Ahmad Ridhwan's profile photo
ikaa wigatii's profile photo
Gustiawan Adri's profile photo
Satria bahri's profile photo
Nurida Fatmawati's profile photo
Rizki  Alfatih's profile photo
syaiful anwar's profile photo
Work
Occupation
Work For Syariah-Khilafah
Skills
Writing
Employment
  • re-Establishment of Syariah-Khilafah
    Servant of Allah, 2002 - present
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Previously
Jakarta, Indonesia
Links
Other profiles
Story
Tagline
Penulis dan Pengemban Dakwah
Introduction
penulis, pengemban dakwah, bersama yang menginginkan tegaknya syariah-khilafah, hamba yang sangat berharap diampuni Allah di hari pembalasan
Bragging rights
Hamba Allah
Education
  • Institut Pertanian Bogor
    Budidaya Pertanian, 2001 - 2006
Basic Information
Gender
Male
Other names
Muhammad Al-Fatih
Public - 3 weeks ago
reviewed 3 weeks ago
magnificent!
Public - 3 months ago
reviewed 3 months ago
be back
Public - 5 months ago
reviewed 5 months ago
17 reviews
Map
Map
Map
anothet liberty
Public - 5 months ago
reviewed 5 months ago
titipan istri
Public - 5 months ago
reviewed 5 months ago
ladies market
Public - 5 months ago
reviewed 5 months ago