Profile cover photo
Profile photo
Faisal F.
202 followers -
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

202 followers
About
Posts

Post has shared content

Istidraj adalah suatu jebakan berupa kenikmatan kelapangan rezeki padahal penerimanya dalam keadaan terus menerus bermaksiat pada Allah swt.

Jadi, ketika Allah membiarkan kita :

1. Sengaja meninggalkan shalat.
2. Sengaja meninggalkan puasa.
3. Tidak ada perasaan berdosa ketika bermaksiat dan membuka aurat.
4. Berat untuk bershadaqah.
5. Merasa bangga dengan apa yang dimiliki.
6. Mengabaikan semua atau mungkin sebagian perintah Allah.
7. Menganggap enteng perintah- perintah Allah.
8. Merasa umurnya panjang dan menunda-nunda taubat.
9. Tidak mau menuntut ilmu syar’I.
10. Lupa akan kematian.

Tetapi Allah tetap memberikan kita :

1. Harta yang berlimpah.
2. Kesenangan terus menerus.
3. Dikagumi dan dipuja puji banyak orang.
4. Tidak pernah diberikan sakit.
5. Tidak pernah diberikan musibah.
6. Hidupnya aman-aman saja.

Hati-hati karena semuanya itu adalah ISTIDRAJ.
Ini merupakan bentuk kesengajaan dan pembiaran yang dilakukan Allah pada hambaNya yang sengaja berpaling dari perintah-perintah Allah, Allah menunda segala bentuk azabNya.

Allah membiarkan hamba tersebut semakin lalai dan semakin diperbudak dunia, Allah membuatnya lupa pada kematian.

Jangan dulu merasa aman, nyaman, tentram dengan hidup kita saat ini, seolah hidup kita penuh berkah dari Allah, lihat diri kita.

Bila semua kesenangan yang Allah titipkan tapi justru membuat kita semakin jauh dari Allah dan melupakan segala perintah-perintahNya bersiaplah utk menantikan konsekuensinya, karena janji Allah itu Maha Benar.
. “Tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al-An’am: 44) 💕
Photo
Add a comment...

Post has shared content

Post has shared content
Шムϑムムム(⊙◦⊙)υυυШ ··•❗ layangan...
Add a comment...

Post has attachment

Post has shared content
Uaksi...
Originally shared by ****
Animated Photo
Add a comment...

Post has shared content
Originally shared by ****
Merinding

Itu.. serius anak SD?
Kok bisa.. 😢😢

Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah. Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya.

Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik.

Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya. Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua.

Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk.

“Berapa harganya Nek?”
“Satu plastik kue Lima ribu, nak”, jawab si nenek.

Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata :

“Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi.”

Si nenek jelas sekali terlihat berbinar2 matanya :

“Ya Allah terima ksh bnyk Nak. Alhamdulillah ya Allah kabulkan doa saya utk beli obat cucu yg lagi sakit.” Si nenek langsung jalan.

Refleks aku panggil anak lelaki itu.

“Siapa namamu ? Kelas berapa?”
“Nama saya Radit, kelas 2, pak”, jawabnya sopan.
“Uang jajan kamu sehari lima puluh ribu?'”

” Oh .. tidak Pak, saya dikasih uang jajan sama papa sepuluh ribu sehari. Tapi saya tidak pernah jajan, karena saya juga bawa bekal makanan dari rumah.”
“Jadi yang kamu kasih ke nenek tadi tabungan uang jajan kamu sejak hari senin?”, tanyaku semakin tertarik.

“Betul Pak, jadi setiap jumat saya bisa sedekah Lima puluh ribu rupiah. Dan sesudah itu saya selalu berdoa agar Allah berikan pahalanya untuk ibu saya yang sudah meninggal. Saya pernah mendengar ceramah ada seorang ibu yang Allah ampuni dan selamatkan dari api neraka karena anaknya bersedekah sepotong roti, Pak”, anak SD itu berbicara dengan fasihnya.

Aku pegang bahu anak itu :

” Sejak kapan ibumu meninggal, Radit?”
“Ketika saya masih TK, pak”

Tak terasa air mataku menetes :

“Hatimu jauh lebih mulia dari aku Radit, ini aku ganti uang kamu yg Lima puluh ribu tadi ya…”, kataku sambil menyerahkan selembar uang lima puluh ribuan ke tangannya.

Tapi dengan sopan Radit menolaknya dan berkata :

“Terima kasih banyak, Pak… Tapi untuk keperluan bapak aja, saya masih anak kecil tidak punya tanggungan… Tapi bapa punya keluarga…. Saya pamit balik ke kelas Pak”.

Radit menyalami tanganku dan menciumnya.

“Allah menjagamu, nak ..”, jawabku lirih.

Aku pun beranjak pergi, tidak jauh dari situ kulihat si nenek penjual kue ada di sebuah apotik. Bergegas aku kesana, kulihat si nenek akan membayar obat yang dibelinya.

Aku bertanya kepada kasir berapa harga obatnya. Kasir menjawab : ” Empat puluh ribu rupiah..”

Aku serahkan uang yang ditolak anak tadi ke kasir : ” Ini saya yang bayar… Kembaliannya berikan kepada si nenek ini..”

“Ya Allah.. Pak…”

Belum sempat si nenek berterima kasih, aku sudah bergegas meninggalkan apotik… Aku bergegas menuju Pandeglang menyusul teman-teman yang sedang keliling dakwah disana.

Dalam hati aku berdoa semoga Allah terima sedekahku dan ampuni kedua orang tuaku serta putri tercintaku yang sudah pergi mendahuluiku kembali kepada Allah.

Sahabat ada kalanya seorang ank lebih jujur dri pada orang dewasa,ajrkan lah ank2 kita dri dini tindakan nyata yg bukan teori semata.

Kisah ini dari hamba Alloh.

Silahkan di share sahabat

Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
Photo
Add a comment...

Post has shared content
Bener
"CARA MEMBEDAKAN YANG MASIH PERJAKA ATAU BUKAN"

1. DI MULAI DARI PAHA BAGIAN BELAKANG.
Angkat salah satu kakinya, lalu tahan selama 5 menit. Trus.. coba pegang paha bagian belakang. Jika terasa masih kenceng dan keras, itu tandanya dia masih perjaka. Jika paha belakangnya terasa lembek saat di pegang dan terasa agak gemetar, itu tandanya dia sudah tidak perjaka.

2. BAGIAN TELINGA.
Yang masih perjaka mempunyai bentuk telinga atas yang masih tegak ke atas dan sama-sama lurus. Kalau telinganya di tekan kebawah lalu di lepas..Telinganya akan cepat kembali menghadap ke atas dan itu tandanya dia masih PERJAKA. Jika telinganya di tekan ke bawah lalu di lepas, tapi tidak kembali ke atas, itu tandanya dia sudah TIDAK PERJAKA lagi.

3. DI LIHAT DARI TINGKAH LAKUNYA
Yang masih PERJAKA tentunya sangat agresive, lincah dan tidak bisa diam. Beda halnya dengan yang sudah TIDAK PERJAKA yang kebanyakan diam dan agak terlihat malas.

4. DI LIHAT DARI BULU YANG TUMBUH PADA TUBUHNYA
Secara kasat mata, bulu yang tumbuh pada tubuh tidak terlihat begitu istimewa. Tapi jika di teliti lebih lanjut, bulu yang tumbuh pada sekujur tubuh, bisa menentukan mana yang masih PERJAKA dan mana yang sudah TIDAK PERJAKA lagi. Karena hormon yang ada pada bulu di sekujur tubuh merupakan faktor utama yang menandakan sebuah hasrat. Jika di lihat...bulu-bulu yang tumbuh pada sekujur tubuh masih tersusun rapi dan tidak
mudah rontok, itu menandakan dia masih PERJAKA.
Jika bulu yang ada pada tubuh terlihat tidak rata dan mudah rontok saat di usap, itu tandanya dia sudah TIDAK PERJAKA.

5. DI LIHAT DARI LEHER BELAKANG/KUDUK
Ini adalah salah satu cara paling mudah untuk
membedakan mana yang masih PERJAKA dan mana yang sudah TIDAK PERJAKA. Jika kuduknya ditarik atau di remas dan terasa masih kenceng, itu tandanya dia masih PERJAKA. Beda halnya dengan yang sudah TIDAK PERJAKA. Kuduk serta lehernya akan terasa agak kendor dan juga mengkerut.

6. DAGU
Jika dagu yang sudah TIDAK PERJAKA di elus-elus. dia akan terlihat diam menikmatinya. Beda dengan yang masih PERJAKA yang selalu bergerak kesana-kesini saat dagunya di elus-elus karena dia masih polos dan belum memasuki masa puber.


Ttd

Dokter hewan spesialis domba..
Add a comment...

Post has shared content
Proses lahirnya Salahuddin Al Ayyubi
KISAH SANG PEMBEBAS AL AQSHO

Bahwasanya Nazmuddin Ayyub—penguasa Tikrit—belum menikah dalam waktu yang lama. Maka, bertanyalah saudaranya—Asaduddin Syerkuh, “Saudaraku, mengapa kamu belum menikah?”

Najmuddin menjawab, “Aku belum mendapatkan yang cocok.”

Asaduddin berkata, “Maukah aku lamarkan seseorang untukmu?”

Dia berkata, “Siapa?”

Ia menjawab, “Puteri Malik Syah—anak Sultan Muhammad bin Malik Syah—Raja bani Saljuk atau putri Nidzamul Malik—dulu menteri dari para menteri agung zaman Abbasiyah.”

Maka, Najmuddin berkata, “Mereka tidak cocok untukku.”

Maka, heranlah Asaduddin Syerkuh. Ia berkata, “Lantas, siapa yang cocok bagimu?”

Najmuddin menjawab, “Aku menginginkan istri yang salihah yang bisa menggandeng tanganku ke surga dan melahirkan anak yang dia tarbiyah dengan baik hingga jadi pemuda dan ksatria serta mampu mengembalikan Baitul Maqdis ke tangan kaum muslimin.”

Waktu itu, Baitul Maqdis dijajah oleh pasukan salib dan Najmuddin masa itu tinggal di Tikrit, Irak, yang berjarak jauh dari lokasi tersebut. Namun, hati dan pikirannya senantiasa terpaut dengan Baitul Maqdis.

Impiannya adalah menikahi istri yang salihah dan melahirkan ksatria yang akan mengembalikan Baitul Maqdis ke pangkuan kaum muslimin.

Asaduddin tidak terlalu heran dengan ungkapan saudaranya, ia berkata,
“Di mana kamu bisa mendapatkan yang seperti ini?”

Najmuddin menjawab,
“Barang siapa ikhlas niat karena Allah akan Allah karuniakan pertolongan.”

Maka, pada suatu hari, Najmuddin duduk bersama seorang Syaikh di masjid Tikrit dan berbincang-bincang.

Datanglah seorang gadis memanggil Syaikh dari balik tirai dan Syaikh tersebut minta izin Najmuddin untuk bicara dengan si gadis.

Najmuddin mendengar Syaikh berkata padanya,
“Kenapa kau tolak utusan yang datang ke rumahmu untuk meminangmu?”

Gadis itu menjawab,
“Wahai, Syaikh. Ia adalah sebaik-baik pemuda yang punya ketampanan dan kedudukan, tetapi ia tidak cocok untukku.”

Syaikh berkata, “Siapa yang kau inginkan?”

Gadis itu menjawab,
“Aku ingin seorang pemuda yang menggandeng tanganku ke surga dan melahirkan darinya anak yang menjadi ksatria yang akan mengembalikan Baitul Maqdis kepada kaum muslimin.

Najmuddin bagai disambar petir saat mendengar kata-kata wanita dari balik tirai itu.

Allahu Akbar!
Itu kata-kata yang sama yang diucapkan Najmuddin kepada saudaranya. Sama persis dengan kata-kata yang diucapkan gadis itu kepada Syaikh.

Bagaimana mungkin ini terjadi kalau tak ada campur tangan Allah yang Mahakuasa?

Najmuddin menolak putri Sultan dan Menteri yang punya kecantikan dan kedudukan. Begitu juga gadis itu menolak pemuda yang punya kedudukan dan ketampanan.

Apa maksud ini semua?
Keduanya menginginkan tangan yang bisa menggandeng ke surga dan melahirkan darinya ksatria yang akan mengembalikan Baitul Maqdis kepada kaum muslimin.

Seketika itu Najmuddin berdiri dan memanggil sang Syaikh,
“Aku ingin menikah dengan gadis ini.”

Syaikh mulanya kebingungan.
Namun, akhirnya beliau menjawab dengan heran,
“Mengapa? Dia gadis kampung yang miskin.”

Najmuddin berkata,
“Ini yang aku inginkan. Aku ingin istri salihah yang menggandeng tanganku ke surga dan melahirkan anak yang dia didik jadi ksatria yang akan mengembalikan Baitul Maqdis kepada kaum muslimin.”

Maka, menikahlah Najmuddin Ayyub dengan gadis ini.

Tak lama kemudian, lahirlah putra Najmuddin yang menjadi ksatria yang mengembalikan Baitul Maqdis ke haribaan kaum muslimin. Namanya adalah SHALAHUDDIN AL AYUBI...

Allahu Akbar !

www.wisatanabawi.com
Photo
Add a comment...

Post has attachment
Sangat membantu sinkronisasi data, gak perlu ngingat apa saja yang sudah di update. Thanks
Add a comment...

Post has shared content
Seorang fotografer yang mengambil gambar ini merasa heran dengan tingkah laku induk onta di sebuah kolam tempat minum binatang di sebuah lapang. Induk onta ini berendam di dalam kolam sedang disampingnya anaknya mendekam menunggu.

Selang tak berapa lama induk onta bangkit demikian pula anaknya, lalu keduanya saling mendekat, yang ternyata induk onta menyusui anaknya tersebut dengan segera.

Sang fotografer lalu menanyakan tingkah laku hewan ini kepada Orang Badui yang memilikinya, lalu Orang Badui tersebut berkata :

"Bahwa induk onta ini berendam supaya susunya menjadi dingin, setelah sekian lama berkelana di padang yang panas. Sehingga setelah terasa dingin dengan segera ia bangkit lalu menyusui anaknya sehingga anak onta terasa nyaman, merasakan susu dingin di tengah padang yang panas".

Maka Maha Benar Allah telah berfirman dalam Surat Al-Ghasyiah ayat 17 :

أفلا ينظرون إلى الإبل كيف خلقت

Maka apakah kamu sekalian tidak memperhatikan bagaimana onta itu diciptakan ?

Tidaklah setiap penciptaan dari Allah kecuali padanya ada keajaiban-keajaiban yang menjadikan manfaat bagi mereka yang mau mempelajari.
Wallahu A'lam.

Sumber FP نافذة
Photo
Add a comment...
Wait while more posts are being loaded