Profile

Cover photo
ACT - Aksi Cepat Tanggap (ACT for Humanity)
326 followers|23,998 views
AboutPostsPhotosVideos

Stream

 
Kabupaten PASURUAN - Notifikasi hujan lebat dengan hitung-hitung kemungkinan sampai 90% mendominasi pembacaan prediksi cuaca di layar gawai. Begitulah kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan sepanjang beberapa hari ke belakang. Sejak awal Januari 2017, kabar tentang banjir bandang Pasuruan beberapa kali muncul di pemberitaan nasional.

Banjir sampai membuat lumpuh jalur Pantura penghubung Surabaya – Pasuruan – Probolinggo. Beberapa hari lalu, luapan banjir sempat membikin Jalur Pantura serupa aliran sungai deras yang tak mungkin dilalui kendaraan.
 ·  Translate
1
Add a comment...
 
Kabupaten PASURUAN - Genangan banjir yang merata di hampir seluruh Kabupaten Pasuruan dilaporkan mulai surut. Kemarin (15/01) Tim Aksi Cepat Tanggap wilayah Jawa Timur mendapat informasi air masih menggenangi desa di tiga kecamatan yakni, Kecamatan Rejoso, Kecamatan Grati, dan Kecamatan Kedawung. Ketinggian air mencapai 50-150 cm.

Bahkan, Jumat (13/01) lalu banjir sempat setinggi 1,5 meter di Desa Patuguran, Kecamatan Rejoso. Sampai Jumat petang, warga Desa Patuguran mengungsi ke Masjid setempat.
 ·  Translate
1
Add a comment...
 
Kota BIMA - Satu pekan sudah berlalu, sejak pertama kali mimpi buruk itu betul-betul terjadi di Kota Bima. Rabu pekan kemarin (21/12) lewat tengah hari, Kota Bima diguyur hujan lebat, derasnya jauh di atas rata-rata. Hujan meluas sampai ke wilayah pegunungan di sebelah timur Kota Bima, terus melebar mengguyur deras kawasan berkontur tinggi di timur Teluk Bima.

Hujan lebat pun kemudian bawa limpahan air yang dahsyat, memenuhi aliran sungai dari wilayah hulu di Pegunungan timur Kota Bima. Tidak butuh waktu lama, limpahan air sungai dalam volume yang masif turun dari hulu ke hilir.

Topografi Kota Bima berada di hilir, persis dibelah oleh ujung sungai-sungai yang mengalir dari hulu. Tanpa bisa dielak, bahkan luput dari prediksi sama sekali, Kota Bima seketika itu pula diterjang telak oleh banjir. 
 ·  Translate
1
Add a comment...
 
BIMA – Ratusan warga Bima saat ini berduka! Hujan deras yang mengguyur Kota Bima sejak Selasa malam, (20/12), menyebabkan sejumlah wilayah dihantam banjir bandang disertai pohon tumbang pada Rabu, (21/12).

5 Kecamatan di Kota Bima terendam banjir setinggi 1-3 meter meliputi, Kecamatan Rasanae, Kecamatan Rasanae Timur, Kecamatan Rasanae Barat dan Kecamatan Punda. Banjir menenggelamkan ribuan rumah, perkantoran, tempat ibadah dan bangunan lainnya. Banjir bandang semakin parah dengan pasangnya air laut, sehingga aliran Sungai Padolo, meluap tak mampu mengalirkan alirannya ke laut, akibatkan banjir bandang pun tak terelakan terjadi.

Tim Tanggap Bencana ACT, Hari itu juga, Rabu (21/12), melalui relawan lokalnya dari Masyarakat Relawan Indonesia/MRI Bima bersama elemen masyarakat lainnya terjun langsung ke lokasi bencana banjir bandang, melakukan evakuasi korban ke tempat yang lebih aman.
 ·  Translate
1
Add a comment...
 
Meskipun 80 persen bangunan sekolahnya sudah ambruk (roboh) diguncang gempa tekktonik berdurasi 15 detik, namun kegiatan belajar mengajar (KBM) masih terus berlangsung. Meskipun KBM tidak bisa dilakukan di komplek sekolah, karena hampir seluruh bangunan sekolahnya ambruk. Ada beberapa lokal sekolah yang masih berdiri, namun dengan kerusakan yang cukup parah tembok bangunannya sudah banyak retakan, yang jika dipergunakan akan beresiko roboh.

Setiap harinya 93 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 bersama 17 guru SDN Peulandok Tunong terpaksa harus melakukan KBM-nya di dalam tenda besar di lahan perkebunan milik warga, yang berada tepat di depan sekolahnya yang roboh.

 ·  Translate
1
Add a comment...
 
Sudah lewat dua minggu pasca banjir hebat menerjang deras kawasan pesisir sepanjang tepian laut utara Karawang – Bekasi. Dua minggu lalu, banjir sempat menggenangi area persawahan setinggi 2,5 meter, sampai masuk ke area pemukiman setinggi lebih dari 1,5 meter.

Melanjutkan upaya pemulihan pasca banjir, Tim Disaster Emergency Response (DER) - ACT kembali bertandang ke titik banjir sepanjang pesisir Karawang – Bekasi. Upaya kali ini berlanjut dengan kisah para “dokter apung”, melakukan pelayanan kesehatan pasca banjir di tiga titik selama tiga hari berturut-turut.
 ·  Translate
3
Add a comment...
 
Kota MEDAN - Ketegangan Kota Medan dan sekitarnya pasca gempa dilaporkan sudah mereda dan aman terkendali hari ini. Malam tadi, Senin (16/01), selama 5-8 detik masyarakat Medan dan sekitarnya dikejutkan oleh gempa. Kepanikan warga terjadi khususnya di pusat keramaian seperti Plaza, Mall, dan Hotel.

"Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa. Gempa dirasakan keras di Deli Serdang, Binjai dan Karo sekitar 5-8 detik. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah," tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin
 ·  Translate
1
Add a comment...
 
Kota BIMA - Sejak banjir bandang datang dan menggulung apapun tiga pekan lalu, tidak ada yang lebih menakutkan dibanding kabar tentang banjir susulan. Trauma belum pulih, rasa takut masih mengantung, belum juga beres semua urusan pemulihan Kota Bima sejak bandang datang tiga pekan lalu. Namun apa daya, malam tadi, Jumat (13/1) banjir datang lagi di Kota Bima.

Hujan lebat Jumat petang (13/1) memicu limpahan air datang dari hulu sungai Padolo. Diduga karena aliran sampah sisa banjir bandang lalu masih menggenang di sepanjang Sungai Padolo, ditambah dengan kondisi pasang air laut di hilir, membuat sungai itu kembali meluap. Meski luapannya tak sederas banjir bandang tiga pekan lalu, tapi tetap saja, banjir susulan mengulang ketakutan dan trauma warga Kota Bima.
 ·  Translate
1
Add a comment...
 
Bekerja benar saja dihujani fitnah, apalagi bekerja salah! Fitnah adalah ‘obat kuat’ peneguh langkah dan kuda-kuda para pegiat kemanusiaan.


AREA kemanusiaan—bencana sosial dan alam, yang selama dua dasawarsa lebih dilakoni pegiat kemanusiaan nonpemerintah, adalah jalan sunyi. Kini, setelah pegiat kemanusiaan yang berbasis masyarakat sipil itu merambah kancah bencana alam dan sosial tingkat global, frasa filantropi (kedermawanan) pun meluas. Kedermawanan melesat lebih cepat mengejar ketenaran kata kerelawanan. Sekarang, kata “kerelawanan” dan “kedermawanan” hadir meramaikan kerja kemanusiaan.

Dunia sama sekali tak asing dengan dua kata itu. Tapi, di milenia XXI ini, gerakan kemanusiaan dihadapkan pada kenyataan baru. Kerja kemanusiaan berimpitan dengan maraknya konflik bersenjata. Di tengah-tengahnya mencuat bahaya baru, yakni fitnah. Sesuatu yang jauh lebih berbahaya dibanding bom nuklir!

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Foundation, salah satu lembaga kemanusiaan yang dibangun dan dikelola putra-putri bangsa Indonesia, telah bekerja di wilayah Indonesia dan dunia. Lembaga ini beranjak berkembang dari mengelola donor domestik, berkiprah di dalam negeri, lalu tumbuh dan berinteraksi dengan masyarakat kemanusiaan global. Semangatnya bertaut dengan semangat founding fathers Republik Indonesia yaitu menjadi bangsa besar karena peran globalnya. Bukan di kancah peperangan bersenjata, melainkan melalui kerja kemanusiaan. ACT Foundation meneguhkan satu ‘kredo’, “Bangsa besar, bangsa yang menunjukkan kesungguhannya berkontribusi bagi bangsa lain”.
 ·  Translate
1
Add a comment...
 
Tak Hanya Fanatik Persija, The Jak Mania juga Peduli Korban Gempa Pidie Jaya

Semarak serta fanatisme suporter sepakbola di Indonesia di berbagai daerah tidak bisa dipungkiri adanya. Sepakbola masih menjadi olah raga favorit yang digemari mayoritas warga Indonesia, dimulai dari Aceh hingga Papua. Bergulirnya kompetisi (liga) sepakbola di negeri ini yang digelar PSSI, menambah gairah berbagai kelompok suporter pendukung klubnya yang ikut berkompetisi.

Seperti misalnya Viking, suporter (bobotoh) pendukung Persib Bandung, The Jak Mania, suporter pendukung Persija Jakarta, Bonek Mania, suporter pendukung Persibaya dan supporter sepakbola lainnya di Indonesia.

Fanatisme berlebihan dari para suporter, seringkali menimbulkan kerusuhan atau bentrok dengan suporter lainnya. Rusuh antar suporter yang dilakukan oknum suporter, membuat citra suporter sepakbola di Indonesia menjadi buruk di mata masyarakat. Sisi negatif dari para suporter seringkali merugikan berbagai pihak terkait, terutama klub sepakbola yang didukungnya.
 ·  Translate
1
Add a comment...
 
PIDIE JAYA, Aceh - Jelang berakhirnya masa tanggap darurat gempa Pidie Jaya, pemulihan dan rekonstruksi ulang pun dimulai. Melalui program recovery, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menginisiasi pembangunan meunasah pertama di wilayah Gampong (desa) Grong Grong Krueng, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Pacak pertama itu pun sudah terpasang Jumat (16/12).

Prosesi peletakan batu pertama dihadiri oleh perangkat Sekretaris Desa, Imam masjid, dan perwakilan masyarakat. Insan Nurrohman, selaku Vice President ACT menuturkan, sejarah meunasah sangat erat dengan tumbuh kembang peradaban masyarakat, sehingga keberadaannya sangat krusial.

Menjejak kembali ke dalam sejarah meunasah, di Bumi Serambi Makah, meunasah merupakan pusat peradaban masyarakat Aceh. Di sinilah anak-anak sejak usia dini di gampong mendapatkan pendidikan.
 ·  Translate
1
Add a comment...
 

Alhamdulillah, distribusi bantuan pangan untuk kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh sudah terlaksana. “Sejak Jumat (10/12) pekan lalu bantuan menyasar ke ribuan pengungsi Rohingya asal Maungdaw. Mereka bermukim sementara di beberapa titik kamp antara Cox Bazar dan Teknaf,” kata salah satu punggawa Tim SOS Rohingya IX.

Langkah awal bantuan pangan untuk pengungsi Rohingya di Bangladesh melabuh di sebuah desa kecil, tiga jam melaju lewat darat dari Kota Chittagong. Desa itu bernama Satkania, Nuansa pedesaan khas wilayah pedalaman Jawa Tengah merasuk di Desa ini.

Dari jalan utama Arakan Highway, dua mobil truk yang mengangkut bantuan pangan masuk menuju jalur kecil membelah persawahan. Sepanjang kanan sampai kiri jalan, pohon tegak rindang menaungi jalan. Sejam perjalanan masuk ke dalam jalur kampung-kampung kecil, tim tiba di pojokan desa
 ·  Translate
1
Add a comment...
Story
Tagline
Care For Humanity
Introduction
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Foundation is a professional global humanitarian organization based on philanthropy and volunteerism to achieve better world civilization

Menjadi organisasi kemanusiaan global profesional berbasis kedermawanan dan kerelawanan masyarakat global untuk mewujudkan peradaban dunia yang lebih baik

Official Website
: ACT.id

Twitter: ACTforHumanity
Facebook: Aksi Cepat Tanggap

email: info@act.or.id
Kantor Pusat

Menara 165, lantai 11, Jl. TB. Simatupang, Kav. 1,
Cilandak, Jakarta Selatan, 12560, Indonesia
Telp: +62 21 2940 6565, Fax: +62 21 2940 6564
Layanan SMS +62 853 3000 6000
Layanan Telepon +62 2940 6565





Links
Website
Contact Information
Contact info
Phone
+6221 2940 6565
Email
Fax
+6221 2940 6564