Profile

Cover photo
Asep Ronyoka
Works at "Al Ihya"
Attends "Mts Al IHYA KD RONYOK
Lives in kadu ronyok
35 followers|13,971 views
AboutPostsPhotosYouTube+1's

Stream

Asep Ronyoka

Shared publicly  - 
1
Add a comment...

Asep Ronyoka

Shared publicly  - 
 
ALLAHU AKBAR
 ·  Translate
1
Add a comment...

Asep Ronyoka

Shared publicly  - 
 
Belajar qori tilawatil qur'an
Kisah Bilal Sang Muadzin Rasulullah
Yang Menyentuh Hati
Bilal bin Rabah adalah seorang budak yang
berasal dari Habasyah (sekarang disebut
Ethiopia). Bilal dilahirkan di daerah Sarah kira-
kira 34 tahun sebelum hijrah dari seorang ayah
yang dikenal dengan panggilan Rabah.
Sedangkan ibunya dikenal dengan
Hamamah. Masa kecil Bilal dihabisakan di Mekah,
sebagai putra dari seorang budak, Bilal
melewatkan masa kecilnya dengan bekerja keras
dan menjadi budak. Sosok Bilal digambarkan
sebagai seorang yang berperawakan khas Afrika
yakni tinggi, besar dan hitam. Dia menjadi budak
dari keluarga bani Abduddar. Kemudian saat
ayah mereka meninggal, Bilal diwariskan kepada
Umayyah bin Khalaf, seorang yang menjadi tokoh
penting kaum kafir.
Bilal termasuk orang yang teguh dengan
pendiriannya. Ketika Rasulullah Saw mulai
menyampaikan risalahnya kepada penduduk
Mekah, Bilal telah lebih dahulu mendengar seruan
Rasulullah saw yang membawa agama Islam,
yang menyeru untuk beribadah kepada Allah yang
Esa, dan meninggalkan berhala. Maka Bilal-pun
pergi menghadap Rasulullah saw untuk
mengikrarkan diri masuk Islam karena Allah
Tuhan semesta alam, kemudian menyebarlah
perihal masuknya Bilal kedalam agama Islam
diseluruh penjuru kota Mekah, hingga sampai
kepada tuannya Umayyah bin Khalaf dan
menjadikannya marah sekali sehingga ingin
menyiksanya dengan sekeras-kerasnya. Bilal
termasuk golongan orang yang pertama-tama
masuk Islam. Masuknya Bilal ke dalam ajaran
Islam mengakibatkan penderitaan yang mendalam
karena berbagai siksaan yang diterima dari
majikannya. Apalagi sang majikan Umayyah bin
Khalaf termasuk tokoh penting kaum kafir
Quraisy.
Penyiksaan kaum kafir Quraisy terhadap para
budak yang mustad’afin memang sangat kejam.
Hal ini juga dirasakan oleh Bilal bin Rabah yang
diperlakukan secara kejam oleh Umayyah bin
Khalaf beserta para algojonya. Bilal dicambuk
hingga tubuhnya yang hitam tersebut melepuh.
Tetapi dengan segala keteguhan hati dan
keyakinannya, dia tetap mempertahankan
keimanannya meski harus menahan berbagai
siksaan tanpa bisa melawan sedikitpun. Setiap
kali dia dicambuk, dia hanya bisa mengeluarkan
kata-kata: “Ahad, Ahad (Tuhan Yang Esa)”.
Tidak hanya sekedar dicambuk, kemudian
Umayyah pun menjemur Bilal tanpa pakaian di
tengah matahari yang sangat terik dengan
menaruh batu yang besar di atas dadanya.
Dengan segala kepasrahan, lagi-lagi Bilal pun
hanya bisa berkata: “Ahad, Ahad” .
Akhirnya Allah mengakhiri siksaan demi siksaan
yang dialami oleh Bilal melalui Abu Bakar As
Shiddiq. Suatu hari, disaat Bilal kembali disiksa
oleh majikannya Umayyah, Abu Bakar sedang
lewat tidak jauh dari tempat penyiksaannya.
Melihat hal tersebut, Abu Bakar bermaksud
membeli Bilal dari Umayyah bin Khalaf. Lalu
Umayyah pun meninggikan harganya karena ia
menduga bahwa Abu Bakar tidak akan mampu
untuk membayarnya. Namun Abu Bakar mampu
membayarnya dengan 9 awqiyah dari emas.
Begitu Abu Bakar As Shiddiq memberitahukan
Rasulullah Saw bahwa dia telah membeli Bilal dan
menyelamatkannya dari tangan penyiksa, maka
Nabi Saw bersabda:
“Libatkan aku dalam pembebasannya, wahai Abu
Bakar!”
As Shidiq lalu menjawab :
“Aku telah membebaskannya, ya Rasulullah.”
Begitulah akhirnya Bilalpun menjadi seorang
yang merdeka dan selamat dari siksaan sang
majikan. Kebebasannya menjadikan Bilal seorang
yang semakin taat mengikuti ajaran agama Allah
dan Rasul-Nya. Ketika Rasulullah Saw berhijrah
ke Madinah. Bilal pun turut serta berhijrah ke
Madinah untuk menjauhi siksaan kaum kafir
Quraisy Mekah. Dia mengabdikan diri sepanjang
hidupnya kepada Rasul yang sangat dicintainya.
Dia menjadi pengikut Rasul yang setia dan selalu
mengikuti setiap peperangan yang terjadi pada
masa itu.
Ketika Rasulullah Saw selesai membangun Masjid
Nabawi di Madinah dan menetapkan adzan, maka
Bilal bin Rabah ditunjuk sebagai orang pertama
yang mengumandangkan adzan (Muazin ) dalam
sejarah Islam. Bilal pun menjadi Muadzin tetap
pada masa Rasulullah Saw. Suaranya yang
begitu merdu sangat menggetarkan hati
siapapun yang mendengarnya. Rasulullah sangat
menyukai suara Bilal. Biasanya, setelah
mengumandangkan adzan, Bilal berdiri di depan
pintu rumah Rasulullah Saw seraya berseru,
“Hayya ‘alashsholaati hayya ‘alashsholaati…
(Mari melaksanakan shalat, mari meraih
keuntungan….)”
Ketika Rasulullah Saw akan menaklukkan kota
Mekah, Bilal berada di samping beliau. Saat
Rasulullah Saw memasuki Ka’bah, Kemudian
Rasulullah Saw menyuruh Bilal untuk naik di atas
ka’bah dan menyerukan kalimat tauhid. Bilal
menyerukan adzan dengan suara yang keras dan
menggetarkan hati setiap orang yang
mendengarnya. Ribuan leher manusia melihat ke
arah Bilal. Ribuan lisan manusia yang mengikuti
ucapan Bilal dengan hati yang khusyuk.
Begitulah sosok Bilal, dia selalu berada di
belakang Rasulullah dalam kondisi apapun.
Sampai pada saat Rasulullah Saw
menghembuskan nafas terakhir, maka waktu
shalat tiba. Bilal berdiri untuk
mengumandangkan adzan, sementara jasad
Rasulullah Saw masih terbungkus kain kafan dan
belum dikebumikan. Saat Bilal sampai pada
kalimat, “Asyhadu anna muhammadan
rosuulullaah” (Aku bersaksi bahwa Muhammad
adalah utusan Allah)”, tiba-tiba suaranya
terhenti. Ia tidak sanggup mengangkat
suaranya lagi. Kaum muslimin yang hadir disana
tak kuasa menahan tangis, maka meledaklah
suara isak tangis yang membuat suasana
semakin mengharu biru.
Sejak kepergian Rasulullah Saw, Bilal hanya
sanggup mengumandangkan adzan selama tiga
hari. Setiap sampai kepada kalimat, “Asyhadu
anna muhammadan rosuulullaah” (Aku bersaksi
bahwa Muhammad adalah utusan Allah)”, ia
langsung menangis tersedu-sedu. Sehingga kaum
muslimin yang mendengarnya ikut larut dalam
tangisan pilu. Karena itulah kemudian Bilal
memohon kepada Abu Bakar, sang khalifah yang
menggantikan posisi Rasulullah Saw sebagai
pemimpin, agar diperkenankan tidak
mengumandangkan adzan lagi, karena tidak
sanggup melakukannya. Selain itu, Bilal juga
meminta izin kepadanya untuk keluar dari kota
Madinah.
Pada suatu hari, ia bermimpi bertemu Rasulullah
saw. Dalam mimpinya itu Nabi saw bersabda
kepadanya, “Wahai Bilal, apa yang
menghalangimu sehingga engkau tidak pernah
menjengukku ?” Setelah bangun dari tidurnya,
Bilal ra pun segera pergi ke Madinah. Setibanya
di Madinah, Hasan dan Husain ra meminta Bilal
ra agar mengumandangkan adzan. Ia tidak
dapat menolak permintaan orang-orang yang
dicintainya itu. Ketika ia mulai
mengumandangkan adzan, maka terdengarlah
suara adzan seperti ketika zaman Rasulullah saw
masih hidup. Hal ini sangat menyentuh hati
penduduk Madinah, sehingga kaum wanita pun
keluar dari rumah masing-masing sambil
menangis untuk mendengarkan suara adzan Bilal
ra itu. Setelah beberapa hari lamanya Bilal ra
tinggal di Madinah, akhirnya ia meninggalkan
kota Madinah dan kembali ke Damaskus dan
wafat di sana pada tahun kedua puluh Hijriyah.
Pada waktu kedatangan Umar bin Khatthab ke
wilayah Syam, yang kembali bertemu dengan Bilal
setelah terpisah cukup lama. Dalam pertemuan
tersebut khalifah Umar bin Khattab meminta
kepada Bilal untuk mau mengumandangkan adzan
dan akhirnya Bilal mau menuruti permintaan
sang khalifah. Mendengar Bilal menyuarakan
adzan, kaum muslimin merasa sangat terharu,
bahkan Umar tidak dapat menahan dirinya untuk
tidak menangis tersedu-sedu. Suara Bilal
membangkitkan segenap kerinduan mereka
kepada masa-masa kehidupan yang dilewati di
Madinah bersama Rasulullah Saw. BiIal adalah
pengumandang seruan langit itu.
Peristiwa tersebut merupakan adzan terakhir
yang diperdengarkan oleh suara merdu dan
syahdu Bilal bin Rabah dihadapan kaum muslimin.
Bilal tetap tinggal di Damaskus hingga akhir
hayatnya. Bilal seringkali mengucapkan kata-
kata secara berulang-ulang, kata-kata tersebut
adalah:
“Esok kita bersua dengan orang-orang
terkasih…
Muhammad dan sahabat-sahabatnya
Esok kita bersua dengan orang-orang terkasih…
Muhammad dan sahabat-sahabatnya”
Demikianlah kisah seorang Bilal, keteguhan,
ketegaran dan keyakinannya akan ajaran
kebenaran, telah mengangkat derajadnya dan
menjadikannya seorang mulia di sisi Allah dan
Rasul-Nya meskipun dia berasal dari seorang
budak hitam yang hina dan fakir.
Semoga bermanfaat untuk kita semua
Amiiin
 ·  Translate
1
Add a comment...

Asep Ronyoka

Shared publicly  - 
 
bissmillah
keterangan
 Surat Al Jumu'ah ini menerangkan tentang pengutusan Nabi Muhammad s.a.w. dan menjelaskan bahwa umatnya akan menjadi mulia karena ajarannya, disusul dengan perumpamaan orang-orang Yahudi dan kebohongan pengakuan mereka dan kemudian diakhiri dengan kewajiban shalat Jum'at.

HUBUNGAN SURAT AL JUMU'AH DENGAN SURAT AL MUNAAFIQUUN

1. Pada surat Al Jumu'ah Allah menerangkan bahwa orang muslim menjadi mulia karena ajaran Nabi Muhammad s.a.w. sedang pada surat Al Munaafiquun diterangkan bahwa orang-orang munafik karena tidak mau menjalankan ajaran Nabi akan menjadi sesat dan hina.

2. Dalam surat Al Jumu'ah orang disuruh meninggalkan perniagaannya untuk pergi shalat Jumu'ah, sedang pada surat Al Munaafiquun diperingatkan agar harta benda dan anak-anak jangan sampai melalaikan orang ingat kepada Allah.
 ·  Translate
1
Add a comment...

Asep Ronyoka

Shared publicly  - 
 
Bissmillah
1
Add a comment...
Have him in circles
35 people
Asep Ronyoka's profile photo
Cox Theresa's profile photo
Retta retta's profile photo
Rivera Cheryl's profile photo
Nana Hirna's profile photo
Achmad S's profile photo
Facebook,com rielia piana's profile photo
Cah Banten's profile photo
Ami Indriyani's profile photo

Asep Ronyoka changed his profile photo.

Shared publicly  - 
 
apakabar teman teman google? eheheh

salam persahabatan....!!!!!!!!!!!!!
 ·  Translate
1
Add a comment...

Asep Ronyoka

commented on a video on YouTube.
Shared publicly  - 
 
Sub'hanallah

Asep Ronyoka

Shared publicly  - 
 
ok
1
Add a comment...

Asep Ronyoka

Shared publicly  - 
 
BISSMILLAH
 ·  Translate

Asep Ronyoka

Shared publicly  - 
 
Acara maulid Nabi Muhammad SAW
Kilang ta ann plywood sdh bhn
 ·  Translate
1
Add a comment...

Asep Ronyoka

Shared publicly  - 
 
sip
 ·  Translate
1
Add a comment...
People
Have him in circles
35 people
Asep Ronyoka's profile photo
Cox Theresa's profile photo
Retta retta's profile photo
Rivera Cheryl's profile photo
Nana Hirna's profile photo
Achmad S's profile photo
Facebook,com rielia piana's profile photo
Cah Banten's profile photo
Ami Indriyani's profile photo
Work
Employment
  • "Al Ihya"
    musabaqoh tilawatil quran, 2000 - present
Places
Map of the places this user has livedMap of the places this user has livedMap of the places this user has lived
Currently
kadu ronyok
Links
Story
Tagline
saya seorang yatim piatu hidupku selalu meneteskan air mata kepedihan,...
Introduction
Cita cita ingin jadi orang sukses
Education
  • "Mts Al IHYA KD RONYOK
    arab, 2000 - present
Basic Information
Gender
Male
Asep Ronyoka's +1's are the things they like, agree with, or want to recommend.
YouRepeat
plus.google.com

You Play. You Watch. You Repeat.

hanya bisa tertunduk demi bertahan
abdheeleo88.blogspot.com

cuman mau curhat aja gan,,,, tpi jgn dianggap bahwa postingan ini untuk contoh saja bagi orang yang bekerja menguras keringat demi keuntunga

Membuka aplikasi - Toko Web Chrome Bantuan
support.google.com

Artikel ini berlaku untuk Google Chrome di Windows, Mac, Linux, dan Chrome OS. Cara membuka apl - Buka laman Tab B...

Konflik data - Places untuk Bisnis Bantuan
support.google.com

Apa itu "konflik data"? "Konflik data" terjadi saat informasi tentang cantuman telah berubah di Maps sejak terakhir kali Anda memperbarui i

Harry Potter e a Ordem da Fênix
filmow.com

Harry Potter (Daniel Radcliffe) retorna à Escola de Magia e Bruxaria de Hogwarts, para cursar o 5º ano letivo. Logo ele descobre que boa par

Canlı yayında büyük aksilik!
www.posta.com.tr

Canlı yayında büyük aksilik!

Tempat Tersimpanku - Google Maps
maps.google.com

Find local businesses, view maps and get driving directions in Google Maps

"Unusual traffic from your computer network" notification - Penelusuran ...
support.google.com

What to do when Google detects automated queries on your network When Google detects that a computer or phone on your network may be sendin