Sinopsis LAADO Episode 01
Senin 22 Januari 2018

Bhagwani Devi berulang tahun, semua warga memberinya selamat. Semua anak-anaknya juga memberikan selamat. Para menantu memberikan kue namun dia meminta anak buahnya untuk memeriksa makanan itu terlebih dahulu. Bhagwani memberikan selamat kepada menantunya Chanda atas kehamilannya yang sudah memasuki bulan ke 9 dan siap memberikannya cucu laki-laki. Canda memberitau Santos kalau anak di dalam kandungannya anak perempuan.

Canda memohon kepada Santos untuk membantunya. Mendadak Canda ingin melahirkan. Santos memanggil seorang bidan. Santos memohon kepada bidan untuk menolong Canda dan membawa bayi tersebut. Bhagwani bersama keluarga sangat senang dan menantikan kelahiran cucunya. Avtar suami Chanda sangat mencemaskan Canda.

Canda melahirkan, bidan memberitau Bhagwani kalau bayi Canda adalah perempuan namun dalam kondisi tidak bernyawa. Bhagwani menyuruhnya untuk menguburkanya. Bidan membawa bayi Canda keluar rumah namun tiba-tiba bayi Canda menangis. Semua orang terkejut.

Bhagwani yang sangat marah menyuruh bidan untuk melenyapkan bayi tersebut. Canda memohon agar bayi nya tidak disakiti namun Bhagwani tidak memperdulikanya. Bidan sedang mencoba menguburkan bayi Canda namun seketika Dr. Devi Singh bersama anaknya Sia dan Vaidhei melewati tempat tersebut dan hampir menabrak bidan. Bidan melarikan diri dan Sia berusaha mengejarnya dan justru melihat bayi yang ditinggalkan bidan tersebut. Sia bersama keluarganya berusaha menolong bayi tersebut dan membawanya ke rumah sakit terdekat.

Dr Devi berusaha menolong bayi tersebut namun gagal. Sia yang sangat sedih melihat kondisi bayi tersebut berjanji akan mencari siapa pelakunya. Sia mendatangi desa Veerpur dan dia bertemu dengan Sunita. Sunita menceritakan mengenai adat istiadat di desanya dan menganjurkan Sia untuk melapor ke inspektur polisi. Para polisi justru tidak menanggapi laporan Sia dan justru meminta mereka untuk menemui Bhagwani selaku kepala desa.

Bhagwani meminta Sia untuk menyerahkan masalah tersebut kepada polisi dan biar polisi yang menanganinya. Sia semakin geram. Bhagwani menganjurkan untuk dilakukan musyawarah warga desa. Namun semua warga desa melindungi Bhagwani dan mengatakan bahwa ini adalah perbuatan warga desa sebelah. Sia tetap tidak mempercayainya dan para polisi memintanya untuk melupakan masalah tersebut.
Shared publiclyView activity